Warga Jalan Batang Tuaka Tembilahan Ringkus Tsk Narkoba

Tsk bersama sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan pihak kepolisian
Tsk bersama sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan pihak kepolisian

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Warga Jalan Batang Tuaka Tembilahan mengamankan salah seorang pria yang diduga menjadi pelaku penyalahgunaan Narkoba, Jum’at (26/8/2016) sekitar pukul 03.30 WIB.

Pria tersebut berinisial M (37) warga jalan Batang Tuaka Tembilahan. Saat itu, ia ditemukan petugas ronda sedang bersembunyi di sekitar rumah warga.

Ketika ditanya, ia mengaku sedang bersembunyi karena dikejar petugas kepolisian bahkan diakuinya juga akibat keterlibatan Narkoba.

“Petugas ronda langsung berinisiatif melaporkan ke petugas Sat Narkoba, Tsk pun berhasil diamankan,” terang Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra.

Setelah digeledah, lanjutnya, ditemukan sejumlah barang bukti berupa sabu-sabu sedikitnya 6 paket ukuran kecil. Kini, Tsk beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan guna dilakukan proses lebih lanjut./Mirwan




Terbakar, Pria Lansia Ini Tersisa Tulang Berulang

BATANG TUAKA (detikriau.org) – Perisiwa kebakaran terjadi di RT 08 RW 02 Parit Asam Dusun Aur Kuning Desa Gemilang Kecamatan Batang Tuaka, Rabu (9/3/2016) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB. Meski kerugian material hanya satu unit pondok, namun amukan jago merah memakan 1 korban jiwa.

Korban diketahui bernama Muhtar (80) warga jalan Pangeran Hidayat Parit 15 Kelurahan Tembilahan Hilir. Naasnya, kondisi korban setelah terbakar hanya tersisa tulang berulang.

Menurut informasi dari kepolisian, penemuan sosok mayat tersebut bermula ketika menantu korban, Ali bersama masyarakat setempat melihat langsung puing-puing sisa terbakarnya pondok sekitar pukul 11.30 WIB, saat itu lah ditemukan tengkorak korban.

“Waktu terbakar, tidak ada satu orang pun di TKP dan mengakibatkan pria lanjut usia tidak mampu bergerak menyelamatkan diri,” terang PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Kamis (10/3/2016).

Terkait peristiwa itu, petugas kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran serta persoalan lainnya. Mirwan

 




Niat Tolong Adik, Remaja Ini Ditikam OTK

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

BATANG TUAKA (detikriau.org) – Anwar (18), warga desa Sungai Raya kecamatan Batang Tuaka ini ditikam OTK saat hendak memberi pertolongan adik kandungnya yang diganggu oleh pelaku di parit 7 Desa Sungai Batang, Selasa (2/6/2015) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB.

Berdasarkan keterangan ayah korban, Sudik saat dijumpai awak media di Tembilahan, awalnya anak kedua dari 5 saudara ini hendak menyambangi hiburan orgen tunggal di desa itu juga. Namun diperjalanan, anwar melihat adiknya sedang diganggu pelaku, merasa tak terima, Anwarpun langsung menghampiri.

“Ceritanya, saat Anwar mendekat, pelaku langsung mengeluarkan sebilah badik dari pinggangnya dan langsung menikam begitu saja, sampai hari ini satupun belum ada yang mengenal siapa pelaku itu dan tinggal dimana,” terang sang Ayah.

Sebab tak dikenal, lanjut Sudik, pelaku langsung melarikan diri. Meskipun peristiwanya terjadi dilokasi sedikit ada keramaian. Sekitar pukul 04.00 WIB, korban langsung dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan menggunakan kendaraan roda empat.

Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka tusuk dibagian pangkal paha sebelah kiri, menurut keterangan perawat di Perawatan Bedah RSUD Tembilahan, tepatnya sekitar 3 jari disamping kelamin.

Sementara itu, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, saat ini pihaknya telah mengumpulkan data serta Barang Bukti.

“Untuk pelaku masih dalam penyelidikan jajaran Polres Inhil dan korban sedang menjalani perawatan di ruang perawatan bedah RSUD Puri Husada Tembilahan,” ungkap Warno. (mirwan)




Ketua TP PKK Inhil Kunker Ke Kecamatang Batang Tuaka

Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikah Wardan
Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikah Wardan

BATANG TUAKA (detikriau.org) – Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan lakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kecamatan Batang Tuakan di desa Wisma, Kamis (23/4/2015).

Dalam kunjungan kerja ino dilakukannya dalam rangka pembinaan dan penilaian Desa Wisma, pelantikan serta serah terima Ketua Tim penggerak PKK Kecamatan Batang Tuaka serta sosialisasi kanker serviks. Selain itu, juga dilakukannya peninjauan langsung kondisi TK Negeri Pembina Terpadu dan Puskesmas yang ada di Sungai Piring.

