Hubungkan Akses Jalan Enok – Benteng Secara Swadaya, RosmanIkut Sumbangkan 5 Tronton Pasir dan Batu

 

Sungai Batang (detikriau.org) – Badan jalan lintas antara Kecamatan Enok menuju Kecamatan Sungai Batang, khususnya Kelurahan Benteng yang masih belum tersambung dilanjutkan masyarakat secara swadaya.

Dimotori oleh seorang tokoh masyarakat, Idrus Hasyim serta didukung penuh oleh Rosman Malomo, secara bergotong royong badan jalan yang belum terhubung itu dikerjakan masyarakat.

“Kita sangat mengapresiasi bantuan dari Rosman Malomo yang ikut menyumbangkan 5 truk tronton pasir dan batu untuk pembangunan badan jalan ini,” ungkap Idrus Hasyim.

Dengan bantuan Rosman ini kata Idrus Hasyim, masyarakat di Kecamatan Sungai Batang, khususnya Kelurahan Benteng sudah bisa di akses menggunakan kendaraan roda empat.

“Badan jalan Enok menuju Benteng ini, kemarin hanya sampai Parit Haji Makki. Namun berkat bantuan Bapak Rosman Malomo ini, masyarakat bersedia melakukan gotong royong selama 3 hari untuk menimbun badan jalan tersebut, sehingga saat ini sudah terhubung dengan baik dan bisa dilalui kendaraan roda empat,” tutupnya./Mirwan




Selama Ramadan, Polisi Ini Ceramah Agama Keliling Enok

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Teddy Kusuma, salah seorang petugas kepolisian di Polsek Enok aktif bersafari Ramadhan. Aktifitasnya dilakukan dengan mengisi tausiah agama di sejumlah rumah ibadah di Kecamatan Enok.

Kegiatan tersebut sudah berlangsung selama ramadhan 1437 H ini. Tak sebatas mengisi tausiah, sebagai kepolisian, ia juga menyempatkan diri memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat baik berupa bahaya paham radikal, peredaran narkoba dan lain sebagainya.

“Isi ceramah yang saya sampaikan seperti biasa, memberikan pandangan terhadap ajaran Islam seperti implementasi sifat sabar Rasul Saw, perspektif Islam dari kemajuan teknologi dan lainnya,” Teddy Kusuma, yang memiliki jabatan sebagai Kanit di Polsek setempat.

Ia berharap, apa yang telah disampaikan bermanfaat bagi masyarakat dan lebih penting bahwa kepolisian selalu memberikan himbauan penting yang harus diketahui kalangan umum./Mirwan




Dendam Hubungan Gelap, Pria Ini Meregang Nyawa Dihadapan Ibunda

ENOK (detikriau.org) – Peno (28), Warga Kelurahan Pusaran Kecamatan Enok dibacok dengan parang panjang hingga tewas di Pusaran 8 Enok, Minggu (5/6/2016) sekitar pukul 7.00 WIB.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Herimain Putra membeberkan bahwa pelakunya adalah MA alias Mari (28) dan ia merupakan tetangga korban sendiri.

“Pelaku sudah diamankan, sekarang masih di Mapolsek Enok untuk dilidik lebih lanjut,” kata Herimain Putra.

Kronologis peristiwa menurut Putra, pagi itu korban sedang membonceng ibundanya menggunakan sepeda motor hendak ke pasar Pengalihan Enok.

Ketika di perjalanan, pelaku tiba-tiba muncul dan langsung menyerang menggunakan parang. Sempat ditangkis, namun kendaraannya jatuh sehingga tak mampu melarikan diri.

Saat korban terjatuh, pelaku spontan menyerang korban secara bertubi-tubi hingga melukai beberapa bagian tubuh seperti luka robek di kepala sebelah kanan dan bahu sebelah kiri. Dan akhirnya korban meninggal dunia di tempat.

“Motifnya, hasil interogasi pelaku dendam dengan korban karena pernah berselingkuh dengan istri pelaku,” tutup Paur Humas./ Mirwan




Diterjang Badai Angin, 5 Unit Rumah Warga di Pengalihan Ambruk

Gambar ilustrasi rumah ambruk akibat terjangan angin kencang. foto ilustrasi, net
Gambar ilustrasi rumah ambruk akibat terjangan angin kencang. foto ilustrasi, net

ENOK (detikriau.org) – Sedikitnya 5 unit rumah warga mengalami rusak berat akibat terjangan badai angin, Selasa (24/5/2016) malam.

Insiden tersebut terjadi di Desa Pengalihan Kecamatan Enok sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, kondisi cuaca setempat sedang hujan lebat.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBO Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Malam kejadiannya, tetapi tidak ada korban jiwa,” kata Heriman, Rabu (25/5/2016).

