Suara Petasan Ganggu Ibadah Umat Muslim, Aparat Keamanan Diminta Intensifkan Pengawasan

Gambar ilustrasi petasan. net
Gambar ilustrasi petasan. net

Tembilahan, detikriau.org – Meski telah dilarang, penggunaan petasan masih cukup marak ditengah masyarakat. Bahkan setiap harinya sangat mudah ditemukan penggemar permainan yang cukup berbahaya ini.

Suara petasan yang diyakini berdaya ledak cukup besar dengan suara ledakan  memekakkan telinga ini semakin mengganggu ketentraman masyarakat. Diharapkan aparat keamanan untuk lebih mengintensifkan pengawasan.

“suaranya ledakan sangat nyaring dan semakin mengganggu. Kita berharap aparat keamanan untuk lebih mengintensifkan pengawasan,” Ujar Budi salah seorang warga di Kecamatan Tembilahan Hulu kepada detikriau.org, rabu (8/6/2016)

Menurut Budi, meski telah dilarang, penggemar permainan yang cukup berbahaya ini justru semakin marak. Ia menduga sanksi ringan menjadi penyebab sulitnya penertiban penggunaan petasan.

“Harusnya ada sanksi yang lebih tegas. Disamping berbahaya, suara ledakan petasan tentunya akan mengganggu ketentraman masyarakat dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadan,” Tambahkan Budi

Pantauan lapangan detikriau.org, khususnya diwilayah Kecamatan Tembilahan Hulu, hampir setiap malam selalu saja terdengar suara petasan yang sangat nyaring. Misalnya di jalan kayu jati. Saat umat muslim sedang menjalankan ibadah tarawih, suara petasan kerap menyebabkan jamaah kaget dan mengganggu kekhusukan ibadah.

“Harusnya aparat keamanan dapat menelusuri dimana keberadaan penjualan petasan. Sepertinya untuk mendapatkannya sangat mudah karena setiap harinya bunyi petasan semakin kerap terdengar.” Pinta Anto, warga Kecamatan Tembilahan Hulu lainnya./ Aam




Baru Sehat, Bupati Wardan Minta Diagendakan Safari Ramadhan

Kabag Kesra Setdakab Inhil, M Arifin
Kabag Kesra Setdakab Inhil, M Arifin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meminta diagendakan pelaksanaan safari Ramadhan ke kecamatan-kecamatan se-Inhil.

Hal tersebut disampaikan Kabag Kesra Setdakab Inhil, H Arifin, Rabu (8/6/2016). Padahal menurutnya, kondisi Wardan baru sehat pasca pingsan akibat kelelahan baru-baru ini di Pekanbaru.

”Ini merupakan wujud  kepedulian dan perhatian yang tinggi dari beliau terhadap kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan,” kata Arifin.

Namun dikarenakan faktor kesehatan Bupati, lanjutnya, pihaknya hanya akan menjadwalkan kunjungan Bupati ke beberapa kecamatan saja.

”Kita tidak bisa jadwalkan di semua kecamatan, tapi hanya beberapa kecamatan saja. Hal itu karena kesehatan Bupati,” tambahnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada masyarakat di kecamatan yang tidak sempat dikunjungi oleh orang Nomor Satu di Negeri Seribu Parit itu bisa memahami dan memaklumi keadaan tersebut./Mirwan/Adv




Rumah Pedagang Pasar Sambu Disantroni Maling, Puluhan Juta Uang Tunai Raib

TEMBILAHAN (detikriau.org) – H Taha (46) warga jalan Benut Parit 10 Desa Air Tawar Kecamatan Kateman kehilangan uang tunai senilai puluhan juta rupiah, Selasa (7/6/2016) malam.

Peristiwa tersebut terjadi di kediamannya, tepat pada saat kondisi rumah dalam keadaan kosong. Insiden itu mula diketahui ketika si korban beserta istri dan dua anaknya pulang berjualan dari Pasar Sambu Desa Air Tawar sekitar pukul 22.00 WIB.

Ketika sampai di rumah, tampak kondisi pintu rumah bagian belakang dan pintu kamar dalam keadaan terbuka dan rusak serta ruangan kamarnya berantakan.

