Bupati Inhil Hadiri Kegiatan Larwasda

Foto: Humas Pemkab Inhil
Foto: Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri kegiatan Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda). Kegiatan tajaan Badan Inspektorat Inhil yang dilaksanakan digedung Tasik Gemilang, Jalan baharuddin Jusuf ini juga dihadiri Wakil Bupati, H Rsoman Malomo, Asisiten I, H Darussalam, Kepala SKPD, Kepala Bagian Dilingkungan Sekretariat Daerah Kab.inhil, Camat dan Bendahara Se-Kecamatan Inhil. Senin (15/12)

Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa tujuan diadakan kegiatan ini diantaranya adalah untuk mengevaluasi tindaklanjut hasil temuan oleh masing-masing satker atas apa yang telah disampaikan badan Inpektorat inhil baik secara internal maupun ekternal.

“nantinya Jika ada yang tidak menindaklanjuti, pastinya akan kita berikan sanksi,” Ujar Bupati

Kedepan Bupati berharap tidak ingin lagi mendengar adanya temuan yang berulang-ulang. Tahun ini ada temuan, tahun depan pun masih hal yang sama itu juga yang menjadi temuan. Menurut Bupati itu sama artinya tidak ada perbaikan.

“Kita betul-betul harus memaksimalkan tugas dan tanggungjawab yang sudah diberikan. Kita harus bekerja sesuai target. Setelah selesai rapat ini, seluruh satker saya minta segera lakukan rapat dan data apa-apa saja yang menjadi temuan yang sudah disampaikan inspektorat dan tindaklanjuti segera,” Perintah Bupati.

Panitia pelaskana, melalui sekretaris Ispektorat Inhil, Muamar Qadafi menegaskan bahwa maksud diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengetahui sejauhmana ketaatan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan termasuk mengetahui hasil tindak lanjut pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan sampai tahun 2014.

“Kita ingin mengetahui sejauhmana tanggung Jawab SKPD serta Rencana Action untuk menyelesaikan hasil pemeriksaan yang tertuang dalam LHP itu,” Ujar mantan Kabag Sosial Setdakab Inhil ini

Ditambahkannya, acara yang dilaksankan hari ini adalah dalam rangka upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Sebelum menyampaikan sambutan, Bupati Inhil dan Wakil Bupati Inhil berkesempatan memberikan penghargaan rencana aksi (action plan) percepatan penyelesaian tindaklanjut hasil pemeriksaan tahun 2014 kepada Kepala BKD, Kepala Satpol PP, Camat Gaung dan Camat Batang Tuaka. (dro/adv pemkab Inhil)




Plt Gubri Nilai Pawai MTQ ke 33 Berlangsung Meriah dan Sukses

Plt Gubri dan Bupati Inhil
Plt Gubri dan Bupati Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menilai jalannya pelaksanaan pawai taaruf MTQ Riau ke XXXIII yang di laksanakan di Ibukota Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan berlangsung dengan meriah dan sukses. Sabtu (13/12/2014)

Plt orang nomor satu dibumi tanah melayu ini berharap kepada seluruh masyarakat untuk dapat memaknai tujuan pelaksanaan MTQ yang disebut diantaranya adalah untuk mengingat dan mengenang bagaimana Al-Qur’an itu ada dan diturunkan untuk umat Islam. Memahami isinya dan mengamalkannya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan didunia.

“Alhamdulillah, saya menilai pelaksanaan pawai sore ini berlangsung sangat meriah dan sukses,” Puji Plt Gubri

Peserta dari kafilah Kabupaten Inhil
Peserta dari kafilah Kabupaten Inhil

Sementara itu, Bupati Inhil, HM Wardan juga mengucapkan rasa syukur dengan suksesnya pelaksanaan pawai. Bupati yang menjadi tuan rumah helat MTQ 2014 ini juga berterima kasih kepada seluruh peserta dari 12 kabupaten dan kota yang telah memberikan suguhan yang dinilai telah dikemas dengan serius bagi masyarakat Inhil dan masyarakat Riau pada umumnya.

Ditambahkan orang nomor satu di Inhil ini. Bahwa, dalam pelaksanaan penyelenggaraan pawai kali ini tidak ditemukannya hambatan maupun rintangan. “Harapan kita tentunya tanpa hambatan seperti ini juga berlangsung hingga akhir pelaksanaan MTQ nantinya,” kata Wardan.

Usai menyaksikan pawai pawai akbar, Plt Gubri dan Bupati Inhil serta Bupati dan wali kota dari kabupaten/kota di Riau berkesemaptan mengunjungi beberapa Stand yang ada di belakang Taman Kota tersebut. (dro/mirwan/adv pemkab inhil)




Wings Air Juga Diharapkan Plt Gubri untuk Mendarat di Bandara Tempuling

Plt Gubri bersama Bupati Inhil saat meninjau pekerjaan PLTU Sungai Beringin. Foto: Mirwan
Plt Gubri bersama Bupati Inhil saat meninjau pekerjaan PLTU Sungai Beringin. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Setibanya di Inhil, Plt Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjulianti Rachman juga mengutarakan bahwa Selain pesawat perintis Susi Air yang kini sudah melayani penerbangan 2 kali seminggu rute Pekanbaru- Tembilahan (PP), diharapkan maskapai penerbangan domestik,Wings Air juga bisa mendarat di Bandara Tempuling.

