Astaka dan Tribun MTQ Riau ke 33 ditargetkan Selambatnya Rampung H-7

Bupati Inhil, HM Wardan saat memimpin rapat persiapan MTQ Riau baru-baru ini di Tembilahan
Bupati Inhil, HM Wardan saat memimpin rapat persiapan MTQ Riau baru-baru ini di Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pembangunan Astaka dan tribun Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau ditargetkan rampung satu minggu menjelang pembukaan.

“Itu sesuai tanggal berakhirnya kontrak. Namun kita berharap penyelesaiannya bisa lebih cepat,” Ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Fauzar kemaren di Tembilahan

Tujuan agar pembangunan astaka dan tribun selesai diatas target, menurut Fauzar akan memberikan kemudahan jika ada bagian-bagian yang ditambahkan ataupun dekorasi. Kendati dituntut cepat, namun bukan berarti pembangunanya dikerjakan asal-asalan.

Selain astaka dan tribun, panitia juga sudah mempersiapkan lokasi bazar di bekas pasar pujasera Jalan Kapten Muktar. (dro/*1)




Gesa Pembahasan RAPBD 2015, Kepala SKPD dilarang Bepergian

Asisten II Setdakab Inhil, H Fauzan hamid (kiri) bersama Bupati Inhil, HM Wardan dalam salah satu kegiatan di Tembilahan pekan ini.
Asisten II Setdakab Inhil, H Fauzan hamid (kiri) bersama Bupati Inhil, HM Wardan dalam salah satu kegiatan di Tembilahan pekan ini.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Gesa pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2015, sejak pekan ini, Pemkab Inhil tidak lagi memberikan izin kepada para pejabat untuk melakukan perjalanan Dinas.

“Kita sedang membahas RAPBD tahun 2015. Demi kelancaranya diharapkan kepala SKPD tidak melakukan perjalanan dinas untuk sementara,” kata Asisten II Sekdakab Inhil, H Fauzan Hamid, kemarin.

BentuK larangan itu lanjut Fauzan, Bupati Inhil HM Wardan, mulai pekan ini juga tidak akan menandatangani Surat Perintah Tugas (SPT) dari masing-masing kepala SKPD. Dengan begitu dapat dipastikan tidak ada yang meninggalkan tempat.

“Sementara itu Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam menyebtukan pembahasan RAPBD tahun  2015 ini bersifat penting. Oleh sebab itu jika pembahasan sedang berlangsung oleh DPRD, sebaiknya dihadiri oleh Kepala Dinas (Kadis).

“Apa yang kita bahas ini sangat erat kaitanya dengan pembangunnan dan hajat hidup orang banyak. Jadi sangat penting saat pembahasan di masing-masing Komisi di DPRD juga dihadiri secara langsung oleh masing-masing Kepala SKPD. Dengan demikian akan lebih memudahkan dalam pengabilan keputusan,” tegasnya.(dro/*1)




Sekda Inhil Teken MoU antara RSUD PH dan BPKP

Penandatanganan MoU oleh Sekdakab Inhil didampingi Kepala BPKP dan Direktur RSUD Puri Husada TembilahanTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil yang diwakili Sekda, H. Alimuddin, RM melakukan Penandatanganan Nota kesepakatan bersama antara RSUD Purihusada Tembilahan dengan BPKP yang berisikan tentang pengembangan,penerapan dan penguatan tata kelola BLUD pada RSUD Purihusada Tembilahan. Rabu (19/11)

Dalam sambutannya sekda mengharapkan agar pendampingan oleh BPKP kedepannya dapat dilakukan sejak awal sehingga dapat memajemendan memverifikasi berbagai proposal hibah dan dan bansos dengan baik. Dengan dilakukan sejak awal tahun anggaran juga diharapkan penyusunan administrasinya dapat disusun dengan lebih baik.

Kepada skpd, Sekda meminta untuk memprogramkan kegiatan ini dengan lebih baik. Jika pendampingan dilakukan sejak dari awal, diharapkan pelaksana kegaiatan akan dapat lebih memahami apa yang boleh dijalankan dan mana yang tidak.

