Presidium Fokus Ornop Pertanyakan Komitmen HM Wardan pada Peningkatan Dunia Pendidikan di Inhil

Anggota Presidium Fokus Ornop, Zulkifli AM
Anggota Presidium Fokus Ornop, Zulkifli AM

Tembilahan, detikriau.org – Anggota Presidium Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus ORNOP), Zulkifli AM mempertanyakan keseriusan Bupati Inhil, HM Wardan dalam peningkatan dunia pendidikan .

Menurut pria yang akrab disapa Pilay ini, sejak awal maju sebagai calon Bupati Inhil, HM Wardan berkomitmen untuk fokus pada persoalan pendidikan. Niatan ini bahkan dengan berani dituangkan dalam  point ke 3 dari 8 program utama yang diusung pasangan berjargon “Warohmah” yakni “Menciptakan Pendidikan Berkualitas dan Terjangkau serta Meningkatkan Akses Pendidikan Masyarakat Usia Sekolah”.

“Hari ini, ditahun ketiga masa kepemimpinan beliau, niatan ini kami nilai masih sebatas janji. Belum ada bukti nyata,” Kritik lantang pria berperawakan kecil ini kepada detikriau di Tembilahan, selasa 5/4/2016.

Penilaian negative ini ditambahkannya juga dapat dilihat nyata dengan terhentinya bantuan beasiswa pendidikan. Padahal dimasa kepemimpinan Bupati sebelumnya, dengan bantuan beasiswa, banyak masyarakat kurang mampu dapat mengenyam pendidikan tinggi di Universitas.

“Siapa lagi yang bisa membantu pendidikan masyarakatnya, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, selain pemerintah. Salah satu caranya tentu dengan bantuan beasiswa,” lagi katanya.

“Selama pak Wardan memimpin, belum ada realisasi penyaluran beasiswa. SDA apa yang mau kita jual kalau tidak dibantu dengan SDM yang handal?. Jangan sampai kami membuat mosi tidak percaya dalam kepemimpinan Wardan kedepan,” tandasnya./*/dro




Bupati Hadiri Diskusi Publik “Arah Kebijakan Ekonomi Ditinjau Dari Aspek Investasi Daerah Tajaan Fokus Ornop

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri kegiatan Diskusi Publik yang ditaja oleh Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) di Pondok Indragiri, Tembilahan, Rabu (23/3/2016).

Kegiatan tersebut mengangkat tema Arah Kebijakan Ekonomi Ditinjau Dari Aspek Investasi Daerah. Kala itu juga tampak dihadiri unsur Forkopimda, sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil, kalangan mahasiswa, LSM serta beberapa pihak perusahaan di Kabupaten Inhil.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi atas terlaksananya diskusi dengan harapan ada timbal balik terhadap kemajuan pembangunan wilayah Negeri Sri Gemilang.

Bahkan Bupati akan menjadikan diskusi tersebut sebagai salah satu sumber penetapan kebijakan pemerintah kedepannya.

“Ini merupakan salah satu sumber penetapan kebijakan Pemda, karena topiknya bagus dengan membahas tentang kebijakan ekonomi dan investasi,” kata Wardan.

Untuk itu, orang nomor satu di negeri hamparan kelapa dunia ini mengharapkan ada masukan positif, terutama terhadap penyampaian kebijakan-kebijakan program yang ada.

“Daerah kita ini memang begitu berpotensi yang diperlu untuk dilakukan sosialisasi, dengan harapan ada investor yang masuk seperti dibidang perkebunan, perikanan, kepariwisataan, ketenaga listrikan, potensi air bersih dan lain-lain,” paparnya./ Mirwan/adv




Fokus Ornop Turut Kecam Pernyataan Dr Suryan Aljamrah

Sekjen Fokus Ornop Inhil, Indra gunawan
Sekjen Fokus Ornop Inhil, Indra gunawan

Tembilahan (detikriau.org) – Lontaran kalimat hujatan Dr Suryan Aljamrah terhadap Universitas Islam Indragiri (UNISI) Tembilahan tampaknya bakal berbuntut panjang. Bukan hanya kalangan civitas akademika UNISI, ungkapan kekecewaan kini juga terlontarkan dari kalangan aktivis.

Sekjend Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) kabupaten Indragiri Hilir, Indra Gunawan kepada detikriau.org, selasa (15/7/2014) juga mengungkapkan rasa kekecewaannya.

“Terlepas dari berbagai persoalan yang timbul dalam beberapa waktu bekangan ini terhadap UNISI, harus diakui bahwa UNISI yang kini memiliki ribuan Alumni dan Mahasiswa adalah asset daerah yang sangat berharga dan patut untuk dipertahankan. Boleh melakukan kritikan tetapi tentunya kritikan membangun bukan penghancuran,” Lontar Indra dengan nada suara kecewa.

Tokoh sekelas Suryan Aljamrah dengan titel doktor yang notabenenya putra Inhil harusnya menurut Indra dapat lebih berpikiran arif. Jika memang dinilainya ada yang kurang benar dengan UNISI, berikan saran dan masukan yang pastinya ditujukan untuk melakukan perbaikan.

Kalimat yang terlontarkan dihadapan ratusan mata dan telinga apalagi sempena ritual kegamaan dibulan ramadan terhadap UNISI, kini terasa bak irisan pisau. Dampaknya, pendiskreditan dan penghancuran nama baik UNISI yang pastinya telah merugikan Mahasiswa, Alumni dan masyarakat Inhil.

Dipastikan Indra, Organisasi yang memayungi LSM dan Organisasi Kemasyaratan (Ormas) di Inhil ini akan segera memintakan klarifikasi atas maksud lontaran kalimat yang dinilainya tidak hanya melukai UNISI tetapi termasuk juga dunia pendidikan di Inhil. Tandasnya. (dro)