Bupati Inhil: Kondisi Jalan Provinsi Yang Paling Parah Itu di Bagian Selatan

Bupati Inhil HM Wardan. Foto: Mirwan
Bupati Inhil HM Wardan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menilai dari 20 kecamatan di Inhil ini, jalan Provinsi yang paling parah terdapat di kecamatan bagian selatan.

“Jalan Provinsi yang paling parah itu di bagian selatan, seperti di kecamatan Kemuning dan Reteh,” ujarnya dalam sambutan pada acara Musrenbang RKPD Kabupaten Inhil tahun 2015 di gedung Engku Kelana Tembilahan, kemaren.

Menurutnya, kerusakan jalan Provinsi di kedua daerah kecamatan itu sudah harus menjadi perhatian khusus oleh Badan terkait untuk diusulkan ke Pemprov Riau. Apalagi jalan tersebut merupakan akses utama masuk ke Kabupaten Inhil.

“Seperti di Selensen dan kota Baru contohnya, kondisi jalan di sana itu kalau tidak debu, berarti lumpur. Malu kita, karena disana itu akses masuk dari Provinsi Jambi,” tukas Wardan.

Sementara itu, Plt Kepala BPMP Bangdes Provinsi Riau H Daswanto menyampaikan bahwa alokasi dana untuk pembangunan semenisasi perbaikan jalan Provinsi yang ada di Kabupaten Inhil ini akan direalisasikan. Sebab katanya, kurang lebih Rp 25 Milyar sudah rampung dan siap dikucurkan.

“Dana itu dari APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2015, dan siap dicairkan ke Kabupaten Inhil guna membangun semeninsasi jalan Provinsi,” ujarnya.

Namun, dari sejumlah dana tersebut merupakan alokasi dana secara umum ke Inhil yang akan terbagi kebeberapa titik jalan.(mirwan/adv pemkab inhil)




Tahun Ini, RSUD PH Buka Perawatan Penyakit Paru-paru

didampingi Sekdakab Inhil, H ALimuddin RM, Wakil Bupati, H Rosman Malomo saat meninjau pelayanan RSUD PH beberapa waktu yang lalu
didampingi Sekdakab Inhil, H ALimuddin RM, Wakil Bupati, H Rosman Malomo saat meninjau pelayanan RSUD PH beberapa waktu yang lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – pada tahun anggaran 2015 ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan berencana akan membuka pelayanan perawatan penyakit paru-paru.

 

Hal itu diungkapkan Direktur RSUD PH Tembilahan, dr Irianto saat ditemui detikriau.org usai menghadiri salah satu kegiatan di Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Tembilahan, belum lama ini.

 

Dikatakan Irianto, dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Negeri Seribu Parit ini, pihaknya akan terus berbenah serta melengkapi sarana dan prasarana penunjang yang dibutuhkan bagi kelancaran proses pelayanan kesehatan.

 

“Jadi, tahun ini kita akan menambah pelayanan perawatan penyakit paru-paru, karena sudah ada dokternya, kalau dulu memang belum ada,” tutur Irianto.

 

Selain itu, lanjut Irianto, rumah sakit berplat merah tersebut juga akan menempatkan ruangan ICU dan cuci darah di bangunan baru, yang tentunya lebih representatif.

 

“Kita juga sudah menganggarkan pembangunan IPAL atau instalasi pembuangan limbah yang sesuai standar, yang insya Allah akan terwujud pada tahun ini,” imbuhnya.(adi/adv)




Dalam Waktu Dekat, Bupati Akan Resmikan Sentra Perdagangan PKL

28Bagansiapapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H.Suyatno dalam waktu dekat direncanakan akan meresmikan sentral pedagang kaki lima (PKL) Batu Enam yang terletak dipinggir Sungai Rokan, Bagansiapiapi.

“Menunggu jadwal pak bupati, kapan beliau ada waktu. Rencananya awal bulan ini (Maret-red ),” ujar Samsuri.SH, Ketua Koperasi Bina Karya kepada wartawan, Sabtu (28/02/15).

Menurut Samsyuri, bupati Rokan Hilir telah meninjau pasar sentral pedagang kaki lima yang dikelola oleh koperasi Bina Karya ini beberapa waktu lalu. Pedagang mengeluh kepada bupati terutama tidak adanya fasilitas air bersih, kamar mandi, musholla, drainase dan tempat parkir.

“Untuk itu pak bupati berjanji akan membangun apa yang dikeluhkan oleh pedagang,” tambah Samsyuri

Masih menurut Samsyuri yang juga Kepala Seksi Pengendalian Dinas Koperasi Dan UKM Kabupaten Rokan Hilir ini., dalam tahun (2015) bupati akan merealisasikan permintaan para pedagang karena dananya sudah dianggarkan melalui Dinas Koperasi Dan UKM Rohil.

