Ide Jokowi Care Serampangan

2109515Jakarta – Calon Presiden Joko Widodo belakangan menawarkan ide Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Duplikasi ide yang selama ini berjalan di DKI Jakarta. Bagaimana implementasi ide KIS dan KIP di lapangan?

Pekan ini, Joko resmi mewacanakan dua program yang selama ini telah berjalan di Jakarta. Program yang berbasis kartu ini tampaknya akan menjadi andalan kampanye Joko. Ia juga mengklaim, program KIS tidak bertentangan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. “Bertentangan bagaimana? Nggak. BPJS lembaganya, sistemnya yang ini (Kartu Indonesia Sehat), yang kita bangun,” ujar Joko di Jawa Barat, Kamis (12/6/2014).

Meski tidak terperinci menjelaskan implementasi di lapangan atas ide KIS ini, Joko menegaskan antara BPJS dan KIS harus berjalan beriringan. Ia mengaku, ide KIS ini tidak jauh berbeda dengan program Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang telah berjalan di Provinsi DKI Jakarta. Hanya saja Joko menekankan KIS akan mengalami perbaikan. “Bisa buat Puskemas, rumah sakit, mau operasi, bisa,” kata Joko.

Sedangkan program KIP, Joko menjelaskan, program tersebut merupakan komplementer terhadap program pendidikan gratis 12 tahun yang selama ini sudah berjalan. Sama dengan KJP, dalam pandangan Joko, KIP ini berisi dana yang dapat dimanfaatkan untuk membeli kelengkapan sekolah seperti buku dan sepatu.

Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati ketika diminta pendapat atas ide KIS yang digulirkan Joko mempertanyakan tentang pembiayaan program tersebut. “Itu program yang disupport oleh pemda atau bagaimana?,” tanya Okky.

Ia menduga, bisa saja Joko belum membaca UU BPJS. Kemungkinan lainnya, kata Okky, Joko telah membaca UU BPJS dengan membaca rentang waktu sekitar 1,5 tahun hingga 2016 dengan menggenjot Pemda untuk membayar iuran. “Kalau mekanisme lewat pemda, tentu bertentangan dengan UU BPJS,” ingat Okky.

Menurut anggota Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta ini ide KIS tentu bertentangan dengan BPJS Kesehatan. Menurut Okky, merujuk UU BPJS, pada 2016 tidak ada lagi jaminan sosial kesehatan yang dibiayai Pemda.

“Nanti 2016 tidak boleh lagi Pemda yang biayai warganya sebagai Peserta Bantuan Iuran (PBI). Karena 2016 sesuai dengan konstitusi, bahwa semua warga negara ditanggung oleh negara,” tambah Okky.

Sementara terpisah, salah satu guru di lingkungan Pemprov DKI Jakarta Ahmad Surendy mengeluhkan mekanisme Kartu Jakarta Pintar (KJP), program andalan Joko yang dalam praktiknya di lapangan cukup berbelit. “Dalam praktiknya banyak salah sasaran. Petunjuk Teknisnya tidak jelas. Alur juga bisa dibelokkan,” cetus dia saat dihubungi INILAHCOM.

Keluhan tersebut linier dengan temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mengungkapkan sebesar Rp500 miliar dana KJP tidak tepat sasaran. Pada 2013, ICW mencatat dari total 405.000 penerima KJP, sebanyak 19,4 persen ternyata meleset.

Ide Joko Care menggulirkan KIS maupun KIP dengan merujuk KJP maupun KJS tentu cukup ambisius. Namun bila ditelisik lebih dalam, ide ini justru bertabrakan dengan BPJS Kesehatan yang telah berjalan.

Di samping itu, ide Joko Care ini tentu dipertanyakan, terlebih bila melihat ide serupa yang terjadi di DKI justru bermasalah di lapangan. Jika demikian, apa yang segar dari ide Joko Care ini, selain untuk pencitraan semata?

Sumber: inilah.com




Antisipasi Membludaknya Penonton di Laga Final, Polres Inhil Siagakan Tambahan Personil Pengamanan

Cabang Olahraga Futsal PON XVIII Riau  —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepolisian Resort Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir menerjunkan sebanyak 142 personil guna lakukan pengamanan PON XVIII Riau Cabang Olahraga Futsal di Tembilahan. Memasuki babak final, Sabtu (15/9), siang ini, Kepolisian kembali akan menambah jumlah personil pengamanan.

“Kita turunkan sebanyak 142 orang personil yang ditugaskan untuk pengamanan pondokan kontingen, Venue Futsal dan termasuk pengaturan lalu lintas di jalan. Mengantisipasi membludaknya jumlah penonton, kita juga sudah menyiagakan tambahan personil,” Jawab Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK.

Dalam laga final siang ini akan dilangsungkan dua pertandingan. Laga perebutan medali perunggu, Tim Futsal Kalimantan Selatan akan berhadapan dengan Tim Jawa barat. Kemudian di pertandingan bergengsi, perebutan medali emas, Tim unggulan Sumatra Barat akan menghadapi Tim DKI Jakarta.

