Dituding Lakukan Pungli, Koordinator PLN Pelangiran: Yang Saya Pungut Itu Kewajiban Pelanggan, Bukan Pungli
PELANGIRAN (detikriau.org) – Koordinator PLN Kecamatan Pelangiran, Ahmad Nur Bilal membantah telah melakukan pungutan liar terhadap pelanggannya. Menurut pengakuannya, biaya yang ditarif sesuai prosedur.
“Penambahan daya dari 900 ke 13000 VA itu tidak ada kita pungut, tetap digratiskan, tapi cuman itu yang ditetapkan gratis. Selebihnya menjadi kewajiban pelanggan,” kata Bilal kepada detikriau.org, Selasa (16/8/2016).
Dalam peningkatan daya tersebut, katanya harus memenuhi perlengkapan lainnya dan sisa keperluan itu tidak lagi ditanggung soal pembiayaannya, diantaranya seperti biaya token dan Mcb dalam.
“Selain penambahan sebanyak 400 VA itu tetap kita bebankan ke konsumen, dan ini sudah kita sosialisasikan,” tandasnya.
Sekedar mengingatkan, pekan kemarin Komisi III DPRD Kabupaten Inhil menggelar hearing bersama PLN Rayon Tembilahan. Dalam hearing tersebut, salah seorang anggota Komisi III Hj Okta Hasanatan menuding PLN Pelangiran melakukan pungli penambahan daya VA senilai Rp 300 ribu.
Ungkapannya berdasarkan informasi dari beberapa warga setempat yang melapor beberapa waktu lalu.
“Padahalkan kenaikan daya itu sudah menjadi program gratis, tapi kenapa masih ada pungutan,” ujar Hasanatan menyampaikan informasi dari pelanggan PLN Pelangiran dalam pertemuan saat itu./Mirwan
Gelapkan Speedboat, Warga Sungai Perak diburon Polisi
gbr ilustrasi. net
TEMBILAHAN (detikriau.org) – S (30) jadi buronan kepolisian. Pasalnya, warga Kelurahan Sungai Perak Kecamatan Tembilahan ini menghilang pasca meminjam speedboat 40 PK milik D (47) warga Desa Emban Sari Kelurahan Seberang Tembilahan Kecamatan Tembilahan.
Penggelapan tersebut bermula si terlapor meminjam speedboat pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB tanggal 4 Agustus kemarin. Terlapor beralasan hendak menjemput keluarganya yang sedang sakit di desa Belantak Raya Kecamatan Gaung.
Pada saat itu terlapor berjanji akan mengembalikan paling lambat sore harinya. Namun terlapor tak kunjung datang, korban inipun mulai curiga.
“Tiga hari berikutnya si korban mencoba menghubungi, namun nomor Hp terlapor tak aktif hingga melapor ke petugas Polsek KSKP Tembilahan,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra, Selasa (16/8/2016).
Kini, petugas masih melakukan pengejaran terhadap terlapor. Akibat peristiwa itu, korban menanggung kerugian mencapai Rp 20 juta. Speedboat milik korban bertuliskan “Semoga Bahagia” dan berwarna biru./Mirwan
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) melalui petugas Sat Lantas melakukan pemasangan rambu-rambu petunjuk Kawasan Tertib Lalu Lintas di jalan Jendral Sudirman Tembilahan, Selasa (16/8/2016).
Pemasangan rambu-rambu tersebut bertujuan untuk mengingatkan kepada para pemakai jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk dalam pemakaian helm sesuai standar.
“Kami ingatkan kepada masyarakat untuk jadi pelopor dalam keselamatan dari diri sendiri dan orang lain,” ungkap Kasat Lantas Polres Inhil AKP Jusli.
Menurutnya, mematuhi dan mentaati peraturan lalu lintas adalah untuk kepentingan dan keselamatan pemakai jalan pribadi masing-masing. Jika didukung dari diri sendiri itu, maka tentunya tidak mudah untuk terjadi Laka Lantas./Mirwan
4 Kondisi kotoran telinga ini cerminan kesehatan tubuhmu, lho!
Detikriau.org – Kotoran telinga dengan bentuknya yang lengket bermanfaat untuk menangkap kotoran dari luar agar tak masuk ke lubang telinga terlalu dalam. Selain itu kotoran telinga juga berfungsi untuk melembapkan dan melindungi saluran telinga dari masuknya benda asing.
