Maju Pilgub, BIMA Utus 50 Mahasiswa

indra1TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Selasa (21/5), H Indra Muchlis Adnan berencana mengutus 50 mahasiswa untuk mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon (Balon) Gubernur Riau pada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). Amanat yang diberikan pada kalangan Mahasiswa ini dikatakannya sebagai bentuk representasi atas kepercayaannya kepada kalangan muda sejalan dengan momen Kebangkitan Nasional.

Kepastian pendaftaran itu diungkapkan oleh mantan Ketua DPD Golkar Riau ini, kemarin. Indra mengaku siap maju dan bertarung dalam Pilgub 2013. Hal itu sekaligus menepis keraguan banyak kalangan tentang tidak berkiprahnya Bang Indra Muchlis Adnan (BIMA), julukannya dalam pesta demokrasi tingkat Provinsi Riau ini.

” Insya Allah besok kita akan ambil formulir pendaftaran”tegas Indra Muchlis Adnan yang lebih akrab dipanggil pak janggut ini.

Dikatakan pak Janggut, untuk memimpin Riau ke depan, program strategis pemberdayaan desa, pembangunan bidang kesehatan dan pendidikan adalah titik perhatiannya.

“Kami mohon dukungan Bapak dan Ibu sekalian. Jika kita bersama membangun, Insya Allah Riau akan berjaya dan gemilang,”tukas Bupati Inhil itu.(dro/*1)




4 Balon Bup Terdaftar di DPC Partai Gerindra Inhil Kembalikan Formulir

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Senin (3/9) sekira pukul 21.30Wib, Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil periode 2013 – 2018, H. Syamsuddin Uti mengembalikan formulir pendaftaran kepada Panita Penjaringan dan Pendaftaran Balon Bupati/Wakil Bupati DPC Partai Gerindra Kab. Inhil. Pengembalian formulir yang diwakili Tim Sukses (Timses)-nya, Yunus Marala ini, sekaligus merupakan pengembalian formulir terakhir dari 4 Balon terdaftar.

“Tadi malam sekira pukul 21.30 Wib Timses H. Syamsuddin Uti mengembalikan formulir pendaftaran. Artinya, dari 4 Balon yang mengambil formulir, semua telah mengembalikan,” Terang Ketua panitia, H. Abdul Hamid kepada detikriau melalui sambungan telepon selularnya, Selasa (4/9).

Dalam komfirmasi ini juga, H. Abdul Hamid menyatakan ucapan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada DPC Partai Gerindra Kab. Inhil. “Terkait permohonan dukungan dari ke-empat Balon ini, kita pastikan akan berlaku adil. Semua permohonan ini akan kita teruskan ke DPD Partai Gerindra di Pekanbaru untuk diteruskan ke DPP Partai Gerindra di Jakarta.” Pertegas H. Abdul Hamid.

Untuk langkah selanjutnya, lanjut H. Abdul Hamid, seluruh Panitia dan Pengurus DPC Partai Gerindra Kab. Inhil akan melaksanakan rapat khusus. Rapat ini dimaksudkan untuk mendapatkan masukan dan berbagai pertimbangan terhadap masing-masing Balon terdaftar yang hasilnya nanti akan menjadi saran yang akan disertakan Panitia Penjaringan dan Pendaftaran untuk jadi bahan pertimbangan DPD dan DPP dalam memberikan keputusan.(fsl)




H.M. Wardan dan H. Syamsuddin Uti Mintakan Dukungan Partai Gerindra Inhil

Tembilahan (www.detikriau.org) – Dua Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil, H.M. Wardan dan H. Syamsuddin Uti mendaftarkan diri pada panitia Penjaringan dan Pendaftaran Balon Bupati / Wakil Bupati Inhil Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Indragiri Hilir. Pendaftaran ini merupakan langkah awal Balon dalam rangka memintakan dukungan Partai Gerindra pada Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Inhil 2013 mendatang.

“Benar, sampai hari ini, dua orang Balon sudah mendaftarkan diri. Keduanya adalah H. Syamsuddin Uti dan H.M. Wardan,” Jelas Ketua Panitia, H. Hamid ketika ditemui di Kantor DPC Partai Gerindra, Jalan Baharuddin Jusuf, Tembilahan.

Ditambahkan H. Hamid, H. Syamsuddin Uti sudah mengambil formulir pendaftaran melalui perwakilannya. M. Yunus Marala pada Kamis sore, 30/8 kemaren. Sedangkan H.M. Wardan didampingi beberapa orang Tim-nya mendaftar hari ini, Jum’at (29/8).

Usai pendaftaran, kepada wartwan H.M. Wardan menyatakan motifasi kuat dirinya untuk mendaftar pada Partai Gerindra dikarenakan Program Partai Gerindra se-ide dengan perjuangan yang akan ia laksanakan  saat memimpin Kabupaten Inhil nantinya.”Saat ini semuanya belum ada yang pasti, yang jelas tentunya saya sangat membutuhkan dukungan Partai Gerindra dalam pemilihan mendatang dan yang terpenting, apa yang menjadi program perjuangan Partai Gerindra selaras dengan program kita,” Jawab H.M. Wardan yang dikenal dengan pribadi Low Profile ini singkat.(fsl)




DESK PILKADA DPC PKB INHIL SEBUAH DAGELAN?

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Angin tidak sedap menghembus  desk Pilkada yang dilaksanakan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Inhil. Penjaringan yang dilaksanakan oleh PKB dituding tidak lebih hanya sebuah dagelan politik. Apalagi setelah terpajang disebuah sudut kota Tembilahan baleho ukuran jumbo bergambarkan Lukman Edy berdampingan dengan Balon Bup, Ramli Walid.
“Desk Pilkada yang dilaksanakan oleh PKB Inhil kami nilai tidak lebih hanyalah sebuah trik politik belaka. Sebab jauh-jauh hari PKB sudah punya calon yang akan mereka usung pada Pemilukada Inhil,” kata salah seorang narasumber yang tidak mau disebutkan namanya, kamis (19/7).

Ditambahkannya, Permainan dagelan ini semakin terang terlihat dengan terpajangnya sebuah Baleho bergambarkan Lukman Edy dan Ramli Walid. Atribut kampanye yang masih disebut sebagai sosialisasi ini apalagi makna yang terkandung selain kedekatan atau lirikan mata?
Permainan politik PKB juga sudah tercium oleh salah satu kandidat Balonbup yang sudah mendaftar pada desk Pilkada PKB. Pada awalnya, kandidat yang  bersangkutan sempat enggan untuk mengembalikan formulir pendaftaran yang sudah diambil, tapi dengan berbagai pertimbangan formulir akhirnya tetap dikembalikan.

“Terus terang kita sempat enggan untuk mengembalikan formulir yang sudah kita ambil, tapi setelah kita menimbang lebih seksama lagi kita tetap kembalikan. Hal itu menunjukkan kesungguhan kita untuk maju dan ingin melihat apa isu yang menerpa PKB tersebut memang betul,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang fungsionaris PKB Inhil Edi Gunawan SE, saat diwawancarai wartawan terkait persoalan tersebut dengan tegas membantah. Menurut yang bersangkutan desk Pilkada PKB akan dilaksanakan secara fair dan semua kandidat punya peluang yang sama untuk diusung.

“Tidak benar kalau memang sudah ada pengkondisian calon yang akan kita usung. Semuanya akan memalui tahapan penjaringan. Siapa nantinya yang diusung, bukan berarti titipan melainkan memang layak dan sudah merupakan keputusan yang kita ambil berdasarkan tahapan desk Pilkada yang kita laksanakan,” pungkasnya. (suf/dro)