Dilaporkan Hilang, Imis ditemukan Mengapung di Perairan Sungai Pidada

Tembilahan, detikriau.org – Tim SAR BPBD Inhil, Basarnas Posko Tembilahan, Pol Air dan TNI AL akhirnya menemukan jasad Imis bin Arbain (36) dalam kondisi sudah tidak bernyawa diperairan sungai pidada Kecamatan Gaung Anak Serka sekira pukul 9.30 Wib, Minggu (16/10/2016)

Korban merupakan ABK yang dilaporkan hilang dalam musibah tengelamnya motor pompong di Desa Kampung Baru Kecamatan GAS sekitar pukul 20.00 Wib Kamis (13/10/2016) yang lalu. Saat musibah, korban yang merupakan warga Gang buatan parit 8 Kecamatan Tembilahan Hulu ini berangkat bersama Nakhoda, Asmil Umar dari parit 6 Kecamatan Tembilahan Hulu bermuatan 13 batang tiang listrik dengan tujuan Teluk belengkong.

Asmil berhasil selamat dari maut setelah berenang kepinggiran pantai. Sementara Imis saat kejadian tidak diketahui keberadaannya hingga akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa.

“kita mendapatkan informasi penemuan jasad dari warga sekitar dan Tim langsung melakukan evakuasi,” sampaikan Kepala BPBD Inhil, Yusfik melalui sambungan selularnya. Minggu (16/10/2016)

Saat ini menurut Yusfik jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarganya.

“Sekali lagi kita mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas diperairan. Terlebih lagi tentunya harus melengkapi diri dengan sarana prasarana keselamatan serta mematuhi segala ketentuan tentang angkutan sesuai peraturan perundang-undangan untuk menghindari timbulnya musibah yang tidak diinginkan.” Ingatkan Yusfik./*/Am




Setelah Jasad Rajib, Kini Jasad Sopir Speedboat Malang Juga ditemukan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jasad Jamal, seorang sopir Speedboat bermesin PK 40 yang bertabrakan dengan kapal pompong tonase 20 ton ditemukan petugas gabungan Sat Polair, Basarnas dan BPBD Inhil, Jum’at (9/9/2016) sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat ditemukan, kondisinya sudah dalam keadaan membusuk. “Sudah temukan korban laka Laut Speedboat kemarin,” sampaikan Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui WA.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Siaga SAR Tembilahan Letda SAR Rio Putra saat dikorfirmasi menerangkan, penemuan tersebut berawal dari salah seorang nelayan yang sedang berada di perairan.

Jasa korban ditemukan di Kuala Gaung dan langsung dilakukan evakuasi. Kini, korban dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan./ Mirwan

 




Tim Temukan 1 Jenajah Korban Laka Laut di Perairan Sungai Beting

Tembilahan, detikriau.org – Tim evakuasi BPBD Inhil bersama Basarnas posko Tembilahan berhasil menemukan jenajah Rajib Gandi, satu dari dua korban hilang dalam peristiwa lakalaut antara speedboat bermesin 40 PK dan Perahu Motor di perairan sungai beting Kecamatan Kuindra senin malam kemaren.

Mayat pria yang diketahui sebagai penyewa speedboat ini ditemukan sekitar pukul 09.35 Wib rabu (7/9/2016) tidak jauh dari TKP tabrakan maut terjadi.

Menurut keterangan kepala BPBD Inhil H Yuspik, saat ditemukan jenajah tidak lagi dapat diindentifikasi secara kasad mata. Namun jenajah dikenali dengan sejumlah pakaian yang masih dikenakannya dengan celana jens, baju kaos putih serta mengenakan sebuah gelang tangan berbahan stainless.

“Pihak keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Rajib gandi “ Sampai Yuspik

Ditambahkan Yuspik, setelah ditemukan jenazah langsung dievakuasi ke Tembilahan untuk dilakukan otopsi dan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk diurus sebagaimana mestinya.

Dikomfirmasi terpisah, Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung Sik melalui Paur Humas Ipda Heriman Putra membenarkan telah ditemukannya 1 dari 2 orang korban hilang dalam laka laut dimaksud. Jenajah yang ditemukan itu dipastikan adalah Rajib Gandi (21) warga jalan Pangeran Hidayat Tembilahan.

“Pada saat ditemukan kodisi korban sudah tidak bernyawa. Penemuannya persis di sekitar TKP kecelakaan.” Sampaikan Heriman.

Hingga saat ini ditembahkan Heriman, petugas masih melakukan pencarian satu korban lainnya (pengemudi Speedboat atas nama Jamal. Red)

Sekedar mengingatkan, peristiwa laka laut itu terjadi pada senin (5/9/2016) sekira pukul 22.00 Wib. Akibat peristiwa itu, sopir speedboat, Jamal dan seorang penumpang Rajib hilang. Sementara 2 ABK speedboat ditemukan dalam kondisi masih bernyawa dengan sedikit mengalami shock./Mirwan