TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pengurus Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyerahkan ribuan tapih atau sarung kepada masyarakat Inhil. Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis di jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Minggu (3/7/2016).
Saat itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil H Said Syarifuddin, Ketua DPRD Kabupaten Inhil Dani M Nursalam, para pengurus KBB Provinsi Riau dan Inhil serta sejumlah undangan lainnya.
Ketua KBB Kabupaten Inhil, Helmi D menyebutkan, penyerahan bantuan sarung itu sebagai salah satu kepedulian dan keaktifan organisasi kepada masyarakat. Tanpa ada kepentingan, dipanggilnya setiap perwakilan penerima untuk menghadiri kegiatan tersebut.
“Ini merupakan bantuan dari KBB, yakni bekerjasama antara KBB Provinsi Riau, KBB Pekanbaru dan KBB Kabupaten Inhil,” kata Helmi.
Kedepan, pihaknya berupaya akan meningkatkan program lebih tinggi lagi. Bahkan katanya, KBB ada rencana menggelar Gerakan 1000 Kitab.
“Sekarang sukses berlangsung gerakan 1000 tapih, rencana kita kedepan adalah gerakan 1000 kitab,” tutupnya./Mirwan
Inhil dan Balangan Diangankan Teken MoU
Foto: Mirwan
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan (Kalsel) diangankan teken MoU. Hal ini dilontarkan kedua Bupati Kabupaten tersebut pada acara Ramah Tamah suku Banjar Kalses di kediaman Bupati Inhil Tembilahan, Jum’at (3/4/2015) malam.
Seperti yang disampaikan Bupati Inhil HM Wardan pada pemaparannya, ia membuka diri dan mengundang para investor dari Kalimantan secara umum untuk bisa berinvestasi di Kabupaten Inhil, hal ini tentunya kata Wardan sebagai salah satu langkah percepatan pelaksanaan pembangunan di Inhil.
Apalagi masyarakat Kabupaten Inhil ini banyak asli dari Kalsel itu sendiri, diperjelasnya dari sejumlah masyarakat Inhil yang ada saat ini, sekitar 38 persen merupakan warga asli suku Banjar. Dalam hal ini, tentu juga merupakan satu alasan untuk saling berbagi.
“Saya harap silaturrahmi ini tidak hanya sebatas sampai disini saja, namun tetap berlanjut. Apakah nanti berupa MoU ataupun bentuk lainnya, minimal balasan kunjungan kami ke Kalimantan,” ungkap orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini.
Tidak hanya sebatas itu, Wardan sempat membahas persoalan perkelapaan Inhil yang dinilainya sangat berpotensi, bahkan menjadi nadinya masyarakat Inhil. Menurutnya, yang menjadi pelopor perkelapaan di Inhil ini adalah orang Banjar.
Terkait persoalan ini, ditanggapi Bupati Balangan Kalsel H Sefek Effendie bahwa tujuannya mengunjungi Kabupaten Inhil ini adalah untuk mempererat tali silaturrahmi.
Namun yang juga tidak kalah pentingnya adalah membicarakan persoalan kerjasama, sebab ia menyampaikan bahwa daerah yang ia pimpin tidak ada pohon kelapa. “Mana tau ada peluang bisnis, baik dari Kalimantan ke sini, ataupun sebaliknya,” kata H Sefek.
Bupati Balangan menegaskan, hubungan baik antara kedua daerah ini akan terus dieratkan dan diinginkannya membangun daerah secara bersama, lebih khusus dalam peningkatan ekonomi masyarakat.
“Setelah kami pulang nanti, kita akan mencoba menganalisa apa yang mungkin bisa kita kembangkan di sini, jikapun kami tidak punya kelapa, tapi kami disana banyak karet,” tukasnya.
Selain itu, banyak lagi persoalan lain yang menjadi angan-angannya, apalagi sempat terdengar olehnya bahwa Kabupaten Inhil ini sedang krisis listrik, seumpama Inhil membutuhan batu bara sebagai upaya peningkatan pasokan listrik, sebagai pimpinan daerah, ia siap membantu.(mirwan/adv pemkab inhil)
Bupati Inhil Hadiri Pengukuhan Pengurus KBB
Foto Bersama Bupati, Wakil Bupati, Kapolres Inhil serta tokoh masyarakat suku banjar dengan Sekda Propinsi KALSEL. Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil
Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri kegiatan Halal Bil Halal yang sekaligus dirangkai dengan pengukuhan pengurus Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Provinsi Riau. Pada kegiatan yang dilaksanakan di salah satu Hotel jalan Lingkar Tembilahan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati, H Rosman Malomo, Sekda Inhil, H Alimuddin RM, Ketua DPRD Inhil, H Raus Walid, Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik juga tampak dihadiri oleh Sekda Prov kalsel, M Arsyadi beserta Istri termasuk tokoh Masyarakat Banjar di Inhil. Rabu (10/9/2014)
Dalam sambutannya, Atas nama Pemkab Inhil, Bupati menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kedatangan Sekda Provinsi Kalsel dan Istri beserta rombongan. Bupati berharap melalui kegiatan ini akan terjalinnya silaturhami secara lebih erat antara Provinsi kalsel dengan Provinsi Riau khususnya kabupaten Inhil.
Dikatakan Bupati, keberadaan masyarakat keturunan banjar sudah sangat lama berada di bumi Inhil dan juga telah banyak berkontribusi dalam perjalanan sejarah kabupaten Inhil.
“Saya berharap masyarakat keturunan banjar yang berjumlah sekitar 40%an dari jumlah masyarakat Inhil yang multi etnis ini dapat terus memberikan dukungan dan kontribusi yang positif dalam melaksanakan pembangunan secara bersinergi dengan pemkab Inhil,” Harap Bupati
Sementra itu, Ketua KBB Provinsi Riau, H Syamsuddin Uti juga mendahulukan ucapan terimakasihnya atas kehadiran Sekda Provinsi Kepri beserta rombongan.
“Saya berharap semoga keberadaan KBB kedepannya akan dapat bersinergi dengan pemerintah dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan Inhil.” Ucapnya
Usai menyampaikan sambutan, Ketua beserta pengurus KBB Provinsi Riau membacakan deklarasi di hadapan Sekda Propinsi KALSEL dan Bupati Inhil.
Dalam kegiatan juga di serahkan bantuan dari Pemprov KALSEL untuk Pengurus KBB Provinsi riau yang di serahkan oleh Sekda Provinsi KALSEL M.Arsyadi, ME yang di terima langsung oleh Ketua KBB Provinsi riau, H.Syamsuddin Uti.
Halal Bi Halal ini di tutup dengan Foto bersama dengan Sekda dan istri dari Propinsi KALSEL.(gus/adv pemkab inhil)