PO DILARANG NAIKAN TARIF ANGKUTAN LEBARAN

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkiminfo) Kabupaten Indragiri Hilir, H. Fahrolrozy menegaskan larangan menaikkan tariff anggkutan kepada pengusaha angkutan lebaran.  Keharusan ini bisa dilakukan dalam kondisi tertentu.

“ Kenaikan tariff angkutan tidak akan kita benarkan. Namun untuk situasi tertentu, seperti misalnya suatu PO menyediakan armada angkutan sebanyak 8 unit dihari biasa dan untuk kebutuhan angkutan lebaran, dengan membludaknya penumpang serta diperlukan tambahan armada, mereka kita izinkan untuk mempergunakan kendaraan plat hitam dan izin sementara akan kita berikan. Serta jika memeang diharuskan untuk melakukan penaikan tariff, mereka sebelumnya sudah harus memberitahukan ke Dishubkominfo,” Ujar Fahrolrozy dalam rapat persiapan koordinasi penyelenggaraan angkutan lebaran terpadu tahun 2012 di Balai Utama Kantor Bupati Inhil, pecan lalu di Tembilahan.

Dalam pertemuan itu, Mantan Kadisdik Inhil ini juga menghimbau agar seluruh Stack Holder, khusunya pihak syahbandar agar sebelum memberikan ijin pelayaran harus benar-benar melakukan pemeriksaan secara berulang untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang sama-sama tidak diingini.

“Sebab, kejadian dalam bentuk apapun selama arus mudik dan balik lebaran menjadi tanggung jawab pemrintah daerah. Oleh karenanya jangan gampang memberikan izin . bisanya untuk tujuan ke ke Batam,  kendaraan speedboat penuh sesak bahkan ada penumpang yang  duduk diatas atap. Ini tentunya akan rawan menimbulkan kecelakaan,”tegas Pahrolrozy.

Mulai H-3 hingga H+ ditambahkan Fahrolrozy, seluruh kendaraan berat dilarang untuk beraktifitas terkecuali pengakut material untuk penunjang PON. Ia juga berharap agar seluruh Posko Koordinasi dimasing-masing unit kerja perhubungan sudah terbentuk dan dapat melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Untuk pengamanan lebaran, telah dibentuk sebanyak 16 posko yang tersebar diseluruh Kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir. Untuk Posko dalam kota Tembilahan, Dishubkominfo juga melengkapi dengan fasilitas layanan internet,” Pungkas Fahrolrozy. (Am)




REKANAN PELAKSANA PROYEK MULTIYEARS DIMINTA PERBAIKI KERUSAKAN JALAN

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Menjelang tibanya Hari Raya Idul Fitri mendatang, tiga kontraktor pelaksana proyek Multiyears diminta untuk melakukan perbaikan ruas jalan yang kini kondisinya sudah sangat rusak akibat mobilisasi material proyek. Permintaan ini disampaikan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Asisten II Setdakab Inhil, Syafrinal Hedy.

Menurut Asisten II, perbaikan jalan yang diminta adalah ruas-ruas jalan yang dilintasi karena jalan itu adalah fasilitas umum bagi masyarakat. “mereka harus peduli dengan kerusakan fasilitas umum akibat aktifitas proyek yang mereka kerjakan. Apalagi menjelang tibanya hari raya Idul Fitri, kondisi jalan seperti itu akan berpengaruh besar terhadap kelancaran arus mudik.’ Pinta Syafrinal Hedy.

Masih menurut Syafrinal Hedy, sesuai hasil pertemuan yang dilaksanakan antara dinas terkait belum lama ini, tiga rekanan pelaksana proyek multiyears sudah menyatakan kesediaan. “kita mintakan dalam pelaksanaan perbaikan mereka juga tetap melakukan koordinasi dengan Dinas PU terutama untuk melakukan pengawasan pekerjaan.” Kata Syafrinal Hedy.

Saat ini ditambahkan syafrinal, untuk mengurangi kerusakan jalan masuk ke kota Tembilahan, Dinas PU sudah melakukan pengerjaan penimbunan sirtu di beberapa ruas jalan seperti  Jalan Telaga Biru, mulai dari kawasan Taman Makam Pahlawan, Parit Enam, hingga Simpang Sungai Beringin Tembilahan. “kalau perbaikan ini tidak segera kita lakukan saya juga khawatir nantinya akan menghambat kelancaran pelaksanaan PON ke XVIII khususnya cabor futsal,”Pungkasnya. (fsl)