Kesal, Warga Parit 6 Cuekin Teguran Pemerintah Kecamatan

IMG_20150410_162823 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Ditegur pihak Kecamatan, warga RT 01 RW 04 parit 6 Tembilahan Hulu tampaknya tak ambil pusing. Sebelum ditegur hanya letak 1 bibit pohon kelapa, setelahnya menjadi empat. Tindakan itu menurut mereka sebagai bentuk ungkapan kekesalan.

“Baru pagi tadi saya lihat bibit pohon kelapa itu bertambah, saya biarkan saja meskipun warga saya tidak ada berkoordinasi,” kata Sulaiman.

Ia menambahkan, jika memang aksi warganya itu sampai menggangu arus lalu lintas, tanpa diimbau pemerintahpun tentu lebih dahulu akan ia tegur. Namun kali ini dinilainya tidak mengganggu arus lalu lintas karena bibit kelapa diletakkan di tengah badan jalan.

Bahkan kata Sulaiman, kondisi jalan seperti saat ini yang menjadi kendala dalam kelancaran arus lalu lintas. Hampir tiap hari terjadi kecelakaan kecil sepanjang jalan berdebu itu.

“Hanya 200 meter saja bertahun-tahun perbaikan tak juga dilakukan,” sampaikannya dengan penuh kekecewaan.

Dulu, di tahun 2014, dinas terkait pernah menyampaikan kepada warga setempat akan memperbaiki ruas jalan ini ditahun 2015. Namun kita belum meyaksikan belum ada juga perbaikan.” Ujar Sulaiman sambil mengakui bahwa pihak Kecamatan memang sudah menyampaikan kepadanya bahwa perbaikan akan segera dilakukan sekitar 2 bulan kedepan. (mirwan)




Esok, Dishut Inhil Tanam 50 Ribu Mangrove di Concong

Persemaian bibit pohon mangrove di Desa Teluk Dalam Kab Inhil
Persemaian bibit pohon mangrove di Desa Teluk Dalam Kab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dalam rangka mempertahankan kelestarian hutan pesisisr, esok, Selasa (16/12) Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan melakukan penanaman 50 ribu batang mangrove di Kecamatan Cocong.

“Isnya Allah jika tak ada halangan, besok kami melakukan penanaman bibit mangrove yang dihadiri langsung Bupati Inhil, HM Wardan, “ungkap Kepala Dinas Kehutanan Inhil, HM Thaher, Senin (15/12).

Penanaman 50 ribu batang bibit mangrove tersebut, kata Thaher diawali dengan pencanganagn gerakan penanaman 1 milyar pohon. Maka dari itu tak hanya pejabat Kabupaten yang dijadwalkan hadir, namun juga pejabat Pemerintah Provinsi Riau.

“Kami memilih Kecamatan Cocong, karena daerah itu belum pernah dilakukan kegiatan serupa. Apa yang kami lakukan ini merupakan sebuah bukti keseriusan pemerintah dalam mempertahankan tanaman hutan mangrove,” cetusnya.

Selain bibit mangrove, Dishut juga akan menanam bibit-bibit tanaman darat seperti  jamubu, matoa dan pohon mangga yang jumlah sekitar 15 ribu batang.

Untuk sekedar diketahui, tahun 2013 silam, kab Inhil berhasil meraih juara pertama untuk penanaman pohon terbanyak. (*dro/*1/adv pemkab inhil)