Cegah Karhutla, Bupati Wardan Wacanakan Jalin Kerjasama Dengan Imam Masjid

Bupati inhil, HM Wardan
Bupati inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mewacanakan akan bekerjsama dengan para imam Masjid.

Sebelum itu, dikatakan HM Wardan, dirinya akan membicarakan hal ini terlebih dahulu dengan Kementerian Agama Inhil, agar Kemenag memberi instruksi kepada imam-imam Masjid untuk membuat pengumuman setiap Salat Jumat.

“Jadi, nantinya bisa sebelum Shalat Jum’at di setiap Masjid diumumkan agar masyarakat jangan membakar lahan,” tutur Bupati Wardan, belum lama ini.

Dijelaskan, selama ini kebanyakan masyarakat Inhil terutama yang ada di daerah tidak mengetahui bahaya dari membakar lahan, maka dari itu Masjid adalah salah satu tempat yang strategis. Dimana, banyak Jamaah berkumpul terutama pada waktu Shalat Jum’at.

Selanjutnya, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini juga menginstruksikan kepada semua camat, untuk terus menjaga wiliyah kerja masing-masing, serta juga memberikan imbauan kepada kepala desa agar berperan aktif mencegah terjadinya Karhutla.

“Camat juga harus aktif, pantau terus keadaan wilayah masing-masing dengan bekerjasama bersama kepala desa,” imbuhnya. (adi/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Nilai Camat Masih Kurang Tanggap Tanggulangi Karhutla

DSC_2080Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan memerintahkan kepada pihak Kecamatan untuk lebih tanggap dalam mengantisipasi dan mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diwilayah kerjanya masing-masing. Bupati bahkan menyebutkan selama ini pihak Kecamatan belum maksimal untuk menangani musibah yang hampir terjadi setiap tahunnya itu.

“Terus terang saya agak kecewa. Terkadang saya lebih dahulu mendapatkan informasi terjadinya Karhutla dibandingkan Camatnya,” Sindir Bupati dalam sambutannya pada rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di lingkungan Pemkab Inhil yang berlangsung di Balai utama Kantor Bupati Inhil lantai 5 jalan Akasia Tembilahan, Selasa (17/2/2015).

Untuk itu, Bupati meminta kepada seluruh kecamatan di Inhil untuk melakukan rapat bulanan serupa forum yang dirapatkan saat itu. Sebab, menurutnya ini sangat untuk mendapatkan informasi secara jelas tentang berbagai permasalahan yang terjadi dimasing-masing Kecamatan.

Tidak hanya itu, Bupati yang dikenal agamis ini juga memerintahkan kepada seluruh camat untuk mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terhadap pengurus Forkopimda yang ada di kecamatannya masing-masing.

“Jadi kedepan rapat serupa ini tidak hanya kita lakukan di pemerintahan Kabupaten saja, namun juga disetiap Kecamatan bahkan desa agar dapat merangkum berbagai permasalahan dengan lebih rinci. Setelah itu, camat melaporkan hasil rapat kepada pimpinan daerah diitngkat Kabupaten,” pintanya.

Rapat-rapat terus dilakukan setiap bulannya dan lebih tepatnya setiap tanggal 17, terkecuali tanggal 17 itu bertepatan pada hari libur maka akan ditunda.

“Dengan adanya rapat rutin ini, saya berharap setiap camat memiliki laporan tersendiri atas berbagai persoalan yang terjadi diwilayah Kecamatan yang ia pimpin.” Tandas Bupati.