“Hanya satu alat yang masih harus dilengkapi, yaitu NDB (Non Directional radio Beacon. red). Jika peralatan pendukung itu bisa kita lengkapi, Wings Air juga ingin masuk ke bendara Tempuling, ” kata H Arsyad

Ditambahkan, ia telah membicarakan hal ini dengan Bupati Inhil untuk mencoba menegosiasikan Wings Air agar bisa mendarat di Kabupaten Seribu Parit ini dengan dijanjikan untuk melengkapi alat pendukung.

“Kita minta Wings Air jalan dululah, kami janjikan akan melengkapi peralatannya. Buktinya tapa peralatan itu, sebelumnya Wings Air juga pernah mendarat di Bandara Tempuling saat mengangkut jamaah haji,” Tambahnya

Iapun menegaskan bahwa untuk pendanaan pengadaan peralatan pendukung akan diangarkan melalui APBD Provinsi Riau tahun 2015 mendatang. (Mirwan)




Baru Tiba, Plt Gubri Langsung Tinjau Pelabuhan Parit 21 dan PLTU

Plt Gubri didampingi Bupati Inhil saat melihat rincian pekerjaan Pelabuhan pelabuhan parit 21 Tembilahan. Foto: Mirwan
Plt Gubri didampingi Bupati Inhil saat melihat rincian pekerjaan Pelabuhan pelabuhan parit 21 Tembilahan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Setibanya di Tembilahan, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman langsung meninjau pelabuhan parit 21 dan pembangunan PLTU Tembilahan, Jum’at (12/12/2014).

Dalam kunjungan itu, Plt orang nomor satu di Provinsi Riau ini didampingi Bupati Inhil HM Wardan, Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam serta sejumlah pejabat.

Tinjuan ke Pelabuhan parit 21, Plt Gubri meminta kepada pemerintah Kabupaten untuk segera mengoperasionalkan dermaga yang dibangun dengan dana milyaran rupiah ini, meskipun dalam batas pengoperasionalan seadanya.

“sementara container kita batasi dulu. Cukup yang kecil-kecil saja hingga seluruh fasilitas penunjang terpenuhi,” Sarannya

Dilokasi pengerjaan pembangunan PLTU Sungai Beringin, plt gubripun berharap fasilitas publik ini dapat segera berfungsi. Ia juga sempat menyampaikan harapan, dirinya bersama Bupati Inhil, HM Wardan untuk bertemu dengan Direksi PLN guna mencarikan solusi agar pengerjaan pembangunan PLTU yang saat ini terhenti dapat kembali diteruskan hinga tuntas.

Menurut Awak media, hingga pembangunan PLTU usai, dengan kapasitas daya hanya 2 x 7 MW pastilah belum mencukupi meskipun hanya untuk kebutuhan masyarakat kota Tembilahan.

“yang penting syukuri dulu kita mendapatkan tambahan daya 2 x 7 MW. Nanti tentunya dikombinasikan dengan pembangkit diesel yang kini sudah tersedia. ”Tandas plt Gubri. (mirwan)




Bupati Inhil Hadiri Rapat Evaluasi DMIJ 2014

Bupati saat memimpin rapat DMIJTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil HM Wardan memnghadiri sekaligus memimpin secara langsung kegiatan rapat evaluasi program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) tajaan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bertempat di Hotel Telaga Puri Tembilahan, Kamis (11/12/2014).

Selain Bupati, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala BPMPD Inhil H Yulizal S.Sos MM serta diikuti sebanyak 300 peserta terdiri dari Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Inhil serta pendamping desa di lingkungan Inhil.

Dalam sambutannya, Bupati Inhil menyampaikan bahwa untuk program DMIJ itu harus sukses dijalankan, ketika ada beberapa persolaan dilapangan diminta Bupati segera ditanggulangi oleh pihak terkait. Sebab, DMIJ itu merupakan program utama kepemimpinan Warohmah pada periode ini.

“DMIJ inilah salah satu janji politik saya ketika ingin menjabat sebagai Bupati Inhil kemaren, oleh karena itu saya harapakan setiap yang terkait program ini harus dijalankan dengan serius dan sukseskan semaksimal mungkin,” kata Bupati

Pada laporan 10 Desember kemaren lanjutnya, sudah ada empat kecamatan yang mencapai progress hingga 100 persen, dan ini merupakan pertanggung jawaban yang resmi oleh pihak yang menangani terhadap setiap desa itu.

