Bupati Serahkan SK CPNS Jalur Umum 2013

1aBagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H.Suyatno menyerahkan Surat Keputusan (SK) calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari pelamar umum tahun 2013 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir secara simbolis kepada 3 calon Pegawai Negeri Sipil mewakili 199 CPNS lainnya.

Penyerahan SK dilakukan di lantai 4 kantor Bupati Rohil, Rabu (01/04/15) yang dihadiri Plt.Sekda Drs.H.Surya Arfan.Msi, Kepala BKD Roy Azlan.Ap, Anggota DPRD Rohil Tatang Hartonk  mewakili Ketua DPRD Nasruddin Hasan serta seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Rohil dan seluruh CPNS.

Dalam sambutannya, H.Suyatno mengajak seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil yang hadir untuk mengucapkan rasa syukur, karena dari sekian ribu pelamar yang mendaftar, hanya 199 yang lulus.

“Nasib ditangan bapak-ibu,dari sekian banyak pelamar, hanya sebagian kecil saja yang diterima oleh pemerintah,” kata Suyatno.

Selain dari itu, dirinya juga berpesan,mengingat tidak lama lagi akan memasuki tahun politik untuk kabupaten/kota yang ada di Riau, diharapkan kepada PNS atau CPNS tidak ikut berpolitik.

“Situasi politik saat ini sedang hangat-hangatnya, jika kedapatan akan diberi sanksi, sanksi itu ada,” tegas Suyatno.

Dalam kesempatan itu, bupati Suyatno juga mengatakan pemerintah kabupaten Rokan Hilir akan merekrut tenaga akutansi sebanyak 40 orang.

“Mereka akan kita letak di Satker-Satker yang berkaitan dengan keuangan, salah satunya seperti bagian Keuangan,” jelasnya. [tris/adv]




32 Tenaga Honorer Dokter Terima SK CPNS

penyerahan skTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 32 tenaga honorer dokter di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menerima Surat Keterangan (SK) pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, Kamis (12/2/2015).

Prosesi penyerahan SK CPNS yang digelar di aula lantai 5 Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Tembilahan ini dilakukan langsung oleh Bupati, HM Wardan.

Adapun 32 tenaga honorer dokter yang diangkat menjadi CPNS tersebut, terdiri dari 23 dokter umum, 5 dokter gigi dan 4 dokter spesialis.

Bupati Wardan dalam sambutannya berharap agar dokter-dokter yang baru menerima SK CPNS ini dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi masyarakat, khususnya dalam penyediaan pelayanan kesehatan yang maksimal di wilayah kerjanya masing-masing.

“Kehadiran para dokter di daerah terpencil dan tertinggal, tentunya sangat dibutuhkan masyarakat. Jadi, pekerjaan dan profesi dokter ini sangat mulia, karena bisa menolong orang sakit dan membutuhkan perawatan medis,” tutur Bupati.

Selanjutnya, orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini juga berharap, para dokter dapat membantu dan bekerjasama dengan pemerintah, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang damai dan kondusif dimanapun ia berada.

“Artinya, kehadiran dokter dapat menjadi corak warna tersendiri di tempat ia bertugas. Jadi, saya tidak mengharapkan adanya laporan minta pindah dan hal-hal lainnya yang melanggar ketentuan dan peraturan yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk persyaratan tenaga honorer dokter diangkat menjadi CPNS diantaranya, dokter yang telah selesai atau sedang melaksanakan tugas sebagai pegawai tidak tetap atau sebagai tenaga honorer pada fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah, setelah melalui pemeriksaan kelengkapan administrasi.

Sedangkan pengangkatan tersebut dilakukan tanpa memperhatikan masa bakti sebagai pegawai tidak tetap atau masa kerja sebagai tenaga honorer, dengan ketentuan usia paling tinggi 46 tahun pada 1 Januari 2016, serta bersedia bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan atau tempat yang tidak diminati paling singkat 5 tahun. (adi)




Pemkab Inhil masih Butuhkan Tambahan 4.802 PNS

IMG_3566Tembilahan (detikriau.org) – Pemkab Inhil hingga saat ini masih mengalami kekurangan Pegawai Negri Sipil (PNS) sebanyak 4.802 orang yang dibutuhkan untuk mengisi pada semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dalam sambutannya saat membuka kegiatan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Umum Tahun Anggaran 2014 Inhil bertempat di Gedung Olahraga Tasik Gemilang Jalan baharuddin Jusuf Tembilahan, rabu (29/10/2014). Diterangkan Wabup, berdasarkan penyusunan data perhitungan kebutuhan PNS yang ideal untuk Pemkab Inhil pada tahun anggaran 2012 adalah sebanyak 12.887 orang.

