Dibegal, ABG Ini Bersimbah Darah di Jembatan Getek

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Arbain (20) langsung dilarikan ke rumah sakit. Pasalnya, warga Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka ini mengalami luka serius pada bagian kepala atas akibat sabetan senjata tajam, Senin (6/6/2016) sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurut keterangan dari kepolisian, Arbain merupakan korban pembegalan. Kejadian tersebut bermula pada saat si korban sedang asyik bermadu kasih bersama pacarnya, Fitriani (18) di jembatan Getek.

Sekitar 5 menit lamanya, tiba-tiba datang dua orang tak dikenal menghampiri membawa Sajam. Tanpa ada basa-basi, korban langsung ditarik dan dibacok pada bagian kepala, sedangkan Handphone miliknya dirampas dan dibawa kabur.

Selanjutnya, kekasih korban langsung berteriak meminta pertolongan hingga akhirnya tiba warga setempat. Korban pun langsung dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan.

“Pelakunya masih dalam pengejaran,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Kapolsek Tembilahan, Ipda Agus Susanto./Mirwan




Disaksikan Wabup Khairizal, Polres Inhu Musnahkan Barang Bukti Miras dan Sabu

pemusnahan minuman rengatRengat, detikriau.org – Hari pertama puasa Ramadhan 1437 H, Kepolisian Resort (Polres) Indragiri Hulu memusnahkan ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merk hasil operasi Pekat tahun 2016 di halaman Mapolres Inhu, Jalan Ahmad Yani Rengat, Senin (6/6) pagi. Selain Miras, ikut dimusnahkan beberapa barang bukti hasil kejahatan seperti narkotika jenis sabu, ribuan petasan dan makanan kadaluarsa.

Pemusnahan barang bukti yang dipimpin Kapolres Inhu AKBP Abbas Basuni ini disaksikan langsung Wakil Bupati Inhu H Khairizal, perwakilan Kodim 0302 Inhu, Kejari Rengat serta Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Inhu H Abdul Kadir dan Ketua LAMR Inhu H Zulkifli Gani.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 700 botol miras berbagai merk, 85 liter minuman tradisional (tuak), narkotika jenis shabu seberat 110,52 gram serta ribuan batang petasan jenis pentol korek dan beberapa botol minuman dan makanan kadaluarsa.

“Seluruh barang bukti kejahatan ini merupakan hasil sitaan dari operasi pekat jajaran Polres Inhu dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H yang dimulai sejak 27 Mei hingga 05 juni kemarin,” ungkap Paur Humas Polres Inhu, Ipda Yarmen Djambak di sela-sela pemusnahan barang  bukti.

Diungkapkannya, barang bukti narkotika jenis sabu merupakan hasil sitaan dan penangkapan terhadap dua pelaku di Desa Sungai Dawu, Kecamatan Rengat Barat dan Kecamatan Pasir Penyu pada akhir Mei lalu.

Pemusnahan ratusan botol miras dilakukan menggunakan alat berat. Sedangkan pemusnahan sabu yang dilakukan dengan cara di blender setelah sebelumnya dicampur air mineral dan cairan pembersih lantai. Sedangkan untuk tuak dan minuman kadaluarsa dituangkan kedalam tempat limbah. Dan, untuk ribuan petasan dimusnahkan dengan dimasukkan kedalam wadah berisi air.

Usai pemusnahan, pada kesempatan itu Wabup Inhu H Khairizal bersama Kapolres Inhu AKBP Abbas Basuni serta sejumlah pejabat lainnya melakukan penandatanganan berita acara terkait dengan pemusnahan brang bukti kejahatan ini.

Wakil Bupati Inhu H Khairizal mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Polres Inhu dalam upaya memberantas peredaran narkotika, miras dan tindak kejahatan lainnya. Meski demikian, upaya tersebut harus didukung dengan peran serta aktif dari seluruh element masyarakat.(zal)




Ramadhan, Pemkab Inhil Rubah Jadwal Jam Kerja Kantor

Kepala BKD Inhil, H Fauzar
Kepala BKD Inhil, H Fauzar

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) merubah jadwal jam kerja kantor, khusus bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil, H Fauzar di ruang kerjanya, Senin (6/6/2016).

“Sedikit perubahan dari jam biasanya, perubahan ini khusus selama bulan Ramadhan 1437 H,” kata Fauzar.

Dijelaskan, biasanya pada hari Senin sampai Kamis masuk kerja pukul 7.30-16.00 WIB, sekarang ditetapkan pada pukul 8.00-15.00 WIB. Sedangkan pada hari Jum’at dari pukul 8.00-15.30 WIB.

