‘Modernisasi dalam Perspektif Islam’, Dialog Interaktif STAI Auliaurrasyidin dan LSM PERAN

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Kalangan umat Islam, khususnya generasi muda harus dapat memfilterisasi pengaruh modernisasi di era global saat ini. Apalagi, pengaruh modernisasi yang dapat merusak tatanan nilai dan syari’at Islam.

Hal ini disampaikan para narasumber dalam Dialog Interaktif tentang Keislaman bertemakan ‘Modernisasi dalam Perspektif Islam’ yang ditaja Ikatan Alumni STAI Auliaurrasyidin Tembilahan dan LSM Perjuangan Anak Negeri (LSM PERAN) Inhil, Jum’at (23/11) di aula Syekh Abdurrahman Siddiq STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Parit 6 Tembilahan Hulu.

Adapun narasumber dalam kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa dan pelajar ini, yakni HM Efendi, Lc (MUI Inhil), HM Ali Azhar (DPW FPI Inhil) dan Abdul Hamid (akademisi) dan moderator Kafrawi Sattar.

Tampak hadir Ketua STAI Auliaurrasyidin, HM Ilyas, Ketua IKA STAI, Hidayat Hamid, Ketua LSM PERAN, Firmansyah dan civitas akademika STAI Auliaurrasyidin.

Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan sejauh mana pengaruh mana pengaruh modernisasi bagi kaum muslimin dan berbagai pengaruh negatif yang datang dari Barat dapat merusak generasi muda Islam, seperti pergaulan bebas, narkotika dan budaya hedonism lainnya.

“Berbagai budaya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai dan syariat Islam telah merusak dan merasuki generasi muda Islam, inilah yang harus kita waspadai,” ujar HM Efendi. Lc. Sedangkan HM Ali Azhar dari FPI Inhil menegaskan bahwa modernisasi saat ini harus dibarengi dengan memperkuat moral dan sendi-sendi keislaman, sehingga tidak mudah terpengaruh dan terjerumus kedalam perbuatan maksiat.

Ketua Panitia Pelaksana, M Yusuf menyatakan bahwa kegiatan ini memang diadakan bagi memberikan pemahaman bagi kalangan generasi muda mengenai sejauh mana pengaruh modernisasi dan melakukan filter atas pengaruh buruknya.

Dalam kegiatan dialog ini juga diisi dengan sesi pertanyaan yang dijawab langsung narasumber, para peserta tampak antusias menanyakan berbagai hal mengenai perspektif Islam terhadap modernisasi ini. (dro/*3)




4 Balon Bup Terdaftar di DPC Partai Gerindra Inhil Kembalikan Formulir

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Senin (3/9) sekira pukul 21.30Wib, Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil periode 2013 – 2018, H. Syamsuddin Uti mengembalikan formulir pendaftaran kepada Panita Penjaringan dan Pendaftaran Balon Bupati/Wakil Bupati DPC Partai Gerindra Kab. Inhil. Pengembalian formulir yang diwakili Tim Sukses (Timses)-nya, Yunus Marala ini, sekaligus merupakan pengembalian formulir terakhir dari 4 Balon terdaftar.

“Tadi malam sekira pukul 21.30 Wib Timses H. Syamsuddin Uti mengembalikan formulir pendaftaran. Artinya, dari 4 Balon yang mengambil formulir, semua telah mengembalikan,” Terang Ketua panitia, H. Abdul Hamid kepada detikriau melalui sambungan telepon selularnya, Selasa (4/9).

Dalam komfirmasi ini juga, H. Abdul Hamid menyatakan ucapan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada DPC Partai Gerindra Kab. Inhil. “Terkait permohonan dukungan dari ke-empat Balon ini, kita pastikan akan berlaku adil. Semua permohonan ini akan kita teruskan ke DPD Partai Gerindra di Pekanbaru untuk diteruskan ke DPP Partai Gerindra di Jakarta.” Pertegas H. Abdul Hamid.

Untuk langkah selanjutnya, lanjut H. Abdul Hamid, seluruh Panitia dan Pengurus DPC Partai Gerindra Kab. Inhil akan melaksanakan rapat khusus. Rapat ini dimaksudkan untuk mendapatkan masukan dan berbagai pertimbangan terhadap masing-masing Balon terdaftar yang hasilnya nanti akan menjadi saran yang akan disertakan Panitia Penjaringan dan Pendaftaran untuk jadi bahan pertimbangan DPD dan DPP dalam memberikan keputusan.(fsl)




Hanya 3 dari 4 Balon Kembalikan Formulir Pendaftaran

Penjaringan dan Pendaftaran Balon Bupati / Wakil Bupati Inhil di DPC Partai Gerindra Kab. Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sampai senin (3/9) hingga pukul 19.00 Wib, hanya 3 dari 4 kandidat Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil periode 2013/2018 yang mengambil formulir pendaftaran permohonan dukungan di DPC Partai Gerindra Kab. Inhil sudah mengembalikan formulir. Panitia mengaku masih menunggu sampai batas akhir pukul 00.00 Wib.

“Sampai saat ini, baru 3 kandidat Balon yang mengembalikan formulir.”  Jawab Ketua panitia Penjaringan dan Pendaftaran Balon Bupati dan Balon Wakil Bupati Inhil DPC Partai Gerindra, H. Abdul Hamid kepada wartwan di Kantor DPC Partai Gerindra jalan baharuddin Jusuf, Senin (3/8).

Dijelaskan H.Abdul Hamid, yang pertama hadir untuk mengembalikan formulir adalah saudara H. Ramli Walid yang datang secara langsung bersama Timsesnya sekira pukul 09.15 Wib. Kemudian Timses Balon H.M. Wardan melalui wakilnya, Ustadz Suhaidi didampingi Darul  sekira pukul 11. 30 Wib dan terakhir Timses Balon Tengku Said Suhandri yakni, Zakiyun sekira pukul 13.15 Wib.

‘Untuk Balon yang belum mengembalikan formulir pendaftaran, sesuai jadwal masih akan kita tunggu sampai pukul 00.00 Wib hari ini. Jika lewat batas waktu itu, maka secara otomatis kita menganggap dirinya mengurungkan niat untuk memintakan dukungan kita,” Tegas H.Abdul Hamid sambil menjelaskan bahwa Balon yang belum mengembalikan formulir pendaftaran adalah Balon H. Syamsuddin Uti.

Dijelaskannya, sesuai aturan Partai bahwa DPC hanya diperintahkan untuk melakukan proses pendaftaran maka langkah selanjutnya, daftar nama-nama Balon yang sudah mendaftar ini nantinya akan di teruskan ke DPD Gerindra Riau di Pekanbaru untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Partai Gerindra di Jakarta.” DPC tidak mempunyai wewenang untuk menentukan siapa Balon yang akan mendapatkan dukungan dari Gerindra. Semua DPP yang akan menentukan. Tapi kita diberikan wewenang untuk memberikan masukan,” Pungkas H.Abdul Hamid. (fsl)