Mewakili Bupati, H Sar’i Buka Pelatihan Imam dan khatib

Staff ahli Bupati, Drs Sar'i saat membacakan sambutan tertulis Bupati Inhil, HM Wardan
Staff ahli Bupati, Drs Sar’i saat membacakan sambutan tertulis Bupati Inhil, HM Wardan

Tembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati Inhil, HM Wardan, Staff Ahli Bupati Bidang Pembanguann H.Sar’i membuka kegiatan Pelatihan Imam dan Khatib di Aula Hotel Telaga Puri Tembilahan. Minggu (2/11/2014) malam

Dikatakan Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Sar’i, mengatakan bahwa kegiatan Pelatihan Imam dan Khatib ini merupakan salah satu kegiatan untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, pemahaman serta wawasan para Imam dan Khatib dalam pelaksanaan ajaran-ajaran Islam.

Pelatihan Imam dan Khatib Masjid ini sangat bermanfaat mengingat peran dan kedudukan Imam dan Khatib yang selalu berinteraksi dengan masyarakat dalam menyampaikan pesan-pesan agama Islam melalui pembinaan spiritualitas kegamaan kepada masyarakat.

”Dengan harapan semoga masyarakat dapat meningkatkan keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT dengan melaksanakan segala perintah dan menjauhi larangan-Nya,” Ujar Bupati

Disamping itu, para Imam dan Khatib juga selalu berhadapan dengan masyarakat dalam merespon berbagai perso’alan yang berkaitan dengan pembinaan keagamaan masyarakat.

Munculnya berbagai perso’alan pendangkalan aqidah umat, diaktakan Bupati akan berdampak negatif terhadap pemahaman keagamaan dalam masyarakat yang bertentangan dengan ajaran-ajaran Islam. Untuk itu tugas dan tanggung jawab para Imam dan Khatib dalam menangani terhadap berbagai isu dan perso’alan dapat diselesaikan dengan baik.

”Kita tentunya berharap melalui pelatihan ini para Imam dan Khatib dapat bersinergi dalam menjaga aqidah masyarakat, dan dapat memberikan informasi-informasi kepada masyarakat tentang berbagai kebijakan dan program-program pemerintah dalam pelaksanaan ajaran-ajaran Agama Islam di Kabupaten Indragiri Hilir.” Tambahkan Bupati

Buoati berharap kepada peserta agar dapat mengikuti acara ini dengan penuh semangat dan tanggungjawab, semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat terhadap pelaksanaan tugas sebagai Imam dan Khatib ditempat masing-masing. Tandas Bupati. (dro/adv Pemkab Inhil)




Jadikan Perayaan Pergantian Tahun Baru Hijriyah Sebagai Iven Wisata Religi Tingkat provinsi


DSC_0353Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan meminta agar panitia berupaya untuk mengemas kegiatan perayaan peringatan pergantian tahun baru hijriyah menjadi iven wisata religi tingkat Provinsi Riau yang pelaksanaannya dilakukan di kabupaten Indragiri hilir.

Permintaan ini disampaikan Bupati disela penyampaian kata sambutannya menjelang pelepasan ribuan peserta pawai ta’ruf, sabtu (24/10/2014) yang dipusatkan di jalan gadjah Mada Tembilahan.

DSC_0373Dikatakan Bupati, agar upaya itu bisa diterima oleh Provinsi, perayaan pergantian tahun Hijriyah ini haruslah dilakukan dengan meriah. Pergantian tahun baru 1435 H ke tahun 1436 H saat ini akan menjadi tolok ukur layak atau tidaknya peringatan tahun baru islam ini menjadi Iven Wisata Religi Tingkat Provinsi Riau.

Ia juga meminta setiap perayaan pergantian tahun baru hijriyah, baik pejabat dan seluruh masyarakat Inhil untuk secara bersama-sama hadir dengan membawa sanak keluarga untuk turut memeriahkannya. “nanti kalau perlu kepala SKPD kita absensi kehadirannya,” sampaikan Bupati

Niat untuk menjadikan peringatan pergantian tahun baru hijriyah menjadi Ivent Wisata Religi tingkat Provinsi Riau yang pelaksanaannya di kab Inhil menurut Bupati haruslah mendapatkan dukungan dari semua pihak. Jika ada kesungguhan dari panitia dan mendapatkan dukungan masyarakat, orang nomor satu di negri seribu parit ini meyakini  tidak mustahil hal itu akan dapat diwujudkan. (dro/adv pemkab Inhil)




Puncak Perayaan Tahun Baru 1436 H Akan ditutup Dengan 1000 Macam bubur Asyura

Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan sambutan
Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan sambutan

Tembilahan (detikriau.org) – Puncak perayaan pergantian tahun baru islam 1436 H yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Muharam atau 3 November mendatang akan diisi dengan buka puasa bersama dengan 1000 macam bubur asyura.

