Bupati: Guru Jangan Gegabah Putuskan Untuk Melakukan Pinjaman Kredit.

BAGANSIAPIAPI, (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir, H Suyatno meminta kepada guru baik guru PNS maupun guru honorer tidak gegabah dalam memutuskan untuk melakukan pinjaman kredit. Apalgi hanya kebutuhan yang dinilai kurang mendesak.

”Siapa yang tidak butuh uang. Saya saja pernah mengajukan kredit pinjaman dengan menggadaikan SK. Namun apa akibatnya, ketika saya mencalonkan diri untuk menjadi Bupati pada tahun 2006, saya kewalahan mencari dana,” kata Bupati Rokan Hilir, Suyatno, A.Mp saat menghadiri acara seminar guru, Kamis (3/4/2015) di Gedung Serba Guna Bagansiapiapi.

Ketika terjadi persaingan dalam hidup, kata Suyatno, orang akan berlomba -lomba mencari prestise agar bisa diterima di lingkungan sosialnya. Digambarkan Bupati, dahulu anak SMP jika ke sekolah kebanyakan berjalan kaki atau paling banter menggunakan sepeda. Namun seiring dengan perjalanan waktu, kebiasaan itu diganti dengan menggunakan sepeda motor.

Bagi orang tua yang memiliki kemampuan ekonomi, tentu tidak aka ada persoalan. Tapi bagi yang ekonominya pas-pasan dan ingin mengikuti gaya ini bagi kebutuhan anaknya, tentulah harus mengajukan kredit motor.

Menurut Suyaatno, memang ada MoU antara PGRI dengan Bank Mandiri dalam pemberian fasilitas kredit pinjaman dengan persyaratan yang lunak . Namun, dari pihak PGRI sendiri, juga harus memberikan keyakinan kepada pihak bank agar tidak lagi meminjam kepada lembaga keuangan informal yang nyata-nyata akan memberatkan guru itu sendiri ketika mencicil kredit bunga pinjaman setiap bulannya.

”Kita tidak bisa pungkiri, selama ini guru meminjam uang kepada lembaga keuangan informal lainnya. Untuk itu, butuh kepercayaan penuh kepada bank agar seluruh guru tidak lagi meminjam di lembaga informal itu. Cukup di Bank Mandiri. Untuk itu, perlu peran PGRI untuk mengakomodir seluruh anggotanya,” tutup Suyatno.( tris/adv/*)




Bupati Serahkan SK CPNS Jalur Umum 2013

1aBagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H.Suyatno menyerahkan Surat Keputusan (SK) calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari pelamar umum tahun 2013 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir secara simbolis kepada 3 calon Pegawai Negeri Sipil mewakili 199 CPNS lainnya.

Penyerahan SK dilakukan di lantai 4 kantor Bupati Rohil, Rabu (01/04/15) yang dihadiri Plt.Sekda Drs.H.Surya Arfan.Msi, Kepala BKD Roy Azlan.Ap, Anggota DPRD Rohil Tatang Hartonk  mewakili Ketua DPRD Nasruddin Hasan serta seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Rohil dan seluruh CPNS.

Dalam sambutannya, H.Suyatno mengajak seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil yang hadir untuk mengucapkan rasa syukur, karena dari sekian ribu pelamar yang mendaftar, hanya 199 yang lulus.

“Nasib ditangan bapak-ibu,dari sekian banyak pelamar, hanya sebagian kecil saja yang diterima oleh pemerintah,” kata Suyatno.

Selain dari itu, dirinya juga berpesan,mengingat tidak lama lagi akan memasuki tahun politik untuk kabupaten/kota yang ada di Riau, diharapkan kepada PNS atau CPNS tidak ikut berpolitik.

“Situasi politik saat ini sedang hangat-hangatnya, jika kedapatan akan diberi sanksi, sanksi itu ada,” tegas Suyatno.

Dalam kesempatan itu, bupati Suyatno juga mengatakan pemerintah kabupaten Rokan Hilir akan merekrut tenaga akutansi sebanyak 40 orang.

“Mereka akan kita letak di Satker-Satker yang berkaitan dengan keuangan, salah satunya seperti bagian Keuangan,” jelasnya. [tris/adv]




Bupati Rohil Instruksikan Bawahannya Untuk Tidak Tertutup Dengan Wartawan

BAGANSIAPIAPI, (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir, H Suyatno Amp instruksikan seluruh SKPD agar tidak tertutup dengan media massa.

Bupati Rohil, Suyatno meminta jangan pernah alergi dengan awak media massa. Wartawan bukan minta dilayani apalagi terbersit bahwa wartawan meminta sesuatu dari dinas terkait. Jurnalis hanya menginginkan Informasi sejalan dengan keperluan publikasi pemberitaan yang berimbang kepada kemasyarakat (publik) .

“Saya intruksikan kepada seluruh kepala Dinas, Badan dan Kantor untuk tidak tertutup dengan media massa, “Mereka ini bukan minta dilayani melainkan hanya ingin mendapatkan informasi yang transparan dari kita,” ujar Bupati disela acara satu tahun kepemimpinannya Senin, (23/3) kemaren.

