Feriyandi : Jalan dan Jembatan Adalah Kebutuhan Mutlak Masyarakat

“Masih Banyak Masyarakat Terisolasi”

jembatan yg dibangun dengan dana DMIJ di desa sungai berapit kec Concong Kab Inhil
jembatan yg dibangun dengan dana DMIJ di desa sungai berapit kec Concong Kab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dalam upaya membangun dan memajukan daerah, hendaknya berbagai program pembangunan yang telah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bisa direalisasikan semaksimal mungkin.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Inhil, Feriyandi menyikapi minimnya realisasi program pembangunan di Kabupaten Inhil, khususnya yang telah dituangkan dalam APBD pada tahun anggaran 2014 lalu.

Dikatakan Feriyandi, berbagai program pembangunan yang telah disampaikan dan diakomodir dalam APBD melalui beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), seharusnya mampu dilaksanakan dengan baik oleh pihak terkait.

“Pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan merupakan sesuatu yang mendesak, karena semua itu berdasarkan usulan yang sesuai dengan kebutuhan terkini masyarakat, seperti infrastruktur jalan dan jembatan,” tutur Feriyandi, kemarin.

Dijelaskan politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, keberadaan jalan dan jembatan merupakan kebutuhan vital yang harus tersedia, karena saat ini masih cukup banyak masyarakat di Negeri Seribu Parit yang terisolasi secara transportasi.

“Jadi, sudah seharusnya program pembangunan jalan dan jembatan yang telah direncanakan itu dapat diakomodir secepatnya, karena jalan dan jembatan adalah kebutuhan mutlak masyarakat kita, guna menunjang aktifitas sehari-hari dan perekonomian masyarakat,” imbuhnya.(adi/dro)




Bupati Inhil Hadiri Maulid Nabi 1436 H di Concong

Penyerahan Al-Qur'an oleh Bupati Inhil kepada Pimpinan Majelis Ta'lim Warohmah
Penyerahan Al-Qur’an oleh Bupati Inhil kepada Pimpinan Majelis Ta’lim Warohmah

Concong (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan didampingi Istri, Hj Zulaikah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H di Desa Kampung Baru Kecamatan Concong. Pada hari peringatan kelahiran Nabi Junjungan umat yang disejalankan dengan HUT Majelis Ta’lim Warohmah yang ke 6 ini turut dihadiri Ibu Sekdakab Inhil, Hj Hartati Alimuddin beserta beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Inhil. Kamis (25/12) kemaren.

Dalam sambutannya, Bupati menyatakan bahwa upaya untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat memang sudah menjadi tanggungjawabnya pemerintah. Oleh karenanya, dimasa kepemimpinanya ini, Bupati menyatakan bahwa Pemkab Inhil telah menggelontorkan dana lebih dari Rp 120 Milyar untuk pembangunan Desa setiap tahunnya.

“Dana yang disalurkan pemerintah ini saya harapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menjalankan roda pembangunan dimasing-masing Desa.” Pesan Bupati

Sementara itu, penceramah Al-Ustad Suhaidi yang dalam tausiahnya menyampaikan untuk mencintai rasul harus kita ketahui dari 2 segi yaitu segi akhlak dan terciptanya nabi atau wujudnya. semoga dengan mengetahui tersebut dapat mendekatkan diri kita kepada nabi dan mengikuti ajaran serta perintah beliau.” Ujarnya

Dalam kesempatan peringatan Mualid Nabi ini Bupati juga berkesempatan untuk menyerahan sebanyak 30 exemplar Al-Qur’an yang diterima oleh pimpinan majelis Ta’lim Warohmah, ustad saihan.(adv pemkab inhil)




Sedianya Akan Ikuti HMPI dan BMN 2014 di Concong. Eh, Malah Terlantar di Pelabuhan

foto0716TEMBILAHAN (detikriau.org) – 10 anggota pramuka yang tergabung dalam Satuan Karya Wanabakti serta 3 pendampingnya terlantar di Pelabuhan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tembilahan. Sedianya mereka akan diikutsertakan pada kegiatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2014 yang diadakan di Desa Concong Dalam Kecamatan Concong. Selasa (16/12/2014)

Dituturkan salah seorang anggota pramuka, syaiful, atas perintah Pembina, mereka ditugaskan untuk mengikuti kegiatan dimaksud. Sejak tanggal 12 desember, pihak pelaksana kegiatan bahkan sudah mengirimkan surat permintaan izin kepada sekolah yang bersangkutan.

Diceritakannya, sejak pagi, selasa (16/12) mereka telah berkumpul dipelabuhan menunggu pemberangkatan. Speedboat pertama yang memberangkatkan peserta telah penuh dan langsung berangkat. Mereka diminta untuk menunggu speedboat berikutnya.

Mirisnya saat sudah berada didalam speedboat kedua, mereka malah diminta kembali keluar dengan alasan speedboat penuh.

“Sedih aja bang, padahal dari kemarin kita sudah izin ke sekolah. tapi malah tak jadi berangkat.” Ujar saiful.

