Veteran Inhil Baru Dapatkan Perhatian 2 Kali dalam Setahun

H Burhan
H Burhan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Belum memiliki anggaran yang memadai, Pemkab Inhil melalui Dinas Sosial mengaku belum mampu memberikan kesejahteraan lebih bagi sejumlah Veteran. Sejauh ini, perhatian bagi pejuang kemerdekaan ini baru dilakukan pada dua kesempatan.

“Yang pertama pada hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus dan kedua pada hari Pahlawan tanggal 10 November,” ungkap Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Inhil Nurlia melalui Kabid Pemberdayaan Sosial, H Burhan, Selasa (3/2/2015).

Meski begitu, hingga saat ini sejumlah Veteran dan Janda Veteran menurutnya belum ada yang terdengar berkeluh kesah atas persoalan tidak adanya peningkatan kesejahteraan. kalaupun ada katanya, hanya sebagian kecil saja.

“Memang mayoritas persoalan ekonomi yang dipersoalkan Veteran, makanya dari dua moment itu kami berupaya memberikan perhatian seperti memberikan santunan berupa uang tunai, baik Veteran maupun Janda Veteran,” tambahnya

Berdasarkan data yang tercatat pada Dinas Sosial Inhil, hingga akhir tahun 2014 lalu jumlah Veteran terdata sebanyak 26 orang yang tersebar di 20 kecamatan, dan untuk Janda Veteran berjumlah 54 orang, sedangkan untuk ahli waris pejuang sebanyak 30 orang.

“Data tersebut merupakan data binaan Dinsos Inhil terhadap Veteran, Janda Veteran dan ahli waris pejuang yang merupakan perintis kemerdekaan RI Kabupaten Inhil. Kami akan terus berupaya memberikan perhatian dan santunan terhadap mereka. Semua ini merupakan salah satu bentuk penghargaan kita kepada jasa-jasa mereka. ” tutupnya. (mirwan)




2015 Dipastikan Inhil Kembali Dapatkan Bantuan RLH

Kabid Pemberdayaan Sosial, H Burhan. Foto: Mirwan
Kabid Pemberdayaan Sosial, H Burhan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tahun 2015 mendatang, Rumah Layak Huni dipastikan direalisasikan untuk masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang dinilai tidak memiliki rumah yang layak untuk ditempati.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial melalui Kabid Pemberdayaan Sosial H Burhan SH MH kepada awak media akhir pekan kemaren. “Insya Allah tahun depan akan ada bantuan sosial berupa Rumah Layak Huni,” tuturnya.

Untuk meyakini hal ini. Dijelaskan Burhan, usulan untuk rumah layak huni itu sudah diajukan pada tahun 2013 lalu, dan ini sudah ditinjau langsung dari pusat ke kabupaten Inhil satu minggu yang lalu untuk memastikan alokasi yang akan dibantu nantinya, tentu hal tersebut sudah bisa dipastikan direalisasi pada tahun 2015 mendatang.

“Usulan yang kami ajukan kemaren itu jumlahnya ratusan, hanya saja yang akan dibantu nanti belum kami ketahui, yang jelas 2015 mendatang masyarakat kita akan dapat bantuan tersebut,” kata H Burhan.

Ia menambahkan ketika jumlah usulan yang diajukan tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka tim pendataan dari Dinsos Inhil akan menilai lebih detail terhadap penerima bantuan itu siapa yang lebih pantas menerimanya.

Disampaikan juga, setiap satu rumah itu akan mengeluarkan dana 10 juta dari dana bansos itu, dan ini dikhususkan hanya untuk membeli bahan. Sementara untuk tukang atau pekerja rumah, dana itu direncanakan akan ditanggung dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Inhil.

Perlu diketahui, bantuan rumah layak huni ini kata Burhan, tidak berupa rumah yang dibangun mulai dari angka nol, namun pihaknya akan membantu warga yang memiliki rumah yang memang miris dan memerlukan rehabilitas sesuai standar layaknya rumah huni pada umumnya.(mirwan)