Tidak Hanya Masyarakat, Bupati Inhil Juga keluhkan Byar Pet PLN

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

Tembilahan (detikriau.org) – Tidak hanya masyarakat, kerap terputusnya pasokan listrik PLN  juga menjadi keluhan Bupati Inhil, HM Wardan.

Keluhan orang nomor satu di negri seribu parit ini terlontarkan saat ianya memimpin rapat koordinasi bersama Camat se-Kabupaten Inhil, kemaren di Tembilahan.

Dikatakan Bupati, dirinya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan PLN ini, namun hingga saat ini, seluruh upayanya belum membuahkan hasil.

“Bahkan untuk mencarikan solusi, saya sendiri sudah 2 kali berdialog dengan pimpinan PLN di Pekanbaru. Namun tidaklanjutnya juga belum tampak,” ujar Bupati.

Bupati juga mengaku telah mengundang beberapa investor untuk berinvestasi di Inhil ini, tapi hingga saat ini belum ada feedback yang diterimanya.

“Padahal kita sudah fasilitasi dan layanani mereka dengan baik ketika berkunjung ke Inhil, tapi sepertinya mereka kok tidak tertarik, saya juga tidak tau apa masalahnya, hilang begitu saja,” ungkap Bupati.

Tidak kunjung tertariknya investor untuk berinvestasi dibidang kelistrikan di Inhil kini semakin diperparah dengan mundurnya Direktur PLTU yang berada di Parit 21 Tembilahan, padahal dikatakan Bupati, pengerjaan proyek tersebut sudah mencapai 70 persen.

“Kita menaruh harapan besar PLTU itu sudah bisa beroperasi tahun ini, tapi Direkturnya malah mengundurkan diri,” sebut Bupati.

Dikarenakan PLN ini bukan langsung dibawah wewenang Pemkab Inhil, kata Bupati, menyebabkan ia tidak bisa maksimal untuk memecahkan persoalan ini.

“Kan tidak mungkin kita bersikeras, nanti malah tambah runyam urusannya. Jadi untuk mengatasi hal ini, saya rasa perlu upaya bersama-sama,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Inhil, Dianto Mampanini juga membenarkan tentang adanya informasi penghentian pembangunan PLTU tersebut. Menurutnya hal itu disebabkan masalah pendanaan. Namun ia mengaku telah mempertanyakan hal ini kepada managemen PLTU, mereka menyatakan akan kembali melanjutkan pekerjaan mereka hingga tuntas.

“Dalam waktu dekat ini mereka akan ke Tembilahan untuk memberikan penjelasan terkait kelanjutan pengerjaan pembangunan PLTU itu,” terang Dianto saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (13/11).(dro/A)




Bupati Inhil Gelar Rapat Koordinasi Camat

IMG_4899TEMBILAHAN (detikriau.org) – Demi terialisasinya pembangunan di lingkungan kabupaten Indragiri Hilir, Bupati Inhil gelar rapat koordinasi camat se-Inhil bertempat di Aula Kantor Bupati Inhil Tembilahan, Selasa (11/11/2014).

Rapat yang berlangsung dari pukul 15.00 WIB ini diberi kesempatan masing-masing Camat untuk menyampaikan keluhan dan hal-hal yang belum bisa terlaksana, bahkan berupa laporan yang mesti dipenuhi Pemerintah Kabupaten Inhil.

Dari berbagai persoalan yang ditampung, Bupati berharap akan dapat menjadi acuan Pemerintah Kabupaten akan permasalahan yang dihadapi dimasing-masing kecamatan yang ada di Inhil ini.

“Sudah dapat saya simpulkan bahwa mayoritas kecamatan di Inhil ini persoalan infrastruktur dan penerangan yang jadi persoalan,” kata Bupati Inhil, HM Wardan saat menaggapi dalam rapat.

Terkait dengan persoalan penerangan, diakuinya layanan PLN sangat terbatas, apalagi sampai ke kecamatan ataupun desa. Saat ini kata Bupati, ibu kota kabupaten saja hidup secara bergilir.