Senada, salah seorang pendamping, Nasrudin jga menyampaikan rasa kekecewaan apalagi menurutnya mereka sudah sangat antusias ikut andil dalam kegiatan hari lingkungan hidup ini namun akhirnya malah ditelantarkan. “pastinya kita sangat kecewa. adik-adik ini sudah menunggu sejak pagi. kami merasa dipermainkan oleh pihak terkait,” Ujarnya dengan kekecewaan. (Mirwan)




Bupati Inhil Ikuti Peringatan HMPI dan BMN 2014 di Concong

Bupati Inhil, HM Wardan menyerahkan bibit pohon mangroveConcong (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri peringatan hari menanam pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2014 di desa Concong Dalam Kecamatan Concong. Acara ini juga dihadiri oleh Wabup Inhil, H Rosman Malomo, anggota Forkopimda Inhil, Ketua Pengadilan Agama Tembilahan, Ketua TP.PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah wardan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Inhil Hj Ariati Alimuddin dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Inhil membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya yang menjelaskan bahwa kegiatan ditujukan untuk lebih membangkitkan semangat, motivasi dan membudayakan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menanam dan memelihara pohon dalam rangka membangun ekosistem hutan melalui rehabilitasi dan lahan di seluruh Indonesia.

IMG_7199 - CopyKeberadaan hutan di Indonesia dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Undang-Undang Nomor 41 tentang Kehutanan, Undang-Undang Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan, serta UndangUndang Nomor 37 tahun 2014 tentang Konservasi Tanah dan Air.

Keberadaan hutan ini sangat penting sebagai penyangga kehidupan manusia dan bumi yang perlu dilindungi, dikonservasi, dimanfaatkan dan direboisasi untuk generasi sekarang dan yang akan datang.

Kemudian berkaitan dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah maka urusan Pemerintah adalah pada perencanaan hutan dan pengawasan.

Sedangkan urusan yang diselenggarakan oleh Pemerintah pusat dan dilaksanakan oleh Pemerintah   Provinsi adalah pengelolaan hutan, konservasi sumberdaya alam hutan, pendidikan dan pelatihan, penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat di bidang kehutanan dan pengelolaan Daerah Aliran Sungai.

Adapun urusan yang berada di Bupati/Walikota   adalah pelaksanaan pengelolaan Taman Hutan Raya di Kabupaten/Kota.

”Dengan demikian kami mohon bantuan para Gubernur agar urusan yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan selalu berkoordinasi dengan Pemerintah, antar Gubernur, maupun dengan Bupati/Walikota.”Sampaikan Menhut

Selanjutnya, berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat di dalam atau di sekitar hutan dalam rangka pengentasan kemiskinan terkait penerbitan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014,     Menhut meminta perhatian Gubernur, Bupati/Walikota agar pengembangan Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Desa (HD) Hutan Tanaman Rakyat (HTR), dan pembangunan Hutan Rakyat Pola Kemitraan dapat terus berlangsung.

Sebagai informasi pada saat ini telah ditetapkan areal kerja Hutan Kemasyarakatan seluas 328.452 Ha, Hutan Desa seluas 318.024 Ha, Hutan Tanaman Rakyat seluas 194.200 Ha dan Hutan Rakyat Pola Kemitraan seluas 279.700 Ha pada 3.700 kelompok.

Kepada masyarakat luas, pelaku usaha, lembaga masyarakat yang bergerak di bidang sosial dan lingkungan hidup sebagai bagian dari pemangku kepentingan pengelolaan hutan di Indonesia. Menhut juga mengajak agar misi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mewujudkan hutan lestari dan masyarakat sejahtera dapat diwujudkan dengan semangat gotong royong.

Pada peringatan hari menanam pohon Indonesia dan Bulan menanam Nasional 2014 di desa Concong Dalam Kecamatan Concong ini, Pemkab Inhil menanam sebanyak 50 ribu batang pohon mangrove. (dro/adv pemkab Inhil)




TP PKK kabupaten Inhil Kunker di Kecamatan Concong

Wakil Ketua TP PKK dan Pengurus saat Kunker Ke Kec. Concong. Foto: Agustan, Humas Pemkab inhil
Wakil Ketua TP PKK dan Pengurus saat Kunker Ke Kec. Concong. Foto: Agustan, Humas Pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Indragiri Hilir melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kecamatan Concong. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pembinaan administrasi 10 program pokok PKK ini dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Inhil, Hj Siti Bungatang Rosman didampingi oleh sekretaris TP PKK Hj Ade Erra T Eddy dan wakil sekretaris Hj Indra Luswari Dianto serta Kepala Bidang (Kabid) Pengarusutamaan Gender di BP2AKB Kab. Inhil, Drs. Muhibuddin. Kedatangan rombongan disambut oleh ketua dan pengurus TP PKK Kecamatan Concong. Senin (22/9/2014) kemaren.

Dalam sambutannya, Hj Siti Bungatang Rosman mengatakan bahwa program-program Kesejahteraan keluarga sangat ditentukan oleh adanya keterpaduan antara gerakan keswadayaan dan partisipasi masyarakat dengan bimbingan dan fasilitas teknis dari berbagai instansi atau lembaga terkait yang terwadahi dalam dewan pembina Tim Penggerak PKK.

“Informasi secara garis besar tentang posisi dan peranan gerakan PKK seperti itu sesungguhnya sudah dapat menggambarkan betapa strategisnya fungsi TP PKK beserta kader-kader PKK yang tersebar diseluruh pelosok desa” tuturnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Concong, Hartati mengatakan bahwa untuk mendukung Program Pemerintah kecamatan concong telah mendirikan Paud.

“Disetiap Desa kini telah berdiri satu Paud, ini salah satu bentuk peran PKK concong dalam mensukseskan Program Pemerintah” jelasnya.

Usai melaksanakan kegiatan, TP PKK Inhil juga melakukan peninjaun ke salah satu tempat pembuatan ikan kering yang di lakukan oleh anggota PKK Kec. Concong. (gus/adv pemkab inhil)