Selain Bupati, Rapat Forkompimda ini juga tampak dihadiri Ketua DPRD Inhil, Kapolres Inhil, Kajari Tembilahan, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan, serta seluruh kepala Badan, Bagian, Dinas dan camat se-Kabupaten Inhil. (mirwan/adv Pemkab Inhil)




Bupati Pimpin Upacara 17 Hari Bulan dan Indonesia Bebas Narkoba 2025

17aBagansiapapi (detikriau.org) – Diikuti jajaran TNI/POLRI, seluruh Instansi pemkab Rohil serta Siswa SMP dan SMA, Bupati Rokan Hilir H.Suyatno memimpin langsung upacara apel 17 sekaligus upacara Indonesia bebas narkoba tahun 2025. Upacara di pusatkan di halaman kantor Bupati Rohil, di Bagansiapiapi, Selasa (17/2/15).

Dalam kesempatan ini, bupati juga ikut memusnakan barang bukti hasil tangkapan pihak kepolisian Resort Rokan Hilir.

Dalam pidatonyo, Bupati H.Suyatno menyampaikan bahwa dirinya baru beberapa hari lalu rapat dengan presiden Jokowidodo di istana Bogor bersama kepala daerah se indonesia lainnya. Rapat membahas tentang narkoba. Dalam rapat, terungkap bahwa setiap tahunnya terjadi kematian yang luar biasa di Indonesia dan angkanya mencapai 18 ribu jiwa.

Kematian itu katanya, bukan karena demam berdarah, diare, pilek atau demam biasa,melainkan karena penyalahgunaan narkoba.

Ketua BNK Rohil Ini juga mengatakan bahwa diantara Kabupaten/kota yang ada di Riau, kabupaten Rokan Hilir masuk nomor 2 paling banyak peredaran narkoba. Hal itu dikarenakan, posisi Rokan Hilir sangat strategis yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan Pulau Sumatra .

“Maka dari itu, saya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Rohil jika ada informasi mengenai peredaran narkoba, sampaikan ke kami, biar kami tindak lanjuti dengan kepolisian dan jangan ragu-ragu,” harapnya.

Masih menurut Bupati Suyatno, bahwa rapat dengan presiden juga membahas tentang kebakaran hutan dan lahan (Karhutla ). Presiden mengintruksikan seluruh kabupaten/kota se Riau untuk antisipasi Karhutla, karena musim sudah memasuki musim kemarau berdasarkan prediksi BMKG Provinsi Riau.

Untuk itu dirinya meminta semua pihak untuk mengantisiapsi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla ) di Rohil,agar jangan sampai terjadi hal serupa (2014) lalu terulang lagi.

“Dampak Karhutla luar biasa, siswa-siswa dilibur. Untuk itu dikesempatan yang baik ini, saya menghimbau untuk menjaga keamana lingkungan kita,” ajaknya.

“Apa bila bapak-bapak dan ibu- ibu mendapat informasi, bahwa tempat kita ini ada kebakaran hutan yang di lakulan oknum, segera mungkin sampaikan kepada kami, kepada aparat yang ada untuk segera ditindak lanjuti,” tambahnya

Hadir pada upacara, Ketua DPRD Rohil, Kepala Kejari Bagansiapiapi, Kapolres Rohil, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Kodim 0303 Bengkalis mewakili Danrem, para staf ahli, Asisten dan Kabag dilingkungan Setda rohil, Kepala SKPD Pemkab Rohil, tokoh Agama, pemuda serta masyarakat. [tris/adv]




Wakili Bupati, Sekda Inhil Resmikan Program DMIJ di Kempas

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM meresmikan hasil pelaksanaan Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) di Kecamatan Kempas, Senin (16/2/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serba Guna, Desa Bayas Jaya ini sempena dengan Tabligh Akbar, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pondok Pesantren Al-Muhajirin dan Pelantikan Pengurus Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Kempas.

Bupati Inhil dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Alimuddin mengatakan, Program DMIJ ini merupakan program yang digagas oleh Pemkab Inhil, dalam upaya memberdayakan masyarakat desa untuk pembangunan daerahnya.

“Pada Program DMIJ penyaluran dananya dibagi sesuai dengan tipologi desa dan kemampuan aparatur pemerintahannya dalam pengelolaan dana pembangunan ini,” tutur Sekda.