Sebagaiman diketahui, sehari sebelumnya, Jum’at (14/9), DKI berhasil lolos ke babak final setelah menyingkirkan Kalsel dengan kemenangan tipis, 1-0. Sedangkan Sumatra Barat, yang tercatat sebagai Tim tanpa kekalahan melaju ke Babak Final setelah berhasil menggulung Tim Jawa Barat dalam drama adu finalty dengan skor 9-6. (dro)




Jabar Hujani Gorontalo dengan 10 Gol

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tim futsal Jawa Barat hari ini memetik kemenangan mudah dari lawan tandingnya Gorontalo. Tidak tanggung-tanggung, Jabar dengan garangnya menghujani anak-anak asuh arifin Adrian dengan 10 gol.

Laga perdana di babak perempat final, Jabar dengan berkostumkan biru-biru tampak begitu bersemangat. Setiap serangan yang mereka bangun seakan begitu mudah menerobos jantung pertahanan gorontalo dan gol-pun kembali tercipta.

Gorontalo yang turun dengan kostum kuning hijau hari ini terlihat mati langkah. Serangan balasan yang coba mereka bangun selalu berhasil dipatahkan. Babak pertama, Gorontalo harus rela ketinggalan 2 gol tanpa balasan.

Memasuki babak kedua, semangat anak-anak jabar semakin membara. Pesta golpun tercipta. 8 kali kulit bundar berhasil menggoyang jala gawang gorontalo diiringi pekikan suporter seakan tiada terputus.

Ketinggalan 10 – 0, menjelang 2 menit akhir pertandingan, dengan perjuangan yang sangat berat barulah Gorontalo berhasil mendapatkan 1 gol. Sampai pertandingan usai, skor tercatat 10-1 untuk kemenangan Jawa Barat.

Mendapat kemenagan dengan angkagol menakjubkan ini, pelatih Tim Jabar menyatakan bahwa timnya saat ini dalam kondisi prima.

Tim futsal jawa barat yang berada di grup d pada laga akhir babak perempat final akan berhadapan dengan tim kuat dari dki Jakarta.  saat ini tim futsal jawa barat sudah mengantongi poin 3, sedangkan tim futsal gorontalo hanya mengantongi point 1 dan tim dki jakarta yang sama-sama berada di grup d hanya mengantongi point 1 setelah imbang 1-1 melawan gorontalo di pertandingan pertama babak perempat final selasa kemaren. (2*/dro)




Sumbar Permalukan Jateng 5 – 0

Tembilahan (www.detikriau.org) – Kepiawaian Tim Futsal Sumbar menggiring kulit bundar kembali teruji. Dibabak perempat Final, Sumbar permalukan Tim Jawa Tengah dengan skor tanpa balas, 5-0.

Dalam laga tanding yang terkesan tidak berimbang ini, Tim Futsal Jateng bertarung habis-habisan. Memanfaatkan strategi 5 penyerang tanpa kiper, Tim Sumbar yang berisikan 4 orang pemain Timnas tampak tenang. Dengan mudah mereka selalu mematahkan semua serangan yang dibangun Jateng. Hasilnya, dibabak pertama, Tim Sumbar berhasil menyarangkan 2 gol tanpa balasan.

Memasuki babak kedua, 4 pemain Sumbar yang pernah memeperkuat Tim Futsal Indonesia di Qattar ini semakin menunjukkan permainan dengan tehnik tinggi. Tidak tanggung-tanggung, gawang Jateng tanpa penjaga itu dihadiahi tambahan 3 gol.

Sampai babak akhir selesai, jateng tidak satupun berhasil memasukkan gol balasan. Skor akhir 5-0 untuk kemenangan Tim Futsal Sumbar.

Menerima kekalahan ini, Manajer Tim Futsal Jateng, Sudibyo angkat topi. Ia mengaku skill perorangan yang dimiliki Sumbar belum mampu ditandingi anak-anak jateng.   “Mereka memiliki kemampuan bagus, baik bertahan maupun menyerang. Tim ini tidak bisa dianggap remeh,” Kata Sudibyo.

Sumbar yang kini sudah berada di perempat final tergabung di group E bersama dua kontingen lainnya, Jateng dan Kalsel. Sementara itu, babak perempat final lainnya,3 kontingen berada di group D yakni, DKI Jakarta yang sudah berhadapan denngan Goronalo dengan skor imbang 1-1. Dan Kontigen Group D lainnya adalah, Jawa barat.(Am)




SUMBAR PATAHKAN OPTIMISME DKI JAKARTA

Tembilahan (www.detikriau.org) – Babak akhir penyisihan Cabang Olahraga (cabor) futsal, tim sumatera barat berhasil keluar sebagai juara grup c setelah menumbangkan tim unggulan, dki jakarta dengan skor tipis 2-1.

dibabak pertama, kedua tim yang cenderung bermain dalam tempo lambat dengan overan bola pendek ini belum berhasil mencetak gol.

