800 Kilogram Garam Ditebar untuk Padamkan Kebakaran Riau

detikriau.org – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan secara intensif di Pekan Baru, Riau. BNPB menambah dua lagi helikopter water bombing di Riau. Total ada lima helikopter water bombing BNPB terdiri dari helikopter MI-171 dua unit, MI-8, Sikorsky S61, dan Bolcow 105.

Selain itu juga ada dua pesawat Air Tractor water bombing dan 1 pesawat CASA TNI AU hujan buatan. “Satgas udara ini terus menggempur hotspot kebakaran hutan dan lahan dari udara dan menyemai awan-awan potensial menjadi hujan,” ujar Kepala BNPB, Willem Rampangilei melalui rilis diterima Otonomi.co.id, Selasa, 30 Agustus 2016.

Menurutnya, sebanyak 800 kilogram garam dapur (NaCl) telah ditebarkan ke dalam awan-awan potensial di ketinggian 9.500 kaki di atas daerah Pelalawan, Siak dan Kota Pekanbaru. Terdapat beberapa sel awan columnimbus dengan puncak awan 11 ribu hingga 12.000 kaki di sekitar Riau bagian Timur Laut – Tenggara.

“Total sudah 40 ton garam dapur digunakan untuk hujan buatan di Riau. Saat ini masih tersedia 9,5 ton garam dapur untuk hujan buatan,” tuturnya.

Satgas darat yang terdiri dari dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar, Basarnas, Masyarakat Peduli Api dan relawan juga terus beroperasi memadamkan api di darat. Untuk memperkuat satgas darat maka telah tiba bantuan dua SSK (Satuan Setingkat Kompi) sekitar 200-300 personil dari Kodam I Bukit Barisan.

Willem menuturkan, mereka akan diperbantukan untuk memadamkan api dan menjaga wilayah-wilayah yang rawan dibakar. Upaya yang dilakukan secara intesinsif telah memberikan hasil yang signifikan. Hutan dan lahan yang terbakar hebat di Tanah Putih dan Pujud Kabupaten Rokan Hilir telah padam.

Permukaan lahan berwarna hitam bekas terbakar secara luas terhampar. Kepala BNPB yang terbang langsung dari helikopter water bombing melaporkan, “Secara umum kebakaran berhasil dipadamkan. Dari pengamatan visual masih terdapat asap yang sangat tipis keluar dari lahan bercampur uap air. Udara secara umum cerah,” ujar dia.

Hal ini juga sesuai dengan pantuan satelit MODIS dari NASA pada 30 Agustus 2016 pukul 16.30 Wib, di Riau haya terdeteksi ada satu hotspot. “Kualitas udara semuanya baik hingga sedang. Sudah tidak ada kualitas udara yang tidak sehat seperti pada sebelumnya,” tutur Willem.

Jarak pandang di Pekanbaru 7 kilometer, Rengat 9 kilometer, Dumai 6 kilometer, dan Pelalawan 10 kilometer. Terjadi hujan di banyak tempat seperti Pekanbaru, Rengat, Bengkalis, Kampar dan lainnya. Namun demikian, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan mengingat ancaman masih akan berlangsung hingga September nanti.

Willem menambahkan, dalam rapat koordinasi dengan Satgas Terpadu. “Saya tetap arahkan agar jangan lengah. Tetap maksimalkan kekuatan untuk kegiatan patroli dan pengawasan serta pemadaman secara dini,” jelasnya.

Kata dia, daerah-daerah yang sering terbakar harus kita jaga agar tidak dibakar kembali. Hujan buatan tetap kita laksanakan. Heli water bombing memburu bekas kebakaran yang masih berasap. “Cuaca saat ini mendukung kamu untuk melakukan pemadaman,” imbuhnya./*

baca sumber

 




5 Barang Ini Lebih Mahal di Indonesia dibanding Negara Tetangga

Detikriau.org – Pada awal Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berkuasa, pemerintah mempermasalahkan penyaluran subsidi yang banyak bocor dalam proses penyaluran. Maka dari itu, pemerintah memutuskan untuk menghapus perlahan-lahan subsidi dan mengalokasikannya ke pos yang diklaim lebih produktif.

