Selain Mencegah Penularan Penyakit, Alvi : Kepedulian Terhadap Kesehatan Juga Dapat Meningkatkan Kualitas Hidup

IMG_1478TEMBILAHAN (detikriau.org) – Guna mencegah penularan berbagai penyakit berbahaya, khususnya pada kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau untuk peduli terhadap kesehatannya dan keluarga.

“Selain mencegah menularnya beragam penyakit, kepedulian terhadap kesehatan juga dapat meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih baik,” tutur Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie kepada detikriau.org, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Alvi, kesadaran berperilaku hidup sehat sangat penting diterapkan sejak dini, tujuannya agar seluruh masyarakat di Negeri Seribu Parit dapat mencapai taraf kesehatan yang lebih baik.

“Kita ingin seluruh masyarakat Inhil dapat hidup sehat dan terbebas dari berbagai penyakit berbahaya maupun penyakit menular,” tambahnya.

Oleh karena itu, mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini meminta kepada seluruh masyarakat terutama generasi muda, untuk meningkatkan pengetahuannya tentang dunia kesehatan, khususnya yang berkaitan langsung dengan proses penularan penyakit dan cara mengantisipasi.

“Harapannya supaya generasi muda dapat menyebarkannya pada generasi muda yang lain. Sehingga, mata rantai sosialisasi tidak terputus,” terangnya.

Adapun dampak positif dari sosialisasi yang intensif tersebut, yakni masyarakat yang bermukim di daerah perkotaan maupun di pedesaan akan memahami bahaya dan cara penularan berbagai penyakit, sehingga bisa dicegah sejak dini.

“Mari sama-sama kita jaga kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar kita, guna mewujudkan Kabupaten Inhil yang sehat dan sejahtera,” imbuhnya.(adi/adv)




Seluruh Jajaran Dinkes Diminta Tingkatkan Koordinasi dan Kerjasama Dengan UPT Puskesmas

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pertemuan evaluasi tribulan program Puskesmas se-Kabupaten Inhil, Senin (23/3/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Kantor Dinkes, Jalan M Boya Tembilahan ini, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinkes, Ridwan MKes, yang diikuti jajaran Dinkes dan 27 Kepala UPT Puskesmas yang ada di Negeri Seribu Parit.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinkes, Ridwa MKes didampingi jajaran Dinkes ini, diikuti 27 kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Inhil,

Ketua Panitia Pelaksana, Hayandi Skm mengatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan, untuk memonitoring seluruh kegiatan di UPT Puskesmas, guna mengetahui berbagai permasalahan yang ditemukan di lapangan.

Untuk kemudian, dicari solusi serta jalan keluarnya secara bersama-sama, khususnya yang berkaitan langsung dengan program dan kegiatan dari masing-masing bidang di Dinkes Inhil.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan kendala yang ada di lapangan selama tiga bulan terakhir bisa dipecahkan, sehingga tidak ditemui lagi kedepannya,” tutur Hayandi, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Dasar Dinkes Inhil.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes dalam sambutannya berharap agar pertemuan itu tidak hanya sebatas ajang kumpul-kumpul dan seremonial belaka, tetapi hendaknya menghasilkan output yang nantinya dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan program dan kegiatan ke depan.

“Seperti masalah data, jika ada kekurangan dan kekeliruan harus cepat diperbaiki, karena untuk sebuah proses perencanaan haruslah di dukung oleh data yang benar dan valid,” kata Ridwan mencontohkan.

Selanjutnya, mantan Kabag Humas Setda Inhil ini berpesan kepada seluruh jajaran di lingkungan Dinkes Inhil, untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh UPT Puskesmas, karena kedua belah pihak saling membutuhkan dan perlu dukungan, dalam rangka penyediaan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat.