“Saya akan serius menangani hal ini, karena begitu pentingnya masalah penerangan ini, apalagi kita tidak lama lagi akan menggelar MTQ pada tanggal 13 Desember mendatang,” tutur HM Wardan.

Untuk pembangunan kecamatan maupun desa, Bupati akan turun melihat situasi dan minta kepada Pemerintah Kecamatan di lingkungan Kabupaten Inhil untuk membuat agenda tersebut dalam waktu dekat ini.

“Saya ingin turun ke setiap kecamatan untuk meninjau langsung pekerjaan pembangunan, terutama kualitas proyek,” pungkasnya.(mirwan)




Wabup Inhil Kukuhkan Kepengurusan IPRY Komisariat Inhil Periode 2013-2015

872732012kukuhkanTEMBILAHAN (detikriau.org)-Wakil Bupati Inhil , H Rosman Malomo melantik pengurus Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta Komisariat Indragiri Hilir periode 2013-2015, yang dipusatkan di Balai Kota Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (10/11) malam.

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun spirit Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPRY) Komisariat Inhil yang berwawasan kedaerahan menuju Inhil Gemilang” ini, turut dihadiri oleh perwakilan Walikota DIY, Kepala Disporabudpar dan Kepala Badan Kesbangpol Inhil, serta tokoh masyarakat dan mahasiswa asal Negeri Seribu Parit yang ada di Yogyakarta.

Wabup Inhil dalam sambutannya menyatakan sangat bahagia bisa bertatap muka dan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat dan pelajar Inhil di Yogyakarta, karena melalui momentum tersebut akan mempertebal semangat membangun serta meningkatkan pengabdian, demi memajukan Bumi Sri Gemilang di masa mendatang.

“IPRY merupakan sebuah organisasi kepemudaan yang para anggotanya merupakan mahasiswa dan pelajar Inhil yang menuntut ilmu di Yogyakarta dan salah satu wadah untuk menampung potensi anggotanya,” Ujar Wabup.

Wabup mengucapkan terima kasih dan penghargaaan kepada masyarakat Inhil yang ada di Yoyakarta atas berbagai kegiatan dan peranaktifnya dalam mendukung pelaksanaan pembangunan untuk daerah ini maupun Inhil.

“Saya harapkan seluruh mahasiswa yang ada di luar daerah Inhil, khususnya di Yogyakarta untuk selalu menjalin komunikasi yang baik dengan Pemda dan masyarakat yang ada di Kabupaten Inhil,” tambahnya.

Usai prosesi pelantikan, Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo mendapat cendramata dari mahasiswa dan melakukan tepuk tepung tawar.

Pada kesempatan itu, juga ditampilkan berbagai kesenian budaya melayu, diantaranya tarian menongkah dan diakhiri dengan peninjauan ke Asmara Mahasiswa Inhil, yang merupakan bangunan dan aset Pemda Inhil di kota gudeg itu.(dro/adv pemkab inhil)




“Pahlawanku Idolaku” Tema Peringatan hari Pahlawan 2014

IMG_2399Tembilahan (detikriau.orgl) – Bupati Inhil, HM Wardan tampil sebagai inspektur upacara peringatan hari Pahlawan yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Inhil. Upacara ini diikutii oleh Forkompinda Kab. Inhil, Para pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, TNI/POLRI ,PNS,Honorer serta  para Veteran dan  undangan lainnya. Senin (10/11/2014)

Dalam amarannya, Mentri Sosial RI, Khofifah Indra Parawansa yang dibacakan Bupati Inhil mengatakan bahwa NKRI tidak akan bisa berdiri menjadi negara yang merdeka berdaulat dan terhormat seperti saat ini, tanpa perjuangan para pejuang, pendiri bangsa dan pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, pikiran serta hartanya.

