Bupati Inhil Pinta Masyarakat Lubuk Besar Berikan Data Untuk Upaya Penyelesaian Konflik

DSC_7387Kemuning (detikriau.org) – Bupati Inhil meminta masyarakat untuk menyampaikan data-data yang diperlukan guna mengupayakan penyelesaian konflik yang saat ini tengah terjadi antara masyarakat Desa Lubuk Besar Kecamatan Kemuning dengan pihak PT SHM. Data itu juga akan dijadikan dasar untuk mencari tahu mana yang menjadi haknya masyarakat dan mana yang menjadi haknya perusahaan.

“Jika belum ada data tentu sulit bagi kita untuk mengupayakan penyelesaian konflik ini” tegas Wardan, Ahad (28/9/2012) kemaren dalam kunjungannya kelokasi konflik

Sejumlah tokoh masyarakat dan kepala desa yang hadir berjanji akan segera memberikan data yang dimaksud. Sambil mengumpulkan data, warga meminta agar perusahaan komit untuk tidak melakukan aktivitas.

Jika perusahaan tidak mengindahkan permintaan yang disampaiakn Bupati, Kepala Desa Lubuk Besar, Afrizal mengakui dirinya akan sulit untuk menenangkan masyarakat desanya.

“perusahaan harus konsekuen untuk tidak melakukan aktifitas. Kalau saat ini bersedia tak melakukan aktivitas, jangan setelah pertemuaan ini malah beda lagi. Kita kawatir ada masyarakat yang tak bisa mengendalikan diri,” Peringatinya.

Humas PT SHM, Indra, juga sangat menginginkan persoalan tersebut capat selesai. Terutama dengan adanya upaya fasilitasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab). (dro/*1)




Wakili Bupati, Asisiten II Setdakab Inhil Resmikan Rakorcab FKDT

DSC_7847 - CopyTembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Asisten II Setdakab Inhil, H Fauzan Hamid meresmikan kegiatan pembukaan rakorcab Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Inhil. Pada kegiatan yang dilaksanakan disalah satu Wisma di jalan Telaga Biru Tembilahan ini juga dihadiri oleh Kepala Kemenag Inhil, H. Azhari Syukur, Ketua DPW Provinsi Riau, H Mahfuzdh serta peserta Rakor dan undangan lainnya. Sabtu (27/9/2014) malam

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten II mengatakan bahwa keberadaan FKDT sangat dirasakan oleh Diniyah Takmiliyah karena memiliki fungsi sebagai mitra kerja kementerian agama guna mensukseskan penyelenggaraan Diniyah Takmiliyah, sebagai wadah interaksi,konsultasi serta koordinasi bagi seluruh anggota untuk peningkatan profesionalisme tenaga pendidik secara terpadu.

oleh karena itu Bupati menyatakan bahwa tidaklah mengherankan jika Diniyah takmiliyah tetap eksis dan berkembang di tengah-tengah masyarakat, karena diniyah takmiliyah memiliki pondasi yang kuat dan pengelolaan manajemen yg cukup baik, dalam rangka memberikan tambahan dan pendalaman pengetahuan agama islam kepada pelajar di sekolah umum, agar memiliki sikap, pribadi dan prilaku mulia sebagai seorang muslim, terampil dalam ibadah, dan mampu bersosialisasi dalam masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi aqidah dan berakhlaqul karimah.

“Atas nama Pemerintah daerah kita menyambut baik dan mendukung dengan adanya Rakorcab DPC FKDT ini, semoga melalui Rakorcab ini akan dapat merumuskan kebijakan-kebijakan terbaik demi meningkatkan kualitas pendidikan Diniyah Takmiliyah dan teruslah berkiprah dalam menyebarkan syariat islam di khususnya di Kab Inhil.,” Pesan Bupati

Sementara itu, ketua FKDT Inhil, Suhaili Hamdi mengatakan bahw FKDT adalah organisasi yang berkaidahkan Islamahlisunnah waljamaah yang berdasarkan pancasila ditujukan untuk mewujudkan pendidikan islami, demokratis dan sejahtera.

