Bupati Inhil Resmikan DMIJ di Lahang

Bupati Inhil HM Wardan saat menyampaikan sambutanTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan melakukan peresmian program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang di rangkai dengan Pelantikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lahang Kecamatan Gaung. Kegiatan yang dilaksanakan dihalaman kantor Desa Lahang ini turut dihadiri oleh beberapa kepala SKPD, Camat Gaung, Lurah dan Desa se Kecamatan Gaung, Rabu (14/1) kemaren.

Dalam Sambutannya Bupati berharap dengan Pelantikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang baru di laksanakan ini bukan hanya sebatas kegiatan seremonial, tapi harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Kepada BPD yang baru di lantik, Bupati berpesan untuk dapat bekerjasama dengan Pemerintah Desa dalam melaksanakan tugas dan pengawasan serta ikut bersama-sama melakukan perencanaan Desa degan sebaik-baiknya.

“salah satu fungsi BPD adalah untuk mempersiapkan bagaimana penyelenggaraan pilkades dengan sebaik-baiknya dan semua perangkat di desa dapat bekerjsama sehingga terncipta suasana kondusif,” Pesan Bupati

Camat Gaung H Syahbudi menerangkan bahwa program DMIJ merupakan suatu program pemberdayaan masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa serta mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan yang berkelanjutan.

Dijelaskan Camat, Kecamatan gaung terdiri dari 15 Desa dan 1 Kelurahan. Menurut Camat, seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Gaung turut berpatisifasi dalam mensukseskan tahapan-tahapan kegiatan program DIMJ Tahun Anggaran 2014, dimana tahapannya telah mengikuti sosialisasi tingkat kecamatan gaung yang dihadiri oleh seluruh utusan desa dan kelurahan.

“Untuk kecamatan gaung telah terserap dana yang diperuntukan bagi desa-desa yang ada di Kecamatan Gaung sebesar Rp 8,3 milyar,” Jelas Camat

Dana-dana itu menurutnya diperuntukkan bagi belanja fisik dan non fisik sebanyak 86 paket kegiatan senilai Rp. 5,6 milyar lebih serta belanja operasional sebesar Rp.2,6 milyar lebih.

Dalam kesempatan ini Camat juga menjelaskan bahwa untuk program magrib mengaji pada 15 Desa terdiri dari sebanyak 131 tempat mengaji dengan jumlah murid sebanyak 2.195 orang dengan 131 orang tenaga pengajar dengan jumlah alokasi dana terserap untuk magrib mengaji sebesar Rp. 231.333.200

Untuk data PAUD ditambahkan Camat, dari 15 terdata sebanyak 16 Buah PAUD- dengan 46 tenaga pengajar dan 308 Orang Murid. (adv pemkab inhil)




2015, 8 Desa di Mandah Akan Laksanakan Pilkades

pilkadesMandah (detikriau.org) – Sebanyak 8 dari 17 Desa di Kecamatan Mandah akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada tahun 2015 ini. Kedelapan Desa itu adalah Desa Bakau Aceh, Batang Tumu, Pulau Cawan, Bolak Raya, Bente, Belaras, Batang Sari dan Desa Bantain.

“Mudah-mudahan nanti pelaksananya bisa terlaksana dengan baik dan melahirkan pemimpinan yang amanah bagi masyarakat setempat,” Ujar Sekretaris Camat (Sekcam) Mandah Umar Hamdi, kamis (1/1/2015)

Sebelum dilaksanakanya Pilkades, lanjut Umar ada beberapa tahapan yang meski laksanakan. Salah satunya, pemilihan Badan Permsyawaratan Desa (BPD). Setelah itu baru dibentuk panitia pemilihan Kepala Desa.

“Rata-rata 8 Kades tersebut sudah habis masa jabatanya. Berdasarkan undang-undang wajib untuk dilakukan pemilihan kembali. Kades yang terpilih akan dilantik oleh Bupati atau yang mewakili,”Tandasnya. (dro/*1)




Selambatnya 2016, Target 1 Pustu 1 Desa Terpenuhi

salah satu Pustu yang dibangun di Dusun Kuala Kerang Desa Pulau Ruku Kecamatan Reteh Kab Inhil
salah satu Pustu yang dibangun di Dusun Kuala Kerang Desa Pulau Ruku Kecamatan Reteh Kab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Target satu Desa Satu Pustu selambatnya harus dipenuhi pada tahun 2016 mendatang karena memang pemerataan pelayanan kesehatan menjadi salah satu target utama Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir.

Dikatakan Kepala Dinas (kadis) Kesehatan Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie, dari 197 Desa di Inhil, 126-nya sudah memiliki Pustu yang sudah operasional. Tahun anggaran 2014, Diskes Inhil membangun tambahan sebanyak 26 pustu di 26 Desa.

“artinya diakhir tahun 2014, 152 Desa di Inhil sudah memiliki Pustu. Jika tahun 2015 mendatang target kita untuk menambahkan pembangunan 45 pustu terealisasi, maka secara keseluruhan target 1 Pustu per Desa sudah dapat terpenuhi.” Jelasnya, rabu (5/11/2014)

Memenuhi infrastruktur maupun sarana kesehatan, menurut Alvi tidak hanya 1 Desa 1 Pustu. bisa saja 1 Desa kedepannya akan memiliki lebih dari 1 pustu. Semua tergantung kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran. Namun untuk tahap awal ditargetkan minimal 1 Desa 1 Pustu.

Setelah sarana kesehatan itu terpenuhi, persoalan lainnya yang harus dituntaskan adalah upaya untuk mencukupi ketersediaan tenaga kesehatan yang akan memberikan pelayanan medis kepada masyarakat. Tentunya tidak mungkin ada pustunya tetapi tidak ada tenaga medisnya.