Meski begitu, bukan berarti jam kerja ASN atau PNS berkurang, sebab pada jam istirahat juga berubah semakin singkat dari sebelumnya. Dimana, biasa jam kerja dari jam 12.00-14.00 WIB, sekarang berubah dari 12.00-13.00 WIB./ Mirwan




Polres Inhil Musnahkan Ribuan Kaleng Miras dan Ratusan Bungkus Mercon

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) memusnahkan ribuan kaleng minuman beralkohol dari berbagai merk dan ratusan bungkus mercon, Senin (6/6/2016). Pemusnahan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan yang disaksikan oleh pihak Pengadilan dan Kejaksaan Negeri Tembilahan serta dari Satpol PP dan Disperindag Inhil.

Sejumlah Miras dan Mercon tersebut dimusnahkan dengan cara digiling menggunakan alat berat. Sedangkan minuman jenis tuak dibuang ke sungai.

“Minuman dan Mercon ini merupakan hasil razia cipta kondisi menjelang bulan Ramadhan beberapa waktu lalu,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik.

Jika dirincikan, Miras tersebut terdata bahwa 478 botol miras merk Mension House, 21 dus miras merk ABC kemasan kaleng, 46 botol ukuran kecil dan 36 botol ukuran besar miras merk anggur merah.

Selanjutnya, tercatat juga 17 jirigen minuman jenis tuak, 73 kaleng minuman merk ABC, 26 kaleng minuman merk tiger, 5 kaleng minuman merk Calsberg, 3 botol minuman merk bir Bintang, 5 liter minuman jenis tuak dan 11 bungkus plastik minuman jenis tuak./Mirwan




Meski Sudah Rampung, Pasar Teluk Pinang Belum Dimanfaatkan Maksimal

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga kini keberadaan Pasar Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) belum termanfaatkan secara baik dan optimal.

Padahal, pembangunan pasar yang telah selesai pada tahun 2015 lalu itu rencananya akan dimanfaatkan oleh para pedagang yang berjualan setiap hari. Sedangkan saat ini, terlihat aktifitas jual beli di lokasi itu hanya terjadi satu minggu sekali atau tepatnya pada setiap Hari Senin.

Menurut Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Fahrolrozy, belum maksimalnya penempatan para pedagang di pasar tersebut, dikarenakan bangunannya masih dalam perawatan dan pemeliharaan pihak kontraktor.

“Mudah-mudahan, sudah Lebaran nanti bisa ditempati pedagang,” kata Fahrolrozy saat diwawancarai awak media usai mewakili Bupati Inhil membuka kegiatan Sunat Massal 1.000 anak di Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan GAS, pekan kemarin.

Sekedar mengingatkan, Pemkab Inhil melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) membangun Pasar Teluk Pinang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Inhil tahun 2015 lalu, dengan anggaran sebesar Rp 1,738 miliar.

Kepala Disperindag Inhil yang saat itu masih dijabat oleh Fahrolrozy mengatakan, bangunan tersebut nantinya akan lebih berbentuk los dan hanya di bagian sudut yang akan dibangun kios.

Rencananya, kios yang dibangun itu akan dimanfaatkan oleh para pedagang yang berjualan setiap hari.

“Jadi, kios yang kita bangun fungsinya untuk menjaga keamanan pasar dan para pedagang bisa berjualan setiap hari disana,” terang Fahrolrozy waktu itu.

Nantinya, lanjut Fahrolrozy, kios akan diprioritaskan untuk para pedagang yang berjualan rutin setiap hari, yang selama ini tidak mempunyai tempat jualan permanen.

“Disana juga akan kita bangun dua kios, satu untuk UPTD Pasar dan satu lagi untuk ruangan TERA,” imbuhnya./Adi




Bupati Inhil Negerikan SMA Teluk Belengkong dan SMP Pulau Burung

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan secara resmi merubah status dua lembaga pendidikan sekolah dari swasta menjadi negeri.

Kedua sekolah tersebut adalah SMA Ma’arif Nurul Hidayah menjadi SMA Negeri 1 Teluk Belengkong dan SMP Derma Danai menjadi SMP Negeri 3 Pulau Burung.

Penegerian kedua sekolah tersebut dilakukan disela pembukaan MTQ tingkat Kabupaten Inhil ke-46 tahun 2016 di Sungai Guntung Kecamatan Kateman, belum lama ini.

Saat itu, peresmian itu ditandai dengan penanda-tanganan tugu peresmian yang didampingi Kepala Disdik Inhil H Syaifuddin dan dihadiri unsur Forkopimda Inhil serta sejumlah tokoh pendidikan.

“Saya minta kepada seluruh warga khususnya Kecamatan Pulau Burung dan Teluk Belengkong untuk senantiasa menjaga sekolah dengan penuh kepedulian,” kata Wardan.

Kedepan, lanjut Bupati, sekolah tersebut diharapan dapat terus berkembang hingga melahirkan generasi-generasi berpotensi yang mampu mengembangkan dan membangun daerah./ Mirwan