Polisi Gerebek Lokasi Pesta Narkoba di Tanah Merah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Petugas Kepolisian berhasil membekuk 5 warga Kecamatan Tanah Merah, Sabtu (2/7/2016) kemarin. Saat digerebek, kelima pria itu sedang asyik berpesta narkoba jenis sabu-sabu.

Kelima Tsk tersebut berinisial T (34), SA (44), H (23), I (35) dan Y (34). Penggerebekan tersebut dilakukan di kediaman Tersangka SA desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra menerangkan, penggerebekan itu bermula ketika Kapolsek setempat menindak lanjuti informasi yang diperoleh dari masyarakat.

Setelah diselidiki, ternyata betul di TKP ada sejumlah pria yang sedang berpesta narkoba.

“Disaat petugas ke TKP, kelima Tsk sedang memakai narkoba jenis sabu-sabu. Saat itu juga mereka diamankan,” kata Heriman Putra, Minggu (3/7/2016).

Barang bukti yang ditemukan berbagai macam alat pendukung hisap sabu-sabu diantaranya, 1 buah alat hisap sabu-sabu atau bong lengkap dari botol plastik merk kembang bulan, kaca parfum merk fanbo yang di dalamnya masih ada sisa serbuk sabu-sabu, 1 buah pisau silet merk astra, 1 buah gunting warna hitam, 1 buah pembungkus dari plastik bening kecil, di dalamnya ada sisa serbuk putih diduga sabu dan diduga sisa sabu yang sudah dihisap kelima Tsk.

“Penemuan barang bukti berupa paket sabu-sabu nihil, namun kelima Tsk beserta sejumlah barang bukti tetap dibawa ke Mapolsek Tanah Mera guna dilakukan pengusutan lebih lanjut,” tutup PAUR Humas./Mirwan




Duh Inhil, Awal Triwulan Ketiga, Progress APBD Baru Capai 30 Persen

“Tiga Tahun Memimpin Belum Jadi Pembelajaran. Kali ini pengurangan DBH jadi Kambing Hitam”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Meskipun sudah memasuki awal bulan pertama pada triwulan ketiga tahun 2016, namun hingga kini progres serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) baru mencapai sekitar 30 persen.

Hal itu terungkap dalam sambutan Bupati Inhil, HM Wardan saat menggelar pertemuan dan silaturrahmi bersama insan pers, di halaman rumah kediaman dinasnya, Jalan Kesehatan Tembilahan, Jum’at (1/7/2016) malam.

Dikatakan, meskipun di awal tahun 2016 dirinya telah menginstruksikan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar proses lelang atau tender sudah harus selesai dilaksanakan pada Bulan Mei lalu, namun kenyataan di lapangan tidak sesuai dengan apa yang telah ditargetkan.

“Saya memang sudah memberikan deadline kepada masing-masing SKPD, yakni Bulan Mei paling lambat proses lelang atau tender sudah selesai. Tapi karena ada beberapa kendala, target tersebut belum tercapai,” kata Bupati Wardan.

Adapun salah satu kendala yang dihadapi Pemkab Inhil saat ini, jelas Bupati Wardan, adalah terkait dengan pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pemerintah Pusat, yang jumlahnya mencapai sekitar Rp 300 milyar.

“Dengan adanya pengurangan ini, kita tentunya harus melakukan rasionalisasi terhadap berbagai program dan kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya. Inilah yang harus kita maklumi, karena membuat sejumlah SKPD belum mencapai target dan deadline yang ditetapkan sebelumnya,” terangnya.

Lambannya serapan APBD ini tentunya semakin menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat. setiap tahun kondisi kinerja seperti ini selalu berulang. padahal, masa kepemimpinan pasangan Warohman sudah ditahun ketiga. Mungkinkah Inhil akan mampu mencapai impian “Berjaya dan Gemilang di Tahun 2025 ?”/Adi/Dro




Jelang Lebaran, Pencuri Gentayangan di Tembilahan

pencuriTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pelaku pencuri semakin marak di sejumlah titik dalam kota Tembilahan. Maraknya tindak pidana ini meningkat semenjak sepekan menjelang perayaan hari raya idul fitri 1437 H.

Di RSUD Puri Husada Tembilahan misalnya, awak media temukan dua kasus kehilangan barang berupa Handphone di ruang perawatan bedah di kamar yang berbeda.

Dadai, salah seorang keluarga korban mengaku kecewa dengan keamanan lingkungan rumah sakit. Seharusnya katanya, pihak rumah sakit tidak sampai lalai menjaga keamanan.

“Padahal sudah ada CCTv, saya minta bongkar isi CCTv itu biar terbongkar siapa pelakunya,” kata Dadai, Sabtu (2/7/2016).

Ketika awak media berusaha mengkonfirmasi pihak rumah sakit, sampai detik ini sejumlah petinggi RSUD Puri Husada belum bisa memberikan komentar.

Selain itu, kemarin tanggal 1 Juni 2016, peristiwa yang sama terjadi di salah satu Counter Tembilahan. Modusnya, ada salah seorang datang dengan berpura-pura sebagai pembeli.