Pelaksanaan Rakorcab diadakan selama dua hari, tanggal 27 – 28 September 2014 yang diikuti oleh utusan masing-masingi kecamatan se kab Inhil. (way/Adv Pemkab Inhil)




Wakili Bupati, Sekda Inhil Hadiri Wisuda Ke XII STAI Auliaurrasyidin

Sekda Kab. Inhil Menyerahakn cendra mata kepada Wisuda yang memiliki Nilai tertinggi. Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil
Sekda Kab. Inhil Menyerahakn cendra mata kepada Wisuda yang memiliki Nilai tertinggi. Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati diwakili Sekda Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM menghadiri Dies Natalis XIV STAI Auliaurrasyidin dan Wisuda XII Program Sarjana. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Abdurrahman Siddiq Jl. Gerilya Tembilahan ini juga dihadiri oleh Unsur Muspida Inhil, Perwakilan Kopertis Wilayah XII Riau – Kepri serta orang tua Wisudawan/i dan undangan lainnya. Sabtu (20/9/2014)

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda mengatakan bahwa keberadaan STAI Auliaurrassyidin sebagai salah satu lembaga Pendidikan yang ada di Inhil patut untuk dipertahankan dan didukung keberadaannya.

Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berbasis keagamaan, STAI uliaurrasyidin Tembilahan di harapkan dapat mengawal jalannya Pembangunan di Inhil dari persefektif pedidikan dan keislaman.

“Kepada civitas akademika saya berharap agar dapat terus bersinergi dan berinovasi untuk kemajuan pendidikan, sehingga akan di hasilkan lulusan atau alumni yang dapat berkarya dan berbakti Kepada Kabupaten yang kita cintai ini,” Ujar Bupati

Diakhir kata Bupati mengucapkan selamat kepada Wisudawan/ti. Bupati berpesan agar keberhasilan akademik ini dijadikan sebagai titik tolak untuk meraih keberhasilan dalam lingkup yang lebih luas.

Usai menyampakan sambutan Sekda yang di dampingi Ketua dan Kopertis Wilayah XII Riau-Kepri memberikan cendramata kepada lulusan peraih peringkat Cum Laude pada Prosesi wisuda ini atas nama Fitriani, S.Pd.I dengan IPK (3,77) dan yang kedua atas nama Haniyah, S.Pd.I dengan IPK (3,64).

Sekolah Tinggi Agama Islam ( STAI ) di bawah yayasan Auliaurrasyidin yang berdiri tahun 2000 sudah memiliki 2 Prodi Yaitu PAI dan PGMI yang pada saat ini sudah megalami perkembangan yang pesat. wisuda angkatan XII Program Sarjana T.A 2014 ini diikuti oleh 170 Wisudawan/ti.(gus/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Buka Lomba Pengolahan Produk Berbahan Dasar Kelapa

Bupati dan Wakil Bupati Inhil didampingi istri melihat-lihat berbagai kerajinan yang diproduksi dari berbagai bahan kelapa. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil
Bupati dan Wakil Bupati Inhil didampingi istri melihat-lihat berbagai kerajinan yang diproduksi dari berbagai bahan kelapa. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) — Kelapa adalah Pohon Serbaguna yang banyak manfaatnya bagi kehidupan masyarakat. Hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan, baik ekonomi, sosial dan budaya, mulai dari akar sampai daun, mulai dari produk makanan sampai produk obat-obatan. Bahkan ada yang mengatakan tanaman ini disebut sebagai “Pohon Kehidupan”. Pertanyaannya sekarang, sudah seberapa besar masyarakat kita memanfaatkan kelapa sebagai sumber kehidupan.

