Kantongi Identitas Pelaku, Polres Buru Pelaku Pembunuhan Janda Beranak Dua

Rengat, detikriau.org – Polres Inhu memburu  Pelaku Pembunuhan Nur Isnaini (28) janda beranak dua, warga desa Penyaguan Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) yang tewas dengan bersimbah darah pada senin 23/5 lalu, disinyalir pelaku masih teman dekat Korban.

“Kita sudah mengantongi identitas pelaku, dan saat ini masih dalam tahap pengejaran, pelaku diduga adalah teman dekat korban,” ujar Kapolres Inhu melalui Kapolsek Batang Gansal Iptu Aman A Roni kamis 26/5 melalui selulernya.

Meski mengaku telah mengantongi identitas pelaku, kepolisian masih enggan untuk membeberkannya secara terbuk.  “Nantilah. Kasusnya masih dalam penyelidikan “ Tambah Kapolsek

Pada saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi mengumpulkan berbagai barang bukti (BB) yang memperkuat dugaan korban tewas dengan cara dianiaya, paparnya (zal)




DPRD Inhil Dukung Upaya Pengaktifan Kembali GTv

Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said
Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said menyatakan sangat mendukung upaya yang dilakukan Pemkab Inhil melalui Bagian Humas untuk mengupayakan pengaktifan kembali keberadaan Gemilang Televisi (GTv).

“Itu adalah aset kita dan harus segera dimanfaatkan, kalau ada persoalan, kita bisa dusuk bersama untuk menyelesaikannya,” tutur Yusuf.

Oleh karena itu, Komisi I DPRD Inhil berharap agar Pemda segera menyampaikan Perda tersebut, karena ini menjadi target bersama, sehingga siaran televisi melalui GTv bisa kembali dinikmati masyarakat di Negeri Seribu Parit.

“Sesuai pembicaraan kami dengan pihak Pemda terdahulu, pada masa persidangan kedua tahun 2016 ini akan dibahas Ranperda GTv supaya bisa segera disyahkan menjadi Perda,” tambahnya.

Selanjutnya, Yusuf mengaku bahwa pihaknya akan memberikan support kepada Pemda, karena pada dasarnya penyebaran informasi pembangunan melalui GTv ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, untuk mengetahui berbagai kebijakan dan program pembangunan daerah.

“Kita berharap nantinya Pemda memikirkan dan merencanakan bagaimana GTv itu semakin berkembang ke depannya, bukannya seperti saat ini yang tidak dapat dioperasionalkan,” imbuhnya./ Adi




Tak Miliki Biaya, Haruna Hanya Bisa Terbaring Tanpa Perawatan Medis

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Warga desa Pulau Kecil Kecamatan Reteh, Haruna (50) kini hanya bisa terbaring menahan sakit. Sudah setahun menderita penyakit pada bagian kelamin, pria paruh baya tak beristri ini hanya mendapatkan pertolongan dukun kampung. Ketiadaan biaya membuat keluarga tak mampu untuk memberikan pengobatan secara medis.

“haruna hidup bersama keluarga besarnya karena dia memang tak beristri. Keluarga kami ini tergolong tak mampu, makanya tidak dibawa ke rumah sakit,” kata sepupu Haruna, Rudi kepada detikriau.org, Kamis (26/5/2016).

Jangankan ke rumah sakit, lanjutnya, ke Puskesmas setempat saja tak mampu dirujuk.

“Selain masalah biaya, lokasi Puskesmasnya juga memang cukup jauh. sekitar 30 menit dari rumah dengan menggunakan sepeda motor. Haruna saat ini tak mampu lagi berjalan,” urainya.

Sebelumnya diterangkan Rudi, penyakit yang diderita Haruna bermula dengan terjadinya pembengkakan pada kantong kelamin, berselang waktu, pembengkakan semakin membesar hingga menimbulkan cairan nanah.

“Kami kemarin sempat berkonsultasi dengan dengan dokter, katanya itu bisa penyakit Prostat dan bisa jadi Tumor. Tapi yam au gimana. Kami tak miliki biaya untuk membawanya berobat” imbuhnya./Mirwan




Pemkab Inhil Tetapkan Pasar Wadai di Jalan Gadjah Mada Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) telah menetapkan lokasi pasar wadai bulan Ramadhan tahun 1437 H.

Adapun lokasinya, Pemkab tempatkan di jalan Gadjah Mada Tembilahan dari simpang 4 jalan M Boya sampai jalan Malagas.

“Penetapan tersebut berdasarkan keputusan Bupati Inhil kemarin,” kata Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil, Ahmad Fitri kepada detikriau.org, Kamis (26/5/2016).