“Kalau sudah diujung tahun anggaran seperti ini pastinya cukup sulit. Nanti kalau ada apa-apa justru yang diteror, ya bupati, sekda dan satker.” Ujar Sekda

Ditambahkan Sekda, jika memang suatu kegiatan secara aturan sudah tidak ada persoalan, ya silahkan jalankan, tetapi jika masih ada persoalan, sebaiknya ditunda dulu, selsaikan dulu kelengkapan administrasinya dan penuhi semua rambu-rambunya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dalam kesempatan itu sekda juga mengucapkan terimakasih atas bantuan pendampingan dari bpkp. Menurut Sekda, pendampingan yang juga telah dilakukan BPKP beberapa waktu lalu terkait program bansos, dirasakan sangat besar manfaatnya.

“Dengan pendampingan itu kita bisa berupaya agar dapat mempersiapkan segala sesuatunya untuk memenuhi rambu-rambu yang disyaratakan. Apalagi saat ini begitu ketatnya pertanggungjwaban penggunaan keuangan, baik secara administrasi maupun pelaksanaannya dilapangan.”ditambahkan Sekda

Sementara itu, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto menilai dengan adanya pendampingan BPKP dapat memberikan tambahan penegtahuan kepada pihaknya agar dalam penggunaan anggaran tidak menyalahi aturan. Manalagi menurutnya penggunaan keuangan di RSUD untuk BLUD cukup besar dan tentunya harus dijalankan secara tranparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Dengan pengelolaan secara tranparan dan dapat dipertanggungjawabkan kita dapat bekerja dengan lebih nyaman,” Tandas Irianto.

Dalam acara penandatanganan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Inhil Lantai 5 ini juga dihadiri olehKepala BPKP Riau, Asisten III, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kadishubkominfo, Inpektorat dan Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan. (dro/adv pemkab inhil)




9 Nawicita Jokowi-JK di Inhil Hanya Tinggal Penyesuaian

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan menyebut, beberapa point dari 9 Nawicita Presiden Joko widodo dan Yusuf Kalla sudah sejalan dengan program-program yang sudah dijalankan pada Pemerintahan Kabupaten Inhil. Untuk itu Pemkab tidak lagi perlu banyak melakukan perubahan.

Dikatakan Bupati, beberapa program yang sudah sejalan dengan 9 Nawacita tersebut adalah membuat pemerintahan tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya, membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah desa dalam kerangka Negara kesatuan dan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sekotr strategies ekonomi domistik.

”Beberapa sudah sejalan, artinya kita tinggal menyesuaikan saja lagi dengan beberapa yang belum sesuai itu,” kata HM Wardan saat memimpin rapat koordinasi Muspida di Jajaran Pemerintahan Kabupaten Inhil Tahun 2014 di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (17/11/2014).

Selain menjelaskan 9 Nawacita Jokowi tersebut bersama peserta Rakor yang hadir. HM Wardan juga menjelaskan program-program yang telah dijalankan dan akan dijalankan pada tahun 2015 mendatang.

Dikatakannya juga, beberapa program yang akan di jalankan pada tahun 2015 diantaranya, renovasi beberapa pasar rakyat agar menjadi lebih respensetatif pembangunan pintu klep sebanyak 20 hingga 30 untuk mengatasi persoalan banjir tahunan agar kota Tembilahan tidak lagi terendam air.

”Saya harap program-program yang akan dijalankan pada tahun 2015 itu dapat berjalan dengan baik.” tutup Bupati.(dro/A/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil digelar Sebagai Bupati yang Peduli Investasi

IMG_5107Tembilahan (detikriau.org) – Ketua Tim Penilaian Ivesment Award Provinsi Riau, Fadlah Suhaimi Azhar,SH,M.Si memberikan pujian kepada Bupati Inhil, HM Wardan sebagai Bupati yang peduli dengan investasi. Dari 12 Kabupaten kota se Provinsi Riau, Inhil merupakan satu dari tiga Kabupaten yang pemaparan investasinya dilakukan secara langsung oleh Kepala Daerahnya.

“Ini Kabupaten terakhir yang kami kunjungi untuk melakukan penilaian. Ternyata Bupatinya sendiri yang langsung memaparkan tentang investasi award apa yang ada di inhil.” Puji Fadlan dalam sambutannya diawal kegiatan expose Dalam Rangka Penilaian Investment Award Tahun 2014 bertempat di Aula kantor Dinas Pendapatan Daerah Inhil, Jalan Hangtuah Tembilahan, Akhir pekan kemaren di Tembilahan

Ditambahkan Fadlan, pemaparan yang dilakukan secara langsung oleh HM Wardan menunjukan betapa seriusnya Bupati dalam pengembangkan investasi yang ada di inhil. Kebanyakan di 9 Kabupaten Kota lainnya, pemaparan hanya disampaikan oleh perwakilan bupati ataupun hanya sekedar kepala BP2MPD.