Pertanyaan ini dilontarkan Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan kata sambutan pada acara pembukaan berbagai perlombaan mengolah berbagai macam produk berbahan dasar kelapa lokal sempenan peringatan hari keluarga ke XXI Kab Inhil bertempat di gedung engku kelana Tembilahan, senin (15/9/2014)

Dikatakan Bupati sejak dahulu Inhil merupakan sentra penghasil kelapa dengan hamparan kebun kelapa yang luas. Sampai tahun 2013, luas perkebunan kelapa di Indragiri Hilir tercatat sebanyak 421.431 hektar (Disbun Inhil; 2014). Bahkan sejarah juga pernah mencatat bahwa Indragiri Hilir merupakan penghasil Kelapa/Kopra terbesar di Indonesia.

Namun menurut Bupati, dalam pemanfaatannya baru dari hasil buahnya saja, yaitu dengan menjual kelapa bulat atau dijadikan kopra. Padahal kalau dicermati, mulai dari akar sampai pada daunnya, kelapa dapat dijadikan berbagai macam komoditi, seperti akarnya dapat dijadikan sebagai bahan obat-obatan, batang dapat buat bahan bangunan dan meubel, sabutnya dapat dibuat menjadi lapisan jok mobil dan keset, tempurungnya dapat dijadikan karbon,  daging kelapa dapat dibuat menjadi tepung kelapa, minyak kelapa dan virgin oil, air kelapa dapat dijadikan minuman, serta daun dan lidinya dapat dijadikan berbagai macam anyaman.

“Jika semua keunggulan kelapa itu dikelola dan diolah oleh Industri Rumah Tangga atau Usaha Kelompok Rumah Tangga, tentu dengan sendirinya dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mendorong tumbuh dan berkembangnya ekonomi kerakyatan,” Ujar Bupati

Oleh karena itu kedepannya Bupati berharap kepada SKPD terkait agar dapat mencari terobosan dan inovasi serta  membuat berbagai macam program guna melatih dan membina kelompok-kelompok organisasi masyarakat agar mampu memanfaatkan kelapa sebagai sumber ekonomi, guna meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyatakan sambutan baik dengan diadakannya kegiatan tajaan  Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) ini. Artinya kata Bupati, BP3AKB telah merespon apa yang telah menjadi program utama dirinya selaku Kepala Daerah.

Bupati juga berpesan agar kegiatan ini bukan sekedar untuk mencari siapa pemenang atau juaranya, akan tetapi lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan akan menjadi motivasi bagi petani kelapa khususnya, dan masyarakat Indragiri Hilir umumnya, agar dapat memanfaatkan kelapa, bukan saja buahnya tetapi seluruh bagian kelapa guna mewujudkan kesejahteraan keluarga dan mengangkat harkat dan martabat masyarakat Indragiri Hilir.

Pada kegiatan yang diikuti oleh oleh Ibu-ibu PKK Kecamatan se kabupaten Inhil ini juga dihadiri oleh Istri Bupati Inhil, Hj Zulaikah Wardan, Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dan istri, Hj Siti Bungatang Rosman, Istri-istri Camat se Inhil, Muspida Inhil dan sejumlah kepala SKPD Inhil. (rul/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Hadiri Pengukuhan Pengurus KBB

Foto Bersama Bupati, Wakil Bupati, Kapolres Inhil serta tokoh masyarakat suku banjar dengan Sekda Propinsi KALSEL. Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil
Foto Bersama Bupati, Wakil Bupati, Kapolres Inhil serta tokoh masyarakat suku banjar dengan Sekda Propinsi KALSEL. Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri kegiatan Halal Bil Halal yang sekaligus dirangkai dengan pengukuhan pengurus Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Provinsi Riau. Pada kegiatan yang dilaksanakan di salah satu Hotel jalan Lingkar Tembilahan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati, H Rosman Malomo, Sekda Inhil, H Alimuddin RM, Ketua DPRD Inhil, H Raus Walid, Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik juga tampak dihadiri oleh Sekda Prov kalsel, M Arsyadi beserta Istri termasuk tokoh Masyarakat Banjar di Inhil. Rabu (10/9/2014)

Dalam sambutannya, Atas nama Pemkab Inhil, Bupati menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kedatangan Sekda Provinsi Kalsel dan Istri beserta rombongan. Bupati berharap melalui kegiatan ini akan terjalinnya silaturhami secara lebih erat antara Provinsi kalsel dengan Provinsi Riau khususnya kabupaten Inhil.

