Esok, Dishut Inhil Tanam 50 Ribu Mangrove di Concong

Persemaian bibit pohon mangrove di Desa Teluk Dalam Kab Inhil
Persemaian bibit pohon mangrove di Desa Teluk Dalam Kab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dalam rangka mempertahankan kelestarian hutan pesisisr, esok, Selasa (16/12) Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan melakukan penanaman 50 ribu batang mangrove di Kecamatan Cocong.

“Isnya Allah jika tak ada halangan, besok kami melakukan penanaman bibit mangrove yang dihadiri langsung Bupati Inhil, HM Wardan, “ungkap Kepala Dinas Kehutanan Inhil, HM Thaher, Senin (15/12).

Penanaman 50 ribu batang bibit mangrove tersebut, kata Thaher diawali dengan pencanganagn gerakan penanaman 1 milyar pohon. Maka dari itu tak hanya pejabat Kabupaten yang dijadwalkan hadir, namun juga pejabat Pemerintah Provinsi Riau.

“Kami memilih Kecamatan Cocong, karena daerah itu belum pernah dilakukan kegiatan serupa. Apa yang kami lakukan ini merupakan sebuah bukti keseriusan pemerintah dalam mempertahankan tanaman hutan mangrove,” cetusnya.

Selain bibit mangrove, Dishut juga akan menanam bibit-bibit tanaman darat seperti  jamubu, matoa dan pohon mangga yang jumlah sekitar 15 ribu batang.

Untuk sekedar diketahui, tahun 2013 silam, kab Inhil berhasil meraih juara pertama untuk penanaman pohon terbanyak. (*dro/*1/adv pemkab inhil)




Dishut Inhil Kirim Kontingen ke Bumi Perkemahan Cibubur

Bumi-Perkemahan-CibuburTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kehutanan (Dihut) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berpartisipasi membawa nama kabupaten Inhil dengan mengirim kontingen dalam Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Wanabakti (Pertiwana) IV Tingkat Nasional 2014, di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta Timur.

Propesi pelepasan dilakukan di halaman Kantor Dinas Kehutanan Jalan Pendidikan Tembilahan oleh Ketua Kwaarcab Pramuka Inhil H Alimuddin RM, yang didampingi Ketua Sakawana Bhakti Dishut Inhil, HM Thaher dan jajaranya.

“Perlu kita berikan apresiasi kepada Dishut karena telah berpartisipasi mengirimkan kontingen Pertiwana ke tingkat Nasional. Meski dengan menggunakan dana swadaya,”ungkap Alimuddin RM, yang saat ini juga menjabat sebagai Sekda Inhil.

Alimuddin berharap kegiatan demikian dapat ditiru oleh intansi lain dan tak hanya tergantung dengan keuangan daerah.

Kepada ketua rombongan, Alimuddin juga menitipkan pesan agar senantiasa menjaga dan mengawasai para anggota yang terlibat dalam kegiatan itu. Tunjukan bahwa Kabupaten Inhil merupakan daerah yang memiliki banyak potensi dalam sumber daya alam (SDA) dan sumber-sumber lainya.

“Buktikan bahwa kita mampu berprestasi ditingkat Nasional dan jaga nama baik daerah. Karena apapun yang kita lakukan akan menjadi kesan bagi peserta Pertiwan Nasional,” pesan Alimuddin.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Masyarakat Diharapakan Peduli Melestarikan Lingkungan

rimbawanTEMBILAHAN (www.detikriau.org –  Momentum hari Rimbawan yang dilakukan secara serentak seluruh nusantara awal pekan kemarin, merupakan pencanangan keperdulian masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

Karena  itu, Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Thaher, menegaskan bahwa kekayaan alam dan lingkungan hidup sudah menjadi tanggung jawab semua lapisan masyarakat untuk melestarikan dan menjaganya, sehingga bermanfaat bagi anak cucu kelak.

“Peringatan hari Rimbawan beberapa waktu lalu merupakan momen bagi kita untuk menjaga sumber daya alam (SDA). Tujuanya agar kita tidak saja sekedar memanfaatkanya tetapi harus diimbangi dengan tindakan pelestarian dan menjaga kebersihannya,”sebut Thaher, Rabu (27/3).

Sebagai manusia, apa yang diberikan sang pencipta termasuk didalamnya, merupakan nikmat yang tak terhingga. Dengan kekayaan alam yang berlimpah dan segala isinya, terkadang manusia sering lupa untuk menjaga kelestariannya dan menjaga kebersihan alam itu sendiri.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Inhil ini berharap para Rimbawan melalui berbagai perannya, tidak bosan-bosan menjaga kelestarian alam yang sudah dititipakan seperti yang ada saat ini. katanya, berikan terus baktinya di mana pun berada. Jangan pernah menyerah.

“Namun yang tidak kalah pentingnya, selaku abdi Negara kita harus tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Sekecil apapun yang diberikan, pasti suatu saat mendapat balasan,”tukasnya.

Selanjutnya momentum pembinaan rimbawan, lanjut Thaher tentunya dapat dijadikan peningkatan profesionalisme, disiplin, moral, kesejahteraan dan jiwa korsa. Karena momen itu juga sebagai wahana kontemplasi untuk mengukur sejauh mana upaya yang telah dilaksanakan.

“Hasil yang akan kita capai mewujudkan pengelolaan hutan lestari dan masyarakat sejahtera,” imbuhnya.(dro/*1).




