Bupati: Tempat Magrib Mengaji di Rumah Ibadah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan kembali menegaskan dalam pelaksanaan program Magrib Mengaji bertempat di Mesjid ataupun Mushola, bukan di rumah pribadi.

Pernyataan tersebut dilontarkannya dalam sambutan dikesempatan acara peresmian SMK Negeri Desa Pekan Tua Kecamatan Kempas yang bersempena dengan Tabligh Akbar di halaman Kantor Desa Pekan Tua akhir pekan kemaren.

“Ini saya tegaskan karena ada beberapa tempat yang meminta insentif honorer tapi bukan di Mesjid maupun moshola, bukan itu yang saya maksud,” ujar Wardan.

Orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini menjelaskan alasan kenapa berharap bertempat di Mesjid, karena ia menginginkan Mesjid-mesjid maupun Mushola di Inhil ini semarak penuh dengan jamaah.

Terlebih katanya, bagi anak-anak yang dinilai masih perlu bimbingan penuh oleh orang tua. Sebab itu, Bupati menempatkan program Magrib Mengaji ini di Mesjid dan Mushola.

Sebenarnya, insentif bagi guru mengaji tersebut telah disediakan Pemkab Inhil melalui program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ). Namun khusus bagi guru yang mengajar di rumah ibadah bagi umat islam itu. Dan kalau perlu bagi anak-anak yang berkeliaran pada saat jadwal magrib hingga kewaktu Isya boleh dijaring razia oleh petugas terkait.

“Razia saja dan bawa ke Mesjid. untuk guru kalau di rumah tidak ada anggarannya, khusus untuk guru yang mengajar di Mesjid dan Mushola,” pungkas Bupati Inhil. (mirwan/adv)




Jalan Rusak, Bupati Ngaku Kerap Terima SMS

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengaku sering terima sms dari masyarakat terkait kondisi jalan yang ada di Kabupaten Inhil. Hal tersebut disampaikannya disela sambutan peresmian SMK Negeri Pekan Tua Kecamatan Kempas, Sabtu (9/5/2015) pekan kemaren.

“Mereka yang melontarkan keluhan itu rata-rata terkait kondisi jalan kita. Dan yang paling sering sms saya terima waktu pagi,” kata Wardan.

Tapi, lanjutnya, keluhan yang disampaikan secara langsung itu mayoritas terkait kondisi jalan Provinsi yang ada di Inhil. Atas nama pemerintah Kabupaten, Bupati mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebab jalan tersebut adalah tanggung jawab Pemerintah Provinsi Riau.

“Kalau jalan Provinsi, disini saya sampaikan, jalan itu tanggung jawab bapak Gubernur Riau, bukan Bupati. Jika Permprov mengalokasikan dana untuk jalan di Inhil, baru bisa kita laksanakan perbaikannya,” tegaskannya.

Sebenarnya kata Bupati lagi, sebagai insan di muka bumi juga merasa mengeluh terhadap kondisi jalan yang memprihatinkan ini, apalagi ia hampir 3 kali dalam seminggu berangkat ke Pekanbaru dan melintasi jalan Provinsi.

Tentu katanya juga dapat ia rasakan betapa gelisahnya kodisi jalan Provinsi. Terutama jalan lintas Tembilahan ke Rumbay Jaya.

“Kita boleh buktikan, jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkab yang dimana belum mulai pekerjaannya, hampir semua sudah bahkan sudah banyak yang bisa kita nikmati,” pungkasnya.(mirwan/advertorial)




Bupati Inhil Negerikan SMK Pekan Tua

Bupati menandatangani prasasti peresmian. Foto: Mirwan
Bupati menandatangani prasasti peresmian. Foto: Mirwan

KEMPAS (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan negerikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pekan Tua Kecamatan Kempas bersempena Tabligh Akbar Isra’ Mi’raj di halaman Kantor Desa Pekan Tua, Sabtu (9/5/2015).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan satu bulan berturut-turut ia melakukan penegerian sekolah setingkat SLTA. Sebulan sebelumnya, Buati juga telah meresmikan SMK yang ada di Kecamatan Kemuning.

