Perencanaan Tak Matang, Pasar Sungai Luar Terbengkalai

ilustrasi aktifitas pedagang pasar tradisional
ilustrasi aktifitas pedagang pasar tradisional

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Proyek bangunan pasar Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka yang tidak difungsikan sebagaimana mestinya ditenggarai disebabkan perencanaan proyek yang tidak matang. Salah satunya adalah penempatan lokasi yang dinilai tidak strategis hingga menyebabkan keengganan pedagang untuk pindah ke lokasi pasar tersebut.

Tudingan tersebut diakui oleh Kepala Desa Sungai Luar Irwan belum lama ini.  Menurutnya, pihak desa sebelumnya sudah menyatakan penolakan terhadap penempatan proyek pasar dengan anggaran sekitar 700 juta di lokasi pembangunan saat ini. Penolakan tersebut dikarenakan lokasinya yang cukup jauh dari perumahan penduduk.

“Terus terang kita sudah menolak lokasi pembangunan pasar Sungai Luar tersebut. Tapi kenyataannya, penolakan kita tidak digubris dan pembangunan pasar tetap dilakukan. Kenyataannya hingga sekarang pasar tersebut tidak bisa di fungsikan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Berkaitan dengan kondisi di atas, harus ada yang mesti dimintai pertanggungjawaban terhadap uang rakyat tersebut, baik pihak Eksekutif dan juga DPRD Inhil. Sebagaimana yang diucapkan oleh seorang fakar hukum di Kabupaten Indragiri Hilir Syafrizal Syarif SH.MH, saat dimintai tanggapannya beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan, apa yang ia sampaikan tentunya ada landasan hukum yang mengatur. Sesuai dengan UU Nomor 27 Tahun 2009 Fungsi DPRD dan juga UU No 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pusat dan daerah dimana dalam satu pasal mengatur permasalahan pengawasan Kepala Daerah terkait penggunaan anggaran.

“Pihak-pihak terkait meski dimintai pertanggungjawaban atas kondisi pasar Sungai Luar. Sangat disayangkan anggaran sebesar itu ternyata malah tidak termanfaatkan, padahal masih banyak persoalan lain yang meskinya bisa diperhatikan Pemkab Inhil,” ujarnya.

Anggota DPRD Inhil, Edi Gunawan dalam sebuah kesempatan mengungkapkan, beberapa pembangunan pasar yang tidak difungsikan hingga sekarang kesalahan mendasar terletak pada perencanaan yang tidak matang. Menurutnya masih ada pasar lain seperti Pasar Guntung dan beberapa pasar lainnya yang juga tidak bisa difungsikan sebagaimana harapan.

“Kita melihat sistem perencanaan pembangunan proyek tidak matang. Makanya banyak pembangunan yang dilakukan malah tidak termanfaatkan. Padahal kalau anggaran proyek-proyek tersebut bisa dialihkan untuk perbaikan jalan, saya yakin 100 persen seluruh jalan di ibu kota Kabupaten dan Kecamatan akan baik.”ujarnya.(dro/*2)




Perbaiki Akses Jalan, Warga Desa Sungai Empat lakukan Goro

IMG0093ATEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kondisi ruas jalan penghubung Desa Sungai Empat Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) menuju Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka kini semakin memprihatinkan. Agar bisa sekedar untuk dilalui, warga terpaksa melakukan gotong royong. Mereka berharap, kondisi seperti ini bisa disikapi dengan segera oleh Pemerintah Kabupaten.

Berdasarkan keterangan tokoh pemuda masyarakat Desa Sungai Empat, Herman, kerusakan jalan penghubung Desa itu sudah terjadi cukup lama. Kondisi ini semakin parah disebabkan tingginya pasang dan curah hujan yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Disepanjang ruas jalan penghubung Desa ini hampir bisa dikatakan tidak ada lagi yang bagus. Disana-sini dipenuhi kubangan berlumpur. Untuk melintasinya, warga terpaksa harus ekstra hati-hati. Makanya warga setempat berinisiatif melakukan perbaikan dengan cara bergotong royong.

Ditambahkannya, kegiatan goro dilakukan warga secara swadaya Ahad (24/2) kemaren juga mendapatkan partisipasi dari para tenaga pengajar di Desanya. Kerusakan ruas jalan ini tentunya juga akan mengganggu kelancaran tenaga pendidik untuk menjalankan aktifitas kesehariannya.

“Apapun kondisi ruas jalan ini, masyarakat terpaksa harus melaluinya. Kita tentunya berharap kondisi ini dapat menjadi perhatian pemerintah Kabupaten. Jika hanya kami lakukan secara swadaya, tentunya kita tidak akan sanggup memenuhi kebutuhan biayanya,” Pinta Herman.

