3 Warga Pelangiran Disambar Petir di Keritang, 1 diantaranya Tewas

Tembilahan (detikriau.org) – Nasib malang dialami 3 orang petani asal Lubuk Kempas Kecamatan Pelangiran. Bagaimana tidak, ketiganya disambar petir saat diperjalanan menggunakan pompong di Kuala Parit Celong Desa Pangalehan Kecamatan Keritang, Jum’at (20/5/2016) kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB.

Ketiga korban itu adalah Said (55), Herman (35) dan Muhamad Sayuti (68). Berdasarkan informasi dari kepolisian, Akibat kejadian itu, Said dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan kedua rekannya dirawat di Puskesmas Desa Pengalihan.

“Pada saat ketiga korban dalam perjalanan dari Desa Lubuk Kempas dengan menggunakan motor pompong yang bermuatan kelapa bulat. Setibanya di TKP kondisi cuaca dalam keadaan hujan lebat, tiba- tiba ketiga korban tersambar petir,” terang Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik. /Mirwan




Disambar Petir, Pria Ini Meregang Nyawa di Perairan Pulau Kijang

RETEH (detikriau.org) – Mahadi (45) ditemukan warga mengapung tidak bernyawa di perairan parit 5 Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Selasa (12/4/2016) kemarin.

Menurut informasi dari kepolisian, mayat pertamakali ditemukan oleh warga setempat yang hendak mencari daun nipah sekira pukul 06.00 WIB.

Saat itu, saksi melihat korban terapung-apung. Sontak saja ia memberi kabar kepada warga lainnya beserta petugas kepolisian setempat.

“Tak hanya kepada petugas, saksi juga langsung menyampaikan ke keluarga korban. Dimana wajah korban masih dikenali yang merupakan warga RT 001 RW 008 Kelurahan Metro, Reteh,” terang PAUR Humas Polres Indragiri Hilir (Inhil) Iptu Warno Akman, Rabu (13/4/2016).

Mendapat informasi itu lanjutnya, petugas langsung menuju TKP sekaligus membawa Tim Kesehatan dan menyegerakan melakukan Visum Edreveetum.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun disekujur tubuh korban terdapat luka bakar serta bagian hidung mengeluarkan darah yang diduga akibat sambaran Petir./ Mirwan