“Jika sesuai prosedur dan telah memenuhi syarat akan saya segerakan meresmikan penegeriannya supaya harapan untuk meningkatkan aktivitas di sekolah bisa meningkat, baik itu meningkatkan kedesiplinan, berbagai kegiatan, maupun kelengkapan-kelengkapan sarana belajar,” ujar Wardan.

Pada intinya, SMK tersebut mulai saat ini telah menjadi perhatian bagi pemerintah daerah dalam pengembangannya. Apalagi katanya, keberadaan SMK di desa Pekan Tua itu dinilainya mendapat dukungan penuh oleh masyarakat setempat, tentu hal ini mempermudah untuk mengembangkannya.

Untuk saat ini, bagi Bupati terdapat satu kondisi yang mesti segera dievaluasi yakni SMK tersebut hanya memiliki 1 guru PNS, selebihnya berstatus honorer. “Yang penting adalah dukungan bersama-sama membangun disemua lini dalam mewujudkan masyarakat sejahtera, termasuklah dibidang pendidikan,” tukas Wardan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil Helmi D saat dikonfirmasi menjelaskan sampai hari ini sudah 8 SMK di Inhil yang telah dinegerikan, termasuklah SMK Negeri Pekan Tua Kecamatan Kempas.

Kedepan, tidak hanya di Kempas, namun Kadisdik mengupayakan disetiap kecamatan memiliki SMK dan jika telah pantas dinegerikan sesegera mungkin akan dinegerikan oleh Pemkab Inhil. Helmi menyebutkan satu SMK yang mulai digesa pendiriannya yakni SMK di Kateman.

“Hal ini dilakukan agar kualitas proses belajar lebih baik lagi. Harapan lainnya bisa mandiri, khususnya pada SMK di Pekan Tua ini kepada Kepsek maupun guru-gurunya bisa berfikir keluar, seperti di Kempas ini banyak perusahaan yang bisa diajak bermitra dalam mengembangkan dunia pendidikan setempat,” pesannya.

Kepala SMK Negeri Pekan Tua, Abd Rahim mengatakan kepada awak media kalau SMK tersebut sampai hari ini baru memiliki dua juruan yakni pertanian dan pemasaran. Untuk sarana, masih dibutuhkannya pengembangan dari bantuan semua lini, salah satunya laboratorium.(mirwan/advetorial)




Bupati Meranti Rencanakan Kirim Kades ke Kampus IPDN Jatinangor

bupati-kepulauan-meranti-irwanSELATPANJANG (detikriau.org) – Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, berencana untuk mengirimkan seluruh Kepala Desa (Kades) terpilih dalam Pilkades serentak beberapa waktu yang lalu ke kampus IPDN Jatinangor, Bandung Provinsi Jawa Barat untuk mendapatkan pelatihan khusus dibidang pemerintahan.

“Kita akan berangkatkan semua Kades terpilih ke IPDN Jatinagor  agar kualitas kades semakin baik dan masyarakat bangga dengan Kadesnya,” ujar Bupati, disela pelantikan Kades Penyagun terpilih Muhammad Nur, dikantor Kecamatan Rangsang, Kamis (7/5).

Pemberangkatan Kades menurut Bupati akan dikoordinir melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPPD). Rencana pemberangkatan dilakukan setelah nantinya seluruh Kades terpilih secara resmi dilantik.

Usai melantik Kades Penyagun, Bupati  juga berkesempatan melantik Kades Gemala Sari, Sulaiman.  Kepada kedua Kades tersebut Bupati berpesan agar dapat melaksanakan amanat sebaik-baiknya .

“Para Kades diharapkan tetap menjaga kekompakan mulai dari masyarakat, kelompok masyarakat, BPD serta Camat, demi membangun desanya lebih baik lagi kedepan,” imbuhnya.(eko)




Bupati Inhil Lepas Peserta Gerak Jalan Santai HPN dan Hardiknas

Bupati Melepas Gerak Jalan Santai dalam rangka HPN Provinsi Riau dan Hardiknas TH 2015. (Humas)
Bupati Melepas Gerak Jalan Santai dalam rangka HPN Provinsi Riau dan Hardiknas TH 2015. (Humas)

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Gerak jalan santai yang dilepaskan Bupati Inhil HM Wardan pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Provinsi Riau dan Hari Pendidikan Nasional (HPN) tahun 2015 di Tembilahan terlaksana sukses dan meriah, Ahad (3/5/2015).

