Efendi : “Narkoba Di Meranti Sudah Stadium 4”

13277706591955758273SELATPANJANG(detikriau.org) – Tokoh masyrakat Kabupaten Kepulauan Meranti, Efendi Sag menilai bahwa peredaran Narkoba di daerah ini sudah sangat kronis. Diibaratkan dengan penyakit menurutnya kini sudah berada pada stadium 4.

Menanggapi kasus tertangkapnya oknum kepolisian di Kabupaten Meranti yang tertangkap aparat Polres Kepulauan Meranti beberapa waktu lalu, dinilai Tokoh Masyarakat Kepulauan Meranti, Efendi SAg, sudah sangat kronis dan sudah berada di level stadium 4.

“Maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Meranti ini bukan lagi di tingkat terendah, melainkan sudah sangat kronis. Ibaranya di level stadium 4. Apalagi di Kabupaten ini, oknum anggota polisi yang tersangkut kasus narkoba pun sudah tidak asing lagi didengar,” ungkap Efendi, kepada wartawan, melalui sambungan telepon genggam, Ahad (26/4) malam kemaren.

Dengan kondisi seperti ini Ia berharap, pihak kepolisian dan pemerintah daerah untuk tidak setengah hati dan tebang pilih dalam memerangi dan menangani persoalan narkoba di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Saya berharap pihak kepolisian dan pemerintahan untuk tidak setengah hati dalam penanganan persoalan narkoba di Meranti ini. Kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan lebih baik lakukan tes urin kepada masing-masing jajaran pepemerintahan daerah termasuk aparat penegak hukum,” ujarnya.

“Kita sering mendengar penangkapan narkoba, tapi ngapa tak tuntas-tuntas. Seolah-olah terputus begitu saja mata rantainya. Apakah tak ada bandar besar nya..? Sementrara si A dapat dari si B. Dan B dari C, dan C dari E dan seterusnya. Kita minta pihak Kepolisian dan pemerintahan tidak setengah-setengah berantas narkoba. Kasihan generasi kita kedepan jangan sampai mereka kecanduan dan dipengaruhi narkoba sehingga dapat merusak masa depan.Ini tanggung jawab semua pihak,” tambahnya lagi.

Untuk itu, Efendi meminta pihak terkait untuk dapat segera membentuk Badan Narkotika Daerah (BNK). “Kita mendesak agar Badan Narkotika Negara (BNN) turun untuk menindak lanjuti kasus narkoba di Meranti sesegera mungkin dan melakukan koordinasi kepada berbagai pihak seperti tokoh dan pemuka masyarakat serta instansi terkait. Bentuk segera BND. Ini warning bagi penegak hukum,” tutupnya. (eko)




Sedang Diperjalanan, Speedboad Terbakar di Perairan Guntung-Inhil

imageKATEMAN (detikriau.org) – Belum diketahui apa yang menjadi penyebabnya secara pasti, sehingga membuat sebuah speedboad terbakar ketika berada di perairan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (14/2/2015).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah seorang warga Guntung yang mengetahui kejadian tersebut, api yang membakar speedboad itu muncul karena kondisi mesin yang panas dan kebetulan terdapat jerijen minyak di dekat mesin, sehingga api langsung menyambar.

“Penumpang langsung melompat ke air dan diselamatkan oleh speedboat lainnya yang kebetulan berada dekat lokasi,” kata Ijunk.

Informasi sementara yang didapat dari pihak kepolisian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Kasatpol Air Polres Inhil, AKP Supandi mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan data dan keterangan terkait kejadian yang baru saja terjadi ini, sehingga pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut.

“Masih dalam pengumpulan data. Tapi untuk sementara korban jiwa tidak ada, hanya yang menderita luka bakar,” terangnya.(adi)