Asisten III Setdakab Inhil Hadiri Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Bagi PNS

Asisten II Setdakab Inhil, H Afrizal saat menyampaikan arahannya
Asisten II Setdakab Inhil, H Afrizal saat menyampaikan arahannya

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten III Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Afrizal menghadiri serta membuka resmi acara sosialisasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ketenagakerjaan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Inhil yang berlangsung di aula Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil di Jalan SKB Tembilahan, Selasa (10/2/2015).

Mewakili Bupati Inhil, Asisten III menyampaikan dalam sambutannya bahwa BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi resiko sosial ekonomi tertentu, dan penyelenggaraannya menggunakan mekanisme asuransi sosial.

Dimana dulunya kata Afrizal, lembaga negara yang bergerak dibidang asuransi sosial, BPJS Ketenagakerjaan ini bernama PT Jamsostek (Persero) yang merupakan pelaksana Undang-undang Jaminan Sosial Tenaga Kerja.

Ia menyebutkan berdasarkan undang-undang Nomor 24 tahun 2011, BPJS ini menggantikan sejumlah Lembaga Jaminan Sosial yang ada di Indonesia, yakni Lembaga Asuransi Jaminan Kesehatan PT Askes dan Lembaga Jaminan Sosial Ketenagakerjaan PT Jamsostek.

“Transformasi PT Askes dan PT Jamsostek ini menjadi BPJS yang dilakukan secara bertahap. Perubahan dari PT Askes menjadi BPJS Kesehatan terjadi pada 1 Januari 2014 lalu, sedangkan perubahan PT Jamsostek menjadi BPJS akan dilakukan pada 1 Juli 2015 mendatang,” sampaikannya.

Dijelaskan, Perubahan tersebut tentu membutuhkan proses untuk memberi pemahaman lebih jauh tentang BPJS. Oleh karena itu ia sangat menyambut baik diadakannya sosialisasi ini. Dengan harapan. Kedepan bisa dimengerti dan memiliki pemahaman yang sama tentang BPJS Ketenagakerjaan.

Atas keluarkannya Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2013 tanggal 27 Desember 2013 yang diundangkan pada tanggal 27 Desember 2013 tentang penahapan kepesertaan program jaminan sosial. Dikatakannya, ada hal-hal yang perlu dicermati, terutama pada Bab II Pasal 5 ayat 1 sampai dengan ayat 3 bahwa Peraturan Presiden ini mengatur tentang kriteria pekerja pada pemberi kerja penyelenggara negara serta kewajiban mengikuti program jaminan sosial secara bertahap paling lambat tanggal 1 Juli 2015.

Dengan demikian, ia mengharapkan kepada Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pembantu Tembilahan untuk dapat berkoordinasi dan bekerjasama dengan Dinas terkait, baik dari persoalan pemotongan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian maupun masalah manfaatnya.

“Dengan adanya kerjasama ini supaya dapat berjalan dengan baik sesuai amanah undang-undang. Selanjutnya kepada peserta sosialisasi, saya harapkan agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” harap Asisten III.

Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Inhil H Syaifuddin mengatakan peserta yang mengikuti sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan ini diikuti sebanyak 75 orang. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah seluruh pejabat pengelola kepegawaian pada SKPD di lingkungan Pemkab Inhil.(wan/adv pemkab inhil)




H Afrizal Buka Kegiatan Temu Usaha Kemitraan KUMKM

DSC_3992 - CopyTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil diwakili Asisten Administrasi Setdakab Inhil, H Afrizal membuka kegiatan Temu Usaha Kemitraan KUMKM, Pelatihan Pembuatan Minyak Kelapa Tahan Tengik serta Pelatihan Pembuatan Biogas dari Limbah Hayati Berbahan Baku Enceng Gondok bertempat di Aula Gedung Wanita Jalan Sungai Beringin Tembilahan. Kamis (27/11)

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisiten III, H Afrizal, menyampaikan bahwa melalui upaya pengembangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah memungkinkan ekonomi rakyat dapat tumbuh dan berkembang sejalan dengan bidang usaha yang digeluti masyarakat. Kondisi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat atau paling tidak untuk menjaga kelangsungan kehidupan.

“Oleh karena itu sasaran yang menjadi objek pelaku dalam pengembangan koperasi dan usaha kecil menengah adalah Kelompok Produsen, Pemasaran, Buruh dan Pegawai Negeri golongan rendah,” Ujar Bupati.

Berbagai pelatihan termasuk pelatihan pengolahan minyak kelapa anti tengik dan Pelatihan Pembuatan Biogas Dari  Limbah  Hayati Berbahan Baku Eceng Gondok dinilai akan menjawab tantangan kedepan dalam upaya mengembangkan potensi unggulan daerah Inhil yakni kelapa sebagai ikon Daerah.