Gerak jalan santai ini dilepaskan oleh Bupati Inhil HM Wardan yang berpusat di lapangan Gadjah Mada Tembilahan dengan rute keliling dari jalan M Boya ke jalan Baharuddin Yusuf, jalan Batang Tuaka dan menembus jalan Sudirman dan kembali ke lapangan Gadjah Mada.

Tidak hanya melepaskan, Bupati Inhil turut mengeluarkan tenaga pada jalan santai pagi itu yang diikuti oleh perwakilan DPRD Kabupaten Inhil, penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Tarman Azam, pengurus PWI Provinsi Riau dan Kabupaten se-Riau serta sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Inhil. Selain itu, juga diramaikan pelajar SD hingga SMA se-Tembilahan serta para guru hingga kalangan mahasiswa di Inhil.

“Saya fikir peserta gerak jalan santai ini diikuti puluhan ribu dari seluruh komponen, mulai dari pelajar SD, SMP, SMA dan mahasiswa, hingga kalangan pejabat daerah termasuk juga para organisatoris serta paguyuban,” ungkap Wardan kepada sejumlah awak media usai pelaksanaan gerak jalan santai.

Disamping itu, Wardan juga menilai bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi wartawan ini terbilang sukses dan lancar. Dengan demikian, ia mengharapkan rasa kebersamaan dan kekompakan ini terus dieratkan kemasa mendatang.

Ia juga berpesan, terutama kepada masyarakat Kabupaten Inhil untuk mendukung pelaksanaan HPN Riau di Inhil ini agar kedepan lebih baik lagi. Begitu juga pada Hardiknas 2015 ini yang dinilainya juga begitu penting.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Riau Deny Kurniawan saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa penyelenggara HPN di Inhil ini merupakan kegiatan terbesar dari HPN Riau 4 tahun belakang. Bahkan menurutnya, untuk peserta gerak jalan santai juga terbanyak.

Untuk diketahui, usai gerak jalan santai ini panitia HPN Riau di Inhil menyiapkan berbagai hadiah diantaranya sepeda motor, sepeda kayuh, televisi, kulkas, mesin genset dan lainnya.(mirwan/advertorial)




Bupati Inhil Irup Peringatan Hardiknas dan Otda

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan jadi inspektur upacara pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2015 sekaligus disejalankan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke-19 di lapangan Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Sabtu (2/5/2015).

Pada upacara ini, tampak ramai diikuti seluruh instansi, mulai dari unsur Forkopimda Inhil, seluruh pejabat jajaran Pemkab Inhil, PGRI Kabupaten Inhil, serta seluruh lembaga pendidikan dari tingkat SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi se-kota Tembilahan dan Tembilahan Hulu.

Dalam upacara, Bupati Inhil tampak serius menyampaikan amanat pidato dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI serta Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI terkait dengan Hardiknas serta Hari Otonomi Daerah ini.

Usai upacara, Bupati mengatakan kepada sejumlah awak media bahwa Hardiknas serta Hari Otonomi Daerah ini satu momen dalam menyatukan persepsi dari segala pihak dengan tujuan tercapainya pembangunan Kabupaten Inhil lebih baik lagi.

Tentu katanya, SDM di lingkungan masyarakat Inhil ini harus berkualitas dan ini juga ditingkatkan secara bersama-sama. Pada intinya, Bupati menginginkan SDM yang berpendidikan di Inhil benar-benar mampu membantu pemerintah meningkatkan kemajuan daerah.

“Apalagi Inhil ini daerahnya luas dan juga begitu subur, sangat diperlukan bagi mereka yang memiliki pendidikan agar Inhil ini bisa lebih baik kedepannya,” kata Wardan.

Berdalih pada otonomi daerah, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini sangat menginginkan Inhil bisa memacu dan menggali potensi-potensi yang ada dan dikembangkan. Lagi-lagi katanya, dalam pelaksanaan tersebut tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah, namun harus ada peran semua pihak yang bisa saling membahu dan bergandengan tangan.

Jika semua pihak di Inhil ini bersatu, ia sangat yakin dan percaya dari segala hambatan dari program Pemkab yang telah disusun akan terlaksana dengan baik dan sukses. (mirwan/advertorial)