Inilah Nomor Darurat untuk Menghubungi Allah

Perkembangan teknologi semakin mempermudah manusia dalam urusan berkomunikasi. Berbicara jarak jauh ini bisa saja membahas mengenai profesi, kegiatan sehari-hari, bahkan urusan pribadi. Manusia hanya tinggal tekan nomor saja agar bisa terhubung satu sama lain.

Berbagai permasalahan kehidupan seolah sudah ada nomornya masing-masing. Namun tetap saja, mereka yang kita hubungi lewat nomor darurat ini adalah manusia yang tidak sepenuhnya mampu menyelesaikan persoalan yang terjadi.

Sayangnya diantara kita jarang terbesit untuk menghubungi Allah? Padahal Dia memiliki nomor-nomor darurat yang bisa dihubungi. Nomor ini tidak pernah berganti, dan menjadi jalan keluar bagi manusia yang memiliki permasalahan duniawi. Berapa saja nomornya?

Nomor-nomor ini bisa anda cari di dalam Alquran. Di sana Allah menjelaskan bagaimana mengatasi persoalan yang kerap kali dialami manusia. Sayangnya, manusia kerap kali memilih sesamanya untuk berbagi dibanding Sang Pencipta.

Padahal, tidak jarang mengadu kepada manusia justru akan menimbulkan persoalan baru. Berikut ini nomor yang bisa anda hubungi sesuai kondisi kehidupan yang anda alami.

1. Jika Sedang Sedih Hubungi 2:286
Nomor pertama yang bisa anda hubungi adalah 2: 286, yang artinya Surah ke dua dalam Alquran ayat 25. Nomor ini merujuk pada surat Albaqarah ayat ke-286. Anda bisa menghubungi Allah melalui surat ini ketika sedang bersedih hati.

Ayolah, jangan lagi mengadu kepada teman, sahabat atau saudara ketika hati sedang sedih. Karena tidak jarang apa yang kita ceritakan justru membebani dan membuat hati mereka pedih.

Hubungi saja Allah dengan membaca surat ini. Dalami maknanya, dan ketika hatimu bergetar artinya saat itu kita sedang terhubung dengan Allah. Surat ini memiliki arti sebagai berikut:

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (Lihat QS.Al-Baqarah : 286).

Bagaimana? Bukankah Dia yang memberikan kesedihan itu? Sehingga kita tidak perlu untuk berlarut-larut untuk bersedih. Karena sesuai janji-Nya, Allah hanya memberikan ujian sesuai kesanggupan hamba-Nya.
Boleh juga untuk menambahkan nomor lainnya ketika sedih itu datang. Yakni pada nomor 2:216 yang berarti dalam Surat Albaqarah ayat 216 yang artinya

“…boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (Lihat QS.Al-Baqarah : 216)

2. Jika Mencari Teman Hubungi Nomor 9:129
Kita kerap kali merasa kesepian dalam kehidupan. Tidak jarang hal ini justru membuat frustasi dan kehilangan arah. Namun tenang saja, Allah juga menyediakan nomor darurat untuk dihubungi. Angka ini merujuk pada Surat At Taubah ayat 129 yang artinya

“….Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal…….” (Lihat QS.At-Taubah : 129)

3. Jika Hati Tidak Tentram Hubungi Nomor 13:28
Nomor ini merujuk pada surat Al-Ra’d ayat 28. Ini menjadi jawaban untuk manusia yang tidak tentram dalam menjalani kehidupannya. Lihatlah bagaimana Allah memberi jawaban untuk mereka yang hatinya tidak tentram. Surat tersebut memiliki arti:

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS: Al Ra`d:28).

4. Jika Merasa Tidak Dihargai Hubungi nomor 79:22
Ketika merasa tidak dihargai orang, kita biasanya akan marah-marah sendiri, menceritakan kekesalan yang dialami kepada orang lain dan tindakan negatif lainnya. Bersabarlah cobalah bercerita dengan Allah dengan menghubungi nomor 79:22 berikut ini. Nomor ini merujuk pada surat Al-Insan Ayat 22 yang artinya:

“Sesungguhnya ini adalah balasan untukmu, dan usahamu adalah disyukuri (diberi balasan)”. (QS. 79:22)

Nah lihatlah bahwa ternyata apa yang kita dapatkan merupakan balasan atas perlakuan kita sendiri. Boleh jadi hari ini kita berlaku baik, namun apa kita ingat kalau mungkin saja bertahun-tahun lalu kita juga pernah tidak menghargai orang lain. Sehingga balasannya baru diterima hari ini.