Min tiga sebelum hari tersebut, bagi yang mampu, Bupati menghimbau untuk melaksanakan puasa selama tiga hari berturut-turut. “minimal puasa 1 hari dan nanti kita akan buka puasa bersama-sama dengan panganan 1000 macam bubur asyura,” Sampaikan Bupati dalam sambutannya sebelum melepas peserta pawai ta’ruf

Menurut Bupati, bubur asyura adalah bubur yang didalamnya berisi berbagai macam bahan campuran. Nanti saat Buka bersama, akan ada 1000 buah mangkok yang didalamnya akan diisikan 1000 bubur asyura.

“usai buka puasa bersama kita juga akan melaksanakan sholat magrib bersama dilapangan upcara jalan gadjah mada ini,” Tandas Bupati.

Lomba pawai ta’ruf ini merupakan awal dari peringatan perayaan pergantian tahun baru 1436 H yang kemudian sore harinya, sabtu (24/10) dilanjutkan dengan pelaksanaan do’a akhir tahun 1435 H dan doa awal tahun 1436 H bertempat di Masjid Alhuda. Esok harinya, Ahad juga di Masjid Al Huda akan dilaksankan kegiatan cerah agama.

Rangkaian kegiatan ini akan dilanjutkan dengan lomba Maulid Habsi, Lomba baca syair ibarat, lomba melukis kaligrafi bernuansakan islam, lomba rabana antar kecamatan, lomba da’I da’iyah muda, lomba baca shalawat nariyah, dan dihari penutupan yang merupakan puncak peringatan, bertempat dilapangan upcara jalan gadjah mada Tembilahan akan dilaksanakan kegiatan istighozah, ceramah agama dan buka puasa bersama. (dro/adv pemkab Inhil)




Bupati Inhil Lepas Ribuan Peserta Pawai Ta’ruf Perayaan Pergantian Tahun Baru 1436 H

DSC_0370Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan mengharapkan agar pelaksanaan peringatan pergantian tahun baru hijriyah kedepannya harus lebih lebih meriah dibandingkan perayaan pergantian tahun baru masehi. Menurutnya, 90 persen lebih penduduk Inhil memeluk agama islam dan peringatan pergantian tahun baru hijriyah adalah milik umat islam.

“sudah sepanasnya peringatan pergantian tahun baru milik kita ini dilaksanakan lebih meriah jika dibandingkan perayaan pergantian tahu baru masehi,” Ujar Bupati dalam sambutannya sebelum melepas peserta pawai ta’ruf dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1435 Hijriah yag dipusatkan dijalan Gadjah Mada Tembilahan, sabtu (24/10/2014)

Momentum perayaan pergantian tahun baru 1435 H ke tahun 1436 H dikatakan Bupati adalah merupakan perwujudan rasa syukur atas segala nikmat yang telah dilimpahkan Tuhan Yang Maha Esa selama tahun 1435 H sekaligus merupakan harapan agar ditahun 1436 H ini segala nikmat dan karunia itu juga tetap dilimpahkan-Nya.

Pawai ta’ruf menyambut tahun baru 1436 H ini diikuti oleh kalangan pelajar dari 9 Sekolah setingkat SMP dan 11 sekolah setingkat SMA yang merupakan rangkaian awal dari peringatan pergantian tahun baru bagi umat islam di bumi sri gemilang. (dro/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Berolahraga Jalan Santai

Foto: Mar'i Way, Humas Pemkab Inhil
Foto: Mar’i Way, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil HM. Wardandidampingi bebarapa pejabat , PNS dan honorer di lingkungan Pemkab Inhil saat melakukan olahraga jalan Santai dengan melalui beberapa ruas jalan dalam kota Tembilahan diantaranya, Jalan Akasia,Kembang, Telaga Biru , M.Boya,Pangeran Diponergoro, Swarna Bumi kembali ke jalan Akasia. Jum’at pagi, 24 Oktober 2014.(dro/adv pemkab inhil)




Tipe Pejabat Inhil, Ada Yang Rajin Setor Muka Namun Kerja Tak Beres

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil HM Wardan, menyebutkan ada beranekaragam tipe pejabat di Inhil. Salah satunya pejabat yang kerap setor muka tapi kerja tak beres.

“Inilah tipe pejabat kita. Intinya banyak ragamnya, ada yang rajin setor muka tapi kerja tak beres. Namun sebaliknya ada pula yang jarang setor muka, tapi kerjanya ok,” kata Bupati disela sambutannya dalam sosialisasi undang-undang bagi anggota Korpri, Selasa (21/10) kemaren.

Meski tak menegur tingkah laku para pejabat tersebut, namun Bupati mengakui ia terus memberikan penilaian secara khusus. Karena tanpa disadari siapapun, penilaian sudah menjadi kewajiban pimpinan terhadap bawahannya.

“Saya selalu mengamati apapun tingkah lakunya,” kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini.

Dengan tegas bupati meminta kepada baawahnya untuk tetap bekerja dan mendukung berbagai bentuk program pemerintah. Segala kegiatan yang ada hendaknya tak hanya menjadi slogan, namun bagaimana bisa direalisasikan dengan baik.

“Yang sulitnya saat diberikan perintah, semua siap. Tapi dalam pelaksanaanya tidak ada yang selesai. Tipe semacam ini yang sulit. Kita ingin tugas yang sudah diberikan dikerjakan sebaik mungkin,” tegasnya.(dro/*1)