” Artinya harus ada keseimbangan antara sarana dengan tenaga medis. Paling tidak bisa sejalan antara penyediaan sarana dengan penambahan tenaga medis,” Tandas mantan kepala Bappeda Inhil ini. (dro/*1)




Harga Jual Rendah, Petani Sawit Junjangan Enggan Panen Buah

sawitTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebahagian petani kelapa Sawit, Desa Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka enggan memanen hasil perkebunan mereka. Dalam beberapa bulan belakangan ini, harga TBS dibawah Rp 1.000 per kilonya sehingga tidak mampu menutupi biaya operasional yang harus dikeluarkan.

“Biaya perawatan dan operasionalnya juga semakin tinggi. Tidak seimbang antara pendapatan dengan pengeluaran kami,” Jelas salah seorang petani Desa setempat, Ahmadi, rabu (15/10/2014)

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, para petani mengaku terpaksa mencari pekerjaan sampingan seperti menggeluti profesi nelayan dan buruh serabutan. ]

Sebelumnya, Kepala Dinas Perkebunan Inhil, H Muktar T, menyebutkan naik dan turunya harga TBS Kelapa Sawit bukan diakibatkan dari dalam negeri, melainkan Luar Negeri. Karena TBS salah satu komoditi ekspor yang harganya tergantung pasar dunia.

“Kalau pasar dunia naik, maka secara otomatis harga TBS juga ikut naik. Demikian pula sebaliknya,” kata mantan Kepala Disporabudpar Inhil ini.

Biasanya lanjut Muktar, fluktuasi harga tergantung pada permintaan minyak sawit mentah crude plam oil (CPO) di pasar dunia .(dro/*1)




Program Prioritas Inhil, DMIJ diminta Dilaksanakan Secara Serius

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menyebutkan bahwa program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) adalah program prioritas dimasa kepemimpinannya. Agar DMIJ dapat berjalan sesuai harapan perlu adanya evaluasi secara berkelanjutan sehingga berbagai bentuk kekurangan dalam pelaksanaanya bisa segera diketahui dan dicarikan solusi kongritnya.

“Ini program prioritas dimassa kepemimpinan saya. Untuk itu perlu keseriusan dalam melakasanakanya,”ujar Bupati, saat membuka rapat evaluasi dan pelatihan peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan DMIJ, di Gedung Engku Kelana, Selasa (14/10).

Ketertlibatan Camat, Kepala Desa (Kades), Leader, Fasilitator dan Pendamping Desa menurut Bupati sangatlah besar. Semua pihak tersebut sudah memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Khusus kepada Camat, mereka harus membentuk forum yang dapat membantu terlaksananya program ini. Selain itu Camat juga dituntut mensosialisasikannya kepada masyarakat. Saya tidak meninginkan program ini hanya menjadi tanggung jawab Dinas teknis,”Perintah Bupati.

Dalam kesempatan ini Bupati juga mewanti-wanti jangan sampai program ini dinilai gagal. Bupati mentargetkan capaian minimal 95 persen diakhir tahun nanti.

Bahkan agar progam ini tidak menimbulkan dampak hukum dikemudian hari, Pemkab Inhil juga melakukan kerjasama dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP_ perwakilan Provinsi Riau di Pekanbaru.” Tandas Bupati. (dro/*1/adv pemkab inhil)




Kunker sekaligus Pelantikan Pengurus TP PKK desa di Kecamatan Mandah

Kunker TP PKK Inhil di Kecamatan MandahMANDAH (detikriau.org) –  TP PKK Inhil kembali melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) yang dirangkai dengan berbagai kegiatan. selasa (14/10).

Kunker yang dilaksanakan di kecamatan Mandah diselaraskan dengan pelantikan pengurus TP PKK Desa kelurahan se-Kecamatan Mandah masa bhakti 2014-2019 yang dilantik oleh ketua TP PKK Kecamatan Mandah Koneta Nursal Spd.

Hadir dalam kunker tersebut dr Hj Raihana Razaq selaku wakil ketua lV TP PKK Inhil didampingi oleh wakil sekretaris TP PKK Inhik Hj Indra Luswari Dianto dan Kepala Bidang (Kabid) Pengarusutamaan Gender (PUG) dari  Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3KB) Inhil Drs Muhibuddin Ssos Msi, camat Mandah Drs Nursal, dan ketua TP PKK Kecamatan Koneta Nursal Spd.

Dalam sambutannya dr Hj Raihana Razaq mengatakan bahwa Program-program pemerintah dan pemerintah desa yang berkaitan langsung dengan peran serta masyarakat.

“Terhadap hal ini, ada faktor kunci agar TP PKK mampu malakukan fungsinya secara optimal, antara lain perlunya segenap jajaran TP PKK mengetahui apa yang menjadi program-program pemerintah, tetapi bukan berarti TP PKK hanya mengerjakan apa yang menjadi program Pemerintah saja, karena pada hakekatnya TP PKK itu memiliki 10 program pokok PKK yang perlu dilaksanakan bersama” jelasnya.

Disisi lain Camat Mandah Drs Nursal dalam sambutannya mengatakan selamat datang kepada seluruh TP PKK yang telah hadir di Kecamtan Mandah.

“Kepada seluruh ibu-ibu dari Kabupaten saya ucapkan selamat datang, di Kecamatan Mandah ini kami telah menggalakkan program pemerintah seperti Jumat bersih dan magrib mengaji” tandasnya.(dro/adv pemkab inhil)