Disaat memeriksa barang dan penjual sedikit lengah, pelaku secara diam-diam menghilang dari TKP. Kala itu, pemilik Counter mengaku dirugikan hampir Rp 2 juta.

Sebelumnya, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik sudah memperingatkan. Tindak pidana pencurian, baik ringan maupun berat akan sangat rawan menjelang idul fitri.

“Saya himbau kepada masyarakat, jagalah keamanan kita bersama dalam menyambut perayaan idul fitri mendatang,” himbau Kapolres beberapa waktu lalu./Mirwan

 




Dua Hari Setelah Pamit dari Rumah, Nenek 60 Tahun ditemukan Mengambang disebuah Sumur

KEMUNING (detikriau.org) – Siti Nome (60) warga Desa Talang Jangkang Kecamatan Kemuning ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah sumur tidak jauh dari rumah kediamannya sekira pukul 09.30 Wib Jum’at (1/7/2016).

Berdasarkan keterangan anak korban Suwandi (38) kepada petugas kepolisian setempat, dua hari sebelumnya, rabu (29/6) korban berpamitan untuk mengunjungi sanak saudaranya di Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning.

“Karena sudah biasa, anak korban beranggapan tidak ada masalah ibundanya pergi seorang diri. Hingga dua hari setelah pamit, tanpa sengaja korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” kata kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Perwira Humas, Jum’at (1/7)

Diterangkan Heriman, jasad korban pertama kali ditemukan oleh cucunya sendiri, Ikhsan (6). Saat itu Ikhsan sedang memanjat pohon jambu disekitar TKP. Saat menoleh kebawah ikhsan merasa kaget karena melihat sesosok tubuh mengapung dalam sumur. Iksanpun segera pulang kerumah yang berjarak hanya kurang lebih 25 meter untuk memberitahukan kepada orangtuanya, Suwandi (38)

Mendapatkan informasi Suwandi segera menuju TKP. Sontak iapun kaget karena tubuh yang ditemukan mengapung dalam posisi tertelungkup didalam sumur itu tidak lain adalah ibunya sendiri Siti Nome (60).

Setelah ditemukan, korban dilakukan pemeriksaan tim medis. Ditubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan./ Mirwan




Tabrakan 2 Unit Speedboat, 1 Diantaranya Hilang Tenggelam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – 2 unit Speedboat bertabrakan di Sungai Perigi, tepatnya di depan pelabuhan Perhubungan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah, Kamis (30/6/2016) sekitar pukul 23.00 WIB.

Speedboat Fiber warna putih dengan mesin 40 PK yang bermuatan 5 penumpang dan Speedboat kayu SB Yusrifa mesin 250 PK yang bermuatan buah apel.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra menjelaskan, saat insiden, Speedboat Fiber warna putih mesin 40 PK langsung tenggelam dan hilang.

Sedangkan Speedboat jenis kayu mesin 250 PK mengalami bocor besat sehingga tidak bisa difungsikan lagi.

Tak hanya itu, beberapa orang di dalam kedua speedboat tersebut juga mengalami luka-luka, baik patah tulang, luka lecet, bengkak dan lain sebagainya. Terutama pada kedua sopir boat.

“Tidak lama setelah peristiwa, warga setempat berdatangan untuk mengevakuasi serta membawa para korban ke Puskesmas Kuala Enok. Peristiwa itu tidak ada sampai memakan korban jiwa,” kata Heriman Putra, Jum’at (1/7/2016).

Dipaparkan, insiden itu bermula ketika Speedboat kayu bergerak dari Sungai Guntung Kecamatan Kateman menuju Kuala Tungkal sekitar pukul 14.00 WIB, sekitar pkul 23.00 WIB, kendaraan kayu tersebut bermaksud untuk singgah di Kuala Enok untuk mencari makan serta memperbaiki mesin.

Sesampainya di TKP, kendaraan yang dikemudi Ishak (36) warga Kuaka Enok itu ditabrak dari samping sebelah kanan oleh Speedboat Fiber mesin 40 PK yang dikemudikan oleh M RIFKI (21) warga Kuala Enok dari arah sebelah kiri.

Dan saat itulah, Fiber putih tersebut langsung tenggelam hingga saat ini belum ditemukan./Mirwan




54 Personil Polres Inhil Naik Pangkat

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 54 personil Polres Indragiri Hilir (Inhil) naik pangkat. Kenaikan pangkat tersebut digelar upacara korps raport di halaman Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan, Kamis (30/6/2016).

Dalam upacara itu, dipimpin langsung oleh Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik dan diikuti sejumlah personilnya.

“Kenaikan pangkat ini perperiode 1 Juli 2016,” ungkap Kapolres Hadi Wicaksono.

Dari 54 tersebut, pangkat IPTU ke AKP ada 8 orang, AIPDA ke AIPTU ada 8 orang, BRIPKA ke AIPDA ada 8 orang, BRIGADIR ke BRIPKA sebanyak 25 orang dan terakhir pangkat BRIPTU ke BRIGADIR sedikitnya 5 orang./Mirwan