“Dari kejadian itu, korban juga kehilangan uang tunai senilai Rp 39 juta lebih,” terang Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Herimain Putra, Rabu (8/6/2016).

Saat ini, lanjutnya, keberadaan pelaku masih dalam penyelidikan yang ditangani oleh petugas Polsek Kateman./Mirwan




Kecelakaan di Inhil, Sopir Asal Banten Ini Tewas di Tempat

Gbr ilustrasi
Gbr ilustrasi

KEMUNING (detikriau.org) – Jeje (52), sopir mobil tronton asal kota Serang Banten tewas di TKP, Senin (6/6/2016) malam. Hembusan nafas terakhir itu terjadi setelah mobil yang dikenderainya menabrak jembatan dan jatuh ke sungai di jalan Lintas Timur KM 255 Desa Keritang Kecamatan Kemuning.

Kendaraan yang dibawanya jenis Hino Tronton dengan nomor polisi B 9349 BEU. Saat itu ia tak seorang diri, melainkan ada seorang penumpang atas nama Elison Marbun (44) warga Kelurahan Pesangarahan Jakarta Selatan.

Meski tidak sampai meninggal dunia, namun kondisi penumpangnya juga cukup parah mengalami luka patah bagian lutut kaki kiri dan kaki kanan.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Herimain Putra membenarkan adanya insiden tersebut. Dan kini, perkara masih ditangani petugas Polantas Polres Inhil.

“Hasil penyelidikan, rem kendaraan yang dibawa dalam keadaan blong,” ungkap Herimain Putra, Selasa (7/6/2016).

Yang jelas katanya, peristiwa ini merupakan kelalaian pengemudia sebab saat itu tampak kendaraan melaju kencang dari arah Rengat Kabupaten Inhu menuju Jambi./Mirwan




Milad Ke-51, 14 Juni, Pemkab Inhil Wacanakan Buka Puasa Bersama

Kabag Humas Setdakab Inhil, Nursal
Kabag Humas Setdakab Inhil, Nursal

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) berencana menggelar buka puasa bersama dalam rangka memeriahkan Milad Kabupaten Inhil ke-51.

Wacana tersebut akan digelar pada tanggal 14 Juni mendatang. Dimana, pagi sebelumnya terlebih dahulu dilakukan sidang paripurna istimewa di DPRD Kabupaten Inhil.

“Milad ini akan digelar dua kegiatan yaitu sidang paripurna istimewa dan buka puasa bersama,” kata Kabag Humas Setdakab Inhil, Nursal Sulaiman, Selasa (7/6/2016).

Untuk buka bersama, lanjutnya, pihaknya belum memastikan dimana lokasinya. Namun yang jelas, titik terang akan ditetapkan antara dua yakni di kediaman Bupati Inhil HM Wardan dan lapanhan Gadjah Mada Tembilahan.

“Saat ini masih dalam persiapan dari segala bidang. Pada intinya, buka puasa bersama positif akan digelar,” pungkasnya./ Mirwan/Adv




DTPHP Inhil Ajak Poktan Kembangkan Komoditas Nenas Madu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh kelompok tani (poktan) yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak untuk mengembangkan tanaman nenas madu yang menjadi salah satu komoditi unggulan daerah dan cukup menjanjikan.

Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil, Sudinoto RM saat berbincang dengan awak media di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dijelaska  Sudinoto, Kabupaten Inhil memiliki beragam potensi daerah dan kaya akan hasil alamnya terutama di bidang pertanian, seperti nenas madu dari jenis buah-buahan.

“Nenas madu asal Inhil punya rasa tersendiri jika dibandingkan dengan daerah lain, rasanya lebih enak dan manis,” kata Sudinoto.

Oleh karena itu, lanjut mantan Camat Tembilahan Kota ini, komoditi nenas madu harus bisa dikembangkan oleh poktan-poktan yang ada di Negeri Seribu Parit, contohnya saja di daerah Kempas, Tempuling dan Batang Tuaka yang telah lebih dulu melakukannya.

“Kalau ingin tahu perbedaannya, cobalah kita tanam nenas madu di daerah lain di luar Inhil, rasanya akan berbeda dan lebih unggul hasil tanam di daerah kita,” imbuhnya./Adi