Pemkab Inhil Gelar Dialog Kebangsaan Bersama Forkopimda, Ormas dan Tokoh Agama

DSC_4738TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Silaturrahmi dan Dialog Kebangsaan bersama unsur Forkopimda, Ormas serta tokoh-tokoh agama Kabupaten Inhil di Balai Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Selasa (28/7/2015).

Dalam dialog yang dipimpin langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan ditujukan untuk mencipatakan keharmonisan antar suku, ras maupun agama.

“Itu tujuan utama kita agar tercipta suasana damai, harmonis, aman dan tertib. Dimana, selama ini telah kita rasakan suasana kondusif itu namun terus kita ingatkan agar suasana seperti ini tetap terjaga,” ujar Bupati.

Yang jelas ditambahkan Bupati, Pemkab Inhil sangat tidak menginginkan Negeri Sri Gemilang ini terjadi konflik dengan alasan tidak sependapat seperti peristiwa terkini yang terjadi Polikara Papua yang terkesan berbau sara. Pada intinya, Pemkab terus menyatukan toleransi peraneka ragam yang ada di Inhil, terutama toleransi keagamaan.

Sebab itu, Pemkab mempertemukan semua elemen aneka ragam di Inhil yang dinilai sedikit rawan terjadi hal serupa seperti di Papua. Meski Inhil cukup damai, tentram dan harmonis.

“Jadi kita terima masukan-masukan dari mereka, sesuai keinginan namun tidak menyimpang aturan. Kita dari pemerintah tetap akan memfasilitasi berbagai kebutuhan masyarakat sepanjang pandangan aturan tidak ada masalah,” imbuhnya. (mirwan/adv)




Bupati Inhil Pimpin Apel Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Idul Fitri

Bupati Inhil HM.Wardan pimpin apel Hari pertama masuk kerja Pasca Idul Fitri 1436 H
Bupati Inhil HM.Wardan pimpin apel Hari pertama masuk kerja Pasca Idul Fitri 1436 H

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan memimpin Apel hari pertama masuk kerja pasca Idul Fitri di lapangan upacara Pemkab Inhil jalan Akasia Tembilahan, Rabu (22/7/2015).

Apel tersebut diikuti Plt Sekda Kabupaten Inhil, Asisten, Staf Ahli Bupati serta sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil. Selain itu, juga tampak dipadati sejumlah PNS dan Honorer di lingkungan Pemkab Inhil.

Dalam arahannya, Bupati menginstruksikan kepada seluruh pegawai agar tidak ada yang menambah libur lagi usai lebaran Idul Fitri 1436 H. ia juga menegaskan mulai saat ini untuk memulai kembali melaksanakan rutinitas kerja sesuai tupoksinya.

“Adanya kita ini sebagai abdi Negara untuk melayani masyarakat dan apalagi jika diingat pada progres Pembangunan Kabupaten kita tahun 2015 ini belum mencapai 50 persen baik keuangan maupun fisik. Maka dari itu, kinerja kita perlu ditingkatkan lagi kedepannya,” ujarnya.

Beliua juga menambahkan, untuk kepala SKPD di lingkungan Pemkab Inhil untuk benar-benar meningkatkan, memanfaatkan dan memaksimalkan staf yang ada di lingkungan kerja masing-masing, agar semua pekerjaan cepat terselesaikan.

Terakhir ia menegaskan, untuk masing-masing kepala Satker yang ada di lingkungan Pemkab Inhil untuk mengabsen langsung kehadiran stafnya masing-masing yang tujuan untuk mengetahui kehadiran tanpa alasan atau yang sedang cuti mapun alasan lainnya. (amirwan/adv)




Terkait Honor RT dan RW, Bupati Wardan : Untuk Kecamatan Sudah Ditandatangani, Sedangkan Desa Masih Terkendala Administrasi

Bupati Inhil, HM Waardan
Bupati Inhil, HM Waardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait masih terus berupaya semaksimal mungkin untuk segera mencairkan honor RT dan RW, yang sudah selama 6 bulan ini belum dibayarkan.