Bupati menyalami para veteran usai upcara. Foto: Humas Pemkab Inhil
Bupati menyalami para veteran usai upcara. Foto: Humas Pemkab Inhil

Sejarah bangsa dan negara Indonesia mencatat, perjuangan untuk merebut kemerdekaan dan mendirikan NKRI membutuhkan ikatan persatuan dan kesatuan yang kuat. Komitmen para pejuang, pendiri bangsa dan para pahlawan untuk mempersatukan bangsa ini melahirkan sikap kepahlawanan, kesetiakawanansosial, serta menguatkan memori kolektif Bangsa saat itu supaya berani bertindak nyata untuk melawan penjajahan dan ketertindasan akibat kolonialis medan imperialisme.

Diusia kemerdekaan Indonesia ke 69 tahun dengan peringatan Hari Pahlawan tahun 2014 megambil tema besar “Pahlawanku Idolaku” kata Mensos RI dimaksudkan untuk menggugah semangat kepahlawanan sebagai ukuran nilai, baik sebagai “panutan” maupun figur idola pencarian jati diri.

“tema Pahlawanku Idolaku ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus, bahwa semangat juang dan semangat kebangsaan para pahlawan akan selalu terpatri di “dada” setiap insan Indonesia dan menjadi kebanggaan atau idola sepanjang masa.” Ujar Mensos

Dalam kesempatan ini, Bupati juga berkesempatan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya disertai ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta pada Peringatan Hari Pahlawan ini.

“Semoga Tuhan selalu membimbing serta meridhoi kita semua dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui cipta, rasa dan karsa untuk pembangunan Indonesia yang lebih maju,adil dan sejahtera.” Do’a Bupati

Usai melaksanakan Upacara, Bupati didampingi Forkompinda dan sejumlah pejabat juga melaksanakan ziarah Ke Taman Makam Pahlawan Yudha Bhakti  Tembilahan.(dro/adv pemkab inhil)




Staff Ahli Bupati Inhil Buka Muscab Sekaligus Ultah IBI ke 63

Pemotongan Kue sempena ULtah IBI ke - 63Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM wardan diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Dra. Upik Hariani Abbas membuka secara resmi Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia ( IBI ) Kab.Inhil yang disejalankan dengan Hari Ulang Tahun IBI yang ke – 63 Tahun 2014. Sabtu (8/11)

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Dra. Upik Hariani Abbas mengatakan bahwa Profesi Bidan adalah profesi yang digeluti kaum hawa yang secara naluriah, klinis dan secara akademik telah tercukupi kemampuannya di dalam menangani permasalahan kaum perempuan, bukan semata-mata pada masa pra kehamilan, persalinan dan nifas, namun keseluruhan aspek keperempuanan semenjak identitas keperempuanan itu melekat pada sang bayi yang baru lahir.

“Artinya identitas keperempuanan merupakan faktor terpokok dari keseluruhan kinerja profesi Bidan, dan menjadi tugas pokok seorang Bidan dalam menjalani tugas profesinya,” Ujar Bupati

Seorang Bidan melakukan kerja profesi dengan mengutamakan hati. Hati sebagai seorang perempuan, hati sebagai seorang ibu dan hati sebagai seorang yang meyakini bahwa dari tangannya sebuah generasi baru akan lahir. Keyakinan dihati terhadap profesi ini menjadikan profesi Bidan bukan semata profesional dalam kinerja, namun lebih jauh mempunyai jiwa memiliki dan mencintai terhadap profesi.

staf Ahli Bupati Dra. Upik Hariani Abbas (tengah) didampingi Kadiskes, Hj Alvi Furwanti saat membuka kegiatan IBI
staf Ahli Bupati Dra. Upik Hariani Abbas (tengah) didampingi Kadiskes, Hj Alvi Furwanti saat membuka kegiatan IBI

Atas nama pemerintah Kabupaten, Bupati menyatakan sambutan baik dengan diadakannya Musyawarah Cabang dan peringatan Hari Ulang Tahun ke-63 IBI. Semoga diusia yang ke 63 tahun ini, Ikatan Bidan Indonesia semakin kokoh dalam menjaga profesi Bidan Indonesia.” Harapan Bupati

diharapkan kepada IBI, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir harus mampu menduduki posisi sentral di penjuru negeri seribu parit ini, sehingga dapat meningkatkan kepentingan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat khususnya bagi ibu dan bayi di Kabupaten Indragiri Hilir.