Meski belum dibangun, namun jumlah rencana bangunan stand sudah dapat diprediksi antara 100 sampai 150 lapak.

“Stand itu disewakan, bagi yang mau silahkan daftar di sini (kantor Disperindag Inhil, red). Sekarang sudah buka pendaftaran,” bebernya.

Disamping itu, ada hal terpenting yang harus diketahui yakni Pemkab melarang keras adanya parkir liar di sepanjang jalan Gadjah Mada sesuai SK Bupati Inhil nomor: KPTS.126/I/HK-2016 tentang penetapan lokasi parkir di tepi jalan umum dan tempat khusus dalam kota Tembilahan.

Artinya, lokasi pasar wadai tersebut menurutnya akan lebih kondusif jika tidak ada lahan parkir.

“Jalan Gadjah Mada itu zona parkir bebas rekontruksi parkir,” tegasnya./Mirwan




Convocation ke-VII, 323 Mahasiswa UNISI Diwisuda

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 323 mahasiwa Universitas Islam Indragiri (Unisi) diwisuda pada Convocation ke-VII tahun 2016.

Prosesi wisuda tersebut dipusatkan di Venue Futsal Sungai Beringin Tembilahan, Kamis (26/5/2016) yang dilakukan langsung oleh Dewan Pembina Yayasan Tasik Gemilang (YTG) Dr H Indra Muchlis Adnan.

Kegiatan pagi itu juga dihadiri oleh Ketua YTG H Edy Syafwannur beserta jajarannya, Rektor Unisi Dr R Sri Handayani dan seluruh civitas akademika Unisi.

Disamping itu tampak juga dihadiri perwakilan dari Kopertis Wilayah X dan dipadati sejumlah masyarakat Kabupaten Inhil.

“Kita terus mengeluarkan sarjana-sarjana berkompoten yang siap tampil sebagai peran pembangunan daerah,” kata Indra yang juga sebagai pendiri Unisi.

Sementara itu, Rektor Unisi, Dr R Sri Handayani menyatakan bahwa lembaga pendidikan ini terus melakukan pembenahan, baik dari sisi akreditasi maupun kelengkapan sarana dan prasarana lainnya.

“Selain terus meningkatkan akreditasi fakultas yang ada, kami juga terus meningkatkan kualitas para tenaga pengajar,” tutur Rektor.

Koordinator Kopertis Wilayah X, Eli Susanti menjelaskan, Unisi merupakan universitas yang sudah diperhitungkan di Pulau Sumatera dan bukan Universitas yang tidak jelas atau abal-abal.

“Karena itu, tidak perlu lagi kuliah harus di Medan atau tempat lainnya, kalau disini sudah ada Universitas yang diakui dan telah berhasil mengeluarkan lulusan terbaiknya,” terangnya./ Mirwan




268 JCH Asal Inhil Sudah Lunasi BPIH

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga saat ini, jumlah Calon Jama’ah Haji (CJH) asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sudah mencapai sebanyak 268 orang.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Inhil, H Azhari Syukur melalui Kepala Seksi Haji dan Umrah, H Harun saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (27/5/2016).

Dikatakan Harun, sesuai dengan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 21 Tahun 2016, besaran BPIH yang harus dibayarkan oleh setiap CJH Embarkasi Batam adalah sebesar Rp 32.113.606.

“Pelunasan tahap pertama dimulai sejak tanggal 19 Mei hingga 10 Juni nanti. Sedangkan tahap kedua, ditetapkan tanggal 20-30 Juni mendatang,” tutur Harun.

Lebih lanjut dijelaskan Harun, untuk jumlah CJH Kabupaten Inhil yang masuk dalam porsi keberangkatan ke Tanah Suci tahun 1437 H atau 2016 M ditambah dengan cadangan adalah sebanyak 404 orang.

Dari jumlah tersebut, 268 orang diantaranya telah melunasi BPIH, sementara sisanya masih dalam proses.

“Dalam pelunasan BPIH ini, kita masih menemukan sejumlah kendala, seperti jarak tempuh dan kondisi geografis Inhil yang cukup jauh antara satu daerah ke daerah lainnya,” terangnya.

Kendati demikian, Harun berharap kepada seluruh CJH yang namanya sudah termasuk dalam daftar keberangkatan agar segera melunasi BPIH di bank-bank yang telah ditentukan.

“Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH ini, diantaranya Bank Riau Syariah, Bank Riau Konvensional, BNI, BRI, Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat,” imbuhnya./ Adi