Pilkada 2018, Edy Syafwannur Nyatakan Tetap Maju

H Edy Syafwannur

TEMBILAHAN (detikriau.org) – H Edy Syafwannur dipastikan akan maju sebagai bakal calon pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2018 mendatang.

“Benar, beliau akan ikut maju pada pilkada nanti, apakah diposisi 1 ataupun 2.  Kami selaku relawan telah menggerakan tim kami yang aktif pada Pilkada yang lalu,” Ungkap salah seorang Koordinator Relawan Komunitas Inhil Cerdas, Zulkifli AM kepada detikriau.org, Rabu (15/3/2017).

Namun sejauh ini menurut pria yang akrab disapai Pily itu belum ada keputusan apakah maju melalui jalur partai politik atau independen.

“Melalui jalur independen kita sudah mulai mengumpulkan KTP, namun tidak tertutup kemungkinan kita diusung partai politik, tim komunikasi ke parpol terus melakukan pendekatan,” ujar pria ‘plontos’ ini.

Yang jelas katanya, dalam waktu dekat akan di deklarasikan perihal pencalonan H Edy Syafwanur yang dipusatkan di salah satu Kecamatan.

“Saat ini salah satu lembaga survey nasional sedang melakukan survey dan pendampingan perihal elektabilitas, dan seberapa besar keinginan masyarakat Inhil yang memilih beliau pada pemilukada sebelumnya untuk kembali memberikan dukungan.” Akhirinya./ Mirwan




Junaidi: Percepatan Pembahasan APBD-P Harusnya Sejajar Dengan Percepatan Serapan Anggaran

“Spirit baru itukan kerja keras dan cerdas. Kalau hanya kerja keras, itu namanya kuli, jadi kita harus berpikir cerdas juga. Karena itu, realisasi pekerjaan perlu dipercepat atau ditingkatkan, sehingga APBD tidak stagnan, inilah yang perlu kita tekatkan bersama,”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Berbagai upaya dan tekat dalam mempercepat pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2015 ini hendaknya dapat diimbangi dengan implementasi atau realisasi pelaksanaannya oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Amd Junaidi AN kepada awak media di kantornya, Selasa (8/9/2015).

Dikatakan Junaidi, apabila pembahasan APBD-P ini bisa diselesaikan dengan cepat, maka diharapkan upaya itu bisa disejajarkan dengan percepatan serapan anggaran di lapangan.

“Artinya, realisasi pekerjaan harus sesuai jadwal dan jangan ditunda-tunda lagi,” tutur Junaidi.

Dalam menyikapi hal itu, dijelaskan Ketua Komisi II DPRD Inhil ini, tidak hanya perlu kerja keras, tetapi juga kerja cerdas, guna mewujudkan spirit baru yang sebenarnya.

“Spirit baru itukan kerja keras dan cerdas. Kalau hanya kerja keras, itu namanya kuli, jadi kita harus berpikir cerdas juga. Karena itu, realisasi pekerjaan perlu dipercepat atau ditingkatkan, sehingga APBD tidak stagnan, inilah yang perlu kita tekatkan bersama,” terangnya.

Selanjutnya, politisi dari Partai Golkar ini menambahkan, perubahan ini sama artinya merubah anggaran yang tidak tepat pada APBD murni, agar menjadi layak dan bisa lebih bermanfaat bagi banyak masyarakat.

“Saya berharap pemerintah daerah bisa belajar dari pengalaman yang sudah-sudah, jangan sampai pekerjaan ditunda-tunda lagi,” imbuhnya. (adi/adv)