Badai Kembali Hantam Sejumlah Kecamatan di Inhil

IMG-20160824-WA0001_1472005553805Tembilahan (detikriau.org) – Tiupan angin kencang kembali menghantam sejumlah wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir. Badai disertai hujan lebat yang terjadi sekira pukul 01.30 Wib dinihari ini menyebabkan sejumlah kerusakan perumahan pendudukan dan fasilitas umum. Kamis ( 24/8/2016)

Di Kecamatan Pelangiran Badai memporakporandakan Pelabuhan kantor Camat setempat.

“Tadi malam tiupan angin sangat kuat disertai turunnya hujan lebat,” sampaikan salah seorang honorer kantor Camat Pelangiran, Adiansyah kepada detikriau.org melalui sambungan seluler. Kamis (24/8/2016)

Sementara itu Camat Mandah, Umar Hamdi melalui sambungan Blackberry kepada wartawan menyampaikan di Kecamatan yang dipimpinnya kencangnya tiupan angin menyebabkan sejumlah kerusakan.

Dirincinya, di Desa Pulau cawan 1 gudang rusak  berat, Desa Batang Sari perumahan penduduk terdata 4 rusak berat  3 rusak sedang dan 9 unit rusak ringan, Desa Belaras 8 unit rusak berat  3 rusak sedang  dan 7 rusak ringan 7, Disa Bidari Tanjung Datuk 1 unit bangunan masjid mengalami rusa sedang dan 8 perumahan penduduk rusak ringan.

“untuk Desa Bekawan kita belum mendapatkan data,” Terangnya./ Mirwan




Diterjang Badai Angin, 5 Unit Rumah Warga di Pengalihan Ambruk

Gambar ilustrasi rumah ambruk akibat terjangan angin kencang. foto ilustrasi, net
Gambar ilustrasi rumah ambruk akibat terjangan angin kencang. foto ilustrasi, net

ENOK (detikriau.org) – Sedikitnya 5 unit rumah warga mengalami rusak berat akibat terjangan badai angin, Selasa (24/5/2016) malam.

Insiden tersebut terjadi di Desa Pengalihan Kecamatan Enok sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, kondisi cuaca setempat sedang hujan lebat.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBO Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Malam kejadiannya, tetapi tidak ada korban jiwa,” kata Heriman, Rabu (25/5/2016).

Kini, pemerintah desa setempat bersama kepolisian serta masyarakat sudah bertindak dengan bergotong royong untuk memperbaiki sejumlah bangunan yang rusak. Sedangkan korban, untuk sementara ditempatkan di rumah warga sekitar./ Mirwan