“Kita yang telah diberi amanah dan kepercayaan sebagai abdi negara dan abdi masyarakat ini, hendaknya dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, dengan terus meningkatkan kinerja dan pelayanan, guna mewujudkan Kabupaten Inhil yang sehat,” imbuhnya.(adi/adv)

 




Masyarakat Diimbau Tidak Merokok di Fasilitas Umum dan Kesehatan

image_1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terutama para perokok diimbau, untuk tidak merokok di fasilitas umum dan kesehatan, karena dampak yang ditimbulkan nantinya tidak hanya bagi si perokok, tetapi juga orang-orang yang ada disekitarnya.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian, Kemitraan dan Promosi pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, NS Matzen MSi dalam paparannya saat memberikan sosialisasi tentang bahaya merokok di salah satu Puskesmas di Kecamatan Kempas, kemarin.

imageKegiatan yang dilaksanakan sempena pelantikan pengurus Saka Bhakti Husada (SBH) Kuartir Ranting Kecamatan Kempas ini, diikuti puluhan peserta yang merupakan anggota pramuka penegak dan penggalang, yakni siswa SMP dan SMA sederajat se-Kecamatan Kempas.

Dikatakan Matzen, melalui sosialisasi  tersebut diharapkan seluruh anggota pramuka penegak dan penggalang dapat menyebarluaskannya di lingkungan keluarga dan masyarakat, khususnya tentang bahaya merokok.

“Seperti kita ketahui bersama dan berdasarkan keterangan para dokter, untuk bahaya rokok yang lebih parah itu adalah bagi perokok pasif. Jadi, sebaiknya kurangi atau bahkan mungkin hentikan kebiasaan merokok,” tutur Matzen.

Selain itu, Matzen juga mengimbau kepada para perokok agar tidak merokok di dalam rumah, kantor, tempat umum dan fasilitas kesehatan.

“Kita harapkan pihak Puskesmas dan lintas sektor terkait, untuk memberikan pemahaman, baik kepada pasien yang datang ataupun masyarakat yang ada di wilayah kerjanya, supaya turut bersama-sama menjaga lingkungannya agar bebas dari adap rokok, sehingga dengan begitu polusi udara dari asap rokok akan berkurang,” imbuhnya.(adi/adv)




Dinkes Inhil Berikan Bimtek KIA, KB dan Gizi Bagi Bidan di Kecamatan GAS

bimtek KIATEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Seksi KIA, KB dan Gizi memberikan bimbingan teknis (bimtek) bagi tenaga kesehatan, khususnya bidan-bidan yang ada di Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Selasa (10/3/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Puskesmas Kelurahan Teluk Pinang ini, dihadiri Kepala Dinkes Inhil diwakili Kepala Seksi (Kasi) KIA, KB dan Gizi, Siti Munziarni, Kepala UPT Puskesmas Teluk Pinang, Siti Kordiati dan Kepala UPT Puskesmas Sungai Iliran, Kusmahendra.

Kasi KIA, KB dan Gizi Dinkes Inhil, Siti Munziarni dalam sambutannya mengajak seluruh tenaga kesehatan terutama bidan, untuk meningkatkan kerjasama dan koordinasi dalam bekerja, sehingga tidak ada bidan yang tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, karena ini juga berkaitan langsung dengan eksistensi dan nama baik Puskesmas dimana ia ditempatkan.

“Buatlah berbagai inovasi dalam pelaksanaan program kerja dan penyuluhan, guna mempermudah pekerjaan di lapangan, serta dalam upaya mencapai dan mensukseskan program-program kesehatan yang telah direncanakan,” tutur Imun, begitu ia akrab disapa.

Apalagi, berdasarkan data yang ada pada tahun 2014 lalu, jumlah kematian ibu dan bayi di Negeri Seribu Parit ini masih termasuk dalam kategori tertinggi di Provinsi Riau, yakni mencapai 24 ibu dan 183 bayi.

Oleh karena itu, lanjut Imun, tenaga kesehatan harus lebih banyak melakukan penyuluhan dan konseling di lapangan, agar masyarakat lebih mengetahui dan memahami apa yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatannya, terutama bagi ibu dan bayi.