Apa yang disampaikan Herman juga dibenarkan oleh Kepala Sekolah sebuah Sekolah Menengah di Desa Sungai Empat, Sauri. Ia juga berharap agar jalan ini segera bisa dilakukan perbaikan agar aktifitas masyarakat bisa kembali lancar.” Mudah-mudahan harapan kami ini mendapatkan perhatian. Karena jalur lintas desa ini keberadaannya begitu penting bagi masyarakat setempat,” Harap Sauri.(dro/**)




Kades Pasir Mas Terpilih Dilantik

                                                   TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan PemerintaBupati yang diwakili Kepala BPMPD Inhil, H Edy Syafwannur saat melantik Kepala Desa Pasir Mas Terpilih, M Arsyad, Kamis ( 31 januari 2013) kemaren.h Desa (BPMPD) Inhil H. Edy Syafwannur resmi melantik Kepala Desa (Kades) Pasir Mas, Kecamatan Batang Tuaka, M. Arsyad Kamis (31/1).

Hadir dalam pelantikan tersebut Camat dan Upika Batang Tuaka, serta segenap warga masyarakat dan tokoh-tokoh lainya yang ada di Desa Pasir Mas.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak segenap warga Desa yang baru saja dimekarkan ini untuk tetap membantu Kepala Desa yang dipilih lewat proses demokratis ini. Meski katanya, sewaktu berlangsung prose pemilihan, ada diantara warga yang tidak memilih M Arsyad, namun bukan berarti anti kepada yang bersangkutan.

“Walau pun pilihan kita bukan pak Arsyad pada saat Pilkades, hendaknya segenap warga tetap ikut berpartisipasi membantu Kades terpilih dalam proses membangun Desa,”harapnya.

Kemudian meski warga Desa Pasir Mas telah sukses melaksanakan dua tugas besar, yakni memekarkan Desa Pasir Mas dan melaksanakan Pilkades. Tapi masih ada satu tugas besar yang harus diselesaikan. Antara lain yaitu membangun Desa Pasir Mas kearah lebih baik.

“Tugas yang besar dan berat itu hendaknya dikerjakan secara bersama-sama dan bersama-sama bekerja. Kejar seluruh ketertinggalan, berbuatlah dengan niat yang baik pula,”harapnya.

Sebagai sebuah desa baik yang baru dimekarakan maupun yang sudah lama, diharapkanya masyarakat dapat menjaga kekompakan. Dengan demikian segala rencana pembangunan akan mudah terlaksana. Untuk Kepala Desa tersebut, dia mengatakan agar beberapa bulan ke depan mampu mengayomi masyarakat dengan tidak membeda-bedakan antara satu dengan lainya.

Usai melakukan pelantikan Kepala Desa, Kepala BPMPD Inhil, juga menyempatkan meresmikan bedah rumah salah satu warga kurang mampu di Desa Teluk Sebatu Kecamatan Batang Tuaka. Disana dia mentakan bantuan bedah rumah merupakan reward atas over prestasi Desa bersangkutan. (dro/*1)




Kisruh APDESI Inhil, Beberapa Kades Ancam Dirikan Organisasi Tandingan

apdesiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pergantian sekaligus pelantikan kepengurusan baru Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Indragiri Hilir beberapa waktu lalu menuai kritikan. Dinilai, organisasi aparatur Desa ini telah melenceng dari tujuan. Beberapa Kepala Desa mengancam akan mendirikan organisasi tandingan.

“Kita pastikan akan mendirikan sebuah organisasi yang akan menjadi wadah bagi Kepala Desa dan Lurah khususnya di Kabupaten Inhil. Keputusan ini diambil sebagai bentuk protes sekaligus kekecewaan kita kepada APDESI Inhil, Ungkap Kepala Desa Sungai Berapit Kecamatan Concong, Ediyanto di Tembilahan, Selasa (29/1)

Menurut Ediyanto, bersama dirinya, 7 Kepala Desa lainnya bertindak selaku penggagas sudah menindaklanjuti rencana pendirian organisasi bahkan ia juga mengaku sudah mendapatkan dukungan dari banyak kepala Desa lainnya.”berkasnya sudah kita daftarkan ke Notaris. Kini kita sedang mematangkan beberapa hal. Kapan saatnya, nanti kita akan kabarkan,” Ujar Ediyanto.

Dijelaskannya, secara pribadi ia membenarkan bahwa dirinya masih terdaftar sebagai salah satu anggota APDESI, hanya saja ia bersama beberapa Kades lainnya menilai dengan terpilihnya kepengurusan baru sampai proses pelantikan yang disebutnya “janggal”, terindikasi APDESI Inhil mulai terseret keranah abu-abu yang melenceng dari niat APBDESI sebagai wadah perjuangan Kades dan Masyarakat Desa yang bebas dari kepentingan politik.

“namanya belum kita pastikan tapi organisasi ini nantinya akan memposisikan dengan benar sebagai wadah komunikasi Kades dan Lurah Inhil, kemudian sebagai sarana dan media dalam rangka mengambil kebijakan strategis sehubungan dengan peran Kades dan Lurah termasuk sebagai media dan wadah singkronisasi program pembangunan desa dan kelurahan,” Pungkas Ediyanto.

Terkait persoalan ini, Sekretaris APDESI Inhil terpilih, yang juga menjabat sebagai Kades Sungai luar Kecamatan Batang Tuaka, Irwansyah menyebutkan bahwa sampai hari ini APDESI Inhil masih kokoh berpijak pada aturan AD/ART organisasi.