“Kedatangan kita ini kembali menyampaikan program pembinaan desa yang pernah kita programkan sebelumnya untuk tahun ini, kemudian kita sejalankan dengan Ketua TP PKK Kecamatan Batang Tuaka yang baru saja kita lantik,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan. Menurutnya, setelah dilantiknya camat Batang Tuaka yang baru beberapa waktu lalu, secara otomatis istri camat itu juga langsung memegang jabatan sebagai ketua TP PKK Kecamatan. Dalam hal ini, sangat diinginkannya ketua PKK yang baru ini langsung paham apa yang mesti dilakukan.

Sebab yang terpenting itu katanya, setelah dilantik ini ada konsulidasi serta kerjasama dan terua menyusun program-program disamping program yang telah menjadi program diprioritaskan secara nasional, dicontohkannya seperti pencanangam deteksi kanker serviks.

“Yang jelas kita sangat mengharapkan ketua yang baru dilantik bisa melanjutkan program-program yang belum sempat dilaksanakan oleh ketua sebelumnya, terlebih mampu mengembangkan PKK kecamatan kedepan,” harapnya.

Terkait sosialisasi pencangan kanker serviks di Batang Tuaka, menurut Istri Bupati ini akan bisa menambah wawasan bagi para ibu tentang bahaya kanker tersebut, apalagi kanker ini sangat vatal dan bisa mematikan.(mirwan/adv)




Asyik Pacaran di Jembatan Getek, RI dihadiahi Tikaman OTK

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – RI (16) warga Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka ditikam OTK pada bagian punggung bawah saat asyik mojok bersama pacarnya WS (16) warga Tembilahan Hulu di Jembatan Getek Sungai Luar, Selasa (7/4/2015) malam. Tidak hanya itu, barang berharga berupa Handpone milik korban juga terpaksa diikhlaskan karena dijarah oleh pelaku tersebut.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, saat kejadian, korban sedang pacaran sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah dua jam duduk di TKP sekitar pukul 22.00 WIB, korban ngaku dihampiri 2 OTK yang menggunakan sepeda motor.

“Waktu itu pelaku minta duit Rp 10 ribu, saat si korban mau mengambil uang, pelaku langsung menikam korban laki-laki dengan senjata tajam di punggung bagian bawah,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Iptu Warno Akman, Rabu (8/4/2015).

Ditambahkan, setelah ditikam, RI langsung ambil langkah seribu. Mirisnya, kekasihnya sendiri ditinggalnya begitu saja di TKP dengan kedua pelaku. Akibatnya, kekasihnya, WS menjadi imbas kejahatan OTK, handpone miliknya dijarah pelaku.

“Setelah itu pelaku meninggalkan TKP. Korab, WS langsung menghubungi temannya untuk meminta bantuan. Dan saat ini korban tusuk itu sedang dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan,” terangnya.

Warno menyampaikan, pelaku masih dalam penyelidikan. pihak kepolisian masih memburu kedua pelaku.(mirwan)




Bulog Tembilahan Tetap Beli Beras Lokal

bulogTEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – Sama seperti tahun sebelumnya, tahun 2013 ini Perum Bulog Sub  Drive Tembilahan, masih melakukan pembelian beras petani di beberapa kecamatan se Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Beradasrkan data dari Bulog Tembilahan, tahun 2012 kemarin sebanyak 1.600 ton beras petani lokal Inhil yang berhasil dikumpulkan dan selanjutnya dilakukan pembayaran sesuai harga yang sudah menjadi ketentuan Bulog.

“Saya rasa tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini juga daemikian. Kami tetap komit membeli beras petani lokal. Selagi standarnya sesuai dengan yang diinginkan bulog,” Kata Kepala Bulog Tembilahan A. Faizal Ashari Rambe, Selasa (26/3).

Pengadaan beras lokal petani Inhil, kemungkinan baru akan dimulai pada saat memasuki masa panen, yakni sekitar bulan April dan Mei mendatang. Untuk itu dia meminta kepada para petani agar benar-benar memperhatikan kualitas beras.

“Kalau memang kualitasnya bagus, tetap akan kita beli. Tapi apabila kualitasnya jelek, kami tidak dapat memaksakan,” jelasnya.

Ada beberapa kecamatan se Inhil yang memiliki potensi cukup besar dibidang pertanian padi, diantaranya Kecamatan Reteh, Keritang dan Kecamatan Batang Tuaka. Hal itu jika dilihat dari luas areal pertanian.

“Kami berharap kerja sama yang baik tetap berlanjut sampai dimasa-masa berikutnya. Karena Bulog sendiri sedang berusaha maksimal untuk memanfaatkan produksi-produksi padi lokal dalam negeri,”pungkasnya.(dro/*1)