dengan skor 0-0, dimenit awal babak kedua, dki jakarta berhasil mencuri angka lewat kaki pemain bernomor punggung 6, stevanus home dengan memanfaatkan operan tajam, ivan cahyadi dari sudut kanan lapangan.

kebobolan satu angka, semangat tim sumbar terpancing, tempo permainan langsung meningkat. buahnya, hanya berjarak kurang dari dua menit setelah gawang mereka terkoyakkan, sumbar berhasil menyarangkan kulit bundar lewat pemain bernomor punggung 10, yudi fatra melalui kerjasama pemain bernomor punggung 14, randi satria.

semangat anak-anak kota sanjai ini belum pupus. mereka terus membangun serangan dengan menerobos cepat kekantong pertahanan lawan lewat overan bola panjang. akhirnya, satu menit belum berlalu, sumbar kembali menambahkan angka lewat kaki pemain nomor punggu 14, randri satria.

dijebol dua gol secara berturut-turut dan skor berubah menjadi 1-2, dki jakarta berusaha mengerjar ketertinggalan. mereka terus mendesak ke daerah peratahanan sumbar.

dengan tempo permainan cepat, dki jakarta terus mendesak namun srangan beruntun dengan kerjasama tim yang cukup bagus ini tampkanya masih belum cukup. bola selalu berhasil dibendung tim sumbar .

mendapat serangan, sumbar juga tidak mau dikalahkan. mereka juga mempertontonakan permainan dengan cantik yang membuat gegap gempita suara sorakan penonton.

dimenit-menit terakhir, dki jakarta menarik keluar penjaga gawang, imam fajar dan menempatkan 5 orang pemain untuk meningkatkan serangan.

serangan yang dibangun lewat kaki 5 pemain dki jakarta ini dihadapi pemain sumbar dengan tenang. mereka selalu berhasil mengantisipasi berbagai terobosan-terobosan yang dibangun dki. sampai peluit tanda permainan usai, dki jakarta gagal menambah angka dan skor bertahan 1-2 untuk kemenangan sumbar.

syafrianto rusli pelatih futsal sumbar mensyukuri kemenangan yang di raih. dirinya beserta manajer tim akan mensupport anak-anak asuhnya dan berharapp tidak menganggap kemenangan menjadi euporia.

sementara itu pelatih dki jakarta robby hartono menilai kekalahan dengan sumbar pada babak akhir penyisihan grup karena telah yakin berhasil lolos ke babak selanjutnya. demi mengantisipasi cedara anak asuhnya, ia tidak meminta melakukan serangan habis-habisan. permainan di akhir babak penyisihan grup ini menurutnya hanya untuk membaca strategi lawan. “ke depan dalam menghadapi tim futsal sumbar, dki akan menuangkan strategi jitu”.Kata Robby.

hingga berita ini di buat pada grup a, tim futsal gorontalo keluar sebagai juara grup. sedangkan di grup b, jawa barat menjadi jawara nya. di grup c, tim futsal sumbar menduduki tempat klasemen akhir dengan mengumpulkan point penuh 3 kemenangan sekaligus tanpa menderita kekalahan. (Am)




Dua Tim Tak Terkalahkan Bertemu Siang Ini

Diprediksi, DKI Jakarta atau Sumbar Akan Menjadi Peraih Medali Emas Cabor Futsal PON XVIII Riau

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tim Futsal DKI Jakarta dan Sumatra Barat hari ini akan bertemu. Di dua kali penampilan, kedua tim ini selalu berhasil menumbangkan lawan tandingnya dengan permainan yang memukau penonton. Pertemuan dua tim kuat Sumatra vs Jawa ini diprediksi akan mendapat perhatian besar dari penggemar olahraga Futsal.

Pelatih Tim Futsal DKI Jakarta, Roby Hartono optimis pada laga akhir babak penyisihan group melawan Sumbar (Senin, 10/9/2012, jam 12.00 – 14.00) anak-anak asuhnya akan meraih kemenangan.

Sikap optimis ini mungkin saja akan dapat diwujudkan. Dalam dua kali laga, Tim DKI selalu tampil maksimal dengan mempertontonkan tehnik permainan yang sangat memukau ribuan penonton.

Pada babak kedua penyisihan group, Tim Futsal DKI Jakarta berhasil menoreh 7 gol sedangkan lawannya, Sulawesi Selatan Hanya berhasil mendapatkan 3 gol. Di babak awal penyisihan, Tim DKI Jakarta yang berada di Group C bersama 3 kontingen lainnya, Sumbar, Sulsel dan NTT, saat bertemu NTT, DKI Jakarta juga mampu meraih kemengan telak, 3-0.

Sementara itu bakal lawan tandingnya Sumbar, juga menunjukkan prestasi gemilang dengan meraih angka penuh di dua laga tandingnya.

Pertemuan DKI Jakarta dengan Sumbar sebagai Tim yang sama-sama belum terkalahkan di babak akhir penyisihan group siang ini, tentunya akan menjadi laga hangat. Kedua tim ini diprediksi akan memboyong medali emas pada Cabor Futsal PON XVIII Riau. (fsl)