Dikatakan Bupati, keberadaan masyarakat keturunan banjar sudah sangat lama berada di bumi Inhil dan juga telah banyak berkontribusi dalam perjalanan sejarah kabupaten Inhil.

“Saya berharap masyarakat keturunan banjar yang berjumlah sekitar 40%an dari jumlah masyarakat Inhil yang multi etnis ini dapat terus memberikan dukungan dan kontribusi yang positif dalam melaksanakan pembangunan secara bersinergi dengan pemkab Inhil,” Harap Bupati

Sementra itu, Ketua KBB Provinsi Riau, H Syamsuddin Uti juga mendahulukan ucapan terimakasihnya atas kehadiran Sekda Provinsi Kepri beserta rombongan.

“Saya berharap semoga keberadaan KBB kedepannya akan dapat bersinergi dengan pemerintah dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan Inhil.” Ucapnya

Usai menyampaikan sambutan, Ketua beserta pengurus KBB Provinsi Riau membacakan deklarasi di hadapan Sekda Propinsi KALSEL dan Bupati Inhil.

Dalam kegiatan juga di serahkan bantuan dari Pemprov KALSEL untuk Pengurus KBB Provinsi riau yang di serahkan oleh Sekda Provinsi KALSEL M.Arsyadi, ME  yang di terima langsung oleh Ketua KBB Provinsi riau, H.Syamsuddin Uti.

Halal Bi Halal ini di tutup dengan Foto bersama dengan Sekda dan istri dari Propinsi KALSEL.(gus/adv pemkab inhil)




Bupati Hadiri Pencanangan BB GRM XI di Kempas

Bupati mendantangani prasasti pencanagan kegiatan BB GRM ke XI Tahun 2014 di Inhil. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab inhil
Bupati mendantangani prasasti pencanagan kegiatan BB GRM ke XI Tahun 2014 di Inhil. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri kegiatan pencanangan bulan bhakti gotong royong masyarakat (BB-GRM) ke XI tahun 2014. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Desa Danau Pulai Indah Kecamatan Kempas ini bertemakan “kita jadikan momentum untuk membangkitkan semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat guna mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan diberbagai bidang”.

Dalam sambutannya Bupati berharap agar masyarakat dapat selalu menyemarakkan kegiatan gotong royong. Karena gotong royong pada hakekatnya memuat nilai-nilai kebersamaan yang harus tetap dijaga dan dilestarikan ditengah-tengah masyarakat.

“sebagaimana kegiatan jum’at bersih yang sudah kita laksanakan selama ini. Saya berharap agar jum’at bersih terus digalakkan ditengah masyarakat,” Pesan Bupati.

Diakhir kalimatnya Bupati juga menghimbau kepada Camat, Lurah dan kaum Ibu-ibu terutama dari PKK untuk kembali mengajak masyarakat menumbuhkembangkan kembali semangat kegotong royongan, minimal dengan menggalakkan kegiatan jum’at bersih satu minggu sekali.

Kegiatan BB-GRM ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo, Sekdakab Inhil, Alimuddin RM, Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, Staff ahli BPM Bangdes Prov Riau, H Said Ismet, beberapa pejabat esselon dilingkungan Pemkab Inhil, Camat, Lurah dan Kades.

Usai menyampaikan sambutan bupati juga melakukan penandatanganan prasasti sekaligus pemukulan kentongan tanda dimulainya pelaksanaan kegiatan BB-GRM ke XI kabupaten Inhil 2014. Acara kemudian dilanjutkan dengan penananaman pohon kelapa secara simbolis. (rul/adv pemkab inhil)