Ikuti Tri Lomba Juang 17 Km Putera, Tim Gerak Jalan Diskes Inhil Raih Juara 3

image-2TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tim gerak jalan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil meraih juara tiga pada Tri Lomba Juang 17 Kilometer kategori putera, yang digelar di Kota Tembilahan, belum lama ini.

Pada kegiatan yang digelar sempena peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-70 tahun 2015 ini, tim gerak jalan Diskes berhasil mengungguli peserta lainnya yang berasal dari perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhil.

image-3Pembimbing Tim Gerak Jalan Diskes Inhil, Sopiyan Toni mengaku senang dan bahagia atas hasil yang telah diraih oleh timnya, sehingga mampu membawa nama Diskes Inhil sebagai pemenang.

“Alhamdulillah, kita dapat juara tiga. Ini semua karena latihan dan perjuangan yang kawan-kawan lakukan selama ini,” tutur Sopiyan kepada detikriau.org, Selasa (25/8/2015).

Ke depan, lanjut Sopiyan, prestasi yang telah diraih ini dapat terus dipertahankan dan kalau bisa lebih ditingkatkan lagi, sehingga bisa memacu semangat para aparatur di jajaran Diskes Inhil untuk terus berkarya.

“Mudah-mudahan, di kesempatan berikutnya kita bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih maksimal lagi,” imbuhnya.

Hadiah yang diserahkan pihak panitia di aula Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Inhil ini, terdiri dari piala, piagam penghargaan dan bingkisan. (adi/adv)




Kabut Asap Selimuti Tembilahan, Diskes Inhil Bagikan Seribu Masker Gratis

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membagi-bagikan seribu masker gratis kepada masyarakat, khususnya para pengendara dan pengguna jalan di Kota Tembilahan, Kamis (20/8/2015).

Pembagian masker yang dipusatkan di simpang empat lampu merah, Jalan M Boya ini terkait dengan adanya kabut asap yang menyelimuti Kota Tembilahan dan sekitarnya sejak beberapa hari belakangan.

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan salah satu bentuk himbauan kepada masyarakat agar lebih peduli akan kesehatannya, dengan melakukan berbagai langkah antisipasi dan pencegahan sejak dini terhadap bahaya penyakit yang disebabkan oleh kabut asap, diantaranya penyakit ISPA.

“Gunakan masker ini saat berada dan beraktifitas di luar rumah aagar dapat meminimalisir bahaya penyakit yang disebabkan kabut asap,” tutur Alvi saat ditemui detikriau.org usai menghadiri kegiatan di Kantor Bupati Inhil.

Selanjutnya, mantan Kepala Bappeda Inhil ini menginstruksikan kepada seluruh Puskesmas, untuk melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi di wilayah kerjanya masing-masing, guna mengetahui apakah terkena dampak dan paparan asap seperti di Kota Tembilahan dan sekitarnya saat ini.

“Apabila ada, maka petugas kesehatan setempat harus memberikan imbauan ke rumah-rumah ibadah dan sekolah-sekolah, khususnya bagi masyarakat yang beresiko tinggi, seperti anak-anak, ibu hamil dan orang tua, supaya melakukan tindakan pencegahan dengan mengurangi aktifitas di luar rumah,” tambahnya.

Jikapun harus beraktifitas di luar rumah, lanjut Alvi, sebaiknya menggunakan masker dan melakukan berbagai langkah antisipasi agar tidak terkena dampak dari kabut asap ini.

“Kita juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, untuk pencatatan terhadap masyarakat yang menderita penyakit karena dampak asap. Jadi, surveilans kita langsung bergerak kemarin,” imbuhnya.(adi/adv)




Diskes Gelar Lokakarya dan Sosialisasi PKPR di Tempuling

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar lokakarya dan sosialisasi Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di Kecamatan Tempuling, Kamis (13/8/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di aula UPT Puskesmas setempat ini, dihadiri Camat, Upika, tokoh masyarakat dan tokoh agama, seluruh staf Puskesmas, Kepala Sekolah serta Guru BP dari 17 SMP dan SMA sederajat di Kecamatan Tempuling.

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi KIA, KB dan Gizi, Siti Munziarni mengatakan, pelaksanaan lokakarya dan sosialisasi PKPR ini, dikarenakan jumlah sasaran remaja cukup besar dan merupakan calon generasi mendatang, yang diharapkan memiliki tingkat intelegensia yang tinggi.

“Setelah dilakukan survei terhadap 464 siswa yang ada di Kecamatan Tempuling, didapatlah hasil bahwa masih banyak remaja yang tidak mendapatkan informasi tentang kesehatan dan masih ada pemahaman yang salah tentang perilaku menyimpang pada remaja,” tutur Imun, begitu ia akrab disapa.

Selanjutnya, melalui kesempatan tersebut juga dibentuk struktur kepengurusan dan kesepakatan dalam penyelesaian masalah remaja di Kecamatan Tempuling yang pembentukannya dipimpin langung oleh Camat setempat.

Dengan telah terbentuknya kepengurusan dan kesepakatan dalam menangani masalah kesehatan remaja ini, Imun berharap tidak hanya sebatas membentuk pengurus saja tetapi hendaknya dapat peran aktif dengan melibatkan masyarakat serta lintas sektor terkait, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan PKPR.