Menurut Bupati Inhil, HM Wardan, honor RT dan RW yang ada di wilayah kelurahan termasuk ke dalam anggaran yang dialokasikan untuk Pemerintah Kecamatan yang besarannya sudah ditandatangani dan siap disalurkan.

Sedangkan untuk RT dan RW yang ada di desa, diakui orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini masih terkendala administrasi dan harus dibuat terlebih dahulu peraturannya, yakni melalui RAPBDes.

“Jadi untuk desa ini, kalau kita paksakan membayar, maka akan melanggar ketentuan dan peraturan yang berlaku,” tutur Bupati Wardan kepada sejumlah awak media di kediaman dinasnya, Jalan Kesehatan Tembilahan, belum lama ini.

Belum dibayarnya honor RT dan RW ini juga diakui oleh Lurah Seberang Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan, H Marba’i. Dijelaskannya, yang menjadi kendala belum disalurkannya honor RT dan RW tersebut, dikarenakan belum cairnya dana kelurahan sejak awal tahun 2015 lalu.

Tidak cairnya dana kelurahan ini juga membuat berbagai program di kelurahan menjadi terlambat, khususnya kegiatan-kegiatan yang bergantung menggunakan dana tersebut .

“Kita juga bingung, sudah kita datangi BPMPD dan Bagian Keuangan tapi belum ada kejelasannya, karena menurut mereka tidak ada Petunjuk Teknis Operasional (PTO) untuk dana kelurahan,” terang Marba’i saat berbincang kepada awak media, beberapa waktu lalu.

Adapun beberapa kegiatan yang terkendala akibat tidak kunjung cairnya dana kelurahan tersebut diantaranya honor atau gaji RT dan RW, Kader Posyandu, PAUD, Satpol PP, termasuk pembayaran honor Magrib Mengaji dan TP PKK. (adi/adv)




Wardan: Akhir Juli, Seluruh Paket Lelang Sudah Harus Masuk Ke ULP

Bupati Inhil, HM Wardan duduk berdampingan bersama Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik saat mengikuti upacara gelar pasukan operasi ketupat kemaren di Tembilahan.
Bupati Inhil, HM Wardan duduk berdampingan bersama Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik saat mengikuti upacara gelar pasukan operasi ketupat kemaren di Tembilahan.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) menegaskan agar seluruh paket proyek lelang harus sudah masuk ke ULP pada akhir bulan Juni tahun 2015 ini. Pernyataan itu diungkapkannya usai memimpin rapat evaluasi yang menghadirkan seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Inhil di Balai Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Jum’at (10/7/2015) kemaren.

“Rapat kali ini lebih memfokuskan dalam pengerjaan kegiatan yang bersifat tender ataupun lelang serta melihat kemajuan fisik pembangunan yang dilaksanakan. Sebelumnya sudah ada kesepakatan agar kegiatan yang bersifat lelang Pemkab Inhil harus sudah masuk ke ULP pada akhir Juli ini,” katanya.

Sampai hari ini, dikatakan Bupati, kegiatan berupa lelang dari sejumlah SKPD telah mencapai 70 persen masuk ke dalam ULP. Mulai saat ini, sebagai pimpinan ia terus menggesa bagi SKPD-SKPD yang belum menyelesaikan untuk menyegerakan.

“Kita akan terus gesa kegiatan itu agar terselesaikan sesuai target yang sudah disepakati sebelumnya,” tukas Wardan.

Pada rapat tertutup yang berlangsung kurang lebih 3 jam pagi itu tidak hanya sebatas rapat biasa, sebab menurut orang nomor satu di Bumi Seribu Parit ini juga dapat mengetahui apa saja kendala-kendala yang menghambat dalam pengerjaannya, sehingga masih ada beberapa SKPD belum selesai proses pengerjaannya.

Yang jelas katanya setiap ada kendala akan ada solusi jika dikumpulkan dan dibicarakan panjang lebar, dari penjelasan-penjelasan itulah ia dapat mengetahui apa yang mesti dilakukan. (mirwan/adv)




Pemkab Inhil Gelar Rapat Persiapan Angkutan Lebaran Terpadu

DSC_4518 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat persiapan angkutan lebaran terpadu bertempat di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Rabu (8/7/2015).

