Dihujam Tombak, Bujang Terkapar disisi Istri

CONCONG (detikriau.org) – Bujang (45) warga jalan Rumah Susun desa Panglima Raja Kecamatan Concong rubuh bersimbah darah akibat hujaman sebilah tombak di sekitar rumahnya, Minggu (13/3/2016) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurut informasi dari kepolisian, korban ditikam oleh tetangganya sendiri HE (25). Naasnya, aksi tersebut dilakukan pelaku tepat di hadapan istri korban.

“Saat itu, korban sedang bersantai didepan kediamannya dengan sang istri. Tiba-tiba, datang pelaku dan terjadi pertengkaran hebat hingga akhirnya pelaku menikam 1 kali tikaman di bagian perut korban sebelah kanan,” terang PAUR Humas Polres Indragiri Hilir (Inhil), Iptu Warno Akman, Senin (24/3/2016).

Motif yang melatarbelakangi aksi nekad HE ini kepolisian belum bisa memberikan keterangan namun yang jelas kata Warno, saat itu korban sempat mengeluarkan kata-kata kotor sehingga pelaku tak dapat menahan emosi.

Disaat sang istri berteriak untuk meminta pertolongan, pelakupun bergegas meninggalkan TKP. Kemudian, istri korban membawa korban ke Puskesmas setempat untuk memdapatkan pertolongan medis.

“Hasil visum, korban mengalami luka di bagian perut dekat rusuk sebelah kanan dengan luka lebar 6 cm dan dalam 11 cm serta kondisi korban masih dalam keadaan sadarkan diri. Setelah diberi pertolongan di Puskesmas, kini korban dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan,” paparnya.

Saat ini pelaku beserta barang bukti berupa sebilah tombak telah diamankan di Mapolsek Concong guna pemeriksaan lebih lanjut. / Mirwan




Cari Ikan, Kaki Bujang Disambar Buaya

Bujang terbaring lemas saat mendapatkan perawatan di RSUD Puri Husada Tembilahan
Bujang terbaring lemas saat mendapatkan perawatan di RSUD Puri Husada Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Yadi alias Bujang (27) warga Dusun Bunga Desa Pasar Kembang Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpaksa dirawat di rumah sakit karena luka serius pada bagian kaki sebelah kanan akibat disambar Buaya di Sungai Reteh, Sabtu (26/9/2015) kemarin.

Nasib naas yang menimpa anak ke-6 dari 7 saudara ini terjadi ketika ia sedang mencari ikan bersama dua rekannya di sungai Reteh yang hanya selebar lebih kurang 5 meter. Ia turun dari rumah sekitar pukul 08.00 WIB, berselang 1 jam berikutnya sekitar pukul 09.15 WIB, Bujang diserang seekor Buaya kelaparan.

“Waktu itu, temannya sempat menyalamatkan diri. Namun Bujang tidak, karena ia melakukan perlawanan, akhirnya ia terselamatkan dari gigitan Buaya itu,” sampaikan adik ipar korban, Edi (25) kepada detikriau.org di Tembilahan, Senin (28/9/2015).

Ia menjelaskan, setelah korban berhasil menghentikan serangan Buaya, rekannya langsung membawa ke Puskesmas Kota Baru. Selanjutnya pada malam hari, Bujang langsung dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan.

Akibat kejadian ini bujang mengalami luka-luka mulai dari kaki bawah hingga paha pada bagian sebelah kanan. Sedangkan Buaya, setelah menyerang Bujang, berhasil dibunuh oleh warga setempat. (mirwan)