Kini, pemerintah desa setempat bersama kepolisian serta masyarakat sudah bertindak dengan bergotong royong untuk memperbaiki sejumlah bangunan yang rusak. Sedangkan korban, untuk sementara ditempatkan di rumah warga sekitar./ Mirwan




Dibacok, Telinga dan Jari Tangan Karyawan PT BPLP Ini Putus

“diduga Korban didendam Karena Pernah memaki dan mengganggu istri pelaku”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Roro Ge Gulo (50), karyawan PT BPLP desa Bagan Jaya Kecamatan Enok terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah dibacok menggunakan sebilah golok oleh rekan kerjanya A (36) di jalan KM 9 Desa Bagan Jaya, Senin (15/2/2016) kemarin sekitar pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan penuturan korban, peristiwa bermula saat ia sedang melakukan kerjaan sampingan ikat mengikat padi. Ketika ia sedang melepaskan ikatan dengan posisi menunduk, tiba-tiba pelaku muncul dari belakang dan langsung membacok ke arah telinga sebelah kiri.

“Itu awal mula saya dibacok hingga daun telinga saya putus, setelah itu saya kembali dibacok beberapa kali hingga luka-luka di beberapa bagian tubuh dan satu jari tangan saya sebelah kiri putus,” paparnya, Selasa (16/2/2016).

Aksi brutal pelaku terhenti setelah dilerai oleh warga setempat.

“Yang jelas saya minta pelaku ini disanksi seberat-beratnya sesuai peraturan,” pintanya.

Sementara itu, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman membenarnya adanya tindakan penganiayaan di TKP.

Bahkan saat ini, pelaku beserta barang bukti berupa sebilah pisau atau golok telah diamankan di Mapolsek Enok guna dilakukan proses lebih lanjut sesuai pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan.

“Hasil introgasi sementata, motif penganiayaan ini karena pelaku menaruh dendam dengan korban, yang mana korban pernah mendatangi rumah pelaku dan memaki-maki serta mengancam pelaku, dan korban juga pernah mengganggu istri pelaku dengan meminta nomor handphone istri pelaku,” terang Warno. Mirwan




Gondol Hasil Rampokan Rp 14 Juta, Perampok Ini Tinggalkan 2 Unit Sepeda Motor

Kedua Kendaraan yang diduga milik pelaku aksi tindak pidana rampok
Kedua Kendaraan yang diduga milik pelaku aksi tindak pidana rampok

ENOK (detikriau.org) – Rumah kediaman milik Abdul Manan (46) warga dusun Darul Huda desa Jaya Bakti kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dirampok oleh 3 orang tak dikenal, Senin (29/6/2015) sekitar pukul 20.30 WIB.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, pelaku pencurian dengan kekerasan ini mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Sebab ketiga pelaku berhasil merampas harta Toke Pinang ini senilai Rp 14 juta.

“Setelah kabur, ditemukan 2 unit Speda Motor King warna Hijau BM 5218 G dan Sepeda Motor Revo warna Hitam BM 6713 UH yang di duga milik pelaku. Pelaku meninggalkan kendaraannya karena mereka sempat dikejar anggota jajaran Polsek Enok dan masyarakat setempat, tapi waktu itu mereka berhasil kabur,” sampaikan Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Selasa (30/6/2015).

Tidak hanya kedua kendaraan roda dua, Polisi juga mengamankan barang bukti lainnya seperti sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk mengancam, satu Jilbab Putih dan satu tali strika untuk mengikat kaki korban serta satu tali rapia warna Merah Muda untuk ikat tangan Korban.

Sebab waktu itu, pelaku ini sempat mengikat korban bersama istri dan ketiga anaknya. Bahkan dari pengakuan korban di hadapan petugas, lanjut Warno, istrinya dipaksa memberi tahu dimana letak penyimpanan uang tunai, karena diancam akan memperkosa anak gadisnya yang juga sedang berada di TKP.

Mendapatkan ancaman ini, korban terpaksa memberitahu tempat penyimpanan uang tunai yang berada dalam laci senilai Rp 9 juta, dan uang tunai yang disimpan anaknya senilai Rp 1.500.000. Tidak hanya itu, sejumlah barang berharga seperti Handphone yang bernilai jutaan rupiah juga diambil paksa oleh pelaku.

“Jadi, total keseluruhan korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 14 juta” terangnya.

Untuk pelaku, saat ini masih dalam penyelidikan oleh petugas Polsek Enok. Sedangkan sejumlah barang bukti masih diamankan di Mapolsek guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. (mirwan)