Sama seperti urin atau kotoran, warna atau kondisi kotoran telinga juga bisa menjadi indikator dari gangguan kesehatan atau penyakit tertentu dalam tubuh, lho. Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah penjelasannya.
Berair dan berwarna kehijauan
Saat kamu membersihkan telinga dan kotoran yang keluar berair serta berwarna kehijauan, hal ini bisa berarti terjadi campuran keringat dan kotoran telinga. Namun saat kamu tidak berkeringat, maka bisa jadi hal ini menandakan infeksi di telinga.
Berbau menyengat
Kotoran telinga memiliki aroma khas tersendiri. Namun, jika kotoran yang keluar memancarkan bau yang menyengat, hal ini menandakan terjadinya infeksi di bagian tengah telinga atau yang juga disebut dengan otitis media kronis.
Gangguan ini bisa menyebabkan atau menimbulkan sensasi seperti telinga berdengung serta munculnya gangguan keseimbangan.
Nyeri saat membersihkan telinga
Saat kamu merasakan nyeri ketika kamu membersihkan telinga, bisa jadi hal ini terjadi akibat dari pertumbuhan kulit dalam telinga yang abnormal dan disebut dengan kolesteatoma. Kulit ini berstruktur seperti kista yang kemudian menutup saluran telinga.
amun saat kamu merasakan bahwa kulit dan kotoran ini mengelupas, maka hal ini menandakan bahwa kulit yang abnormal ini mulai mengering.
Tidak memiliki kotoran telinga
Telingamu tidak mengeluarkan kotoran? Kondisi ini disebut dengan keratitis obturan, di mana kotoran telinga tidak keluar secara perlahan namun menumpuk di dalam telinga dan menjadi keras. Dan saat semakin menumpuk, maka akan muncul perasaan nyeri dan telinga berdenging.
Jadi, coba cek kotoran telingamu agar kamu tahu gangguan kesehatan yang sedang kamu alami.
Bupati Yopi Motivasi Anggota Paskibra di Lima Kecamatan Serta Mengikuti Sejumlah Rangkaian Kegiatan
“Tampil sebagai inspektur upacara di SMPN 1 Pasir Penyu. Melepas pawai karnaval yang diikuti peserta pelajar setingkat SD, SMP dan SMA sederajat se Kecamatan Pasir Penyu serta menggelar musyawarah bersama dengan masyarakat Kecamatan Kelayang”
Bupati Inhu, H Yopi Arianto
Rengat, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) H Yopi Arianto memberikan motivasi kepada anggota paskibra dari Kecamatan Sei Lala, Lubuk Batu Jaya, Kelayang, Rakit Kulim dan Peranap. Senin (15/8)
Dorongan semangat dari pemimpin tertinggi di Kabupaten Inhu dengan anggota Paskibraka Kecamatan Sei Lala dan Lubuk Batu Jaya dilaksanakan di Kantor Camat Sei Lala. Sedangkan pertemuan dengan anggota Paskibraka Kecamatan Kelayang, Rakit Kulim dan Peranap dilaksanakan di Kantor Camat Kelayang.
Pada pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada para pelajar yang telah terpilih sebagai anggota Paskibraka kecamatan. Bupati berharap, seluruh anggota Paskibraka kecamatan tetap fokus dalam berlatih dan mempersiapkan fisik dan mental sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik dan lancar.
Selain itu, Bupati juga minta kepada seluruh anggota Paskibraka dan panitia HUT RI di tingkat kecamatan agar memperhatikan segala sesuatu yang berhubungan dengan kelancaran pelaksanaan upacara, sehingga berbagai persoalan teknis dapat diminimalisir sejak awal.
“Semua harus di cek terlebih dahulu, jangan sampai pada saat upacara nanti ada kesalahan seperti misalnya tali benderanya yang putus, sehingga menimbulkan berita-berita yang tidak bagus. Oleh karena itu, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan tetap fokus,” imbuh Yopi.
Sebelum menggelar pertemuan dan memberikan motivasi kepada anggota Paskibraka pada lima kecamatan, Bupati Inhu H Yopi Arianto juga berkunjung ke SMPN 1 Pasir Penyu sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara bendera.
