95 Peserta Ikuti Pameran Batu Akik

Bersama Bupati Inhil, HM Wardan, Kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy (baju batik berkopiah) saat mengunjungi salah satu stand akik di pasar Dayang Suri
Bersama Bupati Inhil, HM Wardan, Kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy (baju batik berkopiah) saat mengunjungi salah satu stand akik di pasar Dayang Suri

Tembilahan (detikriau.org) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Inhil, H Fahrolrozy menyatakan bahwa peserta pameran batu akik yang dilangsungkan hingga tanggal 15 april 2015 mendatang ini diikuti oleh sebanyak 95 peserta yakni Kabupaten Kuantan Singingi 3 peserta, Kota Padang Prov Sumatra Barat 1 peserta, Kabupaten Inhu, Rengat 1 peserta , Kabupaten Inhil sendiri sebanyak 90 peserta.

“Dengan banyaknya pencinta batu akik tentunya akan dapat menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan ini akan dapat memberikan manfaat yang baik khususnya bagi masyarakat Inhil,” Sebutnya.

Diterangkan mantan Kadishubkominfo Inhil ini, dasar pelaksanaan kegiatan merupakan saran dari Bupati Inhil untuk memfungsikan lantai 3 Dayang Suri yang sebelumnya tidak dimanfaatkan. Selain itu, hampir semua kabupaten dan kota di Riau telah melaksanakan pameran batu Akik. Tentu katanya menjadikan satu motivasi terhadap Pemkab Inhil.

“Yang menjadi pertimbangan juga ada pada masyarakat itu sendiri, kita ketahui masyarakat saat ini sedang gemar-gemarnya dengan batu,” tuturnya.

Agar lantai III pasar Dayang Suri dapat difungsikan, sebagaimana keinginan Bupati, Disperindag menurutnya akan segera memindahkan pedangan batu Akik yang saat ini banyak mengelar dagangan di tempat umum lainnya.

“Tidak ada alasan untuk tidak mau dipindahkan, karena tempat yang kita sediakan ini gratis. Bahkan tahun depan akan kita renovasi lagi agar jadi lebih baik,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Fahrolrozy menegaskan bahwa pameran batu akik ini murni didanai oleh para investor dari pihak swasta. “Jadi kita sama sekali tidak mempergunakan dana APBD Inhil sebagaimana yang dihembuskan pihak-pihak `yang saya nilai hanya pandai mengkritik tanpa data yang jelas diluaran sana.” Tandas Fahrolrozy. (mirwan/adv pemkab inhil)




Lantai III Pasar Dayang Suri Dicanangkan Jadi Pusat Wisata Batu Akik

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan memintakan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk menjadikan lantai tiga pasar dayang suri, Jalan Jendral Sudirman sebagai pusat wisata batu akik di kota Tembilahan.

Permintaan ini disampaikan Bupati dalam sambutannya saat membuka secara resmi pameran batu akik dilantai tiga bangunan pasar yang pada awal pendiriannya diperuntukkan sebagai lokasi pasar buah di kota Tembilahan ini. Rabu (8/4)

Menurut Bupati, meskipun secara umum Kabupaten Inhil bukanlah penghasil batu akik namun penduduknya sudah sejak dari dulu cukup banyak yang mencintai berbagai batu asli Indonesia ini. Terlebih lagi saat bepergian keluar daerah, Bupati mengakui kerap ditanyakan oleh-oleh batu akik asal kabupaten Inhil baik oleh relasi dan maupun kerabatnya.

“Usai kegiatan ini saya menginginkan dilokasi ini tetap ditetapkan sebagai lokasi wisata batu akik di kota Tembilahan. Nantinya bagi siapa saja penggemar batu akik dapat dengan mudah mencari berbagai batuan indah ini sesuai seleranya. Lagi pula nantinya setelah dilokalisasi saya berharap tidak ada lagi pengrajin batu akik yang mangkal ditepi-tepi jalan, ” Ujar Bupati

Ditambahkan Bupati, meski bukan sumber penghasil batu akik, namun diwilayah Inhil dibagian utara juga banyak didapati bebatuan alam yang cukup Indah. Untuk mencirikan khas daerah, Bupati menamai batu akik yang berasal dari Kecamatan Kemuning itu sebagai batu “Tembulun Rusa” yang dinamai sesuai asal batu akik tersebut dari kawasan Air Terjun Tembulun Rusa yang terletak di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Inhil. (mirwan/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil: Kondisi Jalan Provinsi Yang Paling Parah Itu di Bagian Selatan

Bupati Inhil HM Wardan. Foto: Mirwan
Bupati Inhil HM Wardan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menilai dari 20 kecamatan di Inhil ini, jalan Provinsi yang paling parah terdapat di kecamatan bagian selatan.

“Jalan Provinsi yang paling parah itu di bagian selatan, seperti di kecamatan Kemuning dan Reteh,” ujarnya dalam sambutan pada acara Musrenbang RKPD Kabupaten Inhil tahun 2015 di gedung Engku Kelana Tembilahan, kemaren.

Menurutnya, kerusakan jalan Provinsi di kedua daerah kecamatan itu sudah harus menjadi perhatian khusus oleh Badan terkait untuk diusulkan ke Pemprov Riau. Apalagi jalan tersebut merupakan akses utama masuk ke Kabupaten Inhil.

“Seperti di Selensen dan kota Baru contohnya, kondisi jalan di sana itu kalau tidak debu, berarti lumpur. Malu kita, karena disana itu akses masuk dari Provinsi Jambi,” tukas Wardan.

