Pemadaman 8:8 diperkirakan Masih Berlanjut dalam 1 atau 2 Hari Kedepan

Hearing Komisi III DPRD Inhil bersama manajer PLN Rayon Tembilahan belum lama ini. Foto: detikriau.org/mirwan)
Hearing Komisi III DPRD Inhil bersama manajer PLN Rayon Tembilahan belum lama ini. Foto: detikriau.org/mirwan)

Tembilahan (detikriau.org) – Durasi pemadaman bergilir 8 jam hidup dan 8 jam mati semakin memperburuk citra pelayanan PLN dimata pelanggannya. Diperkirakan, Pemadaman dengan durasi ini masih tetap berlanjut hingga 1 atau 2 hari kedepan.

“Mesin sewa kapasitas kecil (400kw. Red) milik mega power sudah masuk di PLTD parit 4. sekarang sedang kita pasang. Insyaallah selesainya, dalam 1 atau 2 hari kedepan durasi pemadaman kita sudah bisa kembali 2 hari hidup dan 1 hari mati,” Ujar Manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman melalui sambungan selularnya, minggu (15/3) malam

Perbaikan mesin-mesin sewa lainnya seperti tiga bintang menurutnya masih menunggu material. Namun diyakini dalam bulan ini juga sudah bisa dirampungkan.

“jika perbaikan sudah tuntas ditambah mesin sewa baru kapasitas 4 Mw, insyaallah april mendatang pasokan daya kita sudah dapat kembali normal.” Tambah Budi

Dalam kesempatan itu, Budi kembali memintakan pengertian dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan PLN atas kondisi yang terjadi saat ini. (aam)




Pemadaman Bergilir PLN Semakin Parah. Warga Harus Lebih Mengurut Dada

Kalau perlu kita kompak tidak akan bayar tagihan hingga tuntas persoalan pemadaman ini. Lucunya. Listrik kerap mati tapi tagihan malah melonjak.”

Gbr; viva.co.id
Gbr: vivanews

Tembilahan (detikriau.org) – Warga Tembilahan kini tampaknya harus semakin bersabar. Setelah pemberlakuan durasi pemadaman bergilir 2 hari hidup dan 1 hari mati (2:1). PLN kini kembali memberlakukan jadwal yang semakin membuat warga terpaksa harus mengurut dada. Jadwal pemadaman 1:1 dengan durasi 8 jam hidup.

“Kita banyak meminta maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan ini. Kebijakan ini terpaksa dilakukan karena kembali terjadinya gangguan pada mesin sewa pada PLTD parit 4. Perbaikannya masih terus kita lakukan.” Pemberitahuan Manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman melalui pesan singkatnya. Kamis (12/3)

Kebijakan PLN ini. Sontak semakin mendapatkan kritikan pedas masyarakat pelanggannya. Mereka menilai apapun alasannya, kondisi seperti ini sangat jelas mencerminkan tidak profesionalnya manajemen PLN.

“Terserah PLN lah. Kami masyarakat mau bicara apalagi. Kita hanya minta seharusnya pemerintah setempat dan DPRD Inhil juga segera ikut campur tangan mencarikan solusi akan masalah ini. Kasihan masyakat.” Kesal Amin, warga jalan Abd Manaf Tembilahan

Andre, warga Tembi lahan lainnya malah mengajak masyarakat untuk  bersama-sama melakukan gerakan. Jika hanya diam menurutnya kondisi seperti ini tidak akan pernah ada habisnya.

“Kalau perlu kita kompak tidak akan bayar tagihan hingga tuntas persoalan pemadaman ini. Lucunya. Listrik kerap mati tapi tagihan malah melonjak.”Kritiknya

Menyikapi persoalan ini, Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna menyebutkan pihaknya juga sudah memanggil manajemen PLN Tembilahan untuk membicarakan persoalan ini.

“Siang ini. Kita sudah agendakan pemanggilan hearing dengan manajemen PLN. ” Ujar Politisi PKB Inhil ini. (dro)