5. Jika Merasa dalam Kesulitan Hubungi Nomor 94-5-6
Dalam hidup kita sering kali mengalami kesulitan. Dalam berbagai aspek, rasanya ujian tidak henti-henti menghampiri dan membuat kita berputus asa.  Jika merasa hidup sulit, maka jangan langsung menghubungi orang lain. Karena mengadu kepada Allah ternyata lebih menenangkan hati. Silakan hubungi 94-5-6 yang merujuk pada surat Al-Insyirah ayat 5 dan 6 yang artinya:

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan,” (QS. Al-Insyirah: 5-6).

Lihatlah bagaimana Sang Pemberi Kesulitan ini menjanjikan kemudahan kepada kita. Jawaban ini tentu tidak diberikan oleh manusia jika kita mengadu kepada mereka. Manusia tidak bisa menjamin kemudahan dibalik kesulitan itu, layaknya Allah SWT.

Semoga nomor-nomor ini bisa menjadi jalan keluar bagi Anda yang membutuhkan pertolongan. Bacalah, jika hati bergetar artinya kita sedang terhubung dengan Sang Pemberi kehidupan.

sumber: infoyunik




Warga Resah, Begal Mengganas di Perairan Sungai Indragiri

Tembilahan, detikriau.org – Aksi begal diperairan sungai Indragiri dalam beberapa minggu belakangan membikin resah warga. Sekelompok pelaku yang dikabarkan beraksi  mempergunakan speedboat dengan penutup wajah ini mengganas disepanjang perairan di Kecamatan Tembilahan Hulu hingga Kecamatan Tempuling.

Menurut informasi dilapangan, begal perairan diperkirakan berjumlah sekitar 7 orang ini tidak hanya beraksi dimalam hari. Disiang hari-pun tanpa mengenal takut mereka mencegat dan menjarah barang-barang berharga milik korban yang sedang melintasi perairan.

“Iya, warga menjadi resah. Bahkan ada warga Sungai Nibung yang sudah pindah ke Pulau Palas karena takut menjadi korban,” akui Kepala Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu, Ahmad Effendi dikomfirmasi wartawan melalui sambungan selularnya, rabu (24/8/2016)

Diakui Effendi juga, keresahan warga ini sudah disampaikannya kepada aparat berwenang dan berharap untuk segera disikapi.

“takut kalau begal juga melakukan aksi hingga kedaratan, kita juga mulai intensifkan ronda malam,” tambah adik kandung salah seorang anggota DPRD Inhil ini mengakhiri.

Dikomfirmasi wartawan secara terpisah, Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung membenarkan pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait aksi begal ini. Kepolisian menurutnya saat ini sedang melakukan penyelidikan.

“kita sudah terjunkan petugas kelokasi untuk melakukan penyelidikan,” sampaikan Kapolres sembari meminta jika ada warga yang menjadi korban untuk segera menyampaikan laporan kepada pos kepolisian terdekat./ dro




Siapkan Bonus Rp 150 Juta, Wabup Inhu Lepas Atlet Dayung

Wabup Inhu H Khairizal saat memberi arahan pada acara pelepasan atlit dayung
Wabup Inhu H Khairizal saat memberi arahan pada acara pelepasan atlit dayung

Rengat, detikriau.org – Wakil Bupati Inhu H Khairizal melepas atlet dayung Kabupaten Inhu yang akan mengikuti festival pacu jalur tingkat nasional tahun 2016 di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (24/8) di halaman Kantor Bupati Inhu, Pematangreba.

Tahun 2016 ini, Pemkab Inhu kembali menyediakan bonus senilai Rp 150 juta bagi tim pacu jalur yang berhasil meraih juara. Bahkan tanda-tanda jalur Kabupaten Inhu akan kembali mempertahankan gelar sudah mulai terlihat dengan tampilnya jalur mini Pangeran Muda Indragiri Desa Redang sebagai juara pertama pada lomba jalur mini di Teluk Kuantan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudsata) Kabupaten Inhu, Armansyah mengungkapkan, tahun 2016 ini terdapat 31 jalur asal Kabupaten Inhu yang akan berlomba di Tepian Narosa, Teluk Kuantan dengan jumlah atlet dan official mencapai 1.200 orang.

“Untuk jumlah atlet yang berangkat dan difasilitasi sebanyak 1.200 orang. Namun kenyataannya yang akan hadir ke Taluk Kuantan mencapai 2.000 orang, karena ada sebagian jalur yang membawa 60 sampai 70 orang,” ujar Armansyah.

Dijelaskannya, 31 jalur yang mewakili Kabupaten Inhu tersebut terdiri dari 8 jalur dari Kecamatan Rengat, 10 jalur dari Kecamatan Rengat Barat, 3 jalur dari Kecamatan Pasir Penyu, 5 jalur dari Kecamatan Batang Peranap, serta 1 jalur dari Kecamatan Kuala Cenaku, Lirik, Kelayang, Sungai Lala dan Peranap.