“Kepada kepengurusan yang telah terbentuk, diharapkan bisa melakukan evaluasi secara berkesinambungan sehingga remaja mendapatkan informasi yang benar tentang kesehatannya,” imbuhnya. (adi/adv)




Diskes Ingatkan Bahaya “Ngelem”

anak-anak-ngelemTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengingatkan seluruh masyarakat terutama Generasi Muda untuk tidak menyalahgunakan lem, seperti dengan menghisap aromanya atau yang lebih dikenal dengan sebutan “ngelem”.

Hal itu disampaikan Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Khusus, Devi Natalia usai berkunjung dan melakukan pengobatan langsung terhadap pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), di Jalan Harapan Kecamatan Tembilahan Hulu, belum lama ini.

Dikatakan Devi, penyalahgunaan lem dari semestinya, selain menyebabkan para penggunanya mabuk dan berhalusinasi, juga bisa menimbulkan berbagai efek negatif lainnya, seperti mengganggu kesehatan tubuh.

“Jadi, “ngelem” itu sangat bahaya bagi pemakainya, karena akan merusak otak dan cairannya, yang akhirnya berakibat gangguan jiwa,” tutur Devi.

Dicontohkan Devi, seperti pada kasus penemuan pasien ODGJ di Jalan Harapan, Kecamatan Tembilahan tersebut. Dimana, setelah berinteraksi langsung dan dari pengakuan pasien diketahui, ternyata yang bersangkutan sebelumnya pernah menghisap lem atau “ngelem”.

“Inilah yang kita duga menjadi penyebab pasien mengalami gangguan jiwa, karena penyalahgunaan lem bisa merusak otak dan cairannya,” terangnya.

Oleh karena itu, Devi mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama para orang tua, untuk selalu mengawasi pergaulan dan tingkah laku anak-anak mereka, agar tidak melakukan hal-hal yang tidak benar dan menyimpang, seperti “ngelem” dan lain sebagainya.

“Mari kita jaga generasi penerus kita, untuk menggapai masa depan yang lebih baik,” imbuhnya. (adi/adv)




Diskes Inhil Evaluasi Pelaksanaan JKN di Puskesmas

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan evaluasi pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semester I tahun anggaran 2015 di wilayah Puskesmas, Senin (10/8/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Hotel Inhil Pratama Tembilahan ini, sempena Halal Bihalal yang ditaja oleh BPJS Cabang Tembilahan bekerjasama dengan Diskes dan Rumah Sakit di Kabupaten Inhil.

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (PPKDPK), Ns Matzen Msi mengatakan, pada pertemuan tersebut dibahan tentang rujukan pasien JKN dari fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dasar ke Rumah Sakit.

“Saat itu, juga dibahas masalah pengklaiman pasien BPJS di Puskesmas perawatan, serta kunjungan peserta JKN, baik rawat jalan maupun rawat inap,” tutur Matzen.

Selanjutnya, yang tidak kalah penting untuk menjadi pembahasaan, yakni terkait peran atau tugas masing-masing stakeholder terkait, mulai dari Puskesmas, Rumah Sakit, Diskes hingga BPJS Kesehatan tentang proporsi penggunaan dana kapitasi 75 persen bagi jasa pelayanan petugas Puskesmas dan 25 persen untuk dana operasional Puskesmas.

“Dari hasil pembahasan itu, pihak Puskesmas meminta agar sarana dan prasarana yang dibutuhkan guna penunjang pelayanan kesehatan masyarakat dapat dipenuhi, seperti tenaga doktes dan ketersediaan obat-obatan,” imbuhnya. (adi/adv)




Diskes Inhil Gelar Buka Puasa Bersama

Buka puasa bersama jajaran Dinkes Kabupaten Inhil
Buka puasa bersama jajaran Dinkes Kabupaten Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar buka puasa bersama dengan seluruh jajarannya, Senin (29/6/2015) kemaren.

Kegiatan yang dipusatkan di aula Wijaya Kusuma Kantor Diskes Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini dihadiri Kepala Diskes, DR Hj Alvi Furwanti Alwie beserta jajaran, perwakilan Puskesmas, KKP, Saka Bhakti Husada dan Akbid Husada Gemilang Tembilahan.

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie mengatakan, kegiatan buka puasa bersama tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi antar sesama guna meningkatkan kinerja aparatur di lingkungan Diskes Inhil.

“Meskipun saat ini kita sedang melaksanakan ibadah puasa, namun jangan sampai hal itu menjadi alasan untuk kita bermalas-malasan serta melalaikan tugas dan tanggung jawab kita. Jadikan bulan yang penuh berkah ini sebagai ladang amal bagi kita dalam memberikan pelayanan yang terbaik dan maksimal bagi masyarakat,” tutur mantan Kepala Bappeda Inhil ini.

Sementara itu, Al Ustadz H Yusuf Arifin dalam tausiyahnya menjelaskan tentang waktu-waktu yang tepat dan paling baik, untuk memanjatkan do’a kepada Allah SWT.

“Diantara waktu-waktu yang baik untuk kita berdo’a adalah setelah Ashar dan menjelang Maghrib, Hari Jum’at, ketika hujan lebat, di Padang Arafah dan di waktu sepertiga malam, yakni mulai dari jam 02.00 WIB hingga menjelang subuh,” terangnya.

Usai melaksanakan buka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan melaksanakan Shalat Maghrib berjaama’ah. (adi/adv)