Hingga hari ini masih menurut Bupati, angka kematian ibu, bayi dan balita serta kematian neonatal di Kabupaten Indragiri Hilir tercatat masih cukup tinggi jika dibandingkan Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Riau. Oleh karena itu sangat diperlukan adanya perpanjangan tangan Dinas Kesehatan, salah satunya melalui profesi Bidan dengan membentuk pengurus ranting pada tingkat Kecamatan. Sehingga diharapkan pengurus ranting IBI dapat bekerjasama dengan Puskesmas yang ada di seluruh Kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir, dalam rangka menurunkan angka kematian tersebut.

“Teruslah berjuang dengan gigih dan tulus, agar program kesehatan yang sama-sama kita prioritaskan, dapat lebih ditingkatkan dimasa-masa yang akan datang, sehingga Inhil yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat dapat kita wujudkan.” Tutup Bupati.

Pada kesempatan itu juga dilakukan pemberian hadiah kepada pemenang lomba Administrasi, Bidan Desa terbaiak, Lomba Penyuluhan oleh Bidan, Bidan Koordinasi terbaik, Pakaian IBI terbaik, pemberian cenderamata Bidan Pensiun, Pemberian cinderamata Pengurus Cabang dan Ketua Ranting IBI Se-Kab.Inhil, Pemberian Plakat Mitra kerja dan pemberian sertifikat bagi kepala PKM, Direktur Rumah sakit dan rumah Bersalin.(dro/adv pemkab inhil)




Bupati Hadiri Istighosah di Kelurahan Sungai Piring

Bupati Inhil, HM Wardan memberikan sambutan saat menghadiri Istighosah di Kelurahan Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka, Rabu, 5 Nov 2014. Humas Pemkab Inhil
Bupati Inhil, HM Wardan memberikan sambutan saat menghadiri Istighosah di Kelurahan Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka, Rabu, 5 Nov 2014. Humas Pemkab Inhil

Batang Tuaka (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan menghadiri pelaksanaan Istighosah, dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1436 H, di Pendopo Kelurahan Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka, Rabu (5/11).

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, Camat dan Upika, Lurah dan Kades, serta ratusan masyarakat Kecamatan Batang Tuaka.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Pemkab Inhil juga memprioritaskan pembangunan manusianya. Dengannya diharapkan masyarakat terutama generasi muda tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat bertentangan dengan aturan agama dan norma yang berlaku di tengah-tengah masyarakat.

“Komitmen tersebut dilakukan melalui Program Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji. Program ini dimaksudkan, untuk mengantisipasi sejak dini masuknya pengaruh buruk dari budaya luar,” tutur Bupati.

Dalam kesempatan ini Bupati juga menghimbau kepada seluruh orang tua untuk dapat mengawasi anak-anaknya agar ketika masuk waktu Maghrib tidak ada lagi yang berkeliaran dan duduk santai di pinggir jalan atau jembatan.

“Ketika Maghrib tiba, anak-anak kita sudah harus berada di masjid dan mushalla. Selain untuk melaksanakan ibadah di rumah Allah SWT tersebut mereka juga akan diberi pelajaran tentang ilmu-ilmu kegamaan,” terangnya.

Sementara itu, penceramah dari Kuala Tungkal Provinsi Jambi, Al-Ustadz H Anwar Arda Billi dalam tausiyahnya berpesan, seiring dengan pergantian tahun ini hendaknya dapat menjadikan umat Islam sebagai insan yang lebih baik di masa mendatang, yakni dengan menjauhi dan meninggalkan berbagai perbuatan buruk di masa lalu, dengan memohon ampunan kepada Allah SWT dan berjanji tidak mengulanginya lagi.(dro/adv pemkab Inhil)