RAT Koperasi Wanita Kartini, Diskop UMKM Inhil Beri Apresiasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Koperasi Wanita Kartini Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Wanita Kartini, Senin (29/2/2016).

RAT tersebut berlangsung di gedung Dharma Wanita jalan Sungai Beringin Tembilahan yang dihadiri Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana UMKM Bidang UMKM, Guntur dan sejumlah pengurus Koperasi Wanita Kartini.

Mewakili Kadiskop UMKM, Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana UMKM menyampaikan apresiasi terhadap Koperasi Wanita Kartini yang telah melaksanakan RAT tahun buku 2015.

“Diharapkan kepada seluruh anggota koperasi mampu membuat laporan tahunan dengan baik sehingga bisa menjalankan program selanjutnya,” paparnya.

Selain bentuk laporan, ia mengharapkan kedepannya untuk peningkatan sistem administrasi RAT. Sebab sistem pengadministrasian koperasi Wanita Kartini dinilai masih belum maksimal dan sangat dinantikan perbaikannya. Mirwan/adv




Kedepan, Diskop UMKM Inhil Upayakan Aktifkan Kembali Koperasi Yang Pasif

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengupayakan kedepannya untuk mengaktifkan kembali sejumlah koperasi yang saat ini tidak lagi aktif.

Bahkan diwacanakan juga akan dilakukan pembinaan dan pelatihan secara khusus terhadap sejumlah koperasi tersebut sebagai bentuk usaha menumbuhkan motivasi agar para anggota koperasi mampu menyusun kinerja sesuai yang diharapkan.

“Kita akan tingkatkan lagi kualitas koperasi, terutama upaya menghidupkan sejumlah koperasi yang sedang pasif melalui pembinaan nantinya,” ungkap Kepala Diskop dan UMKM Kabupaten Inhil, Dianto Mampanini, kemarin.

Jika berhasil, menurut Dianto akan tampak ketika anggota koperasi sukses menyusun laporan pertanggung jawaban maupun pengawas.

Dengan demikian, diharapkannya para anggota dapat mempelajari lagi segala persoalab koperasi hingga mengerti dan memahami serta memiliki keterampilan secara teknis mengenai perkoperasian baik mengenai pengelolaan organisasi atau kelembagaan usaha hingga sistem pengadministrasian.

“Wacana pembinaan terhadap koperasi ini nantinya akan dilakukan secara merata, untuk itu akan dilakukan lagi pendataan kepastian terhadap koperasi yang aktif dan tidak. Saat ini kami masih menyusun strategi dan ditargetkan secepatnya,” paparnya. Mirwan/adv