DTPHP Inhil Persiapkan Pelaksanaan Musim Tanam ke du Tahun 2016

musim tanamTEMBILAHAN (detikriau.org) – Setelah dilakukan panen raya perdana di Blok E, Kelurahan Kempas, Kecamatan Kempas pada Rabu (9/3/2016) kemarin, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan melakukan persiapan untuk pelaksanaan musim tanam kedua di tahun 2016 ini.

Hal itu diungkapkan Kepala DTPHP Inhil, Kuswari saat diwawancarai awak media usai menghadiri prosesi penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Inhil dengan Kejari Tembilahan tentang TP4D, di aula lantai 5 Kantor Bupati, Kamis (10/3/2016).

Dikatakan Kuswari, saat ini pihaknya sedang sedang mengikuti rapat pengawasan pupuk di Kota Pekanbaru, sebagai persiapan agar suplai pupuk pada masa tanam kedua nanti lancar dan tidak menemukan kendala di lapangan.

“Untuk tanam kedua nanti, direncanakan pada Bulan April akan dimulai,” kata Kuswari.

Oleh karena itu, lanjut mantan Kepala Dinas Perkebunan Inhil ini, pihaknya akan terus berupaya dan berkomitmen, agar Kabupaten Inhil bisa mengembalikan kejayaannya yang dulu dikenal sebagai daerah lumbung padinya Riau.

“Mudah-mudahan, kita bisa meningkatkan produktifitas padi kita, sehingga kesejahteraan masyarakat terutama petani setempat bisa terus meningkat,” imbuhnya. Adi/adv




DTPHP Inhil Matangkan Persiapan Panen Raya

Bupati Inhil, HM Wardan saat mencoba mempergunakan mesin perontok bulir padi pada pelaksanaan salah satu panen raya didaerah Inhil beberapa waktu lalu
Bupati Inhil, HM Wardan saat mencoba mempergunakan mesin perontok bulir padi pada pelaksanaan salah satu panen raya didaerah Inhil beberapa waktu lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Menjelang pelaksanaan panen raya perdana pada Rabu (9/3/2016) besok, hinga saat ini Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mematangkan berbagai persiapan.

Hal itu diungkapkan Sekretaris DTPHP Inhil, Sudinoto saat berbincang dengan awak media usai menghadiri rapat di aula Kantor Bappeda, Jalan Akasia Tembilahan, Selasa (7/3/2016) kemarin.

Dikatakan Sudinoto, pihaknya sangat menginginkan pelaksanaan panen raya perdana di tahun ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses serta hasilnya memuaskan, sesuai dengan harapan bersama.

“Untuk persiapannya sudah sekitar 90 persen lebih, tinggal pelaksanaannya saja lagi,” kata Sudinoto.

Sebelumnya, Kepala DTPHP Inhil, H Kuswari menjelaskan, panen raya padi ini, akan dilakukan di lokasi lahan yang terletak di Blok E Kecamatan Kempas.

“Luas lahan disana sekitar 151 hektar. Tapi yang dipanen besok hanya untuk tanaman padi milik kelompok tani (poktan) Ingin Makmur, dengan luas 100 hektar,” terangnya. Adi/adv

 




Percepat Swasembada Pangan, DTPHP Rencanakan Pemberian Bantuan bagi Kelompok Tani

swasembada pangan nasional
swasembada pangan nasional

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berencana akan memberikan berbagai macam bentuk bantuan untuk kelompok tani di daerah tersebut.

Langkah ini disampaikan Kepala DTPHP Inhil, Kuswari diwakili Sekretaris, Sudinoto dalam upaya mensukseskan program percepatan pembangunan swasembada pangan nasional.

Dikatakan Sudinoto, pada rencana strategis pembangunan tahun 2016 ini, DTPHP Kabupaten Inhil akan tetap memperhatikan sektor pangan, hortikultura dan sarana prasarana pertanian.

“Jadi, tahun ini merupakan langkah awal kita untuk mewujudkan swasembada pangan di Inhil, sesuai dengan keinginan dan arahan dari Bupati kita,” tutur Sudinoto kepada awak media di ruang kerjanya baru-baru ini.

Dijelaskan Sudinoto, mengingat persiapan untuk mewujudkan target tersebut mendesak, maka perlu dilakukan langkah-langkah strategis guna menambah target produksi, salah satunya dengan mensinergikan program antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota melalui forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DTPHP yang ada.

“Disamping itu, untuk jangka panjang kami juga akan memperkuat sektor pangan, seperti padi, jagung dan kedelai. Namun untuk sektor lainnya, yakni holtikultura dan peternakan serta potensi unggulan lainnya juga akan dikembangkan,” tambahnya.

Sementara itu, untuk sektor pangan jenis padi di Kabupaten Inhil, lanjut Sudinoto, saat ini produksinya sudah cukup baik, namun untuk jagung dan kedelai sudah mulai meningkat, meskipun masih ada sedikit kendala-kendala.

“Jika dipetakan dengan baik potensi pertanian di Inhil ini, saya rasa target penambahan produksi akan tercapai. Selain potensi tanaman pangan, Inhil juga memiliki potensi unggulan di bidang hortikultura dan peternakan,” imbuhnya. Adi/adv