3 Fakta Membingungkan Seputar Akun Facebook dan Twitter Palsu Jokowi

185129_834404_facebook_jokowiJAKARTA – Publik kembali dibikin bingung sikap Istana. Tiba-tiba, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengumumkan Presiden Joko Widodo tak memiliki akun Facebook dan Twitter.  Akun yang menggunakan nama Joko Widodo di jejaring sosial disebut palsu.

Kebingungan ini didasari 3 fakta seputar akun Facebook dan Twitter palsu presiden ketujuh itu.

1. Palsu tapi Terverifikasi

Penyebutan akun Facebook dan Twitter palsu milik Jokowi bisa saja diklaim Andi Widjajanto. Namun dari kedua akun jejaring sosial itu, semuanya terverifikasi. Hal itu ditandai dengan tanda centang di ujung nama pemilik akun berwarna biru bundar, sementara centangnya berwarna putih.

Untuk mendapatkan status verifikasi ini, pihak manajemen twitter maupun facebook terlebih dahulu menghubungi penanggung jawab dari pengelola atau pemilik akun tersebut.

Di facebook sendiri, jelas ada Joko Widodo dengan tanda verifikasi. Tentang akun itu sendiri disebutkan bahwa menjadi Laman Resmi Facebook Ir H Joko Widodo Presiden Terpilih Republik Indonesia 2014-2019.

Sementara di twitter juga demikian dengan akun @jokowi_do2. Pengikutnya sudah mencapai 2,66 juta.

2. Palsu tapi Istana Membiarkan

Andi memiliki alasan menyatakan bahwa akun Jokowi di Facebook dan Twitter Jokowi adalah palsu. Alasannya, Istana menggunakan website resmi untuk menyampaikan informasi terhadap seluruh kegiatan presiden ketujuh.

“Dari pihak Istana menggunakan secara resmi menyalurkan berita kegiatan presiden itu di Setneg/Setkab. Opini juga bukan. T‎ermasuk Ibu Iriana juga bukan,” kata Andi di Jakarta, Selasa (27/1) malam.

Apakah akun palsu ini akan dilapor ke polisi? Andi mengatakan bahwa pihak Istana Negara tidak melakukan langkah hukum. Ia menganggap semua tulisan di akun itu tidak ada yang sesuai dengan kegiatan presiden selama ini.

3. Palsu tapi Dikutip Sendiri di Website Resmi Setkab

Website resmi www.setkab.go.id ternyata pernah mengutip apa yang ditulis oleh akun facebook Joko Widodo yang selama ini identik dengan pribadi Jokowi.

Kutipan yang dimaksud adalah berita di situs Setkab berjudul Presiden Jokowi: Kurangilah Perdebatan Yang Membuat Kita Jalan di Tempat. Berita tersebut diposting pada 14 Januari 2015.

“Selamat pagi bangsaku, mari kita bangun bangsa ini lewat gagasan-gagasan besar, dan kurangilah perdebatan-perdebatan yang membuat kita selalu jalan di tempat,” tulis Presiden Jokowi melalui fanpage facebook pribadinya, yang diunggahnya Rabu (14/1) pagi,” unggah situs kantornya Andi.

– See more at: http://www.jpnn.com/read/2015/01/28/284318/3-Fakta-Membingungkan-Seputar-Akun-Facebook-dan-Twitter-Palsu-Jokowi#sthash.u42BqYp1.dpuf




Pengumuman Kabinet Jokowi Minggu Sore

Pelantikan akan digelar pada Senin, pukul 11 siang

275304_proses-penyusunan-kabinet-jokowi---jk_663_382detikriau.org – Mantan Deputi Tim Transisi, Andi Widjajanto, memastikan pengumuman menteri pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla bukan tengah malam ini. Menurutnya, masih ada persiapan yang perlu dimatangkan lagi.

“Bahwa pengumuman kabinetnya tidak malam ini. Jokowi masih harus melakukan beberapa pemikiran dan telaah untuk finalisasi sehubungan dengan analisis KPK yang dilakukan KPK,” kata Andi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 24 Oktober 2014.

Andi menuturkan, pengenalan penyelenggara kabinet pada Minggu 26 Oktober 2014, pukul 16.00 WIB. Kemudian, kabinet akan dilantik pukul 11.00 siang di Senin 27 Oktober 2014.

“Besok (Sabtu pagi, 25 Oktober 2014) Jokowi akan menemui pimpinan DPR untuk membahas nomenklatur,” ujarnya.

Andi mengaku Jokowi meminta dia untuk memberi tahu awak media atas informasi tersebut. Dia mengingatkan, jadwal yang sudah pasti adalah Minggu sore untuk pengenalan kabinet.

“Perkenalan lebih informal, Jokowi ingin membuat suasana cair di 34 menteri. Nanti, Jokowi akan mengundang media untuk beritahu bahwa bapak A dan ibu B menjabat di pos ini pada minggu sore,” tuturnya.

sumber: vivanews