Dani M Nursalam Pimpinan DPRD Inhil Definitif Periode 2014 – 2019

Pimpinan DPRD Inhil Definitif periode 2014 - 2019, Dani M Nursalam
Pimpinan DPRD Inhil Definitif periode 2014 – 2019, Dani M Nursalam

Tembilahan (detikriau.org) – Dani M Nursalam ditetapkan sebagai pimpinan DPRD Inhil definitif untuk periode 2014-2019. Penetapan ini dilakukan pada rapat paripurna ke II Masa sidang ke III Tahun sidang 2014 bertempat diruang rapat paripurna gedung DPRD Inhil Jalan HR Subrantas Tembilahan. Selasa (23/9/2014)

Sedangkan tiga wakil pimpinan DPRD Inhil terpilih adalah, H Feriandi (Golkar), H Maryanto (PDIP) dan H Syahruddin (PPP)

Unsur pimpinan DPRD Inhil definitif ini selanjutnya akan diusulkan kepada Gubernur Riau melalui Bupati Inhil untuk diresmikan pengangkatannya melalui Keputusan Gubernur.

Dalam rapat paripurna ke 2 ini, DPRD Inhil juga menetapkan dua panitia kerja, yakni panja I yang membahas tentang Tata Tertib DPRD dan panja II membahas tentang Kode Etik DPRD.

Untuk keanggotannya, dari FPKB, Panja I, Edi Gunawan, H Awandi, Iwan Taruna dan Muammar. Panja II, Herwanissitas, Mansun dan M Fadli

F-Golkar, Panja I, Edi harianto, Amd Junaidi dan Razali. Panja II, HM Yusuf Said, HM Raus, Hj Okta Hasanatan dan yuliantini.

F-PDIP. Panja I, Wisnaria, Samino dan M Kausar. Panja II, H maryanto, Bambang Irawan dan Surya Lesmana.

F-PPP. Panja I. H Syahruddin, Adi Chandra dan Malian Ghazali. Panja II, M Amin dan Andi Rusli

F-Demokrat. Panja I, Hasmawi dan M Sabit. Panja II, H Bakri H Anwar, Alfian dan Muslim.

F- GBAK (Gerakan Bintang Amanat Keadilan) yang merupakan gabungan partai Gerindra, PBB, PAN dan PKS, Panja I, Asnawie, Hj Siti Bungatang, H Ardianto H Sulo Lipo dan Abd Rahman. Panja II, Sulaiman, M Wahyudin, Asmadi dan Sumardi

Dan terakhir adalah F Nasdem Plus (Nadem dan Hanura), Panja I, M Taufiq dan Zulbahri. Panja II, Gusti Deseriansyah dan Musmulyadi. (dro/adv DPRD Inhil)




Aksi Demontrasi Warnai Pelantikan Anggota DPRD Inhil Terpillih Periode 2014-2019

dari kiri, Wakil pimpinan sementara DPRD Inhil, Feriandi, anggota DPRD, Herwanissitas, Ketua pimpinan sementara, Dani M Nursalam dan Anggota Iwan Taruna ditengah massa demonstran.
dari kiri, Wakil pimpinan sementara DPRD Inhil, Feriandi, anggota DPRD, Herwanissitas, Ketua pimpinan sementara, Dani M Nursalam dan Anggota Iwan Taruna ditengah massa demonstran.

Tembilahan (detikriau.org) – Puluhan mahasiswa universitas Islam Indragiri (UNISI) Tembiahan memberikan warna berbeda pada acara pelaksanaan pengambilan sumpah dan janji 45 anggota DPRD Inhil terpilih periode 2014-2019.

Massa demontrans menuntut agar anggota DPRD Inhil terpilih membubuhkan tanda-tangan diatas selembar kain putih sebagai bentuk fakta integritas untuk bersungguh-sungguh dalam memperjuangkan titipan amanah masyarakat.

Disamping membawa lembaran kain putih, massa demonstran juga mengusung puluhan persoalan yang hingga hari ini masih menjadi PR yang belum terselesaikan yang dituliskan diatas lembaran kertas karton.

Tuntutan itu diantaranya meminta DPRD Inhil terpilih berkomitmen untuk membenahi persoalan perkebunan kelapa rakyat, perbaikan kerusakan infrastruktur jalan, lebih memperhatikan dunia pendidikan serta berbagai persoalan lainnya.

Dihadapan massa demonstran, Pimpinan sementara DPRD Inhil, Dani M Nursalam menyampaikan janjinya untuk memberikan pengabdian yang lebih baik kepada masyarakat. Ia juga menyatakan apa yang dilakukan adik-adik mahasiswa hari ini adalah sebuah hal yang positif.

‘Aksi-aksi seperti ini akan selalu mengingatkan kami agar dapat bekerja lebih bersungguh-sungguh dalam memberikan pengabdian masyarakat. Insyaallah kami akan selalau bekerja maksimal untuk memperjuangkan apa yang adik-adik pintakan,” Sampaikan Dani yang saat itu didampingi oleh Wakil pimpinan DPRD Inhil sementara, Feriandi beserta dua orang anggota DPRD Inhil lainnya, Herwanissitas dan Iwan Taruna.

Usainya, keempat anggota DPRD Inhil periode 2014-2019 ini langsung membubuhkan tandatangan diatas selembar kain putih dan langsung memintakan izin meninggalkan massa demontrans.

Usainya, puluhan mahasiswa kembali berdiri dihadapan tangga masuk gedung DPRD Inhil dibawah pengawalan aparat kepolisian dan Satpol PP. Massa Demontrans menanti anggota DPRD Inhil lainnya untuk embubuhkan tandatangannya. (dro)