“semua yang kita jalankan sesuai AD/ART organisasi. Tidak ada yang melenceng apalagi sampai dinilai kita terseret ke wilayah politik. Itu tidak benar.” Jelas Irwansyah.

Dijelaskannya, pelaksanaan Muscab APDESI Inhil dihadiri secara langsung oleh Ketua APDESI Riau bahkan saat pelantikan juga dihadiri pengurus APDESI pusat. Jika ada dugaan APDESI Inhil terseret ke wilayah politik, semua itu disebut salah kaprah. “untuk jelasnya coba nanti pertanyakan langsung sama ketua (Kades Sungai Nyiur Kecamatan Tanah Merah, Daeng Palaloi), kalau tidak ada halangan, besok beliau di Tembilahan. Terkait Kehadiran Ketua Demokrat Riau. Mambang Mit dalam acara pelantikan saat itu, kapasitasnya mewakili Gubernur Riau. Bukan ketua partai,” Pungkasnya. (dro/*0)




Kondisi Jembatan Penghubung Desa Sungai Dusun Rusak Parah

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kondisi jembatan Desa Sungai Dusun tepatnya yang menuju perkampungan yang ada di tepi sungai Batang Tuaka saat ini rusak parah. Apalagi disaat pasang naik, dimana papan jembatan terbawa arus air hingga tidak bisa dilewati oleh warga yang ada disana.

Seperti yang terjadi akhir pekan kemaren, dimana pasang tinggi dan intensitas curah hujan yang cukup tinggi dimana seluruh badan jembatan digenangi oleh air. Bahkan hampir seluruh papan yang ada diatas badan jembatan hanyut dibawa oleh arus air,

Akibatnya, warga disana yang kebetulan ingin bepergian terpaksa harus menunggu air surut ataupun meminta bantuan warga lainnya untuk mengangkat kenderaan roda dua mereka kalau ingin melewati jembatan tersebut. “Beginilah kalau kondisi air sedang pasang, kita tidak bisa melintas,” ujar Ulai salah seorang warga Sungai Dusun kepada detikriau.org akhir pekan kemaren.

Ia menambahkan, kerusakan jembatan tersebut sudah berlangsung sekitar 6 bulan belakangan ini. Warga sudah berusaha untuk memperbaikinya, tapi karena matrial yang digunakan terbuat dari kayu dan dibuat seadanya, saat pasang tinggi kembali kerusakan terjadi.

Untuk itu menurutnya warga sangat mengharapkan dilakukan perbaikan oleh pihak terkait, demi kemudahan dan kelancaran arus orang dan barang. Sebab jembatan tersebut adalah akses satu-satunya yang bisa ditempuh lewat jalur darat.(dro/*3)




Kerjasama Dengan KNPI Inhil Pemuda Batang Tuaka Akan Gelar Pertandingan Domino

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Bersempena dengan peringatan hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober lalu, dan Hari Pahlawan pada 10 Nepember mendatang pemuda jalan Batang Tuaka RT 05 RW 14,  akan menggelar kegiatan perlombaan Domino. Pertandingan ini diperuntukan untuk Kelurahan Tembilahan Kota dan Tembilahan Hulu yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 17-23 Nopember mendatang di Warung Kopi (Warkop) Pemuda Peduli Inhil yang berlokasi di jalan Batang Tuaka.

Ketua panitia pelaksana Anang Khairudin, Selasa, (6/11), mengungkapkan, kegiatan ini terlaksana berkat adanya kerjasama dengan DPK KNPI Kabupaten Inhil. Tanpa adanya dukungan mereka, rasanya cukup sulit kegiatan ini dapat terlaksana.

“Kita selaku pemuda jalan Batang Tuaka Tembilahan Kota mengucapkan terima kasih kepada DPK KNPI Inhil yang bersedia bekerja sama dan mau menjadi sponsor hingga kegiatan ini nantinya bisa kita laksanakan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu nantinya kepada para pemenang yang berhasil keluar sebagai juara dalam pertandingan domino yang kita laksanakan akan mendapat hadiat TV, DVD player dan juga kipas angin.

Selain itu nantinya saat pembukaan pihak panitia juga akan menghadirkan beberapa tokoh masyarakat dan pemuda Inhil. Seperti Hj Sulastri Abu Bakar, Ketua KNPI Inhil, H Syamsudin Uti, Ketua DPC Partai Demokrat, Sayrizal Razak SH dan juga H As’ari.

Ditemui ditempat terpisah, Ketua RT 05 RW 14 H Indra Yudha mengatakan dirinya menyambut positif kegiatan semacam ini. Ia mengucapkan terima kasih kepada KNPI Inhil yang telah membantu warganya, sehingga kegiatan seperti pertandingan domino mampu dilaksanakan.

“Terus tarang warga Inhil haus akan hiburan yang bersifat positif, sebagai ajang tali silaturrahmi. Dengan berbagai kesibukan yang ada kesempatan kita untuk bertemu kawan-kawan sudah sedemikian sulit, tapi dengan adanya acara semacam ini kita bisa berkumpul bersama-sama,” ujarnya.(dro/*3)