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM menandatangani prasasti program DMIJ
Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM menandatangani prasasti program DMIJ

Adapun Desa dengan kategori Desa Swadaya dikucurkan dana sebesar Rp 300 juta, Desa Swakarya Rp 500 juta, Desa Swasembada Rp 750 juta dan Desa Mandiri sebesar Rp1,2 miliar.

Dengan pembagian kategori desa penerima dana Program DMIJ ini, lanjut Sekda, maka dapat dilakukan evaluasi dan penyaluran dana pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan, disesuaikan dengan tingkat kebutuhan pembangunan di desa tersebut.

“Dalam penyusunan programnya, Kita harapkan anggaran diprioritaskan untuk pembangunan jalan poros atau jalan penghubung antar Desa ke Kecamatan,” terangnya.

Kemudian, Sekda menyatakan sangat mengapresiasi atas terlaksananya Program DMIJ yang menjadi prioritas di Kecamatan Kempas ini, seperti Pembangunan Jalan, Jembatan, serta kegiatan fisik dan non fisik lainnya.

“Meskipun saya yakin dalam pelaksanaannya tidak sedikit kendala yang ditemukan, namun masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Kempas dapat mengatasinya secara bersama-sama,” imbuhnya. (adv/humas)




Bupati Pimpin Rakor Pencegahan Narkotika dan Karhutla

12Bagansiapapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H.Suyatno Pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Narkotika dan Karhutla serta pencanangan Indonesia Bebas Narkoba tahun 2025 yang berlangsung dilantai 4 Kantor Bupati Rohil di Bagansiapiapi, Rabu Malam (11/2/15).

Hadir dalam kesempatan itu Kapolres Rohil AKBP Subiantoro.SH, Dandim Dumai, Kepala Kejari Bagansiapiapi, H.Zainuddin.SH dan Ketua DPRD Rohil Nasruddin Hasan.

Selain itu hadir dalam Rakor yaitu Plt.Sekda Rohil Drs.Surya Arfan.Msi, seluruh Kabag,Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Rohil serta jajaran Polres Rohil, Camat, Lurah/Penghulu, tokoh agama dan tokoh masyarakat se Rokan Hilir.

Dalam pidatonya, Bupati Rokan Hilir meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung pencanangan bebas narkoba. Ia berharap jangan sampai Rokan Hilir tempat sarang narkoba.

Bupati juga menyampaikan bahwa pada tanggal 17 Februari nanti akan ada apel bersama jajaran Polres dan memusnahkan barang bukti berupa narkoba.

“Saya juga minta kepada tokoh agama yang sering khotbah dimesjid-mesjid untuk menyampaikan pencanangan indoensia bebas narkoba dan jelaskan bahayanya mengunakan narkoba ” pinta Suyatno.

Mengenai Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Ia menjelaskan bahwa saat ini, kabupaten Bengkalis sedang marak kebakaran hutan dan itu tidak tertutup kemungkinan akan terjadi Rokan Hilir akan menyusul. ” Kita semua harus siap dan bekerjasama untuk mengatasinya,”.

Ia juga menghimbau seluruh lapisan masyarakat Rokan Hilir, jika ada salah satu lahan di daerah yang ada di Rohil, diharapkan masyarakat sama-sama memadamkannya dan jangan sampai merebak kemana-mana.

“kita juga mengharapkan kerjasama dengan perusahaan yang beroperasi di Rokan Hilir untuk mengatasi Karhutla,” tutupnya.

Sementara Kapolres Rohil AKBP Subiantoro.SH menyampaikan bahwa saat ini narkoba sering masuk dari pelabuhan tikus yang ada diperairan Rokan Hilir. Jika ini masih terulang lagi.tidak tertutup kemungkinan Rokan Hilir tidak akan bebas dari narkoba.