Sementara itu, Plt Kepala BPMP Bangdes Provinsi Riau H Daswanto menyampaikan bahwa alokasi dana untuk pembangunan semenisasi perbaikan jalan Provinsi yang ada di Kabupaten Inhil ini akan direalisasikan. Sebab katanya, kurang lebih Rp 25 Milyar sudah rampung dan siap dikucurkan.

“Dana itu dari APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2015, dan siap dicairkan ke Kabupaten Inhil guna membangun semeninsasi jalan Provinsi,” ujarnya.

Namun, dari sejumlah dana tersebut merupakan alokasi dana secara umum ke Inhil yang akan terbagi kebeberapa titik jalan.(mirwan/adv pemkab inhil)




Jum’at Mendatang, Secara Serentak Khatib di Inhil Diminta Sosialisasikan Pelestarian Alam

Bupati Inhil, HM Wardan Fhoto Bersama Anak dalam kesempatan kunjungan kerjanya Di Desa Sialang Jaya kec batang tuaka baru-baru ini
Bupati Inhil, HM Wardan Fhoto Bersama Anak dalam kesempatan kunjungan kerjanya Di Desa Sialang Jaya kec batang tuaka baru-baru ini

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Guna mengetuk hati seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), untuk lebih peduli dengan lingkungan serta waspada terhadap kebakaran lahan dan hutan (karhutla), Bupati Inhil, HM Wardan mengimbau kepada seluruh khatib Shalat Jumat di daerah ini membacakan khutbah yang berisi sosialisasi pelestarian alam.

Imbauan tersebut sesuai dengan Surat No 92/Adm-Kesra/II/2015/400 yang ditandatangani orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang, yang ditujukan kepada 20 Camat, KUA dan Pengurus Masjid se-Kabupaten Inhil.

Dalam surat itu, Bupati mengimbau kepada semua khatib agar secara serentak membacakan khutbah yang bertema pelestarian alam pada Jumat (6/3/2014).

Berkenaan dengan imbauan tersebut, bahan khutbah dimaksud dimintakan segera diambil pada Bagian Sosial Setda Inhil.

Sebelumnya, Bupati sudah mengajak kepada warga supaya selalu peduli dengan lingkungan, termasuk masalah kebersihan.

“Kita harapkan masyarakat turut berperan akif secara luas agar lebih santun dalam pelestarian alam,” tutur Bupati

Semua dampak yang ditimbulkan oleh peristiwa kebakaran lahan sangat merugikan kesehatan warga. Sebelum peristiwa yang tidak diinginkan itu terjadi. Warga, ditegaskan Wardan memiliki kewajiban untuk menjaga alam.

“Kami mengimbau kepada semua warga supaya serius dalam menjaga alam. Kita semua memiliki tanggung jawab dalam memeliharanya,” imbuhnya. (adi/adv pemkab inhil)




Sukseskan Program Pembangunan, Bupati Inhil : Kerja Sesuai Standar dan Jangan Asal Jadi

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diinstruksikan, untuk terus meningkatkan kinerja dan capaian progres pembangunan yang lebih baik dan maksimal.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Inhil, HM Wardan dalam upaya mendukung dan mensukseskan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan dan akan dilakukan oleh Pemkab Inhil ke depan.

Dikatakan Bupati, pimpinan SKPD memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pelaksanaan program-program pembangunan daerah, sehingga komitmennya sangat dibutuhkan dalam memajukan dan mengembangkan Negeri Seribu Parit ini.

“Jadi, kalau membuat suatu pekerjaan itu harus sesuai standar dan jangan asal jadi saja,” tutur Bupati Wardan saat berbincang dengan sejumlah awak media, belum lama ini.

Dijelaskan mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, apabila merencanakan dan membuat suatu program dengan asal-asalan, maka hasilnya juga tidak akan optimal dan tidak memuaskan, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.

Oleh karena itu, bagi aparatur atau pejabat yang telah diberikan amanah dan kepercayaan untuk menduduki serta menempati suatu jabatan, diharapkan dapat mengembannya dengan penuh tanggung jawab.

“Mari sama-sama kita bangun dan majukan kampung halaman tercina ini, menuju Kabupaten Inhil yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah,” pesannya.




Cegah Karhutla, Bupati Wardan Wacanakan Jalin Kerjasama Dengan Imam Masjid

Bupati inhil, HM Wardan
Bupati inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mewacanakan akan bekerjsama dengan para imam Masjid.

Sebelum itu, dikatakan HM Wardan, dirinya akan membicarakan hal ini terlebih dahulu dengan Kementerian Agama Inhil, agar Kemenag memberi instruksi kepada imam-imam Masjid untuk membuat pengumuman setiap Salat Jumat.

“Jadi, nantinya bisa sebelum Shalat Jum’at di setiap Masjid diumumkan agar masyarakat jangan membakar lahan,” tutur Bupati Wardan, belum lama ini.

Dijelaskan, selama ini kebanyakan masyarakat Inhil terutama yang ada di daerah tidak mengetahui bahaya dari membakar lahan, maka dari itu Masjid adalah salah satu tempat yang strategis. Dimana, banyak Jamaah berkumpul terutama pada waktu Shalat Jum’at.

Selanjutnya, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini juga menginstruksikan kepada semua camat, untuk terus menjaga wiliyah kerja masing-masing, serta juga memberikan imbauan kepada kepala desa agar berperan aktif mencegah terjadinya Karhutla.

“Camat juga harus aktif, pantau terus keadaan wilayah masing-masing dengan bekerjasama bersama kepala desa,” imbuhnya. (adi/adv pemkab inhil)