Dalam kesempatan ekpos kala itu, secara umum Bupati Inhil, HM Wardan memaparkan tentang luasan wilayah inhil hingga sektor-sektor mata pencaharian yang menjadi unggulan. Bupati menyatakan besar harapannya tahun ini Inhil akan mampu meraih peringkat pertama penilaian investment award 2014 Riau.

Ketua panitia, Kepala Badan Perizinan, Penanaman Modal dan Promosi Daerah, H Saripek menerangkan bahwa maksud dan tujuan kegiatan Expose Bupati Inhil ini adalah dalam rangka memberikan paparan tentang perkembangan pembangunan di kab.inhil. berkaitan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten dalam menciptakan iklim ivestasi yang kondusif, dengan beberapa indikator diantaranya yang berkaitan dengan kelembagaan, peraturan dan kebijakan daerah , keamanan dan kepastian hukum, infrastuktur ivestasi, promosi dan nilai investasi.

Kegiatan ekspos ini juga tampak diahdiri oleh Muspida Inhil, Pimpinan SKPD, Instansi Vertikal, Camat dan Lurah di Lingkungan Pemkab.inhil, Ketua Asosiasi, Pim.

Beberapa prestasi yang pernah diraih Kab Inhil sebelumnya yakni, Tahun 2010 mendapatkan peringkat 1, tahun 2011 dan tahun 2012 berturut-turut mendapatkan peringkat 2 dan pada tahun 2013 mendapatkan Special Achievement. (dro/adv pemkab inhil)




Bupati Buka Turnamen Futsal Antar Kecamatan se Inhil

Tendangan pertama Bupati Inhil sebagai penanda dibukanya secara resmi turnamen futsal antar Kecamatan se Kab Inhil
Tendangan pertama Bupati Inhil sebagai penanda dibukanya secara resmi turnamen futsal antar Kecamatan se Kab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati inhil, HM Wardan membuka secara resmi pertandingan Futsal antar Kecamatan Se Kabupaten Inhil. Tampak hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati H Rosman Malomo, Ketua KONI H.Syamsudin Uti, Sejumlah Pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, Ketua TP PKK Hj Zulaikhah Wardan, Atlit, official,wasit serta undangan lainnya. Kamis (14/11)

Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi dengan dilaksanakannya turnamen ini. Menurut Bupati, kegiatan serupa ini dapat dimanfaatkan untuk mencari cikal bakal atlit yang selanjutnya dibina dan dikembangkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan pada event yang lebih besar.

“Turnamen ini juga sebagai langkah kita dalam mempersiapkan atlit futsal untuk menghadapi Kejurda Futsal se-Riau tahun 2015 mendatang” Ujar Bupati

Bupati berharap kepada semua pihak terutama para atlit untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan semangat kompetisi yang tinggi, dan tetap memperhatikan aspek-aspek sportifitas dalam berlomba.

Dengan semangat kompetisi dan sportifitas itulah dinilai Bupati akan dapat melahirkan atlet yang tangguh. Hal ini telah dibuktikan oleh Atlet Futsal Kabupaten Indragiri Hilir dengan 3 (tiga) kali berturut-turut menorehkan prestasi peraih juara Pertama pada Kejurda Futsal se-Riau di Pekanbaru, serta 2 (dua) kali berturut-turut meraih Juara Pertama Pada Pekan Olahraga Provinsi Riau.

Sementara itu, Ketum KONI Inhil, H Syamsuddin Uti menyatakan bahwa kepiawaian atlit-atlit futsal Inhil sudah sangat diperhitungkan oleh Kabupaten lainnya di Riau. Ia juga berharap melalui kompetisi ini akan menjadi ajang peningkatakn kemampuan atlit untuk dapat berkiprah di turnamen futsal yang lebih tinggi.

Turnamen Futsal ini berlangsung dari tgl 14 s/d 23 November 2014 yang diikuti oleh 20. Pertandingan perdana diawali oleh Kecamatan Khairiah Mandah berhadapan dengan Kecamatan Enok. (mirwan/adv pemkab Inhil)