Menurut Armansyah, tahun ini, Disporabudsata Inhu juga memfasilitasi biaya penarikan, transportasi darat, baju tanding, konsumsi, serta penyediaan lahan yang disewa sebagai camp bagi jalur asal Kabupaten Inhu dalam satu hamparan. “Kami juga akan menyediakan air bersih untuk kebutuhan makan dan minum atlet dayung,” ucap Armansyah.

Sementara itu, Wabup Inhu H Khairizal minta kepada seluruh atlet dayung untuk membulatkan tekad bahwa kehadiran ke Taluk Kuantan bukan untuk menjadi penonton, melainkan untuk berjuang meraih juara dan mengharumkan nama Kabupaten Inhu.“Tahun ini Pemkab Inhu juga menyediakan bonus senilai Rp 150 juta bagi jalur yang berhasil meraih juara,” tegasnya.

Wabup juga minta Disporabudsata untuk menyediakan pendamping pada setiap jalur, baik dari unsur pemerintah maupun swasta sehingga dapat memfasilitasi dan memberikan perhatian yang lebih bagi setiap jalur. “Bapak Bupati H Yopi Arianto selalu mensuport jalur Inhu dengan datang langsung ke Taluk Kuantan. Mudah-mudahan tahun ini kami akan kembali datang ke Taluk untuk memberikan dukungan,” jelasnya.

Diakhir arahannya, Wabup minta kepada seluruh atlet dayung  untuk tetap menjaga sportifitas, kekompakan, persatuan dan kesatuan serta menjaga nama baik Kabupaten Inhu. “Selamat jalan, selamat bertanding, semoga berhasil meraih prestasi terbaik dan kembali dengan selamat,” ucapnya.(Zal)




Pelajari Penyusunan OPD, DPRD Kepulauan Meranti Kunjungi Inhu

foto: riaugreen
foto: riaugreen

Rengat, detikriau.org – Sebanyak 9 anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti serta beberapa pejabat Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kepuluan Meranti melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Inhu, Rabu (24/8).

Kunjungan ini dilaksanakan untuk menggali informasi terkait proses penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tengah dilakukan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kabupaten Inhu dipilih sebagai lokasi kunjungan kerja karena menjadi daerah pertama di Provinsi Riau yang telah mengesahkan Perda tentang OPD mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

Kehadiran rombongan anggota DPRD Kepulauan Meranti dan pejabat Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kepuluan Meranti disambut Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Inhu H Asriyan, Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Setda Inhu Hendry, mantan Ketua Pansus OPD DPRD Inhu Suradi serta Kabag Umum Setda Inhu Baihaki, di ruang rapat Bagian Umum Setda Inhu.

“Kabupaten Inhu merupakan salah satu kabupaten pertama yang telah mengesahkan pembentukan OPD, sehingga sudah selayaknya kami berkunjung kesini (Inhu) guna berkonsultasi terkait pembentuka OPD tersebut,” ujar pimpinan rombongan, Taufik Rahman yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti.

Taufik juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran Pemkab Inhu yang telah menyampaikan berbagai masukan sehingga bisa menjadi pedoman dalam penyusunan OPD Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sementara itu, Asisten  Pemerintah dan Kesra Setda Inhu H Asriyan menyampaikan bahwa Pemkab Inhu siap membantu rombongan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti untuk mendapatkan informasi terkait penyusunan OPD.

“Dalam proses penyusunan juga ada kendala-kendala yang dihadapi, tetapi berkat kerjasama yang baik antara pemerintah dan DPRD Inhu, pengesahan Perda OPD dapat dilakukan tepat waktu. Selain itu, kita juga berkonsultasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Riau agar penyusunan OPD sesuai dengan yang diharapkan,” ucapnya.

Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Setda Inhu, Hendry menambahkan bahwa pembentukan OPD Kabupaten Inhu tetap mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016. Penyusunan OPD tersebut mengacu pada kebutuhan dan bukan kemauan, sehingga OPD yang terbentuk benar-benar dibutuhkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Inhu.***

Selanjutnya Taufik Rahman mengucapkan terima kasih atas semua masukan yang etlah diberikan oleh Kab. Inhu yang selanjutnya dapat menjadi pedoman dalam penyusunan pembentukan OPD Kab. Meranti. (Zal)




Bantu 50 Pelaku UMKM di Inhu, PTPN V Kucurkan Dana Pinjaman Rp 1,165 Miliyar

Rengat, detikriau.org – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V menyalurkan dana pinjaman kemitraan senilai Rp 1,165 miliar kepada 50 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Inhu.  Penyerahan dana pinjaman tersebut disaksikan Plt Asisten Administrasi Umum Setda Inhu Hendrizal di Balai Karyawan PPKR Kebun Bukit Selasih, Desa Kota Lama, Kecamatan Rengat Barat, Selasa (23/8/2016) kemaren.

