Desa dan Kelurahan Desak Program Desa Mandiri Terus Dilanjutkan

Salah satu pembangunan fisik di pedesaan yang dibangun menggunakan dana Desa Mandiri
Salah satu pembangunan fisik di pedesaan yang dibangun menggunakan dana Desa Mandiri

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – 236  desa dan kelurahan di Indragiri Hilir (Inhil) secara tegas meminta kepada Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan, tetap melanjutkan program pemberdayaan desa. Permintaan itu disampaikan desa langsung kepada Bupati Inhil. Hal tersebut erat kaitannya dengan manfaat yang dirasakan oleh warga.

“Saya pernah bertanya langsung kepada Kepala Desa di Inhil. Bagaimana kalau program desa mandiri dihentikan. Tokh, jabatan saya sebagai Bupati juga akan berakhir. Spontan para Kades menolak dan tetap ingin program tersebut dilanjutkan”kata Bupati.

Pertanyaan itu dilontarkan pemimpin Bumi Sri Gemilang tersebut untuk mengetahui respon semua desa. Secara nyata desa di Inhil menghendaki program pemberdayaan yang sudah berjalan tetap dilanjutkan.

Bahkan, semua Kades dan warga menyatakan harapan agar program itu tetap dilaksanakan sepanjang masa, siapapun kelak yang menjadi Bupati di daerah ini.

Desa beranggapan, bakal terjadi penurunan apabila tidak ada lagi program pemberdayaan. Bisa saja desa kembali menjadi terpinggirkan apabila tidak diterapkannya lagi program desa mandiri.

“Desa kami jauh di pedalaman. Kalau tidak ada program desa mandiri. Mungkin tidak pernah ada pembangunan masuk ke sini. Jadi, kami mau program itu terus berjalan” ujar Musmulyadi, Kades Indrasari Jaya, Teluk Belengkong.

Pandangan yang sama juga disampaikan oleh Kades lainnya di Inhil. Menurut mereka, sudah banyak kemajuan semenjak diterapkan program tersebut. Merupakan suatu tindak yang tak produktif apabila program mulia itu tidak lagi dilanjutkan.

Kades Keramat Jaya, Supardi juga mengungkapkan hal serupa. Desa yang dipimpinnya saat ini jauh berkembang. Padahal dulu, menurut dia sangat sulit mendapatkan kue pembangunan. Oleh sebab itu, dia pun menegaskan sangat tidak setuju jika ada pihak yang ingin program desa mandiri tidak dilanjutkan.(dro/*1)




20 Desa Ajukan Pencairan DM Tahap I

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepala Bidang (Kabid) Pengelola SDA Sarana dan Prasarana dan Teknologi Tepat Guna Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Suhardiman menyebutkan bahwa 20 desa sudah melakukan usulan pencaiaran dana Desa Mandiri (DM) tahap I tahun 2012.

Menurut dia, pengajuan itu dilakukan pihak desa, setelah pihak BPMPD melakukan tahapan sosialisasi di tingkat kecamatan se Inhil,  termasuk juga didalamnya desa-desa yang telah memperoleh reward atas kegiatan DM tahun 2011 yang lalu, termasuk 1 desa yang telah menjadi pilot otonomi desa secara keseluruhan.

“Dana tahap pertaman ini, besarannya bervariasi, sebab  tergantung kepada jumlah RT/RW  yang ada di setiap desa, artinya tidak ada yang sama antara desa satu dengan desa lain,” ujarnya.

Suhardiman menjelaskan bahwa pada pelaksanaan fisik kegiatan DM tahun 2012 ini, memang belum dilakukan. Namun saat ini tengah di lakukan survey di lapangan oleh konsultan pendamping serta tim dari BPMPD Kabupaten Inhil.

“Tim kita dan para konsultan sudah melakukan survey ke lapangan. Kemudian setelah itu baru dilakukan desain serta Rincian Anggaran Biaya (RAB) termasuk gambar bangunan kegiatan fisik yang akan di laksanakan di masing-masing desa,”jelasnya.

Masih menurut Suhardiman, sepanjang desa  tersebut sudah siap dengan segala persyaratan administrasinya, maka setiap desa tersebut sudah bisa mencairkan dana perogram DM untuk kegiatan fisik di desa setempat. (fen)