DPC Apdesi Inhil Gelar Festival Musik Sekaligus Kenalkan Kopi “Ahbaabul Musthofa”

Tembilahan, detikriau.org – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar festival musik gitar akustik part 1 di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Minggu (28/10).

Peserta kegiatan tersebut diikuti para pelajar se-Kabupaten Inhil bersempena dengan launching kopi asli Kabupaten Inhil yang diberi nama Ahbaabul Musthofa.

Kegiatan ini juga dihadiri Bupati indragiri hilir diwakili Kepala Bagian Umum sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri hilir Sudinoto, , dan ketua DPRD Provinsi Riau Hj. Septina Primawati Rusli, dan Ketua Komisi I DPRD Inhil HM YUsuf Said, perwakilan Polres Inhil serta undangan lainnya.

Sudinoto dalam sambutannya nyatakan dukungan sekaligus sampaikan  ucapan bangga dengan terselenggaranya festival ini. Ia berharap kopi “Ahbaabul Mustofa” tidak hanya di kenal di inhil saja namun bisa di kenal di manca negara”

Ketua Kampung Seni Budaya Ardiansyah mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi remaja guna menampung bakat dan mengembangkan diri dalam kegiatan berkesenian, salah satunya dengan festival musik gitar Akustik yang diikuti 10 grub dari pelajar SMA Se-kabupaten Indragiri Hilir . Dan juga memperkenalkan kopi asli inhil “Asbaabul Musthofa”.

Kopi asli inhil ini diberi nama Asbaabul Musthofa karena diolah langsung oleh para anggota Asbaabul Musthofa.  Kopi yang diolah berasal dari tanah kabupaten indragiri hilir yaitu pulau palas.

Ketua panitia Acara Nurliansyah  dalam wawancaranya mengungkapkan karna Kentalnya budaya minum kopi terutama diwarung kopi di inhil , DPC Adepsi Inhil berencana memperkenalkan kopi kepada masyarakat terutama di warung kopi.

“Untuk sementara dikembang di inhil terlebih dahulu dan semoga nantinya dapat dikenal di luar daerah,” Impikannya.

Reporter: mulyadi




APDESI Tidak Boleh Stagnan, Manfaatkan Sebagai Wadah Rumuskan Kebijakan

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengingatkan agar Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) tidak boleh stagnan dan dimanfaatkan sebagai wadah Kepala Desa merumuskan kebijakan.

Setelah dilakukan perumusan, kebijakan yang diambil kemudian harus disusun dalam sejumlah rencana kegiatan yang sistematis dan terukur untuk disampaikan ke Pemerintah Daerah lalu pusat.

“Kepengurusan APDESI haruslah aktif, kreatif dan kritis dalam konteks mengakomodir aspirasi masyarakat di kawasan perdesaan,” ujar Bupati saat menyaksikan pengukuhan APDESI Kecamatan Keritang yang merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan Syukuran Pembangunan Kecamatan Keritang tahun anggaran 2017 di Desa Pengalihan, Kamis (1/2/2018).

Keaktifan dan kekritisan oleh APDESI, dikatakan Bupati juga bertujuan untuk menciptakan solusi guna mengatasi problema yang terjadi di kalangan ‘akar rumput’.

“Dalam penyusunan program kegiatan sebagai bagian dari kebijakan yangbtelah diambil harus memperhatikan kebutuhan dan keinginan masyarakat sebagai orientasi utama. Suara arus bawah harus menjadi prioritas,” pungkas Bupati pada acara pengukuhan APDESI yang perdana dilakukan di tingkat Kecamatan itu.

*Kelengkapan Adminduk Akomodir Hak Demokrasi Warga*

Pada kesempatan itu, Bupati Inhil, HM Wardan juga melakukan penyerahan KTP kepada 678 penduduk di 8 Desa Kecamatan Keritang. Dia menuturkan, kelengkapan administrasi kependudukan (adminduk), seperti KTP akan sangat berguna untuk mengakomodir hak demokrasi warga, terutama menjelang Pilkada serentak yang tidak lama lagi akan berlangsung.

“Suara saudara sangat berharga. Jangan sampai gagal memilih menggunakan hak pilih saudara hanya karena ketiadaan KTP. Segeralah lengkapi ADMINDUK, salah satunya KTP saudara,” tukas Bupati seraya mengatakan perekaman KTP dilakukan secara gratis oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Lebih lanjut, Bupati berujar, “Kelengkapan ADMINDUK tidak hanya berguna untuk partisipasi pada kontestasi Pilkada, namun juga akan bermanfaat dalam berbagai hal,”.

Maka itu, Bupati mengharapkan, adanya kesadaran masyarakat untuk segera melengkapi ADMINDUK, salah satunya KTP yang akan menjadi sebuah kebutuhan dalam berbagai hal suatu saat kelak.