Salah satu subsidi yang dihapuskan ialah untuk bahan bakar minyak (BBM). Menteri Sofyan Djalil menegaskan masyarakat harus terbiasa dengan budaya baru ini.

“Pokoknya premium kita lepaskan (harga keekonomian), supaya masyarakat terbiasa,” tegas Sofyan.

Ternyata tanpa disubsidi pun, harga BBM di Indonesia tetap lebih mahal dibandingkan negara tetangga, Malaysia. Selain BBM, Indonesia juga memiliki sejumlah barang yang harganya jauh lebih tinggi dibandingkan negara lain.

Kira-kira apa saja barang-barang tersebut? Akankah Presiden Jokowi mampu mencari solusi untuk masalah ini agar keinginannya supaya Indonesia dapat bersaing dengan negara lain bisa terwujud? Berikut merdeka.com akan merangkum sejumlah komoditas yang harga di Indonesia justru lebih mencekik.

  1. Daging Sapi

Pemerintah masih berkutat dengan persoalan mahalnya harga daging sapi lokal dibanding sapi impor. Lagi-lagi persoalan infrastruktur jadi kambing hitam.

Menteri Pertanian era Presiden SBY, Suswono, berpendapat hal itu terjadi karena Indonesia tidak mempunyai angkutan khusus untuk mendistribusikan sapi. “Sebenarnya problem kita, kapal yang khusus untuk mengangkut sapi saja kita belum punya,” ujar Suswono di Jakarta.

“Bayangkan, mengangkut dari NTT dan NTB lebih mahal daripada dari Darwin, Australia,” tambahnya.

Suswono menjelaskan, jika sapi-sapi tersebut diangkut dari daerah menggunakan truk, maka akan menyebabkan sapi stres dan mengurangi berat. “Bayangkan kalau dari NTT menggunakan truk, truk itu kemampuannya mengangkut hanya sekitar 8 ekor dengan perjalanan yang jauh. Sapinya juga akan tersiksa,” jelasnya.

  1. Gas Bumi

 Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat mengeluhkan tingginya harga gas dalam negeri. Bahkan, harga gas dalam negeri lebih mahal dibanding Singapura. Menurut Ade, tata niaga perdagangan gas di Indonesia terlalu kompleks.

“Gas berasal dari Indonesia dijual ke Singapura dengan harga berkisar USD 4 per Million Metric British Thermal Unit (MMBTU), begitu harga gas dijual sendiri di Indonesia maka harga gas sudah USD 12, artinya di situ terjadi percaloan yang luar biasa,” ucap Ade di Kementerian Perindustrian, 

  1. Avtur

Menhub Budi Karya Sumadi, dalam rapat bersama Menko Luhut Binsar Panjaitan, curhat akan mahalnya harga Avtur di Bandara Soekarno – Hatta dibanding di Singapura. Bahkan, harga avtur di Indonesia lebih mahal 26 persen dibanding Singapura.

Seperti diketahui harga Avtur sekarang Rp 5.490 per liter. Dengan demikian, harga Avtur di Singapura sebesar Rp 4.063 per liternya. Untuk itu, Menko Luhut meminta agar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Archandra Tahar mereview kembali harga Avtur.

“Dari komplain pak Budi Karya kenapa harga Avtur di Bandara Soetta ini harganya 26 persen lebih mahal dari Singapura,” kata Menko Luhut di Kantornya, Jakarta.

 

  1. Minyak Goreng

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengaku risau dengan harga minyak goreng di Indonesia yang lebih mahal dibanding Malaysia. Padahal, Indonesia adalah penghasil CPO terbesar dunia.

