54 Peserta Ikuti Pelatihan Publik Speaking Tajaan Dinkes Inhil

ridwan ahimTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 54 peserta, yang terdiri dari petugas promosi kesehatan Puskesmas dan bidan desa mengikuti pelatihan publik speaking, yang ditaja oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (18/5/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Hotel Telaga Puri Tembilahan ini, bertujuan untuk menyiapkan tenaga promkes yang menguasai teknik berbicara efektif dan menarik dalam menggerakkan dan memberdayakan masyarakat.

Para peserta mengikuti pelatihan publik speaking
Para peserta mengikuti pelatihan publik speaking

Ketua Panitia Pelaksana, Fitri Astuti berharap melalui pelatihan ini, tidak ada lagi petugas promosi kesehatan yang takut ketika berbicara di depan umum, serta akan bisa mempraktekan keterampilan yang didapatkan, dalam upaya menyebarluaskan pengetahuan dan nilai promkes kepada masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini, juga diharapkan para peserta mampu memahami dasar dan elemen public speaking, teknik presentasi efektif, teknik vokal dan mampu mensimulasikan public speaking yang baik,” tutur Fitri Astuti, yang juga menjabat sebagai Kasi Promosi Kesehatan Dinkes Inhil.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes menjelaskan bahwa program promosi kesehatan harus dilakukan secara terpadu dan terintegrasi dengan program kesehatan lainnya.

“Promosi kesehatan merupakan pelayanan dasar yang harus dilaksanakan oleh Puskesmas sesuai dengan arahan Kemenkes, dalam upaya meningkatkan pengetahun masyarakat, khususnya para pasien yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan,” terang Ridwan.

Selain itu, lanjut mantan Kabag Humas Setda Inhil ini, melalui promosi kesehatan juga diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dengan memberikan pelayanan menggunakan sistem jemput bola, seperti melalui penyuluhan langsung di lapangan.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, kami harapkan bidang promosi kesehatan Puskesmas dan bidan desa dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam menangani masalah yang berhubungan dengan promosi kesehatan di wilayah kerjanya masing-masing,” imbuhnya.(adi/adv)




Akhir Tahun Ini Program Jampersal Sentuh Hingga Pedesaan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Selama ini program Jaminan Persalinan (Jampersal) hanya terfokus di kota Tembilaha ibu kota Kabupaten Indragiri Hilir. Kondisi itu tentunya, cukup menyulitkan warga Inhil lainnya yang tiggal di kecamatan dan juga pedesaan. Untuk itu, Kedepan Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil akan mengupayakan program ini juga bisa sampai kepedesaan.

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Kadis Kesehatan Inhil Rasul Alim, Rabu (19/9) di ruangan kerjanya.  Guna  merealisasikan wacana tersebut, Diskes sudah memanggil bidan desa dalam rangka mempersiapkan perizinan praktek para bidan.

“kita berharap paling lambat akhir tahun ini, program Jampersal tersebut sudah bisa berjalan hingga ketingkat desa. Makanya kita sudah melakukan upaya yang dianggap penting dalam mempersiapkan realisasi program tersebut,” katanya.

Dengan program yang pembiayaannya berasal dari pusat tersebut selama ini dirasakan  sangat membantu kaum ibu yang ingin melahirkan. Karena mereka tidak akan dipungut biaya persalinan kecuali pembelian popok dan susu bayi yang memang dibebankan kepada orang tua bayi.(dro/2*)