Menurut Kepala Kebun II Area Airmolek  Kliwon Sirait, penyaluran dana kemitraan ini sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor 9 Tahun 2015 terkait program peningkatan usaha kecil agar lebih tangguh dan mandiri. Sedangkan 50 pelaku usaha yang memperoleh dana pinjaman ini telah dinyatakan layak dan memenuhi persyaratan.

“Total ada 76 proposal yang diajukan masyarakat.  Namun setelah dilakukan survey dan evaluasi ke lokasi usaha serta kelengkapan persyaratan administrasi calon mitra binaan, yang dinyatakan layak mendapatkan pinjaman hanya  50 UMKM,” jelas Kliwon.

Dari jumlah dana Rp 1,165 miliar yang dikucurkan, rinciannya terdiri dari usaha perdagangan senilai Rp 880 juta untuk 39 UMKM, usaha jasa senilai Rp 225 juta untuk 9 UMKM dan usaha perikanan senilai Rp 60 juta untuk 2 UMKM,” tambahnya.

Kliwon berharap dana kemitraan ini dapat dimanfaatkan semata-mata untuk mengembangkan usaha sekaligus mengembalikan cicilannya tepat waktu sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Inhu Selamat  menyambut baik penyerahan dana kemitraan dari PTPN V ini. Ia menyampaikan terima kasih atas kerjasama PTPN V dengan Pemkab Inhu dalam upaya pengembangan usaha mikro di Inhu. “Ini menunjukkan kepedulian PTPN V kepada masyarakat dan pelaku usaha yang cukup tinggi,” ungkapnya.

Selamat juga menambahkan bahwa berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait ijin usaha mikro, kedepan para pelaku usaha di Inhu akan mendapatkan ijin usaha mikro secara gratis oleh Camat di setiap Kecamatan.

Apresiasi yang sama juga disampaikan Plt Asisten Administrasi Umum Hendrizal selaku perwakilan Bupati Inhu. Ia menyampaikan selamat kepada masyarakat sekaligus terima kasih kepada pihak PTPN V terkait dengan program dana kemitraan ini.

Hendrizal juga mengharapkan agar masyarakat yang telah menerima dana kemitraan ini, nantinya dapat mengembalikannya secara tepat waktu. Untuk itu, pembinaan serta pengawasan perlu dilakukan.

“Selamat kepada masyarakat yang menerima dan terima kasih kepada PTPN V yang telah memberikan program ini di Inhu. Diharapkan dana kemitraan ini benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dapat mengembalikannya tepat waktu. Jadi kalau niatnya untuk usaha, gunakanlah untuk usaha jangan untuk hal lainnya, sehingga sasaran dari program ini dapat tercapai,” ungkap Hendrizal (Zal)




Badai Kembali Hantam Sejumlah Kecamatan di Inhil

IMG-20160824-WA0001_1472005553805Tembilahan (detikriau.org) – Tiupan angin kencang kembali menghantam sejumlah wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir. Badai disertai hujan lebat yang terjadi sekira pukul 01.30 Wib dinihari ini menyebabkan sejumlah kerusakan perumahan pendudukan dan fasilitas umum. Kamis ( 24/8/2016)

Di Kecamatan Pelangiran Badai memporakporandakan Pelabuhan kantor Camat setempat.

“Tadi malam tiupan angin sangat kuat disertai turunnya hujan lebat,” sampaikan salah seorang honorer kantor Camat Pelangiran, Adiansyah kepada detikriau.org melalui sambungan seluler. Kamis (24/8/2016)

Sementara itu Camat Mandah, Umar Hamdi melalui sambungan Blackberry kepada wartawan menyampaikan di Kecamatan yang dipimpinnya kencangnya tiupan angin menyebabkan sejumlah kerusakan.

Dirincinya, di Desa Pulau cawan 1 gudang rusak  berat, Desa Batang Sari perumahan penduduk terdata 4 rusak berat  3 rusak sedang dan 9 unit rusak ringan, Desa Belaras 8 unit rusak berat  3 rusak sedang  dan 7 rusak ringan 7, Disa Bidari Tanjung Datuk 1 unit bangunan masjid mengalami rusa sedang dan 8 perumahan penduduk rusak ringan.

“untuk Desa Bekawan kita belum mendapatkan data,” Terangnya./ Mirwan