“Saya berharap produksi minyak kelapa dan turunannya, kedepan akan melibatkan Dekranasda dalam pemasarannya sebagai perhatian Pemerintah akan keberpihakan pada Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi, oleh karena itu pembinaan secara terus menerus perlu dioptimalkan agar yang sudah kita ciptakan hari ini memberikan manfaat yang pasti pada masyarakat,”Harap Bupati

Dalam kesempatan itu Bupati juga berharap kepada seluruh peserta Temu Usaha dan Pelatihan, agar dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai dan dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi penyusunan perencanaan ke depan, agar Koperasi dan UKM di Kabupaten Indragiri Hilir ini menjadi Koperasi yang sehat dan mendukung Program Pemerintah saat ini dalam pengentasan Kemiskinan, Kebodohan, dan pembangunan Infrastruktur, khususnya dalam menunjang suksesnya program Otonomi Desa yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. Tandas Bupati. (dro/adv pemkab inhil)




Siswa MAN 039 Tembilahan Raih Prestasi PIK Tingkat Provinsi Riau

Kepala MAN 039 Tembilahan, H Afrizal
Kepala MAN 039 Tembilahan, H Afrizal

TEMBILAHAN (detikriau.org) –  Sony Ihsan Marta, siswa Madrasyah Aliah Negeri (MAN) 039 Tembilahan, mampu meraih juara ke II Pusat Informasi dan Konseling (PIK) bidang forum temu dan tukar pengalaman remaja generasi berencana tingkat Provinsi Riau.

Kepala MAN 039 Tembilahan, H Afrizal, menyatakan prestasi itu merupakan motivasi bagi kalangan siswa lain untuk dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan sejenisnya.

“Hendaknya prestasi ini dapat dijadikan contoh bagi siswa dan siswi lainya. Tidak perlu takut dan malu untuk meraih perstasi, karena prestasi sebuah kebanggan tersendiri. Sebab tidak semua orang mampu untuk melakukanya,” kata Afrizal.

Apa yang didapat Sony, kata Afrizal bukan sebuah kebetulan, melainkan buah kerja keras dan perjuangan dirinya sejak lama. Siswa dan siswi lain dikatakanya juga mampu mendapatkan apa yang ditorehkan Sony, dengan catatan mereka mau bekerja keras dan disiplin dalam belajar.(dro/*1)




MAN 039 Tembilahan Laksanakan Kegiatan Try Out

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dalam rangka menghadapi Ujian Nasional (UN) tahun 2013 ini, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 039 Tembilahan melaksanakan kegiatan try out sekolah untuk siswa kelas XII bekerjasama dengan lembaga pendidikan Quantum Pekanbaru. Kerjasama ini meliputi pembuatan soal untuk  pelaksanaan try out  yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 28-30 Januari.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah MAN 39 Tembilahan melalui Wakil Kepala Bidang Kurikulum Drs Alfian MA, di ruangan kerjanya, Rabu, (30/1). Pelaksanaan try out kali ini, selain diikuti oleh MAN,  juga diikuti oleh 22 Madrasah yang berada di bawah naungan KKM MAN Tembilahan.

“Sesuai dengan jadwal yang kita buat, pelaksanaan try out sekolah yang kita laksanakan akan selesai pada hari ini.  Kegiatan ini diikuti oleh hampir seluruh kelas XII jurusan IPA dan IPS. Sedangkan untuk jurusan Agama juga kita laksanakan. Hanya saja tiga materi diujikan seperti Hadist, Fikih dan Tafsir, dibuat pihak sekolah,” ujarnya.

Masih menurut yang bersangkutan dalam rangka mempersiapkan siswa-siswa dalam menghadapi UN nantinya, pihak sekolah juga telah melaksanakan belajar tambahan yang waktu pelaksanaan dilaksanakan sore hari setelah pulang sekolah. Pelaksanaan belajar tambahan ini sudah mulai dilaksanakan pada bulan Oktober kemaren, dan rencananya akan tetap berlanjut hingga Pebruari mendatang mendatang.

“Pelajaran tambahan disore hari sudah berlangsung hampir 4 bulan. Mulai bulan Oktober hingga pada Pebruari mendatang. Untuk itu diharapkan kepada siswa-siswi untuk bersungguh-sungguh mengikuti berbagai kegiatan ini. Agar nantinya dalam menghadap UN benar-benar siap,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Sekolah MAN 39 Tembilahan Drs H Afrizal MM, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, sejauh ini upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah sudah maksimal. Orang tua dimintanya juga turut berperan aktif dalam hal pengawasan dan aktivitas anak ketika belajar.