Tersandung Kasus Korupsi, Jabatan Lowong 2 Pegawai Dishut Segera Diisi

korupsiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kursi kosong dua orang pejabat di Dinas Kehutanan (Dishut) Inhil setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi l, segera akan digantikan oleh pejabat baru. Hal ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tidak sampai terganggu.

“Untuk sementara akan ada orang yang mengisi jabatan itu. Semua tergantung dengan Kepala Dinas bersangkutan. , beliaulah yang lebih faham,” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Inhil, Jumat (1/2).

Paling tidak ditambahkannya ada pejabat sementara menjelang semuanya jelas. Semua keputusan  dilihat dari status hukum mereka masing-masing nantinya.

Untuk diketahui, Kedua pejabat Dishut Inhil, RS (39) sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Inhildan dan HS (42), Kasubag UPTD Kecamatan Keritang ditetapkan sebagai Tersangka dugaan tindak pidana korupsi dana retribusi hasil penebangan kayu bulat kecil (KBK) dan Kayu Bulat Sedang (KBS) bersama dua TSK lainnya oleh Kejaksaan Tinggi Riau (Kajati) pada Kamis (31/1) kemaren.

Dugaan tindak pidana korupsi ini terjadi pada september 2009 yang lalu. selama bulan september  sampai Desember 2009, HS menerima setoran tunai dari PT SRL melalui rekening pribadinya di BPD Riau senilai Rp. 1,354 miliar untuk retribusi daerah atas laporan hasil penebangan kayu KBB, Kayu KBS dan Kayu Bulat Kecil (KBK)

Dana tersebut kemudian ditarik HS senilai Rp. 890 juta dan di tranfer melalui RTGS ke Bank BNI Cabang Tembilahan atas nama RS, AR dan HZR dengan nominal masing-masing Rp. 207 juta. Sedangkan sisanya Rp. 476 Juta ditarik tunai oleh HS. namun aksi ini diketahui oleh PPATK dan dilaporkan ke Kajati Riau.(dro/RPG/*1)




Dukung Pencanangan Penaman 1 milar Pohon, Dishut Siapkan 20.000 Bibit

Kadishut Inhil, M Thaher
Kadishut Inhil, M Thaher

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dalam rangka mecegah global warming dan mendukung upaya gerakan penanaman 1 miliar pohon, Dinas Kehutanan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyiapkan 20.000 batang pohon yang akan di tanam di seluruh kecamatan se Inhil.

Antara lain batang pohon yang telah disiapkan tersebut, pohon jabon, mahoni, mengkudu, durian, sukun dan lainya. Tujuannya penamaman batang pohon itu untuk mengembalikan  fungsi lahan sebagai ruang terbuka hijau bagi penyerapan air di perkotaan.

Kepala Dinas Kehutanan Inhil, H Thaher, menyebutkan total bibit pohon yang ditanam di wilayah Inhil, mencapai 10.000 bibit pohon yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk melakukan penanaman, Dinas kehutanan melibatkan berbagai tokoh masyarakat, sekolah dan paguyuban serta ormas kepemudaan.

“Kita sebar ke dua puluh kecamatan se Inhil. Baik kepada pihak sekolah, pondok pesantren (Ponpes) termasuk para keluarga di rumah tangga.  Kita berharap gerakan ini bukan saja sebagai aksi penanaman, tapi juga bagaimana memeliharanya,”jelasnya kemarin.

Oleh karena itu, dia berpesan kepada pihak terkait yanag sudah terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung agar bisa memberikan pengawasan. Sehingga apa yang sudah  dilakukan saat ini kedepan hasilnya bisa dirasakan secara positif oleh anak cucu dan para generasi penerus.

Jika kesadaran untuk melestarikan alam semakin tinggi maka mantan Kepala Dinas Perhubungan Inhil ini optimis ruang terbuka hijau sebagai mana yang diharapakan dengan tersendirinya akan terwujud. Sebab, katanya mengembalikan kawasan hutanbukanlah perkara mudah namun perlu adanya kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat.

Pencangan penaman 1 milar pohon, dalam rangka mendorong Indonesia hijau, menurut Thaher harus benar-benar didukung. Apalgi hasilnya nanti akan disampaikan Pemerintah Daerah kepada Pemerintah Pusat.“Kita akan melaporkan hasilnya, termasuk realisasi reboisasi,” tukasnya, sambil menyebutkan penanaman pohon juga dapat mencegah terjadinya bencana alam akibat gundulnya hutan alam.(dro/*1)




Besok, BLH Inhil Kunjungi PKS

Terkait Persoalan Kebocoran Kolam Limbah Pabrik —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hilir, rabu (10/10) agendakan akan turun ke lokasi Pabrik Keritang Sawit (PKS) di Desa Keritang Hulu Kecamatan Kemuning. Agenda ini dilakukan terkait terjadinya kebocoran sumur pengolahan limbah PKS.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala BLH, Kab. Inhil, Darussalam kepada detikriau.org, selasa (9/10). “Kita akan lihat apakah benar limbah yang mencemari perairan setempat berasal dari kebocoran kolam penampungan limbah mereka,” Ujar Darussalam.

Dalam kesempatan itu, mantan Kepala Dinas Kehutanan Kab. Inhil ini juga membenarkan bahwa tindakan pidana bisa saja diberikan. ”yang jelas besok kita akan lihat langsung ke lokasi, sesuai aturan undang-undang, sanksi pidana tentu saja bisa diberlakukan,” Tegas Darussalam.(dro/*0)