Rapat ini langsung dipimpin oleh Bupati Inhil HM Wardan yang dihadiri oleh jajaran Polres Inhil, perwakilan Kodim 0314 Inhil, Jasa Raharja, Basarnas, Dinas Perhubungan serta sejumlah SKPD lainnya di lingkungan Pemkab Inhil. Bahkan, pada rapat itu juga dihadiri langsung oleh pihak Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Inhil dan Pertamina.

Bupati mengatakan, sejumlah yang hadir rapat itu merupakan instansi terkait dalam menyukseskan menyambut Idul Fitri, baik dari segi kelancaran mudik hingga kesuksesan perayaan Idul Fitri dalam kota Tembilahan dan kecamatan-kecamatan.

“Semuanya kita libatkan dan diberi tanggung jawab masing-masing sesuai tupoksinya. Setelah beremuk, hasil dari rapat tadi semua instansi telah sepakat bekerjasama,” kata Wardan.

Namun begitu, ia tetap mengharapkan hasil rapat ini tidak hanya sebatas sampai disitu saja, melainkan secara serius ditindak lanjuti di lapangan agar tidak menimbulkan kendala-kendala besar dalam menyambut lebaran tahun ini.

“Minimal transportasi mereka (si pemudik, red) lancar dan tentunya dapat dilaksanakannya merayakan Idul Fitri di tempat tujuannya,” pesannya.

Sedikit ia menguraikan, dari hasil rapat dan menerima paparan dari pihak pertamina, menjelang lebaran ini kata Bupati stok Bahan Bakar Minyak (BBM) akan mencukupi dan sangat aman bagi kebutuhan pengendara bermotor roda dua maupun empat.

Hal tersebut disampaikannya terkait ulasan dari pihak Organda yang menyebutkan kalau BBM di Inhil saat ini sudah langka.

“Karena pihak pertamina bersedia hadir dan juga telah dijaminnya kalau BBM di Inhil ini mencukupi dan terus ia salurkan. Pada intinya kita sudah mengumpulkan semua pihak dan sudah kita bicarakan apa saja yang menjadi kendala kita semua,” Tandasnya. (mirwan/adv)




Bupati Inhil Minta Kades Terus Tingkatkan Kompetensi Diri

Bupati Inhil HM Wardan  di dampingi Ketua DPRD saat menghadiri Malam pelaksanaan Istighosah menyambut ramdhan di masjid al huda Tembilahan baru-baru ini
Bupati Inhil HM Wardan di dampingi Ketua DPRD saat menghadiri Malam pelaksanaan Istighosah menyambut ramdhan di masjid al huda Tembilahan baru-baru ini

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meminta kepada seluruh Kepala Desa (Kades), untuk terus meningkatkan kompetensinya, sehingga mampu manjadi pemimpin masyarakat, serta membangun dan memajukan daerahnya.

Permintaan tersebut disampaikan orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini dalam sambutannya saat membuka seminar sehari bersempena Milad Emas ke-50 Kabupaten Inhil, di Gedung Puri Cendana Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Bupati, sebelum atau sesudah ditunjuk dan dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin suatu daerah, hendaknya para Kades dapat terus meningkatkan kompetensi diri, dengan mengikuti serta menyelesaikan berbagai jenjang pendidikan.

“Ya paling tidak, pendidikannya bisa sampai S1 (Strata Satu) atau kalau memungkinkan langsung S2 (Strata Dua),” tutur Bupati.

Dengan begitu, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, para Kades akan bisa menjadi contoh bagi masyarakatnya, dan mampu mengakomodir seluruh elemen yang ada, untuk turut bersama-sama dalam membangun dan memajukan daerah.

“Dengan dipimpin oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dengan jenjang pendidikan tinggi ini, saya harapkan semoga pembangunan di desa bisa lebih baik, maju dan berkembang, guna mewujudkan Kabupaten Inhil yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah,” imbuhnya. (adi/adv)