“Jujur saja, keberhasilan siswa-siswi dalam menghadapi UN tidak bisa hanya diserahkan kepada pihak sekolah. Sejauh ini apa yang kita lakukan mulai melaksanakan belajar tambahan, try out dalam rangka mempersiapkan sudah maksimal. Tentunya masih ada faktor lainnya yang juga bisa membantu, diantara pengawasan orang tua kepada peserta didik kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya mengharapkan dukungan dan doa semua pihak agar di dalam pelaksanaan UN nantinya tingkat kelulusan bisa lebih baik, minimal sama dengan tahun sebelumnya. “Karena ini bagimanapun juga berkaitan dengan akreditasi A yang telah kita capai. Untuk itu peran serta semua pihak tentunya sangat kita butuhkan,” terangnya.(dro/*2)




Hari Ini, Laga Futsal Kembali di Lanjutkan.

Wasit Pengganti Hanya Kantongi SK PB PON. Kontingen Ragukan Keabsahan hasil Pertandingan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Setelah sempat tertunda selama dua hari, laga cabang olahraga (cabor) futsal PON XVIII riau dipastikan, minggu (9/9) kembali akan dilanjutkan.

“Besok pertandingan akan kembali dilanjutkan. Laga awal sekira pukul 09.00 wib,” Ujar Anggota Bidang Pertandingan Sub PB PON Inhil, Afrizal kepada wartawan usai rapat yang dilakukan bertempat diruang rapat lantai tiga gedung kantor Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kab. Inhil. Sabtu (8/9)

Dalam rapat yang berlangsung sejak pukul 22.00 hingga 23.50 Wib yang dilaksanakan secara tertutup ini, disamping diikuti  12 orang wasit pengganti juga dihadiri oleh manajer dan official kontingen dari 12 provinsi.

Kontingen asal NTT dan Sulawesi Selatan seusai rapat menyatakan bahwa mereka menilai legalitas wasit pengganti tidak jelas.”para wasit pengganti ini hanya mengantongi SK dari PB PON. Kita nilai tentu legalitas kepemimpinan mereka patut untuk dipertanyakan termasuk keabsahan hasil pertandingan nantinya. Yang jelas menurut penilaian kami, laga perdana Cabor Futsal PON XVIII ini telah cacat,” Ujar sumber memberikan pernyataan. (fsl)




Hasil Sidak Hari Pertama, Jumlah PNS Mangkir Libur Lebaran Naik 1,22 Persen

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)–  Hasil Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Sekdakab Inhil bersama Kepala BKD Kabupaten Indragiri Hilir kemarin,  didapati  jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mangkir masuk kerja hari pertama setelah libur lebaran tercatat sebanyak 2,77 persen, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar  1,22 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala BKD Drs.Afrizal MP, Jum’at (24/8), dikatakannya bahwa sesuai dengan  laporan yang sudah masuk dari seluruh Dinas instansi baik yang dilingkungan Pemkab maupun tingkat Kecamatan. Jumlah PNS yang tidak masuk kerja terjadi kenaikan, sebab pada tahun sebelumnya untuk tingkat kehadiran PNS yang hadir setelah liburan lebaran sebesar 98,45% namun pada lebaran 1433 H ternyata hanya 97,23%

“Untuk mereka yang kedapatan mangkir tidak masuk kerja tanpa ada alasan yang jelas, tentu akan dikenakan sanksi sesuai mekanisme kebijakan pimpinan yang berlaku ” tegas Kepala BKD Drs.Afrizal MP

Bahkan untuk membuat efek jera bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak disiplin sesuai dengan himbauan yang sudah disampaikan, maka selain sanksi sesuai dengan PP 53 juga akan diberikan sanksi lainnya sesuai dengan perintah dari atasan, tambahnya

Menurut Drs.Afrizal MP, pemberian sanksi diberikan tidak pandang bulu serta tidak memandang golongan. siapapun yang tidak masuk kerja setelah liburan panjang lebaran, tentu akan terkena sanksi

Lebih jauh, saat disinggung mengapa jumlahnya PNS yang mangkir terjadi kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Afrizal masih belum bisa menjelaskan secara rinci, tetapi pihaknya jauh hari sudah memberikan edaran sebelum memasuki hari liburan, tapi pada kenyataannya masih ada sebagian PNS yang tidak disiplin

“sebelum liburan kita sudah memberikan edaran terkait dengan batas waktu liburan, namun pada kenyataannya masih banyak PNS yang tidak disiplin. Kita tidak bisa pastikan penyebabnya. Namun yang jelas kepada mereka yang mangkir akan diberikan sanksi yang tegas” Pungkasnya. (fsl)