“Diantara 4 kecamatan itu ialah, kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), kecamatan Tempuling, kecamatan Kemuning dan kecamatan Tembilahan Hulu,” Rinci Bupati

Sementara itu, dari sumber BPMPD Inhil, bahwa keseluruhan total alokasi dana pada tahun 2014 ini sedikitnya berjumlah Rp 105,25 Milyar pada realisasi pencairan dana ke desa per tanggal 10 Desember dan per 5 Desember 2014 untuk kemajuan Fisik.(mirwan/adv pemkab inhil)




Asisten II Buka Pertemuan Peningkatan Toleransi dan Kerukunan dalam kehidupan beragama di Inhil,

Asisten II saat membacakan sambutan tertulis  Bupati Inhil
Asisten II saat membacakan sambutan tertulis Bupati Inhil

Tembilahan (detikriau) – Terbentuknya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Indragiri Hilir adalah sebagai ungkapan keprihatinan dan kepedulian sosial terhadap berbagai tantangan dan masalah yang menghadang keadilan, kerukunan, persaudaraan sejati dalam kehidupan masyarakat sebagai bangsa Indonesia umumnya dan Kabupaten Indragiri Hilir khususnya.

“Kerukunan umat beragama yang kita miliki sekarang ini adalah modal yang amat berharga bagi kelangsungan kehidupan kita sebagai bangsa, dan mungkin saja masih kita rasakan belum sempurna, namun dengan segala suka-dukanya, kerukunan umat beragama di Indonesia dianggap sebagai yang terbaik dalam pengamatan masyarakat Internasional.” Sampaikan Bupati Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten II setda Kab. Inhil H. Fauzan Hamid saat membuka acara pertemuan peningkatan Toleransi dan Kerukunan dalam kehidupan beragama di Kab. Inhil, rabu (10/12)

Ditambahkan Bupati, setiap individu harus tetap waspada dan mawas diri karena kerukunan adalah sesuatu yang sangat dinamis dan dapat cepat berubah. Karena itu, kerukunan umat beragama harus selalu dijaga dan dipelihara.

“Saya yakin dan percaya bahwa masyarakat Indragiri Hilir masih memegang teguh apa yang dikatakan dan dicontohkan para tokoh agama dalam kehidupan sehari-hari, dan oleh karenanya membina umat untuk menjaga teguh kerukunan perlu terus kita galang bersama,”Ujar Bupati

Setakat ini, kata Bupati lagi, dilapangan memang masih didapati berbagai masalah yang mempengaruhi hubunan antar umat beragama khususnya di Kab Inhil seperti permasalahan pendirian rumah ibadah, dengan tidak jelasnya syarat-syarat yang di atur dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri no. 8 dan no. 9 tahun 2006.

Kemudian tidak jelasnya ukuran pelayanan yang ditawarkan pemerintah dan kurangnya komunikasi antara pihak-pihak yang hendak mendirikan rumah ibadah dengan umat beragama serta pemeluk-pemeluk agama disekitar lokasi rumah ibadah yang hendak di bangun termasuk sebagian warga masyarakat memang ada yang masih mempertanyakan mengapa masalah agama diatur oleh pemerintah, bukankah hal itu merupakan bagian dari kebebasan beragama.

Dalam kaitan ini, Bupati menjelaskan bahwa yang diatur oleh pemerintah melalui Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri ini bukanlah aspek doktrin agama yang merupakan kewenangan masing-masing agama, melainkan hal-hal yang terkait dengan lalu lintas para pemeluk agama yang juga Warga Negara Indonesia, ketika mereka bertemu sesama Warga Negara Indonesia pemeluk agama lain dalam mengamalkan ajaran agama mereka. Dalam peraturan ini pemerintah sama sekali tidak mengurangi kebebasan beragama yang disebut dalam pasal 29 UUD 1945.

Beribadat dan membangun rumah ibadah adalah dua hal yang berbeda. Beribadat adalah ekspresi keagamaan seseorang kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sedangkan membangun rumah ibadah adalah tindakan yang berhubungan dengan warga negara lainnya karena kepemilikan, kedekatan lokasi, dan sebagainya.

Dalam kesempatan ini Bupati juga menyampaikan bahwa forum ini adalah hal yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat Inhil karena momentumnya yang tepat. Paling tidak ada tiga moment yang sedang dan akan dihadapi dalam waktu dekat ini, dan kedewasaan dalam kerukunan beragama sangat diperlukan dalam menyukseskan Ketiga moment tersebut yakni helat MTQ Riau yang pelaksanaannya tinggal beberapa hari lagi, pelaksanaan Natal yang damai, serta pelaksanaan tahun baru yang aman dan terkendali.

Pada kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Inhil Jalan Keritang Tembilahan menghadirkan narasumber Ketua FKUB Provinsi Riau,Ketua MUI Inhil dan Sekban Kesbangpol Inhil dengan peserta berjumlah 50 orang yang terdiri dari tokoh masyarakat, Agama, Etnis dan generasi Muda yang berasal dari 20 kecamatan di Kab.Inhil. (dro/adv pemkab inhil)