Dihadapan siswa dan majelis guru, Bupati Inhu H Yopi Arianto minta siswa meningkatkan disiplin dan terus meningkatkan pengetahuan. Selain itu, Bupati juga menyampaikan arahan terkait HUT RI ke-71.
Usai bertindak sebagai inspektur upacara di SMPN 1 Pasir Penyu, Bupati Inhu H Yopi Arianto langsung melepas pawai karnaval yang diikuti peserta tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se Kecamatan Pasir Penyu. Karnaval ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-71.
Pada kunjungan kerja tersebut, Bupati Inhu H Yopi Arianto juga menggelar musyawarah bersama dengan masyarakat Kecamatan Kelayang terkait rencana revitalisasi Pasar Kelayang. Dalam musyawarah tersebut, Bupati menegaskan bahwa semua pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Inhu adalah untuk kepentingan masyarakat.
“Agar pelaksanaan pembangunan berjalan lancar, dibutuhkan dukungan dan peran serta masyarakat, termasuk untuk revitalisasi Pasar Kelayang,” tegas Bupati. Pada musyawarah tersebut, element masyarakat Kelayang berharap pemerintah dapat melakukan revitalisasi terhadap Pasar Kelayang.
Ikut mendampingi Bupati pada kunjungan tersebut, Kepala Bappeda dan Litbang Inhu Junaidi Rachmat, Kepala Dipenda Inhu Arif Fadillah, Kepala Dinas Pendidikan H Ujang Sudrajat, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Hasman Dayat, Kepala Dinas Kehutanan Suseno Adji dan Kabag Humas Jawalter. (Zal)
Ratusan Mahasiswa Baru FIKOM UIR Ikuti Kegiatan Ospek
Pekanbaru, detikriau.org – Ratusan mahasiswa baru pada Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Islam Riau (UIR) angkatan 2016/2017 mengikuti kegiatan ospek. Senin (15/8)
Kegiatan pengenalan kampus yang disambut antusias oleh mahasiswa baru ini mengalami peningkatan jumlah peserta yang cukup signifikan dibandingkan angkatan tahun-tahun sebelumnya.
Menurut salah seorang dosen Fikom sekaligus penanggungjawab kegiatan ospek, Eko Hero M.Soc.Sc ketika ditemui di ruang wakil Dekan I, Cutra Aslinda M.I.Kom, kegiatan ospek tahun ini sedikitnya diikuti oleh sebaganyak 250-an Mahasiswa baru.
“setiap tahun jumlah peserta kita mengalami peningkatan peserta yang cukup signifikan. Angkatan tahun ini sedikitnya diikuti oleh sebanyak 250 mahasiswa baru,” Ujarnya memberikan komfirmasi. Senin (15/8)
Diterangkannya, kegiatan ospek yang direncanakan berlangsung selama tiga hari ini akan berbeda jauh dari kegiatan ditahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kerap diwarnai dengan aksi “perpeloncoan”, ospek tahun ini lebih kepada perdekatan-pendekatan persuasive dan humanis dimana proses pengenalan kampus lebih cenderung kepada membangun hubungan tanpa mengawali dengan sikap marah-marah, gertakan dan lain tindakan tidak lazim lainnya sebagaimana sistem “perpeloncoan” yang akrab diberlakukan sebelumnya.
“Fikom UIR menggembleng generasi-generasi yang bernilai akademis, religious dan entrepreneur yang mampu berwirausaha dan bertanggungjwab,” Tegas Eko
Kepada seluruh mahasiswa baru ia berharap nantinya akan mampu memberi rona yang berbeda dalam kehidupan perkuliahan di Fikom UIR, Khususnya dalam kegiatan akademis dan non akademis sehingga akan terbentuk kader-kader baru yang mampu membuat geliat Fikom UIR menjadi lebih “luar biasa”.
“Selama ini mahasiswa kita sudah ada yang magang di beberapa perusahaan media seperti Trans7, Metro Tv, NetTv, termasuk badan usaha seperti RAPP dan Chevron. Bahkan mahasiswa kita kemaren menempati posisi 120 dari 1300 peserta yang mengikuti lomba film pendek yang diadakan oleh SCTV,” Pungkas Eko. / Adif