Untuk merealisasikan apa yang dikeluhkan oleh para pedagang, sambungnya, Pemkab Rohil telah menyetujui dana membangun musholla sebesar Rp 200 juta, sumur bor Rp 300 juta, drainase 100 juta, kamar mandi/WC Rp 100 juta dan tempat parkir Rp 200 juta.

“Perencanaan sudah kami buat, tinggal proses pembuatannya lagi. Kita menunggu APBD 2015 berjalan. Mudah-mudahan tahun sudah selesai,” katanya mengakhiri. [tris/adv]




Wujudkan Inhil Sebagai Kabupaten Pramuka, Bupati Wardan Minta Setiap Tanggal 14 Digelar Parade Senja

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meminta agar pada tanggal 14 setiap bulannya digelar kegiatan Parade Senja, yang dipusatkan di halaman rumah kediaman dinasnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk keseriusannya dalam mengembangkan kepramukaan di Negeri Seribu Parit dan mewujudkan Inhil sebagai Kabupaten Pramuka.

“Saya sudah sampaikan kepada Kwarcab Inhil, untuk mengadakan Parade Senja setiap tanggal 14,” tutur Bupati Wardan, Kamis (26/2/2015).

Selanjutnya, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini juga menginginkan, untuk pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara bergilir oleh Kwartir Ranting.

“Saya ingin pelaksananya juga bergiliran, sampai Kwartir Ranting di seluruh Inhil bisa menjadi pelaksana,” terangnya.

Oleh karena itu, pengaktifan kembali seluruh gugus-gugus depan baik untuk Pandega, Penegak, Penggalang termasuk siaga sangat diperlukan, mengingat pendidikan pramuka juga adalah hal yang harus ditekuni.

“Untuk memberi motivasi kepada seluruh anggota pramuka, saya akan memberikan penilaian kepada setiap Kwartir Ranting yang paling giat, dan akan memberikan hadiah sebagai bentuk penghargaan,” imbuhnya. (adi/adv Pemkab Inhil)




Wabup Inhil Hadiri Sosialisasi Peraturan Bersama di Pekanbaru

imagePekanbaru (detikriau.org) – Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil), H Rosman Malomo menghadiri Sosialisasi Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Bersama antara Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), Kementerian Kehutanan (Menhut), Kementerian Pekerjaan Umum (MenPU) dan Badan Pertahanan Nasional (BPN) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Rabu (25/2/2015).

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Serindit, Kediaman Gubernur Riau, Pekanbaru ini dihadiri jajaran Forkompinda Riau, perwakilan KPK RI dan Kementerian terkait, Bupati atau Walikota se-Provinsi Riau, serta beberapa perwakilan dari daerah tetangga.

Dalam sosialisasi yang membahas tentang percepatan pengukuhan kawasan hutan dan penyelesaian penguasaan tanah yang berada di dalam kawasan hutan ini, Wabup Rosman turut didampingi Kepala Kejaksanaan Negeri (Kejari) Tembilahan, Lulus Mustofa, SH MH dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Inhil, AKBP Suwoyo Sik, M.Si.

“Kita dari Pemkab Inhil akan melaksanakan berbagai ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, khususnya dalam penerapan peraturan bersama ini,” tutur Wabup Rosman.

Sosialisasi tersebut menghadirkan pembicara dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Muhammad Said, serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang, H Doddy Imron Cholid. (adi/ adv pemkab inhil)




Sukseskan Program Pembangunan, Bupati Inhil : Kerja Sesuai Standar dan Jangan Asal Jadi

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diinstruksikan, untuk terus meningkatkan kinerja dan capaian progres pembangunan yang lebih baik dan maksimal.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Inhil, HM Wardan dalam upaya mendukung dan mensukseskan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan dan akan dilakukan oleh Pemkab Inhil ke depan.

Dikatakan Bupati, pimpinan SKPD memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pelaksanaan program-program pembangunan daerah, sehingga komitmennya sangat dibutuhkan dalam memajukan dan mengembangkan Negeri Seribu Parit ini.

“Jadi, kalau membuat suatu pekerjaan itu harus sesuai standar dan jangan asal jadi saja,” tutur Bupati Wardan saat berbincang dengan sejumlah awak media, belum lama ini.

Dijelaskan mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, apabila merencanakan dan membuat suatu program dengan asal-asalan, maka hasilnya juga tidak akan optimal dan tidak memuaskan, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.

Oleh karena itu, bagi aparatur atau pejabat yang telah diberikan amanah dan kepercayaan untuk menduduki serta menempati suatu jabatan, diharapkan dapat mengembannya dengan penuh tanggung jawab.

“Mari sama-sama kita bangun dan majukan kampung halaman tercina ini, menuju Kabupaten Inhil yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah,” pesannya.