“Kita harus tahu tugas dan fungsi kita, serta bertanggung jawab dalam mendukung dan menyukseskan berbagai program kesehatan. Jadi, ke depan tidak ada lagi bidan yang hanya bisa melaksanakan satu pekerjaan saja, tapi harus menguasai seluruh pekerjaan, khususnya terkait KIA, KB dan Gizi,” imbuhnya.(adi/adv)




Akhir Tahun Masyarakat Diminta Sudah Urus Peralihan ke BPJS

“Tahun Ini Jamkesda Berakhir”

bpjs_3TEMBILAHAN (detikriau.org) – Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Kesehatan (Diskes) sejak beberapa tahun belakangan, direncanakan akan berakhir pada tahun 2015 ini.

“Karena itu, pada tahun 2016 mendatang semua peserta Jamkesda sudah harus menggunakan BPJS,” tutur Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (P2KPK), NS Matzen MSi saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dijelaskan Matzen, ke depan pihaknya juga akan melakukan sosialisasi terkait kebijakan ini, khususnya kepada Puskesmas dan lintas sektor terkait, seperti aparatur di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa.

“Dengan begitu, mereka nantinya diharapkan bisa memberikan informasi kepada masyarakat, bahwasanya tahun 2016 nanti seluruh masyarakat Inhil, baik pengguna Jamkesda maupun Jamkesmas harus beralih ke BPJS,” terangnya.

Di dalam program BPJS itu, lanjut Matzen, masyarakat bisa memilih sendiri kategori atau kelas yang akan diambilnya, seperti ruang perawatan kelas I, II dan III.

“Jadi, kita imbau kepada masyarakat yang sudah memiliki Jamkesda, supaya di akhir tahun ini sudah mengurus BPJS, karena nantinya juga ada petugas dari BPJS yang datang dan menginput langsung data-data masyarakat, baik di tingkat kecamatan, kelurahan hingga pelosok desa,” imbuhnya.(adi/adv)




Dinkes Inhil Gelar Senam Sehat Bersama

Tolak-MErokok-Dinkes-Ambil-Cap-Telapak-TanganTEMBILAHAN (detikriau.org) – Menjaga serta meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani para aparaturnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar senam sehat bersama, akhir pekan kemaren

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Dinkes, Jalan M Boya Tembilahan ini diikuti seluruh pegawai, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun tenaga honorer di lingkungan Dinkes Inhil.

Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti mengatakan, olahraga senam bersama ini merupakan salah satu upaya untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, seperti diketahui, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, serta pemikiran pun akan menjadi sehat dan jernih.

“Dengan seringnya kita melakukan olahraga, seperti senam pagi bersama ini, selain bisa menyehatkan tubuh, juga bisa menambah dan mempererat hubungan silaturrahmi antar sesama,” tutur Fitri.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran di lingkungan Dinkes Inhil untuk dapat mengikuti senam pagi bersama tersebut sebelum melaksanakan kegiatan dan pekerjaan rutin di kantor, karena sangat banyak manfaat positif yang bisa diperoleh dari melakukan olahraga secara teratur.

“Melalui kegiatan senam bersama ini, diharapkan mampu meningkatkan kualitas komunikasi dan koordinasi antar masing-masing pegawai, sekaligus meningkatkan tali kekeluargaan antar sesama, dalam upaya memasyarakatkan olahraga,” tambahnya.

Untuk diketahui, senam pagi bersama tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Dinkes Inhil dua kali dalam 1 bulan, yakni pada Hari Jum’at pertama dan ketiga, dengan tujuan untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan ketahanan tubuh dalam diri masing-masing peserta, sehingga dapat menunjang dan memberikan pengaruh positif terhadap kelancaran pekerjaan dan aktifitas seluruh pegawai.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh jajaran kesehatan di Inhil, untuk berkomitmen menjaga kesehatan kita bersama. Selanjutnya untuk seluruh masyarakat Inhil, mari kita bersama-sama menjaga kesehatan mulai dari diri kita sendiri, khususnya menjaga dari hal-hal yang bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit,” imbuhnya. (adi/adv)