Pada Tahun 2013 Pengangkatan CPNS Tenaga Honorer Kategori I berjumlah 109 orang. PNS yang mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) dan atau meninggal berjumlah 177 Orang. Sedangkan kondisi riel PNS Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2014 tercatat sebanyak 8.805 orang.

“Dari data ini artinya kita masih membutukan tambahan PNS sebanyak 4.802 orang,” Ujar Wabup

Ditambahkannya, kekurangan pegawai terjadi pada jabatan-jabatan tertentu, ditambah jumlah pegawai yang memasuki batas usia pensiun sehingga diperlukan penambahan pegawai untuk menjaga kualitas pelayanan publik terutama di bidang pelayanan dasar dengan mempertimbangkan kemampuan dan efisiensi keuangan Negara.

Dipenghujung sambutannya, Wabup berharap agar semua calon peserta seleksi CPNS untuk mendengarkan dan mengikuti petunjuk teknis yang disampaikan oleh TIM-CAT BKN dan mematuhi Tata Tertib Ujian serta mengerjakan semua soal dengan cermat dan teliti.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana, Kepala BKD Inhil, H Syaifudin menjelaskan bahwa formasi CPNS Kab Inhil dari pelamar umum berjumlah sebanyak 100 formasi dengan rincian, tenaga pendidik sebanyak 19 formasi, Tenaga kesehatan 17 formasi serta tenaga teknis dan penyuluh sebanyak 64 formasi.

Berdasarkan data, peserta seleksi CPNS formasi umum berjumlah sebanyak 5.213 orang dengan strata pendidikan S1 dan S2 berjumlah 2.302 orang serta pendidikan D III dan SLTA sederajat sebanyak 3.079

“Syarat untuk lulus seleksi CPNS Formasi Umum ini harus memenuhi Nilai ambang batas (Passing Grade ) sebagaimana dimaksud dalam peraturan Menteri Pembadayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 tahun 2014 yakni Tes Karaktestik Pribadi (TKP), tes Intelegensia Umum (TIU) serta tes Wawasan Kebangsaan ( TWK ),” Terang H Syaifudin. (dro)




Ujian CPSN 2014 Dimulai Rabu Mendatang

wabup-inhil-beria-arahan-kpd-peserta-ujian-cpns-umumTEMBILAHAN (detikriau.org) – Panitia penyelenggara ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menjadwalkan pelaksanaan ujian mulai dilaksanakan pada Rabu 29 Oktober 2014 mendatang.

“Peserta yang sudah daftar ulang yang batas akhirnya hari ini akan langsung mendapatkan nomor ujian, sehingga mereka bisa tahu kapan jadwal ujian dan dimana lokasinya,” sampaikan Kepala BKD Inhil, Syaifuddin. Senin (27/10/2014)

Dijelaskannya, Ujian dilaksanakan 5 sesi dalam satu hari, terkecuali pada hari pertama yang hanya dijadwalkan 4 sesi. Sesi pertama dimanfaatkan panitia untuk acara pembukaan.

“Pelaksanaan ujian akan berlangsung selama 11 hari ke depan, dengan lokasi di Gedung Tasik Gemilang, Jalan Baharuddin Yusuf, Tembilahan,” jelas mantan Kepala Bagian (Kabag) Ortal Setdakab Inhil ini.

Lanjut Syaifuddin, ada beberapa ketentuan yang wajib diikuti oleh seluruh peserta seleksi CPNS. Antara lain, peserta tidak dibenarkan membawa apa-apa ke dalam ruangan ujian, kecuali Pensil dan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

“Seleksi dilakukan secara ketat dan terbuka. Kita selalu mengingatkan agar peserta tidak berbuat curang, seperti menggunakan tenaga joki. Bagai yang kedapatan maka panitia berhak mengeluarkanya. Sedangkan terlambat 15 menit tidak boleh, apalagi lebih,” tuturnya.(dro/*1)




Kantor Pos Tembilahan Sediakan 2 Loket Khusus Bagi Pelamar CPNS

posTEMBILAHAN (detikriau.org) – Kantor Pos Tembilahan menyediakan 2 loket khusus untuk melayani pengiriman berkas pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“2 loket itu diluar loket regular yang ada. Kalau masih kurang akan kita tambah 2 lagi. Semua tergantung keadaan dilapangan, ” ujar Kepala Kantor Pos Tembilahan, Ade, Senin (22/9).

Ditambahkan Ade, tugas kantor POS hanyalah sebatas menerima dan mengirimkan berkas CPNS tersebut.

Berkas akan dikirim 2 kali dalam satu hari. Pengiriman berkas dapat dilakukan setelah dilakukan pemilahan dan penyortiran berkas yang masuk sesuai dengan formasi yang dibuka..

“Tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan jam buka Kantor Pos. Semua tergantung kondisi maupun animo para pelamar.” Tandas Ade.(dro/*1)