Mantan Kabag Binkar Polda Riau Ini juga mengatakan dengan banyaknya penguna narkoba.secara otomatis banyak terjadi kejahatan asusila,perbandingannya 4 banding 45.

“Saya menghimbau seluruh elemen masyarakat dan perangkat desa seperti RT dan RW turut serta memberantas narkoba,” ujarnya.

Subiantoro juga menyampaikan bahwa narkoba saat ini bukan hanya beredar dikalangan masyarakat, anggota Polri pun ada yang terlibat. ” Tahun lalu kita sudah memecat 7 anggota Polri yang terlibat narkoba dan tahun ini sebanyak 3 orang yang tinggal menunggu keputusan Kapolda lagi,” tandasnya. [tris/adv]




Bupati Inhil Resmikan Program DMIJ di Kecamatan Enok

Bupati Inhil, HM Wardan menandatangani Prasasti DMIJ di Kecamatan Enok
Bupati Inhil, HM Wardan menandatangani Prasasti DMIJ di Kecamatan Enok

ENOK (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan resmikan Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Kecamatan Enok. Peresmian program unggulan Kabupaten Inhil ini berlangsung di halaman Kantor Desa Pengalihan Kecamatan Enok, Sabtu (7/2/2015).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat Kabupaten Inhil khususnya masyarakat Kecamatan Enok yang telah memberikan dukungan atas program-program yang sedang berlangsung khususnya pada Program DMIJ  ini.

Disampaikannya juga bahwa program DMIJ ini sudah dibahas serta dituangkan bersama dengan DPRD dalam bentuk RAPBD Kabupaten Inhil tahun 2014 lalu. Program tersebut merupakan salah satu program unggulan dimasa kepemimpinannya di antara program-program lainnya, sebab dari program ini bisa dijadikan salah satu indikator keberhasilan kepemimpinannya di Bumi Sri Gemilang ini.

“Berkat dukungan masyarakat Inhil sampai saat ini sudah banyak kecamatan telah dilakukan peresmian DMIJ dan alhamdulillah terselenggara dengan baik dan semuanya mencapai 100 persen, bahkan ada yang melebihi dari 100 persen,” Sampaikan Bupati.

DMIJ merupakan program pemberdayaan yang direncanakan oleh seluruh lapisan masyarakat, LPM, Kepala Desa dan Camat,” tambah Wardan.

Dalam pelaksanaannya, DMIJ tidak di proyekkan, tapi digotong royongkan oleh masyarakat itu sendiri. Sedangkan untuk pembangunan yang dilaksanakan seperti, pembangunan jembatan, jalan, lembaga pendidikan dan kantor Kepala Desa, dengan spirit baru Pemerintah bersama masyarakat pada program DMIJ tersebut dinilai mampu menghasilkan kualitas yang cukup tinggi.

Menurut Wardan, program DMIJ ini hanya ada di Kabupaten Inhil yang mengadopsi dari berbagai konsep dan dipadukan menjadi Program DMIJ dengan mengunakan pola yang sangat transparan seperti manajemen Mesjid dengan menggunakan papan pengumuman yang dipajang disetiap kantor Desa, sehingga seluruh masyarakat bisa melihat dan mengetahui.

Sementara itu, Camat Kecamatan Enok Surya Wirawan mengajak masyarakatnya untuk saling bahu-membahu dan tetap menjaga persatuan dalam membangun Desa dan Kecamatan Enok. Karena katanya, pembangunan yang dilandasi persatuan akan menghasilkan sesuatu yang berbeda.

Usai menyampaikan sambutan, Camat langsung melakukan penyerahan RPJM-Des Kecamatan Enok secara simbolis kepada Bupati Inhil. Kegiatan ini juga tampak dihadiri olh Ketua serta beberapa anggota DPRD Inhil, DANDIM 0314 Inhil, Ketua TP PKK Inhil, Kadis dan Kabag serta Upika dan Kades Se-Kecamatan Enok.(mirwan/adv pemkab inhil)