Sebagai informasi, 8 Desa Kecamatan Keritang yang menerima 678 KTP yang diserahkan ialah Desa Nusantara Jaya, Kota Baru Reteh, Pasar Kembang, Kuala Keritang, Seberang Pebenaan, Pebenaan, Kembang Mekar Sari dan Kota Baru Siberida sebagai penerima terbanyak dengan jumlah 140 KTP./diskominfops_inhil/adv/*




Bupati Kukuhkan Kepengurusan DPC APDESI Inhil Periode 2017 – 2022

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengukuhkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Inhil Periode 2017 – 2022 di gedung Puri Cendana, Tembilahan, Senin (4/12/2017) pagi.

Disamping mengukuhkan DPC APDESI Kabupaten Inhil, dalam momen itu, Bupati Inhil, HM Wardan juga mengukuhkan Sekretaris Eksekutif APDESI Kabupaten Inhil periode 2017 – 2022.

Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan pidato mengatakan, Dirinya menaruh harapan yang besar kepada DPC APDESI Inhil untuk lebih gencar menjalankan tugas dan fungsinya demi memajukan kawasan perdesaan di Kabupaten Inhil.

“Setelah adanya legal – formal, besar harapan saya agar APDESI memiliki peran penting dalam upaya membangun desa sehingga setiap desa se – Kabupaten Inhil dapat menjadi desa yang lebih maju,” kata Bupati.

Upaya yang paling nyata dalam membangun kawasan perdesaan, diungkapkan Bupati adalah dengan direalisasikannya program prioritas di Kabupaten Inhil, yakni program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ).

“Di awal pemerintahan Saya, tepatnya pada akhir 2013, bulan November, yang mana kala itu dalam pembahasan APBD Inhil tahun anggaran 2014, kita mengusulkan program yang menitikberatkan pembangunan di kawasan perdesaan untuk menggapai visi spirit baru Indragiri Hilir, menjadi Kabupaten yang Maju, Bermarwah dan Bermartabat,” papar Bupati.

DMIJ, dijelaskan Bupati, dalam pelaksanaannya juga mengedepankan prinsip pemberdayaan masyarakat untuk menyusun rancangan pembangunan desa berdasarkan kebutuhan di masing – maaing desa.

“Segenap komponen masyarakat bisa langsung mengusulkan kegiatan pembangunan sesuai dengan kebutuhan mayoritas masyarakat di suatu desa. Sehingga, tidak ada lagi pembangunan yang dilaksanakan tidak tepat sasaran,” urai Bupati.

Demi kesuksesan pembangunan melalui pelaksanaan program DMIJ secara komprehensif, Bupati meminta, terjalinnya kekompakan seluruh komponen masyarakat, termasuk para Kepala Desa yang terhimpun dalam DPC APDESI Kabupaten Inhil.

“Alhamdulillah, salah satu yang menjadi indikator kesuksesan pelaksanaan program DMIJ, beberapa waktu lalu, Saya yelah menerima penghargaan pin emas dari Kapolri, Tito Karnavian,” ungkap Bupati.

Ketua APDESI Inhil, H Palaloi mengucapkan, terima kasih kepada Bupati Inhil, HM Wardan karena telah memberikan perhatian yang cukup besar terhadap DPC APDESI Kabupaten Inhil.

Palaloi mengatakan, sejumlah pengurus DPC APDESI Kabupaten Inhil sejak 4 bulan lalu, telah melakukan konsolidasi untuk mencapai tujuan, yakni terbentuknya Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) APDESI se – Kabupaten Inhil.

“Alhamdulillah, kami telah berhasil membentuk 20 DPK se – Kabupaten Inhil berkat jerih payah sejumlah pengurus APDESI Kabupaten Inhil dan beberapa pihak lainnya,” ungkap

Seperti yang dikatakan Bupati, Palaloi menjelaskan, berpedoman pada Undang – Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa telah diamanahkan pemerolehan alokasi dana sebesar 10 persen dari total APBD tingkat I (Satu) Kabupaten. Oleh karenanya, Palaloi menegaskan, agar amanah tersebut dapat direaliasasikan.

“Alokasi dana sebesar 10 persen ini diperuntukkan bagi terselenggaranya pembangunan kawasan perdesaan. Saya mengapresiasi, amanah perundang – undangan tersebut telah direalisasikan, bahkan totalnya lebih dari apa yang perintahkan undang – undang,” tukas Palaloi.

Disamping beberapa hal tersebut, juga mengakui komitmen pembangunan kawasan perdesaan oleh Bupati Inhil, HM Wardan melalui sebuah program, yakni program Desa Maju Inhil Jaya yang telah menunjukkan peran pentingnya di ‘mata’ masyarakat.

“Dengan diluncurkannya DMIJ, sekarang sudah tidak kita temukan lagi infrastruktur jalan yang rusak. Fasilitas publik pun telah tersedia. Tentu kami Selaku masyarakat desa sangat bersyukur atas pencapaian ini,” tandas Palaloi.

Pada prosesi pengukuhan, dilakukan juga penandatanganan ‘Save Desa’ melalui program DMIJ oleh Bupati Inhil, HM Wardan dan sejumlah anggota Forkopimda yang menjadi pedoman penyelamatan desa dengan pelaksanaan program pembangunan DMIJ./diskominfops_inhil/rls/adv