“Minyak goreng di Malaysia Rp 6.000 per kg, kita di Indonesia Rp 9.000. Padahal, kalau harga baik, kita impor CPO. Kita produsen dunia tapi harga lebih tinggi berarti ada anomali pasar,” jelasnya.

Menteri Amran sedikit bercerita bahwa selama ini tekanan darahnya ikut naik jika harga pangan naik. “Kalau harga naik, tekanan darah saya naik, kalau harga turun tekanan darah saya turun. Sekarang harga bawang turun, tekanan darah saya tadi saya cek juga turun,” katanya.

  1. BBM

Pemerintah Malaysia mematok harga eceran bensin RON 95 atau setara Pertamax plus turun 21 sen menjadi RM 1,70 atau sekitar Rp 5.970 per liter. Sementara, bensin RON97 turun 11 sen menjadi RM 2 atau sekitar Rp 7.000 per liter.

Sedangkan, di Tanah Air harga eceran bensin jenis Premium atau RON88 yang kualitasnya lebih buruk justru dijual seharga Rp 6.600 per liter. Sementara, Pertamax atau RON92 Rp 8.000 per liter.

Lantas mengapa harga bensin di Malaysia lebih murah ketimbang Indonesia? Padahal, kedua negara sama-sama tidak mensubsidi bensin.

PT Pertamina (Persero) menjelaskan sebab harga BBM Indonesia lebih mahal dari Amerika Serikat dan Malaysia. Penyebab pertama, harga BBM di kedua negara tersebut lebih murah karena stok nasional BBM ditanggung oleh pemerintah. Sementara, di Indonesia, masih ditanggung oleh lembaga penyalur yaitu Pertamina.

“Kenapa kok harga BBM di Amerika Serikat, Malaysia lebih murah, ada namanya strategic petroleum research national stock 30 sampai 30 hari itu stok pemerintah. Sekarang Pertamina yang nanggung,” ujar Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang./merdeka.com

Baca Sumber

 




Petir Dahsyat Menyambar, 323 Rusa Tundra Mati Tersengat

Bangkai rusa bergelimpangan tersambar petir
Bangkai rusa bergelimpangan tersambar petir

OSLO — Sebanyak lebih dari 300 ekor rusa ditemukan bergelimpangan tak bernyawa.

Peristiwa ini terjadi di kawasan pegunungan di bagian Selatan Norwegia.

Pihak berwenang di negara itu, yang dikutip AFP dan Yahoo, Senin (29/8/2016), yang dikutip Warta Kota, menjelaskan, peristiwa itu merupakan yang terbesar diketahui.

Sebanyak 323 rusa, di mana di dalamnya sebanyakn70 rusa muda itu ditemukan oleh seorang pemandu di dataran Hardangervidda, sebuah taman nasional terbesar di Eropa, di mana 10.000 habitat rusa liar hidup dan berkembang biak dengan bebas di sana.

Sebuah dokumentasi dari televisi menunjukkan, tubuh-tubuh hewan yang sudah tak bernyawa itu terkapar dan saling berdekatan satu sama lainnya. (AFP)

baca sumber




Militer Filipina Baku Tembak dengan Milisi Abu Sayyaf, 15 Tentara Tewas

Militer Fhilipina
Tentara Fhilipina

MANILA – Sebanyak 15 prajurit Filipina telah tewas minggu ini dan 12 lainnya terluka dalam kontak tembak dengan kelompok militan Abu Sayyaf.

Laporan ini dirilis Dinas Penerangan Militer Filipina, Selasa (30/8/2016).

Seperti diketahui, perang melawan teroris Abu Sayyaf masih terus dilancarkan pemerintah Filipina.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah bersumpah akan mengerahkan lebih banyak lagi pasukannya ke benteng kelompok Abu Sayyaf di Selatan.