Sudah semestinya ditambahkan Bupati, awak media massa tidak untuk ditakuti, mereka ingin bersahabat dengan kita (Pemkab Rohil). “mungkin dengan kedekatan kita dengan media, maka kita dengan mudah menyebarluaskan informasi penting kepada masyarakat, contohnya tentang pelaksanaan APBD termasuk Program apapun yang dicanangkan pemerintah,” tandasnya. (tris/adv)




Bupati Buka Resmi Kegiatan Sikat Gigi Massal

20Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H.Suyatno.Amp membuka secara resmi kegiatan Sikat Gigi Massal dalam rangka memperingati Hari Gigi dan Mulut se-Dunia ” World Oral Health Day ” yang ditaja oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Rohil, Riau.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Bupati Rokan Hilir, Jumat (20/03/15) du dua tempat yaitu di Aula Sekolah Perguruan Wahidin Bagansiapiapi Dan Halaman SDN 006 Bangko.

Turut menghadiri acara World Oral Health Day Kabupaten Rokan Hilir yaitu Plt.Sekda Drs.Surya Arfan.MSi,Asisten III Setda H.Ali Aspar.S.sos,Kabag Humas Hermanto.S.sos dan Anggota DPRD

Rohil yangdiwakili Ketua DPRD Rohil H.Tatang Hartono, Ketua IDI dan IBI serta ratusan siswa-siswi SD Wahidin dan SD 006.

Kegiatan Sikat Gigi Massal yang baru pertama kali digelar oleh PDGI Rohil ini telah melibatkan 1000 Siswa dan Siswi dari 2 sekolah yakni Perguruan Wahidin dan SD 006 Bangko. Acara tersebut akan berlangsung selama 21 hari.

Dalam sambutannya, Suyatno menilai bahwa keberadaan dokter gigi di Rokan Hilir tidak sebanding dengan jumlah pendudukan yang ada di Rokan Hilir yang jumlahnya terus bertambah mencapai 700 ribu jiwa lebih.

” Namun acara ini sangat cocok,” ujar Suyatno.

Selain itu, bupati juga berharap agar kedepannya pihak penyelengara Sikat Gigi Massal (PDGI-red) tidak hanya fokus ke satu kegiatan.

“Sebelum acara sikat gigi dimulai, buatlah perlombaan yang berkaitan dengan Hari Gigi Nasional. Jangan hanya Fokus satu kegiatan dan soal anggaran bisa mengajukan proposal ke Pemkab Rohil, biar kita setujui,” usul bupati Suyatno.

Ia juga berharap kepada PDGI, kedepannya acara Sikat Gigi Massal hendaknya melibatkan seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Rokan Hilir. “Undang semua Sekolah dan kegiatan ini kita pusatkan satu tempat,” saranya.

Dalam kesempatan ini bupati juga memastikan pemerintah Kabupaten Rokan Hilir siap membantu kegiatan-kegiatan yang ditaja oleh PDGI kedepanya. [adv-tris]




Pengembangan Ikan, Waktu Dekat, Pemkab Rohil Mou Dengan Norwegia

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H. Suyatno menyampaikan dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan membuat MoU dengan Investor ssal Norwegia, tentang pengembangan ikan senangin dan ikan Salmon.

“Orang Norwegia sudah setuju sekali akan mengembangkan ikan senangin dan salmon,” ujar Bupati Rohil H.Suyatno Kepada wartawan usai membuka secara resmi acara kegiatan Lembaga Pengabdian Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri pada masyarakat perbatasan di Rokan Hilir, di gedung Serbaguna, Bagansiapiapi, Senin (16/03/15) kemaren.

“Ada sambutan positif. Kita akan mengembangkan senangin dan ikan salmon di air tawar dan ini sudah ada komitmen dengan mereka serta tinggal kita membuat MoU nya lagi,” kata bupati.

Tambah Suyatno, jika ikan salmon bisa diternak di darat di air tawar, coba bayangkan. Saat Ini ikan salmon merupakan ikan termahal.

“Saya yakin dan percaya untuk Rohil, itu Insya Allah pasti berhasil. Tapi itu semua tergantung komitmen kita. Kalau kita memprogramkannya separuh hati, lebih baik tak usah. Kita harus komi dan pihak lain, DPRD juga harus komit dan tentunya tidak kalah pentingnya masyarakat juga harus mendukung penuh rencana ini. Jika semuanya komit, program ini akan jalan,” pinta Suyatno mengakhiri. [tris/adv]




Bupati ditebar Isu Narkoba

18aBagansiapiapi (detikriau.org) – Menjelang Pilkada Rohil 2015,isu hangat menerpa Bupati Rokan Hilir, H.Suyatno yang menyebutkan orang nomor satu di Kabupaten Rohil ini ditangkap pihak BNN di Pekanbaru, Rabu (18/3/14). Namun itu hanya isu dan dibantah langsung oleh Kabag Humas Pemkab Rokan Hulir.

“Tidak benar, itu hanya isu orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Kabag Humas Heriyanto pada metroterkini.com, Rabu malam.

Sebelumnya, isu penangkapan H. Suyatno berkembang luas ditengah masyarakat Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir dan sampai ke Pekanbaru. Sejumlah sumber yang beredar di BBM juga membagi informasi, “apa benar bupati Rokan Hilir ditangkap BNN”, ada lagi “Info apa benar Suyato Rohil ditangkap BNN”.

Dalam info tersebut tidak ada yang bisa memastikan, karena mereka semua merasa kaget. “Infonya demikian bang, tapi apa benar?” kata salah seorang wartawan.

Namun hal itu sekali lagi dibantah oleh Kabag Humas Pemkab Rohil yang menyebutkan info tersebut tidak benar dan hanya disebarkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. [tris]