Juru bicara presiden Rodrigo Duterte mengatakan Selasa (30/8/2016) bahwa tewasnya beberapa pasukan hanya akan memperkuat tekad Pemerintah untuk menghancurkan Abu Sayyaf.

Dia katakan Abu Sayyaf, yang didirikan pada awal 1990-an untuk berjuang mendirikan negara Islam yang independen di Filipina Selatan.

Tapi dalam beberapa tahun terakhir telah berubah menjadi sebuah geng penculik untuk minta tebusan dan yang dikenal untuk memenggal kepala tawanan.

“Presiden menegaskan ancamannya agar Abu Sayyaf segera dihentikan secepat mungkin,” kata juru bicara Ernesto Abella, dan menambahkan bahwa Duterte terus memantau perkembangan penumpasan kelompok ini.

Dia mengatakan Presiden telah menyetujui pengerahan sekitar 2.500 lebih tentara, atau lima batalion pasukan ke Jolo untuk menambah kekuatan militer disana. (NYTimes)

baca sumber




WASPADA! Yang Perlu Anda Ketahui tentang Virus Zika

JAKARTA – Masyarakat Indonesia direpotkan oleh virus Zika yang datang dari negeri tetangga, Singapura. Kemenlu menyatakan masih menunggu informasi yang lebih jelas sembari menyiapkan travel warning. Sementara, Kemenkes masih mengandalkan detektor di pelabuhan dan bandara Internasional.

Kemunculan virus Zika di Singapura dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan (Ministry of Health, MOH) setempat pada 28 Agustus lalu.

Dalam situs resminya, pihak MOH menyatakan telah mengonfirmasi adanya 41 kasus infeksi virus Zika di wilayah negara bekas jajahan Inggris itu. 36 kasus di antaranya diketahui lewat pengujian secara aktif terhadap orang yang dinilai berpotensi.

MOH meminta warga yang tinggal di kawasan Aljunied Crescent untuk segera memeriksakan kesehatannya. Terutama ibu hamil. Juga di kawasan lain yang menjadi fokus MOH. Seperti Khatib Champ, Sembawang Drive, Kranji Road, Joo Chiat Place, Senoko South Road, Toh Guan Road East, dan Lor 101 Changi.

Dalam situsnya, MOH merilis gejala-gejala yang bisa dicurigai sebagai gejala Zika. Di antaranya, demam, kulit kemerahan (rashes), nyeri sendi, otot, sakit kepala, serta mata yang memerah.

Sebagai langkah penanganan, selain merawat pihak-pihak yang terinfeksi, MOH juga memeriksa orang-orang yang selama ini dekat atau sering berhubungan dnegan pasien.

Sebagai langkah pencegahan, MOH mengingatkan agar semua orang yang bepergian ke area yang ditemukan kasus Zika agar lebih berhati-hati. Juga, menghindari gigitan nyamuk di tempat-tempat tersebut.

Kemudian, semua wisatawan yang kembali dari daerah rawan disarankan agar melakukan kegiatan yang aman. Termasuk dalam hal “bercinta” harus menggunakan kondom. Atau, setidaknya berhenti dari aktivitas seks selama delapan minggu setelah kembali.

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menuturkan, sejauh ini antisipasi pemerintah tetap sama seperti yang sudah ada selama ini. Yakni, mengandalkan screening di bandara dan pelabuhan.

Khususnya, bagi penumpang yang berasal dari luar negeri. ’’Kalau positif demam, kita minta diambil darahnya dan mengisi kartu alert atau kartu kewaspadaan,’’ ujar Nila di kompleks Istana Kepresidenan kemarin (30/8).

Bila hasil tes darah dinyatakan positif Zika, maka orang tersebut akan dipanggil kembali untuk ditangani lebih lanjut. Menkes memastikan, di setiap bandara yang melayani penerbangan internasional maupun pelabuhan-pelabuhan laut terdapat alat screening tersebut.

Selain itu, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) juga disiagakan untuk mengantisipasi hasil screening.

Dia menjelaskan, Zika sudah ditetapkan WHIO sebagai masalah dunia. Sebenarnya, Zika dapat dikatakan sama dengan Demam Berdarah Dengue. Vektor penularnya pun sama, nyamuk Aides Aegypti. Bedanya, yang dikhawatirkan dari DBD adalah syok yang menyebabkan kematian.

Sedangkan, untuk zika yang dikhawatirkan terutama ibu hamil.  Para ibu hamil yang positif zika dikhawatirkan bakal melahirkan anak dengan kondisi kepala mengecil atau microcephaly.

Juga, penyakit syaraf yang disebut guillain barre. Namun, kebenaran akan dampak zika itu hingga saat ini belum bisa dibuktikan secara medis.

Meskipun masih diragukan, tapi berbagai negara sudah memberikan warning. Terutama, lanjut Nila, yang paling ditakutkan adalah di Brasil. ’’Yang di singapura itu yang dikatakan terkena adalah indigenous (asli), jadi bukan dibawa pulang dari Brasil,’’ tuturnya. Untuk gambaran terbaru, tutur Nila, pascaolimpiade Rio, belum ada laporan atlet ataupun ofisial yang terjangkit virus tersebut.

Nila memastikan, di Indonesia baru-baru ini juga ditemukan lagi warga yang terkena virus Zika. Mereka adalah bagian dari masyarakat Suku Anak Dalam di Jambi.

Salah satu laboratorium mengadakan penelitian potensi DBD terhadap suku anak dalam.

’’Pemeriksaan lab itu bisa di-sequence, bisa dilihat ternyata ada zika positif,’’ terang menteri 67 tahun itu.

Disinggung mengenai jumlah penderita yang positif dari suku anak dalam, Menkes mengaku tidak hafal.

Dia hanya mengatakan bahwa pihak laboratorium menyebut jumlahnya sangat sedikit. ’’Satu atau berapa, begitu. Tidak sampai puluhan,’’ ucap Nila.

Temuan itu menunjukkan, potensi orang Indonesia terkena virus Zika sama besarnya dengan potensi terkena DBD. Sebab, sumbernya sama-sama dari nyamuk Aides Aegypti.

Tanda-tandanya sama. demam, kulit kemerahan, dan ciri DBD lainnya. Sebagian akan sembuh sendiri. Penanganan medisnya pun akan sama. ’’Daya tahan tubuh saja yang kita angkat,’’ jelasnya.

Nila menambahkan, pencegahan Virus Zika juga sama dengan DBD. Yang paling utama adalah menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal. Jangan sampai muncul sarang nyamuk di rumah. Sehingga, potensi wabah juga bisa dicegah sejak awal.

Pernyataan senada juga diucapkan oleh dokter Ari F Syam. Dia menuturkan, hingga kini belum ada vaksin yang bisa digunakan untuk menangkal penyakit ini.

Pengobatan sejauh ini lebih banyak  bersifat suportif, istirahat cukup, dan banyak minum. Bila demam, penderita dianjurkan minum obat penurun panas dan konsumsi makanan yang bergizi.

”Masyarakat harus tetap waspada apalagi di musim hujan. Karena kemungkinan terinfeski ada, mengingat vektor pembawa penyakit ini yang memang ada di Indonesia. yakni nyamuk Aides Aegypti,” ungkap Staf pengajar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Masyarakat turut dihimbau untuk senantiasa menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup bersih. Menerapkan program 3M (menguras, menutup dan menimbun) untuk lingkungan sekitar. Kemudian, pada siang hari diminta untuk memakai lotion antinyamuk maupuan kelambu.

Sementara itu, Menlu Retno Marsudi mengatakan, pihaknya masih menanti informasi yang lebih lengkap mengenai keberadaan kasus virus tersebut di Singapura.

’’Saya sudah berkoordinasi dengan dubes kita di singapura, dan saya juga langsung koordinasi dengan menkes dan menkumham,’’ ujarnya.

Selain meminta keterangan lengkap, pihanya juga menyiapkan langkah-langkah kewaspadaan, terutama dalam hal mobilitas dari dan ke Singapura. Sebab, sebagai sesama negara ASEAN, interkoneksi Indonesia dengan negara-negara tetangga termasuk singapura juga besar.

’’Maka kita harus meningkatkan alertness kita, dan mencoba untuk mencegah kalau memang berita tersebut sudah confirmed benar,’’ lanjut Diplomat 53 tahun itu. Kemudian, yang juga penting adalah bagaimana mencegah kasus serupa muncul di Indonesia. Karena itu, peran semua pihak menjadi penting. (jpnn)

Tentang Zika 

Ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti, seperti demam berdarah.

Infeksi virus zika dihubungkan dengan bayi berkepala kecil (mikrosefali). Ibu hamil yang terinfeksi bisa melahirkan bayi dengan kelainan kepala.

Gejala

Demam mendadak, lemas, kemerahan pada kulit badan, punggung dan kaki, serta nyeri otot dan sendi.

Mata merah karena radang konjungtiva atau konjungtivitis.

Sakit kepala.

Penurunan kadar sel darah putih.

Masa inkubasi 2 sampai 7 hari.

Infeksi sering tidak terdeteksi karena gejalanya ringan.

Penyebaran

18 negara Amerika Selatan dan Karibia melaporkan infeksi virus zika. Yakni, Brasil, Barbados, Kolombia, Ekuador, El Salvador, French Guiana, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Martinique, Meksiko, Panama, Paraguay, Puerto Rico, Saint Martin, Suriname, dan Venezuela.

Di Asia, zika sudah menjangkit Singapura dan Vietnam.

Riwayat di Indonesia

1981

Peneliti Australia melaporkan pasien penderita virus zika

2013

Warga Australia menderita virus zika setelah berlibur 9 hari di Jakarta

2015

Institut Eijkman Jakarta berhasil mengisolasi virus zika

Riwayat Zika di Indonesia:

tahun 1981, peneliti asutralia telah melaporkan pasien penderita virus zika setelah bepergian ke indonesia

Tahun 2013, kembali ada laporan dari peneliti Australia pada salah satu warga Australia setelah berlibur 9 hari di Jakarta

tahun 2015 lembaga Eijkman Jakarta berhasil mengisolasi virus zika ini

Gejala terserang virus Zika:

Seperti infeksi virus pada umumnya, pada awal penyakit pasien akan merasakan demam mendadak, lemas, kemerahan pada kulit badan, punggung dan kaki, serta nyeri otot dan sendi.

Beda dengan infeksi virus Dengue, pada infeksi ini mata pasien akan merah karena mengalami radang konjungtiva atau konjungtivitis.

Pasien juga akan merasakan sakit kepala.

Pemeriksaan laboratorium sederhana biasanya hanya menunjukkan penurunan kadar sel darah putih seperti umumnya infeksi virus lainnya. Berbeda dengan infeksi demam berdarah, infeksi virus Zika tidak menyebabkan penurunan kadar trombosit.

Masa inkubasi hampir mirip dengan infeksi virus Dengue yaitu beberapa hari sampai satu minggu.

Sekilas infeksi virus Zika hampir mirip dengan virus Dengue sehingga adanya infeksi ini sering kali tidak terdeteksi karena umumnya gejalanya ringan.

Ulasan singkat Zika:

Ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti seperti DBD

Di Brasil, infeksi virus Zika dihubungkan dengan bayi dengan kepala yang kecil (mikrosefali). Jadi ibu-ibu yang terinfeksi oleh virus ini saat hamil bisa melahirkan bayi dengan kelainan kepala tadi sehingga perkembangan otaknya menjadi terganggu.

Sampai sejauh ini sudah 18 negara Amerika Latin dan Karibia yang melaporkan adanya infeksi virus Zika ini antara lain Brasil, Barbados, Kolombia, Ekuador, El Salvador, French Guiana, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Martinique, Meksiko, Panama, Paraguay, Puerto Rico, Saint Martin, Suriname dan  Venezuela.

Di Asia, zika sudah menjangkit Singapura dan Vietnam

Baca Sumber

 

 




Kabar Baik untuk Bapak Ibu Guru

JAKARTA – Para guru baik pusat dan daerah diimbau untuk tetap tenang menyikap kebijakan pemangkasan anggaran tunjangan profesi guru (TPG) oleh Menteri Keuangan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan, seluruh guru akan menerima TPG tahun ini sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Tidak ada pemotongan TPG, semuanya sudah dianggarkan bahkan 2017 pun sudah kami alokasikan,” tegas Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi, Selasa (30/8).

Dia menambahkan, sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) TPG telah ada sejak 2007 yang diakumulasi hingga 2016 mencapai Rp 23,3 triliun.

Ini lantaran daerah tidak pernah melaporkan dana Silpa hingga akhirnya Kemenkeu melakukan audit dan ditemukan over budget atas dana transfer ke daerah tahun anggaran 2016.

“Jadi tidak akan terjadi pemotongan TPG akibat kesalahan tersebut, tetapi akan disesuaikan pada penyaluran berikutnya,” terangnya.

Hal senada diungkapkan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sumarna Surapranata. “Jangan khawatir, meski pemerintah tengah melakukan efisiensi, hak-hak guru tidak akan dipangkas. Ini hanya mengurangi alokasi dana untuk optimalisasi dana di pemda karena anggarannya tetap sama,” ujar Pranata, sapaan akrabnya.‎

Dijelaskan, dana transfer daerah untuk TPG dalam setahun sebesar Rp 68,807 triliun dan dana cadangan Rp 2,212 triliun sehingga total menjadi Rp 71,020 triliun.

Pranata merinci, dana Rp 68,807 triliun teridiri atas pembayaran untuk guru PNSD pemilik sertifikat pendidik sebanyak 1.374.718 orang, sebesar Rp 1,675 triliun.

Lalu, kurang bayar pada 2015 (carry over) sebesar Rp 679 miliar dan perkiraan accress atau kenaikan gaji berkala, dan kenaikan gaji berdasarkan kenaikan pangkat/golongan sebesar 10 persen.

”ini belum termasuk perhitungan dana SILPA 2015 dan tahun sebelumnya yaitu kelebihan anggaran di pemda akibat adanya pensiun, pindah kerja, dan lainnya karena belum ada hasil audit dan rekonsiliasi sampai dengan Oktober 2015 pada saat pengusulan anggaran DAK non fisik,” jelasnya.

Hasil itu kemudian keluar pada Mei 2016 dari hasil rekonsiliasi antara Kemendikbud, Kemenkeu, dan pemerintah daerah. Diperoleh SILPA 2015 sebesar Rp 19,677 triliun.

Kelebihan anggaran itu ditambah dengan beberapa SK guru yang tidak bisa keluar sehingga TPG tidak dikeluarkan tahun ini. Ia menyebutkan, 10 persen dari 1,3 juta guru tidak bisa keluar SK pencairannya.

Alasannya beragam, mulai dari berhenti PNS, sudah naik jabatan, tidak memenuhi beban mengajar 24 jam, tidak linier dengan sertifikat pendidiknya hingga meninggal dunia.‎‎

Sementara itu dari organisasi guru lewat Plt Ketua Umum PGRI Unifah Rasyidi mengatakan pemerintah harus meneliti ulang adanya sisa anggaran TPG.

Jangan sampai dana dialihkan ke daerah lain tetapi masih banyak TPG guru di daerah tersebut belum dibayarkan./JPNN

Baca Sumber